Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Inspirasi

Ini Dia Panduan Lengkap Cara Mendaftarkan Pernikahan ke KUA. Ingat, Jangan Sampai Ada yang Terlewat

Published

on

Menikah memang urusan hati. Tapi, karena kita tinggal di sebuah negara berlandaskan hukum, mau tak mau ada beberapa prosedur yang harus dilewati agar pernikahan kita tidak hanya sah di mata agama saja, namun juga terdaftar secara legal di bawah naungan negara. Untuk itu, kamu perlu tahu bahwa mendaftarkan pernikahan pada Kantor Urusan Agama (KUA) menjadi satu tahap yang ternyata harus dilalui terlebih dahulu disamping persiapan lainnya seperti memilih perias atau gedung untuk pesta pernikahan nantinya.

Meski tak bisa dimungkiri bahwa urusan birokrasi adalah sebuah hal yang kalau bisa maunya dihindari saja, namun, percayalah, mendaftarkan pernikahan di KUA tak sesulit kelihatannya. Apalagi mengurus sesuatu hal yang memang dilandasi hati yang berbunga-bunga, perasaan yang membuncah bahwa kelak kamu akan duduk di pelaminan dengan sang pujaan hati. Lalu, apa saja yang perlu disiapkan dan bagaimana prosedurnya? Simak ulasan berikut ini.

Untuk pihak laki-laki

  1. Datang ke RT/RW setempat untuk meminta surat pengantar yang selanjutnya diserahkan ke kantor Kelurahan. Dari situ, akan mendapatkan beberapa blanko seperti; Surat keterangan untuk nikah (model N1), Surat keterangan asal-usul (model N2), Surat persetujuan mempelai (model N3), dan Surat keterangan tentang orang tua (N4)
  2. Jika calon istri berasal dari daerah/kecamatan lain, datang ke KUA setempat untuk meminta surat pengantar nikah (surat numpang nikah)
  3. Jika calon istri berasal dari satu kecamatan, surat dari kelurahan pada poin 1 langsung diberikan pada calon pengantin perempuan

Lampiran

  1. Fotokopi KTP
  2. Akte Kelahiran & C1 (Kartu KK)
  3. Pas Foto 3 x 4 = 2 lembar, jika calon istri luar daerah
  4. Pas Foto 2 x 3 = 5 lembar, jika calon istri sedaerah/Kecamatan

Untuk pihak perempuan

  1. Datang ke RT/RW setempat untuk meminta surat pengantar yang selanjutnya diserahkan ke kantor Kelurahan. Dari situ, akan mendapatkan beberapa blanko seperti; Surat keterangan untuk nikah (model N1), Surat keterangan asal-usul (model N2), Surat persetujuan mempelai (model N3), dan Surat keterangan tentang orang tua (N4)
  2. Mendatangi KUA (bersama wali dan calon suami) untuk mendaftarkan pernikahan dengan membawa surat numpang nikah jika calon suami berasal dari daerah/kecamatan berbeda

Lampiran

  1. Fotokopi KTP,
  2. Akte Kelahiran & C1 (Kartu KK) calon pengantin
  3. Pas Foto latar biru ukuran 2 X 3 masing-masing calon pengantin 5 lembar
  4. Akta Cerai dari PA bagi janda/ duda cerai
  5. Dispensasi Pengadilan Agama bila usia kurang dari 16 tahun dan 19 tahun
  6. Izin atasan bagi anggota TNI/ POLRI
  7. Surat Keterangan Kematian Ayah bila sudah meninggal
  8. Surat Keterangan Wali jika Wali tidak sealamat dari Kelurahan setempat
  9. Dispensasi Camat bila kurang dari 10 hari
  10. N5 (surat izin orang tua) bila usia caten kurang dari 21 tahun
  11. N6 (Surat Kematian suami/istri) bagi janda/duda meninggal dunia

Saat mendatangi KUA, kamu dan calon pasangan akan diberikan surat pengantar untuk datang ke puskesmas terdekat untuk melakukan tes kehamilan (sebagai bukti bahwa calon pengantin perempuan tidak sedang dalam keadaan hamil), serta melakukan imunisasi TT.

Menikah di KUA pada jam kerja pada dasarnya gratis dan tidak ada biaya tambahan. Namun, jika pernikahan tidak dilaksanakan di KUA (rumah/masjid/gedung) dan di luar jam kerja (akhir pekan), maka ketentuannya si calon pengantin wajib membayar biaya sebesar Rp. 600.000.

Komentar

Inspirasi

Ini Dia Metode Diet Paling Efektif. Wajib Dicoba!

Published

on

Pemilihan metode diet yang paling efektif dapat bervariasi antar individu karena respon tubuh terhadap diet bisa berbeda-beda. Namun, berikut adalah beberapa metode diet yang telah dikenal secara umum dan mendapatkan perhatian dalam literatur kesehatan:

sumber: bekerkeluarga.id

  1. Diet Rendah Karbohidrat (Low-Carb): Menekankan konsumsi karbohidrat yang lebih rendah, sering kali dengan fokus pada sumber karbohidrat kompleks.
  2. Diet Tinggi Protein:
    • Diet Protein Atkins: Mengandalkan tingginya asupan protein dan lemak, dengan mengurangi karbohidrat.
    • Diet Protein Tinggi Umum: Peningkatan asupan protein untuk membantu menjaga massa otot dan meningkatkan rasa kenyang.
  3. Diet Rendah Lemak:
    • Diet Rendah Lemak: Mengurangi asupan lemak, terutama lemak jenuh dan trans.
    • Diet McDougall: Menekankan konsumsi makanan tanaman utuh yang rendah lemak.
  4. Diet Mediterania:
    • Berfokus pada makanan kaya lemak sehat, serat, dan antioksidan, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan minyak zaitun.
  5. Diet Vegetarian atau Vegan:
    • Menyertakan makanan nabati tanpa daging atau produk hewani.
  6. Metode Puasa:
    • Puasa Intermiten: Menggabungkan periode puasa dengan periode makan tertentu.
    • Puasa 5:2: Makan secara normal selama lima hari dan mengurangi asupan kalori secara signifikan selama dua hari.
  7. Diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension):
    • Dirancang untuk menurunkan tekanan darah dengan meningkatkan asupan nutrisi tertentu seperti kalium, kalsium, magnesium, dan serat.
  8. Diet Flexitarian:
    • Gabungan dari kata “fleksibel” dan “vegetarian,” dengan fokus pada makanan nabati, tetapi memperbolehkan konsumsi daging dengan keterbatasan.

Penting untuk diingat bahwa sebelum memulai diet apa pun, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan atau ahli gizi untuk memastikan bahwa metode tersebut sesuai dengan kebutuhan kesehatan dan gaya hidup Anda. Selain itu, penting juga untuk memahami bahwa kunci untuk keberhasilan jangka panjang adalah mengadopsi pola makan yang dapat dipertahankan dan seimbang.

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

Tren Warna Rambut 2023. Mana Favorit Kamu ?

Published

on

Ada banyak cara untuk membangkitkan mood boooster, salah satunya dengan mengubah penampilan rambut. Nah buat kamu yang sudah bosan dengan warna rambut yang itu-itu saja, berikut inspirasi yang digadang-gadang akan menjadi tren warna rambut 2023. Jika selama pandemi banyak orang yang bereksperimen dengan warna rambut berani, kini warna rambut yang toned down lebih digemari di tahun 2023. Jangan sampai kelewatan biar penampilan kamu makin up to date!

  1. Ash Grey

Warna ash-grey diprediksi oleh banyak hair stylist bakal menjadi salah satu warna favorit di 2023. Banyak yang menyebutkan warna yang satu ini masuk dalam kategori Cool-Tone. Rambut ini berwarna keabu-abuan yang membuat penampilan menjadi terlihat lebih tajam dan cool.

sumber: id.pinterest.com

Meskipun begitu, gak cuma abu-abu, terdapat berbagai macam variasi warna lain yang bisa disesuaikan dengan karakter pemilik rambut. Mulai dari sentuhan warna coklat hingga beige adalah beberapa pilihan warna rambut yang masuk dalam kategori Ash.

 

  1. Copper

sumber: id.pinterest.com

Sesuai dengan namanya, copper adalah warna tembaga atau perpaduan warna merah dan bronze (perunggu). Pemilik kulit sawo matang cocok menggunakan cat warna rambut cokelat copper karena bisa membuat wajah terlihat lebih segar. Hal ini diperoleh dari efek mengilap yang dihasilkannya. Dibanding bronze, warna tembaga copper cenderung lebih kecokelatan, namun jika dibandingkan dengan warna auburn, copper lebih memiliki nuansa merah gelap. Warna ini juga merupakan salah satu warna yang cocok untuk kulit berwarna sawo matang ciri khas orang Indonesia.

 

  1. Highlight

sumber: id.pinterest.com

Tren meng-highlight rambut diprediksi masih akan menjadi favorit di 2023. Highlight sendiri adalah teknik mewarnai sebagian rambut dengan warna yang lebih terang dari warna aslinya. Tujuan dari highlighting adalah membuat ilusi rambut yang lebih berkilau, bertekstur, bahkan lebih tebal. Jika dilakukan dengan benar, teknik ini akan menambah dimensi dan membuatmu terlihat fresh.

Dalam mengaplikasikan highlight, yang paling populer adalah teknik foils, yaitu menggunakan alumunium foil pada bagian-bagian rambut secara terpisah.

 

Jadi, yang mana warna favorit kamu nih ?

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

5 Kesalahan Memakai Serum Yang Bikin Nggak Ngefek!

Published

on

Serum adalah salah satu bagian dari skincare yang sangat diminati karena cara kerjanya yang lebih cepat dari jenis skincare lain. Serum berkerja dengan lebih spesifik menuju masalah kulit yang dialami, misal serum untuk kulit berjerawat, serum pemutih, serum anti aging, dll. Namun, walaupun serum bekerja lebih ampuh dari jenis skincare lain, beberapa orang terutama pemula dalam hal per-skincare-an masih ada yang melakukan kesalahan dalam memakai serum. Apa saja itu? Berikut selengkapnya.

 

  1. Salah dalam memilih serum

    Seperti diketahui bahwa serum dibuat untuk berbagai macam masalah kulit secara spesifik dan mempunyai komposisi bahan aktif tertinggi dari jenis skincare lain. Namun, masih banyak yang melakukan kesalahan dalam pemilihan serum. Misalnya, ingin menghilangkan jerawat namun yang dipakai adalah serum yang berfungsi untuk memutihkan kulit. Kan nggak nyambung sis?

  2. Salah urutan pemakaian

    Perhatikan betul tahapan pemakaian skincare. Dimana setelah menggunakan cleanser, urutan pertama dimulai dari jenis skincare yang mempunyai tekstur paling encer/cair, misalnya toner. Kemudian dilanjutkan dengan skincare yang mempunyai tekstur setingkat lebih kental dan seterusnya hingga yang terakhir yang mempunyai tekstur paling kental. Urutan ini perlu diperhatikan karena jika kita asal-asalan memakai, misal pelembab dulu baru serum maka sama saja serumnya tidak bisa meresap sempurna karena terhalang oleh pelembab.

    sumber: mommy Asia

     

  3. Memakai terus menerus, padahal sudah ada efek tidak cocok

    Jangan paksakan memakai serum ketika sudah terlihat tanda-tanda ketidak cocokan, misalnya timbul jerawat, bruntusan, alergi, dsb. Karena uang yang kamu keluarkan tak akan sebanding dengan biaya pemulihan jika terjadi sesuatu. So, sebelum membeli serum dengan kemasan normal, ada baiknya kamu coba dulu dengan kemasan travel pack.

    sumber: freepik.com

     

  4. Tidak memakai sunscreen di pagi hari

    Jangan pernah lupakan skincare yang satu ini ketika siang hari, karena ibarat pasukan perang, sunscreen adalah benteng pertahanan dari serangan musuh, dalam hal ini ‘musuh’ kulit adalah sinar UV. Maka, serum sebagai pengatur strategi didalam kulit akan bekerja sangat keras jika tidak dibantu dengan benteng pertahanan yang kokoh.

    sumber: Popbela.com

     

  5. Tidak menunggu serum menyerap, langsung melanjutkan ke step berikutnyaSerum akan bekerja maksimal jika sudah menyerap ke dalam kulit. Jadi, kamu perlu sabar menunggu serum menyerap sambil dikipas-kipas pelan-pelan. Setelah menyerap, kamu boleh melanjutkan ke tahapan skincare selanjutnya.

    sumber: huffpost.comItulah beberapa kesalahan memakai serum yang bisa berakibat tidak sesuai dengan claim produknya. Selamat mencoba!

Komentar
Continue Reading

Trending