Relationship, Tips

Tips Menjadi “Orang Ketiga” Dengan Cara yang Terhormat

images : www.inovasee.com

Menjadi orang ketiga dalam suatu hubungan bisa jadi merupakan suatu aib. Biasanya sih orang ketiga ini lebih dikenal sebagai selingkuhan. Orang yang menjadi “pihak ketiga” inilah yang akan menjadi sasaran dan kambing hitam atas kandasnya suatu hubungan, entah itu pacaran ataupun pernikahan. Sumpah serapah serta caci maki adalah hal yang lumrah diterima “pihak ketiga” ini.

Masalahnya, tidak semua “orang ketiga” ini menginginkan posisi itu di suatu hubungan. Sebab hanya mereka yang benar-benar lapang serta kuat hatinya saja yang mau berada di posisi itu. Tidak kuat bagaimana coba, sudah dianggap selingkuhan, perebut laki orang, simpanan bahkan sampai disumpahin hidupnya tidak bahagia. Meskipun demikian banyak juga yang menjalaninya karena terpaksa.

Alasannya beragam, mulai dari kelamaan jomblo, terlalu cinta, sampai dengan si dia yang terlalu istimewa untuk dilepaskan. Nah untuk kamu yang saat ini sedang di posisi “orang ketiga” itu, jangan merasa rendah diri, ikuti saja tips-tips berikut ini agar setidaknya kamu bisa menjadi “orang ketiga” yang terhormat.

  1. Sadar diri
sadar diri via az616578.vo.msecnd.net

Hal pertama yang harus kamu pahami adalah kedudukanmu saat ini. Kamu adalah pilihan kedua dari pasanganmu. Ibarat kerajaan, kamu hanyalah seorang selir, sedangkan pacarnya adalah permaisuri. Dari sini kamu sudah harus sadar diri. Karena itu jangan terlalu banyak menuntut. Ikuti saja permainannya asalkan kamu bahagia. Kalau kamu merasa tidak nyaman, itu tandanya kamu harus segera mengakhiri hubungan itu. Untuk apa mempertahankan hubungan kalau sudah tidak ada lagi kebahagiaan dan kenyamanan.

  1. Bersikaplah sewajarnya
selayaknya orang pacaran via amazonaws.com

Meskipun kamu ini menjadi selingkuhan, tapi jangan sampai kikuk dihadapan orang lain. Tunjukkan seolah-olah kamu ini pacarnya yang sah. Sebab kalau gerak-gerikmu mencurigakan, sudah pasti akan memancing keingin tahuan orang mengenai status hubungan kamu. Kalau ada yang tanya, bilang aja kalian itu “sahabat karib”. Udah gitu aja.

  1. Jangan menaruh harapan lebih
terlalu berharap via http://ymi.today

Ketika kamu tahu bahwa statusmu hanyalah selingkuhan dan memutuskan untuk tetap melanjutkan hubungan, maka itu berarti  kamu sudah siap dengan segala resikonya. Termasuk resiko untuk segera ditinggal pergi setelah si dia memutuskan untuk kembali ke pacar resminya. Karena itulah jangan menaruh harapan terlalu tinggi. Bayangkan diputusin pacar saja sakit hatinya minta ampun, apalagi yang mutusin ini statusnya pacar orang yang lagi selingkuh sama kamu!!!

  1. Perbanyak logika, kurangi perasaan
logika vs perasaan via http://iam.upforit.co.za

Ini mungkin agak sulit tetapi mau tidak mau harus dilakukan. Kalau menimpa cowok sih mungkin lebih mudah, sebab mereka memang ditakdirkan untuk lebih mengedepankan logika daripada perasaan. Tapi untuk cewek, bagaimanapun susahnya mereka harus melakukan cara ini. Sebab kamu akan benar-benar patah hati kalau banyak memakai perasaan ketika menjalani hubungan ini.

  1. Bersabar, bisa jadi ini ujian
bersabar via www.vebma.com

Bersabarlah! Ingat semua akan indah pada waktunya. Jangan terlalu buru-buru minta kejelasan.  Status kamu mungkin saat ini hanyalah selingkuhan. Namun tidak ada yang tahu bagaimana kelanjutan hubungan dia dengan pacarnya nanti. Bisa jadi mereka nanti putus, dan status kamu akan berubah menjadi pacar resminya. Karena itu banyak-banyaklah berdoa semoga selalu diberikan yang terbaik. Kalaupun pada akhirnya hubungan kalian berakhir, itu tandanya Tuhan sedang menunjukkan kepada kamu contoh hubungan yang salah.

Pada intinya adalah tidak salah menjadi “orang ketiga”. Rasa cinta yang saat ini kamu alami datangnya juga tiba-tiba dan tentunya kamu tidak mengundangnya. Yang menjadi salah ialah ketika kamu kemudian menuntut untuk dijadikan sebagai pihak yang resmi dengan jalan si dia memutuskan pacarnya. Keputusan tetaplah ada di tangan dia.

Terus kalau ada yang menghujatmu karena jadi selingkuhan, bilang aja ke orang itu “Ndasmu, asline aku yo wegah cuk !!!” Puas-puasin misuh, baru setelah itu kamu paparkan alasanmu sejelas-jelasnya agar orang lain tahu betapa ribetnya berada diposisimu saat ini.

 

Comments

comments