Inspirasi
5 Alasan yang Bisa Membuat Kamu Stress Jelang Hari Pernikahan
Hari pernikahan adalah hari yang sangat dinantikan oleh setiap pasangan kekasih. Setelah sekian lama berhubungan dalam ikatan “pacaran”, akhirnya mereka bakal disatukan dalam ikatan janji suci pernikahan. Namun itu bukan berarti tanpa hambatan atau masalah.
Walaupun sudah mempersiapkannya jauh-jauh hari, tetap saja akan ada sesuatu hal yang bakalan membuat pikiran kamu terbebani. Wajar sih, menikah kan moment (yang diharapkan) sekali seumur hidup. Jadi segala sesuatunya haruslah se-sempurna mungkin.
Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa membuatmu stress jelang hari pernikahan. Buat yang pernah ngalamin pasti senyum-senyum aja. Tapi buat yang belum ngalamin, jangan sampai deh kayak gini.
- Mengucapkan kalimat ijab qabul terlihat mudah, tapi kalau grogi bisa lain ceritanya
Buat kamu yang beragama islam, mengucapkan kalimat ijab qabul adalah wajib hukumnya dalam suatu pernikahan. Pengucapannya harus lancar dan kalau bisa dalam satu tarikan nafas. Kalau salah maka wajib mengulanginya lagi sampai betul. Menghafalkan ijab qabul sebetulnya mudah. Tapi kalau kamu grogi akan berakibat fatal.
Kamu bisa lupa apa saja mas kawin yang harus kamu sebutkan. Ya sih bisa disingkat dengan “mas kawin tersebut”. Tapi apa iya kalau kamu ngasih mas kawin emas 60 gram dan uang tunai 45 juta dua ratus sembilan puluh tiga ribu dua ratus lima puluh satu rupiah tidak disebutkan? Ya gak bisa sedikit pamer donk.
Tapi itu masih bisa ditolelir. Yang bakalan sulit dimaafkan adalah ketika kamu salah menyebut nama calon istrimu dengan nama mantanmu. Bisa-bisa pernikahan kamu batal.
2. Bayar tagihan biaya hajatan
Di beberapa kejadian, pihak pemangku hajat memilih berhutang dulu untuk menggelar hajatan. Harapannya uang dari amplop kondangan bisa digunakan untuk melunasinya. Namun perencanaan seperti itu tetap saja sedikit banyak akan membebani pikiranmu. Perasaan was-was akan selalu muncul tentang berbagai kemungkinan buruk kalau uang hasil amplop tidak mencukupi untuk melunasi hutang tersebut.
Karena itulah jangan terlalu memaksakan diri kalau tak mampu menggelar hajatan secara mewah. Yang penting kan sah…ya kan???
3. Berpisah dengan orang tua
Biasanya hal ini terjadi pada cewek. Budaya di negara kita mewajibkan seorang istri untuk mengikuti suaminya. Kemanapun suami melangkah, sebaiknya sang istri mendampingi. Begitu juga setelah menikah. Kamu yang punya suami tinggal di perantauan pasti akan ikut suamimu.
Perasaan campur aduk antara senang dan susah pun menjadi satu. Senang karena menikah tapi susah karena harus meninggalkan rumah untuk pergi ke kehidupan baru. Mungkin kamu akan bertanya dalam hati, “Disana nanti aku bakal gimana ya? Jauh dari orang tua, saudara, temen…”.
4. Menghadapi malam pertama
Jangan dikira malam pertama itu soal senang-senang saja. Pasti kamu juga memikirkan hal ini ketika hendak menikah. Kalau soal “cara” menjalani malam pertama pasti kamu sudah tahu. Cuma yang terkadang jadi beban pikiran adalah adanya pertanyaan dalam hati, “kalau gagal gimana ya? kan malu.”
Udah jalanin aja, pasti ketemu jalannya kok.
5. Takut tak bisa bertahan dengan satu pilihan
Nikah itu butuh biaya dan komitmen. Biaya bisa dicari, tapi komitmen adalah soal hati. Kalau kamu belum yakin, ya jangan nikah. Sebab nikah itu hanya untuk orang-orang yang yakin dan berani. Yakin dengan pilihannya dan berani mengambil keputusan untuk berkomitmen dengan satu orang seumur hidupnya.
Terutama bagi mereka yang nikah karena mengikuti arahan orang tua. Biasanya mereka akan terbebani pikiran tentang kelangsungan masa depan rumah tangganya. Dan itu sudah cukup untuk membuat mereka stress jelang hari pernikahan.
Inspirasi
Ini Dia Metode Diet Paling Efektif. Wajib Dicoba!
Inspirasi
Tren Warna Rambut 2023. Mana Favorit Kamu ?
Ada banyak cara untuk membangkitkan mood boooster, salah satunya dengan mengubah penampilan rambut. Nah buat kamu yang sudah bosan dengan warna rambut yang itu-itu saja, berikut inspirasi yang digadang-gadang akan menjadi tren warna rambut 2023. Jika selama pandemi banyak orang yang bereksperimen dengan warna rambut berani, kini warna rambut yang toned down lebih digemari di tahun 2023. Jangan sampai kelewatan biar penampilan kamu makin up to date!
- Ash Grey
Warna ash-grey diprediksi oleh banyak hair stylist bakal menjadi salah satu warna favorit di 2023. Banyak yang menyebutkan warna yang satu ini masuk dalam kategori Cool-Tone. Rambut ini berwarna keabu-abuan yang membuat penampilan menjadi terlihat lebih tajam dan cool.
Meskipun begitu, gak cuma abu-abu, terdapat berbagai macam variasi warna lain yang bisa disesuaikan dengan karakter pemilik rambut. Mulai dari sentuhan warna coklat hingga beige adalah beberapa pilihan warna rambut yang masuk dalam kategori Ash.
- Copper
Sesuai dengan namanya, copper adalah warna tembaga atau perpaduan warna merah dan bronze (perunggu). Pemilik kulit sawo matang cocok menggunakan cat warna rambut cokelat copper karena bisa membuat wajah terlihat lebih segar. Hal ini diperoleh dari efek mengilap yang dihasilkannya. Dibanding bronze, warna tembaga copper cenderung lebih kecokelatan, namun jika dibandingkan dengan warna auburn, copper lebih memiliki nuansa merah gelap. Warna ini juga merupakan salah satu warna yang cocok untuk kulit berwarna sawo matang ciri khas orang Indonesia.
- Highlight
Tren meng-highlight rambut diprediksi masih akan menjadi favorit di 2023. Highlight sendiri adalah teknik mewarnai sebagian rambut dengan warna yang lebih terang dari warna aslinya. Tujuan dari highlighting adalah membuat ilusi rambut yang lebih berkilau, bertekstur, bahkan lebih tebal. Jika dilakukan dengan benar, teknik ini akan menambah dimensi dan membuatmu terlihat fresh.
Dalam mengaplikasikan highlight, yang paling populer adalah teknik foils, yaitu menggunakan alumunium foil pada bagian-bagian rambut secara terpisah.
Jadi, yang mana warna favorit kamu nih ?
Inspirasi
5 Kesalahan Memakai Serum Yang Bikin Nggak Ngefek!
Serum adalah salah satu bagian dari skincare yang sangat diminati karena cara kerjanya yang lebih cepat dari jenis skincare lain. Serum berkerja dengan lebih spesifik menuju masalah kulit yang dialami, misal serum untuk kulit berjerawat, serum pemutih, serum anti aging, dll. Namun, walaupun serum bekerja lebih ampuh dari jenis skincare lain, beberapa orang terutama pemula dalam hal per-skincare-an masih ada yang melakukan kesalahan dalam memakai serum. Apa saja itu? Berikut selengkapnya.
- Salah dalam memilih serum
Seperti diketahui bahwa serum dibuat untuk berbagai macam masalah kulit secara spesifik dan mempunyai komposisi bahan aktif tertinggi dari jenis skincare lain. Namun, masih banyak yang melakukan kesalahan dalam pemilihan serum. Misalnya, ingin menghilangkan jerawat namun yang dipakai adalah serum yang berfungsi untuk memutihkan kulit. Kan nggak nyambung sis?
- Salah urutan pemakaian
Perhatikan betul tahapan pemakaian skincare. Dimana setelah menggunakan cleanser, urutan pertama dimulai dari jenis skincare yang mempunyai tekstur paling encer/cair, misalnya toner. Kemudian dilanjutkan dengan skincare yang mempunyai tekstur setingkat lebih kental dan seterusnya hingga yang terakhir yang mempunyai tekstur paling kental. Urutan ini perlu diperhatikan karena jika kita asal-asalan memakai, misal pelembab dulu baru serum maka sama saja serumnya tidak bisa meresap sempurna karena terhalang oleh pelembab.
- Memakai terus menerus, padahal sudah ada efek tidak cocok
Jangan paksakan memakai serum ketika sudah terlihat tanda-tanda ketidak cocokan, misalnya timbul jerawat, bruntusan, alergi, dsb. Karena uang yang kamu keluarkan tak akan sebanding dengan biaya pemulihan jika terjadi sesuatu. So, sebelum membeli serum dengan kemasan normal, ada baiknya kamu coba dulu dengan kemasan travel pack.
- Tidak memakai sunscreen di pagi hari
Jangan pernah lupakan skincare yang satu ini ketika siang hari, karena ibarat pasukan perang, sunscreen adalah benteng pertahanan dari serangan musuh, dalam hal ini ‘musuh’ kulit adalah sinar UV. Maka, serum sebagai pengatur strategi didalam kulit akan bekerja sangat keras jika tidak dibantu dengan benteng pertahanan yang kokoh.
- Tidak menunggu serum menyerap, langsung melanjutkan ke step berikutnyaSerum akan bekerja maksimal jika sudah menyerap ke dalam kulit. Jadi, kamu perlu sabar menunggu serum menyerap sambil dikipas-kipas pelan-pelan. Setelah menyerap, kamu boleh melanjutkan ke tahapan skincare selanjutnya.
sumber: huffpost.comItulah beberapa kesalahan memakai serum yang bisa berakibat tidak sesuai dengan claim produknya. Selamat mencoba!