Connect with us

Inspirasi

5 Alasan yang Bisa Membuat Kamu Stress Jelang Hari Pernikahan

Published

on

Hari pernikahan adalah hari yang sangat dinantikan oleh setiap pasangan kekasih. Setelah sekian lama berhubungan dalam ikatan “pacaran”, akhirnya mereka bakal disatukan dalam ikatan janji suci pernikahan. Namun itu bukan berarti tanpa hambatan atau masalah.

Walaupun sudah mempersiapkannya jauh-jauh hari, tetap saja akan ada sesuatu hal yang bakalan membuat pikiran kamu terbebani. Wajar sih, menikah kan moment (yang diharapkan) sekali seumur hidup. Jadi segala sesuatunya haruslah se-sempurna mungkin.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa membuatmu stress jelang hari pernikahan. Buat yang pernah ngalamin pasti senyum-senyum aja. Tapi buat yang belum ngalamin, jangan sampai deh kayak gini.

  1. Mengucapkan kalimat ijab qabul terlihat mudah, tapi kalau grogi bisa lain ceritanya

images: nikahnya.com

Buat kamu yang beragama islam, mengucapkan kalimat ijab qabul adalah wajib hukumnya dalam suatu pernikahan. Pengucapannya harus lancar dan kalau bisa dalam satu tarikan nafas. Kalau salah maka wajib mengulanginya lagi sampai betul. Menghafalkan ijab qabul sebetulnya mudah. Tapi kalau kamu grogi akan berakibat fatal.

Kamu bisa lupa apa saja mas kawin yang harus kamu sebutkan. Ya sih bisa disingkat dengan “mas kawin tersebut”. Tapi apa iya kalau kamu ngasih mas kawin emas 60 gram dan uang tunai 45 juta dua ratus sembilan puluh tiga ribu dua ratus lima puluh satu rupiah tidak disebutkan? Ya gak bisa sedikit pamer donk.

Tapi itu masih bisa ditolelir. Yang bakalan sulit dimaafkan adalah ketika kamu salah menyebut nama calon istrimu dengan nama mantanmu. Bisa-bisa pernikahan kamu batal.

2. Bayar tagihan biaya hajatan

images: http://thewedding.id

Di beberapa kejadian, pihak pemangku hajat memilih berhutang dulu untuk menggelar hajatan. Harapannya uang dari amplop kondangan bisa digunakan untuk melunasinya. Namun perencanaan seperti itu tetap saja sedikit banyak akan membebani pikiranmu. Perasaan was-was akan selalu muncul tentang berbagai kemungkinan buruk kalau uang hasil amplop tidak mencukupi untuk melunasi hutang tersebut.

Karena itulah jangan terlalu memaksakan diri kalau tak mampu menggelar hajatan secara mewah. Yang penting kan sah…ya kan???

3. Berpisah dengan orang tua

images: bisikan.com

Biasanya hal ini terjadi pada cewek. Budaya di negara kita mewajibkan seorang istri untuk mengikuti suaminya. Kemanapun suami melangkah, sebaiknya sang istri mendampingi. Begitu juga setelah menikah. Kamu yang punya suami tinggal di perantauan pasti akan ikut suamimu.

Perasaan campur aduk antara senang dan susah pun menjadi satu. Senang karena menikah tapi susah karena harus meninggalkan rumah untuk pergi ke kehidupan baru. Mungkin kamu akan bertanya dalam hati, “Disana nanti aku bakal gimana ya? Jauh dari orang tua, saudara, temen…”.

4. Menghadapi malam pertama

images: harvestsupplement.com

Jangan dikira malam pertama itu soal senang-senang saja. Pasti kamu juga memikirkan hal ini ketika hendak menikah. Kalau soal “cara” menjalani malam pertama pasti kamu sudah tahu. Cuma yang terkadang jadi beban pikiran adalah adanya pertanyaan dalam hati, “kalau gagal gimana ya? kan malu.”

Udah jalanin aja, pasti ketemu jalannya kok.

5. Takut tak bisa bertahan dengan satu pilihan

images: http://www.onestoryweddings.com

Nikah itu butuh biaya dan komitmen. Biaya bisa dicari, tapi komitmen adalah soal hati. Kalau kamu belum yakin, ya jangan nikah. Sebab nikah itu hanya untuk orang-orang yang yakin dan berani. Yakin dengan pilihannya dan berani mengambil keputusan untuk berkomitmen dengan satu orang seumur hidupnya.

Terutama bagi mereka yang nikah karena mengikuti arahan orang tua. Biasanya mereka akan terbebani pikiran tentang kelangsungan masa depan rumah tangganya. Dan itu sudah cukup untuk membuat mereka stress jelang hari pernikahan.

 

 

Komentar

Desain Rumah

Mengintip Konstruksi RISHA, Rumah Tahan Gempa ala Kementerian PUPR

Published

on

Bencana alam tidak bisa diprediksi kapan datangnya, salah satunya adalah gempa bumi. Gempa bumi yang melanda Lombok beberapa waktu kemarin contohnya, kota wisata tersebut diguncang gempa 7 SR yang berakibat bangunan-bangunan roboh. Salah satu upaya untuk meminimalisir akibat yang timbul akibat gempa bumi, pemerintah lewat kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) berinovasi membuat konsep rumah tahan gempa dengan nama RISHA (Rumah Instan Sederhana & Sehat).

http://eproduklitbang.pu.go.id/risha/

Apa itu RISHA?

RISHA merupakan kependekan dari Rumah Instan Sederhana & Sehat. Sesuai dengan namanya, RISHA adalah konsep bangunan yang dibangun dalam waktu yang jauh lebih cepat daripada bangunan rumah pada umumnya. RISHA menggunakan konsep knock down, di mana proses pembangunannya tidak membutuhkan semen dan bata, melainkan dengan menggabungkan panel-panel beton dengan baut.

Berikut panel-panel RISHA.

Walaupun dibangun dengan singkat dan serba instan, ada satu keunggulan RISHA yang tak dimiliki bangunan lain yakni tahan gempa. Terbukti dengan terjadinya gempa di Lombok beberapa waktu lalu, beberapa bangunan RISHA disana tetap kokoh berdiri. Selain itu beberapa keunggulan lain dari sistem konstruksi ini.

1. Selain sebagai solusi rumah yang tahan gempa, RISHA mudah dikembangkan tanpa harus mengubah bangunan awal.

2. RISHA hanya mengkonsumsi sekitar 60 persen bahan bangunan dibandingkan dengan teknologi konvensional.

3. Ketiga, waktu pembangunan instalasi RISHA lebih cepat serta jumlah tenaga kerja untuk merakit teknologi ini cukup 3 orang saja.

4. RISHA menjamin kemudahan penjaminan mutu karena terukur dan terkosentrasi proses produksinya.

 

Berikut info grafik tentang RISHA

https://ofisofyangumelar.wordpress.com

Untuk sementara, RISHA sudah dibangun di beberapa wilayah seperti Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jawa Barat, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, serta Jambi.

Selanjutnya akan dikembangkan di daerah Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Bali, NTT dan NTB.

Lantas, berapa uang yang harus dikeluarkan untuk membangun sebuah RISHA? Dilansir dari website PUPR, satu buah RISHA type 36 hanya membutuhkan dana sebesar 50 juta lho! Dan itu sudah lengkap dengan kamar mandinya. Hemat sekali bukan?

Berikut contoh RISHA yang sudah kokoh berdiri

housingestate.com

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

Untukmu yang Akan Tunangan, Ini Dia Inspirasi Dekorasi Acara Tunangan yang Simpel nan Elegan

Published

on

Bagi sebagian kaum milenial, acara lamaran/ tunangan kini bukan lagi acara yang dianggap sederhana. Segala pernak pernik dan dekorasi kekinian seolah sudah melekat dalam acara penuh kekeluargaan tersebut. Karena zamannya media sosial, jadi seakan untuk pamer meng-upload foto berdua dengan caption “one step closer” harus ada background yang cantik dan instagram-able. Bahkan tak jarang walaupun hanya acara lamaran/ tunangan, harus merogoh kocek untuk menyewa jasa WO (wedding organizer), tak hanya sekedar mengundang Pak RT dan sesepuh kampung saja.

Namun daripada repot menyewa WO atau jasa dekorasi atau sejenisnya, berikut beberapa inspirasi dekorasi yang tentunya simpel, elegan dan gampang dibikin sendiri !

Berikut selengkapnya.

  1. Sangat simpelsimpel! hanya menggunakan tirai kain tile dan beberapa helai tanaman menjuntai, dan vooiilaaa…. ! Jadilah background tunangan yang cantik.

    id.pinterest.com

     

  2. Bagi kamu yang menyukai suasana hijau, caranya mudah. Sediakan papan ukuran 2×2,5m kemudian pasang rumput sintetis di permukaannya. Rumput ini bisa kamu beli biasanya dengan ukuran harga per meter. Kemudian tambahkan ornamen-ornamen seperti bunga-bunga berwarna putih.

    id.pinterest.com

     

  3. Mau acara tunangan di luar ruangan/ outdoor ? bisa banget ! Papan triplek yang dicat hitam doff kemudian ditambahkan hiasan paper flower di bagian sudutnya juga tak kalah elegan lho ! tambahkan juga inisial namamu dan pasangan agar terlihat lebih manis.

    id.pinterest.com

     

  4. Acara tunanganmu dilaksanakan malam hari ? Jangan lewatkan moment ini dengan memasang bohlam-bohlam agar terlihat lebih romantis.

    id.pinterest.com

     

  5. Zamannya sosial media, jadi tak ada salahnya untuk membuat dekorasi bertema photobox/ instagram.

    id.pinterest.com

     

  6. Ukiran huruf berikut juga sebenarnya gampang lho bikin sendiri ! Pakailah styrofoam yang dipotong menggunakan alat pemotong khusus, alat ini sangat terjangkau dan bisa didapatkan di toko alat tulis. Terakhir semprot dengan pylox dengan warna gold agar terkesan mewah. 

    id.pinterest.com

     

  7. Mau dekorasi tunangan yang menggambarkan keakraban keluarga ? Berikut adalah ide untuk mewujudkan hal tersebut. Dengan konsep round table maka suasana akan terkesan lebih hangat dan intim antara dua keluarga.

    id.pinterest.com

Komentar
Continue Reading

Style

Hasil Penelitian: Banyak Orang “Meminjam” Barang Belanjaan, Hanya Agar Terlihat Eksis Di Medsos

Published

on

By

Image Unsplash/Elijah O’Donell

Berbelanja kebutuhan sehari-hari secara online saat ini menjadi pilihan paling mudah di era yang serba canggih. Contohnya adalah berbelanja pakaian secara online yang bisa dilakukan oleh siapapun, dimanapun dan kapanpun ia mau. Namun ternyata ada tren yang lebih unik lho, yaitu tren dimana orang membeli pakaian hanya untuk tampil di Instagram saja. Mereka akan mengembalikanya sehari kemudian, setelah mereka mengunggah foto di Instagram dengan mengenakan pakaian barunya.

Instagram seperti sudah menjadi barometer fashion, jutaan unggahan foto bertema “Outfit of the day” yang sudah mencapai 19 juta foto yang diberi hastag #OOTD. Terlihat fresh dan terkesan update fashion membuat sebagian orang ingin tampil di Instagram dengan mengenakan pakaian yang sebenarnya tidak jadi mereka beli, seperti yang dilansir dari independent.co.uk berikut ini.

Penelitian dari Barclaycard menemukan bahwa hampir satu dari 10 pembeli Inggris telah membeli pakaian online dengan tujuan  memakainya untuk media sosial dan kemudian mengembalikan  pakaian sementara mereka.

Pelanggan terbesar? Pria dan wanita berusia 35 hingga 44 tahun, dengan 17 persen mengungkapkan bahwa mereka bersalah berbelanja hanya untuk daya tarik #OOTD. Sebuah hashtag yang hingga saat ini telah mencapai 199.466.186 postingan di Instagram.

Menariknya, penelitian menemukan bahwa pria lebih cenderung berbelanja dan kembali karena mereka lebih “sadar sosial” daripada wanita dengan 12 persen mengaku memposting pakaian atau barang aksesori di media sosial dan mengembalikannya ke pengecer setelahnya.

Keinginan untuk tampil tak henti-hentinya modis tidak hanya untuk teman-teman virtual. Satu dari 10 pria mengatakan mereka akan merasa malu jika seorang teman melihat mereka mengenakan pakaian yang sama dua kali, dibandingkan dengan hanya 7 persen wanita yang mengatakan bahwa mereka akan merasakan sama.

Peningkatan jumlah pembeli yang mengembalikan pakaian mereka setelah dipakai mungkin berasal dari model belanja “coba sebelum membeli” yang telah mendapatkan popularitas.

Dengan berbagai pengecer online yang menawarkan kepada pembeli pilihan untuk mencoba pakaian dan memutuskan apakah mereka ingin menyimpannya atau mengirimnya kembali sebelum menagih barang-barang, itu telah membuat pakaian usang kembali semakin umum. Baik pria maupun wanita mengaku bahwa mereka menggunakan trik lama yaitu menyimpan tag pada item pakaian dan memakainya.

Barclaycard menemukan bahwa pria menghabiskan rata-rata £ 114 pada pakaian dan sepatu per bulan dan menambahkan hingga £ 300 lebih per orang per tahun daripada rekan-rekan wanita mereka. Wah…sebuah hasil riset yang mengejutkan yaa….

 

Komentar
Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 HitsBanget.com. Powered by WordPress.