Connect with us

Parenting

11 Ilustrasi Menjadi Mamah Muda, Meski Ribet dan Melelahkan tapi Tetap Bahagia

Published

on

Menjadi seorang mamah muda adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga. Di satu sisi menjadi suatu kebanggaan tersendiri karena telah berhasil mengandung lalu melahirkan seorang bayi. Tapi di sisi lain perjuangan menjadi seorang mamah muda tentu tidaklah gampang.

Di usia yang sebenarnya masih pantas untuk bersenang-senang, seorang mamah muda harus bisa mengurus semua urusan rumah tangga. Kalau urusan mencuci, bersih-bersih ataupun memasak mungkin masih bisa ditangani dengan mudah. Tapi kalau mengurus bayi? tentu banyak sekali tantangannya. Apalagi untuk anak pertama. Semua kejadian yang dialami adalah untuk yang pertama kalinya.

Alih-alih mengeluh atau membagi ceritanya lewat tulisan, seorang mamah muda bernama Kara justru membuat ilustrasi tentang pengalamannya menjadi mamah muda. Beberapa suka duka menjadi mamah muda itu dituangkan dalam akun instagramnya @karacandraw.

Kamu yang sedang dalam fase menjadi mamah muda untuk anak pertama pasti pernah mengalami hal-hal berikut ini.

  1. Mengerjakan pekerjaan rumah memang mudah, cuma kalau si kecil ikut nimbrung yaa jadinya agak ribet. Konsentrasi jelas akan terbagi jadi dua, antara fokus dengan pekerjaan rumah dan mengawasi pergerakan si kecil.

2. Begini jadinya kalau si kecil tak mau ditinggal meski cuma beberapa menit saja. Untuk urusan mandi, meskipun dia sudah lebih dulu mandi tetap saja memaksa untuk ikut masuk ke dalam. Tidak jarang si kecil sehari bisa mandi 4 kali. Dua kali dimandikan ibunya dan dua kali ikut mandi bareng ibunya.

3. Mungkin niatnya membantu sih, tapi jadinya justru malah mengacak-acak. Terkadang si kecil juga punya niatan bagus dengan membantu kamu menata baju. Yah sayangnya niatan itu belum tersampaikan secara benar. Maklum, namanya juga anak kecil.

4. Untuk urusan yang satu ini mamah muda juga harus menguasai. Bukan masalah pelit atau ngirit, tapi si kecil belum tentu nyaman kalau rambutnya dipotong oleh orang lain. Benda-benda seperti mainan, remote ataupun benda menarik lainnya akan digunakan agar perhatian si kecil teralihkan.

5. Saking lelahnya, tak jarang si kecil masih sibuk bermain tapi si mamah justru sudah tertidur lelap. Yah, pada akhirnya terbangun juga sih karena si kecil menangis sebab dicuekin.

6. Pose tidur yang tak beraturan adalah keseharian. Kondisi tempat tidur yang tertata rapi hanyalah sebuah mitos. Guling yang biasa dipeluk pun harus ditaruh di pinggir kasur, agar si kecil tidak terjatuh dari tempat tidur.

7. Kalau sudah kehabisan ide bermain, maka menonton video lewat gadget adalah solusi ampuh untuk menenangkan si kecil. Untuk hal satu ini mamah muda tampaknya harus berterimakasih kepada pembuat youtube.

8. Saat kamu sedang bosan karena aktifitas rumah tangga yang padat, maka gadget dan media sosial adalah hal yang pas untuk menumpahkan segala rasa lelah. Kalau sudah asyik begitu biasanya si kecil sedikit terlupakan. Namun si kecil juga tak kehabisan ide. Ia akan datang sambil membawa mainan kesukaannya untuk mengingatkanmu.

9. Ini adalah salah satu best moment dalam hidup kamu, menidurkan si kecil dalam pelukan hangat. Oh….so sweet…

10. Ahhh…akhirnya suami datang juga. Moment inilah yang akan kamu tunggu-tunggu. Saat itulah kamu akan sedikit bebas dan kembali menemukan “me time” yang selama ini hilang.

11. Meski kebanyakan tidur dalam kondisi semrawut, kamu juga tetap akan mengalami moment bobok manis bersama suami dan si kecil. Life goal banget pokoknya.

Komentar

Parenting

Menjelang Melahirkan, Ini Dia 5 Hal yang Harus Dihindari Saat Mengejan

Published

on

Salah satu hal yang pasti ada dalam proses melahirkan normal adalah mengejan, yuk pelajari apa saja yang perlu dihindari dalam mengejan, agar proses melahirkan berjalan dengan lancar.

img: mimipipi.net

1) Jangan Berteriak Super Keras
Berteriak tanpa dikontrol dan tanpa disadari dapat membuat kelelahan dan kehilangan kendali selama proses mengejan. Cobalah mengeluarkan suara lebih pelan sehingga kamu bisa mengatur napas dengan benar.

2) Jangan Menutup Mata Rapat-Rapat
Ketika mengejan, kamu seharusnya membuka mata, agar mata tidak mendapatkan tekanan yang bisa membuat pembuluh darah di selaput mata menjadi pecah. Jadi, pastikan untuk tetap membuka mata dan mengarahkan pandangan ke arah bagian perut.

3) Mengejan Tanpa Aba-Aba Dokter atau Bidan
Jangan terburu-buru mengejan sebelum dokter kandungan atau bidan memintamu untuk melakukannya. Biasanya dokter atau bidan akan memintamu untuk mengejan apabila pembukaan sudah kesepuluh. Tujuannya untuk menghindari pembengkakan atau edema pada mulut rahim.

4) Jangan Bernapas Sembarangan / Asal-asalan
Tarik napas yang benar untuk mengurangi rasa nyeri serta memberikan sumber energi ketika akan mengejan. Teknik pernapasan yang benar dapat dipelajari pada kelas senam hamil
.

5) Tidak Perlu Mengangkat Panggul atau Bokong
Usahakan untuk rileks dan lemaskan bagian panggul ketika persalinan normal agar robekan perineum tidak menjadi lebih lebar dan tidak memerlukan jahitan lebih banyak di area jalan lahir.

Semoga bermanfaat ya tips-tips di atas !

Komentar
Continue Reading

Kesehatan

Tips Berpuasa Untuk Ibu Menyusui

Published

on

Sebenarnya untuk ibu menyusui, khususnya yang masih memberi ASI eksklusif, diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Tapi banyak Ibu yang tetap berniat untuk berpuasa. Nggak ada salahnya kok untuk dicoba dulu, tapi kalau ada tanda-tanda yang harus diwaspadai, seperti sangat lemas, dehidrasi, atau ada perubahan ASI yang membuat si kecil tidak mau menyusui, sebaiknya tidak perlu dipaksakan.

Berikut beberapa tips untuk ibu menyusui agar tetap lancar menjalankan ibadah puasa.

  1. Konsultasikan dengan dokter agar keputusan akan berpuasa atau tidak, bisa disesuaikan dengan kondisi si kecil

    img: hellosehat.com

  2. Pompa ASI saat malam hari, agar bisa memberikan ASIP di siang hari saat payudara terasa ‘kosong’

    img: hellosehat.com

  3. Tetap makan tiga kali sehari yaitu setelah berbuka, sebelum tidur, dan saat sahur

    img: kabar6.com

  4. Minum air putih minimal 8 gelas atau dua liter per hari, dengan rincian seperti berikut
  5. Istirahat yang cukup, terutama saat terasa lemas

    img: sindonews

  6. Jangan memaksakan diri bila ada tanda dehidrasi, berat ibu yang turun lebih dari 1 kg per minggu, atau bayi terlihat tidak cukup mendapatkan ASI
  7. Tips jitu yang terakhir adalah dengan mengkonsumsi air nabeez, yaitu air rendaman kurma/kismis yang sangat bermanfaat untuk ASI booster.

    img: keepo.me

    Berikut cara membuatnya

  • Siapkan 7 butir kurma yg sudah di buang bijinya
  • Taruh di gelas, beri air sampai semua kurma terendam, tutup gelas denga rapat.Taruh di dalam kulkas selama 8-12 jam.
  • Ketika sahur, blender kurma yang campur dengan susu full cream, susu beruang, atau susu sapi murni, jangan pakai susu kental/bubuk.
  • Saring dan tuang di gelas.
  • Air nabeez/ jus kurma susu siap di minum.

Air nabeez harus dikonsumsi setidaknya dalam waktu 12 jam sejak waktu perendaman. Tapi jika dijaga tetap kedap udara dan disimpan dalam kulkas, maka minuman kaya gizi ini tidak akan rusak hingga 2-3 hari.

Well, untuk para busui, tetap semangat berpuasa ya !

Komentar
Continue Reading

Parenting

Berapa Kali Operasi Caesar Boleh Dilakukan?

Published

on

By

Persalinan dengan operasi caesar merupakan proses persalinan dengan pembedahan yang dilakukan terhadap perut dan rahim wanita untuk mengeluarkan bayi. Proses persalinan ini dilakukan ketika kondisi ibu ataupun janin tidak memungkinkan untuk melakukan persalinan secara normal.

Meskipun bisa menentukan tanggal kelahiran, tapi banyak pertimbangan yang harus diambil ketika hendak melakukan operasi caesar mengingat resiko pemulihannya yang cukup lama. Menurut beberapa ahli, Kaisar Romawi Kuno Julius Caesar adalah orang pertama yang lahir melalui operasi ini. Oleh karena itu proses persalinan ini kemudian dinamakan dengan operasi caesar.

Ada beberapa penyebab yang membuat seorang ibu hamil harus menjalani operasi caesar. Penyebab itu antara lain posisi janin sungsang atau tidak normal, janin terlilit tali pusar, kondisi ibu tidak memungkinkan untuk melahirkan normal hingga plasenta previa serta adanya riwayat melahirkan caesar sebelumnya.

Pada beberapa kondisi, pasangan orang tua ingin melakukan operasi caesar dengan tujuan agar anaknya bisa lahir di tanggal-tanggal “cantik” seperti hari kemerdekaan negara ataupun hari-hari besar nasional lainnya. Alasannya sederhana, biar gampang mengingatnya. Namun sebenarnya alasan ini kurang tepat. Selagi bisa dilakukan persalinan secara normal, ada baiknya untuk menghindari operasi caesar.

Lantas sebenarnya berapa kali operasi caesar tersebut dapat dilakukan? Sampai saat ini belum ada penelitian yang pasti tentang berapa kali operasi caesar tersebut dapat dilakukan. Ada yang dua kali, tiga kali, ataupun cukup satu kali. Tapi cuma satu yang pasti, semakin sering dilakukan, maka resiko yang mengancam ibu maupun janin yang dikandungnya akan semakin besar.

Untuk itu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ataupun bidan ketika hendak melakukan persalinan. Apapun saran yang diberikan, itu sudah merupakan hasil analisa yang mendalam. Jadi ikuti saja saran dari dokter ataupun bidan yaa, biar semuanya selamat dan bahagia.

Komentar
Continue Reading

Trending