Inspirasi, Wedding

Mempersiapkan Pernikahan Hanya 3 Bulan? Kenapa Tidak! Ini Dia 6 Cara Menyiasatinya

Hampir semua orang ingin memiliki sebuah pesta pernikahan yang sempurna, kalau bisa persis seperti apa yang selama ini ada dalam bayangan. Namun tak semua berkesempatan untuk mewujudkannya, entah karena masalah budget, perbedaan pendapat dengan orangtua atau keluarga calon pasangan, hingga pada waktu pernikahan yang mepet. Meski begitu, bukan berarti kemudian pernikahanmu digelar secara asal-asalan dan seadanya saja, bukan?

Ada xx cara yang bisa disiasati jika pada kenyatannya kamu  hanya memiliki waktu kurang lebih 3 bulan untuk mempersiapkan segalanya. Simak baik-baik ya!

  • Bulan Pertama

1. Siapkan berkas-berkas untuk mendaftarkan diri ke KUA setempat

img: https://tipageng.wordpress.com

Urusan administrasi dan birokrasi jadi yang paling utama. Terlebih jika kamu dan pasangan berasal dari daerah, provinsi atau bahkan negara yang berbeda. Triknya, tulis semua persyaratan dengan sistem checklist, sehingga tidak ada satu lembar surat pun yang terlewat.

2. Jangan tunda untuk segera pesan vendor

img: http://thebridedept.com

Booking vendor adalah hal yang cukup krusial. Jika tidak segera, jangan menyesal kalau tiba-tiba di hari berikutnya gedung, perias atau fotografer favorit sudah lebih dulu dipesan orang. Untuk itu, segera hubungi pihak-pihak yang akan diajak kerjasama dalam acara pernikahanmu nanti. Pastikan ada dua pilihan vendor sebagai antisipasi jika pilihan pertama ternyata tidak bisa digunakan jasanya.

3. Prioritaskan urusan kain jahitan dan undangan

img: http://mrsrummedio.blogspot.co.id

Urusan seragam keluarga, bridesmaids, hingga baju pengantin juga ada di urutan atas. Hal ini berkaitan dengan waktu jahit yang biasanya bisa sampai satu bulan lamanya. Nggak lucu ‘kan kalau sudah mendekati hari H tapi baju pengantinnya malah belum jadi. Dengan menyegerakan urusan ini, kamu juga punya waktu lebih luang untuk mengadakan fitting baju agar nantinya terlihat sempurna.

Begitu juga dengan undangan. Selain memang proses pembuatannya yang memakan waktu sekitar 2-4 minggu lamanya, kamu perlu membuat daftar nama siapa saja yang akan diundang, mengklasifikasikannya sesuai dengan lokasi diantar, hingga proses pengantaran undangan itu sendiri yang paling tidak sudah harus sampai ke tujuan dua minggu sebelum hari H.

  • Bulan kedua

4. Selesaikan urusan pekerjaan hingga tuntas sebelum masa cuti tiba

img: http://startworknow.com

Menikah memang ‘hanya’ sebuah pengikatan janji antara dua orang yang saling mencintai. Tapi, percayalah bahwa di Indonesia menikah tak sesimpel kelihatannya. Untuk itu, kamu perlu menyelesaikan beberapa urusan pekerjaan sebelum masa cuti tiba. Hal ini agar pikiranmu sudah fokus dan tak terbelah antara urusan kantor dan pernikahan.

5. Adakan rapat dengan panitia dari pihak keluarga, tetangga atau kerabat

img: http://www.centremazenod.org

Jika kamu tidak menggunakan wedding organizer, manfaatkan pihak keluarga, tetangga atau kerabat untuk jadi panitia. Jika pilihan ini yang diambil, lakukanlah rapat dengan beberapa orang yang kamu tunjuk untuk membantu jalannya acara pernikahanmu nanti. Usahakan sebelum rapat digelar, kamu sudah membuat daftar apa saja yang akan dibahas agar rapat berjalan lancar.

  • Bulan ketiga

6. Jadwalkan final meeting dengan masing-masing vendor

img: http://everafter.com

Waktu yang mepet bukanlah sebuah pengahalang untuk mempersiapkan segalanya dengan optimal. Kamu juga perlu menyisipkan jadwal final meeting dengan para vendor agar tidak ada hal yang terlewat sedikitpun. Misalnya saja, konsep dan susunan acara dengan MC, test food dengan pihak katering, hingga urusan dekorasi.

Jangan panik dulu kalau apa yang kamu hadapi persis seperti ini. Meski hanya tiga bulan saja, kamu tak perlu khawatir lagi jika menjalani beberapa trik dan tips di atas. Semoga semua persiapan pernikahanmu berjalan lancar ya!

Comments

comments