Connect with us

Parenting

Cara Mudah Mencegah Gigi Berlubang Pada Anak

Published

on

Tumbuh kembang anak yang berlangsung dengan baik tentunya menjadi impian setiap orang tua. Akan tetapi dalam perjalanannya, pasti ada hambatan yang menyertainya. Entah itu hambatan yang besar maupun yang kecil.

Salah satu hambatan yang sering terjadi adalah dalam hal pertumbuhan gigi. Semua orang tentu berharap gigi anak akan tumbuh dengan baik, rapi dan bersih. Sayangnya kebanyakan anak sering mengalami fase dalam masa kecilnya yaitu terkena gigi berlubang. Bahkan terkadang, hal ini disertai rasa sakit yang cukup mengganggu aktifitas.

Gigi berlubang terjadi karena hilangnya mineral pada gigi yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini menghasilkan asam yang akan mengikis permukaan gigi. Sebenarnya, saliva (air liur) dalam mulut kita sudah bekerja keras untuk menjaga gigi kita dari bakteri dan asam. Banyaknya konsumsi makanan maupun minuman yang mengandung gula membuat saliva tak mampu bekerja secara maksimal.

Untuk itulah diperlukan bantuan agar saliva ini dapat bekerja sebagaimana mestinya untuk menjaga agar pengapuran yang mengakibatkan gigi berlubang tidak terjadi. Cara yang pertama adalah dengan menggunakan pasta gigi. Di dalam pasta gigi terdapat fluoride yang dapat mencegah gigi berlubang dengan cara mencegah hilangnya mineral dari permukaan gigi, menggantikan mineral yang hilang pada gigi, mengurangi kemampuan bakteri untuk menghasilkan asam.

Oleh karena itu biasakanlah sikat gigi teratur minimal 2 kali sehari pada anak. Cara yang kedua untuk mencegah gigi berlubang pada anak adalah dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi.

Makanan yang mengandung banyak gula seperti cokelat, permen dan kue harus dimakan dalam jumlah seperlunya saja. Pastikan juga si anak untuk menggosok gigi setelah makan makanan itu. Cara yang ketiga adalah dengan rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi.

Dokter gigi tentu akan lebih tahu bagaimana kondisi gigi anak lewat pengamatan mendetailnya. Jangan sampai anggapan sepele orang tua terhadap perkembangan gigi anak akan berakibat buruk bagi masa depan si anak itu nantinya.

Komentar

Parenting

Daftar Obat Batuk dan Demam yang Aman Dikonsumsi Bayi

Published

on

By

Tak ada yang lebih membingungkan selain menghadapi bayi yang sedang sakit. Kalau orang dewasa yang sakit, ia bisa langsung pergi ke dokter untuk mengutarakan penyakitnya ataupun langsung pergi sendiri ke apotek untuk membeli obat. Sedangkan bayi hanya bisa menangis saja.

Tapi perkara mengobati sakit pada bayi, tentunya kita tak bisa asal dalam memberikan obat. Salah dalam memberikan obat yang tepat bisa berakibat fatal pada kesehatan bayi itu sendiri.

Beberapa penyakit yang paling sering diderita oleh bayi adalah flu, demam, dan batuk. Meski terkesan sepele, tapi kita juga tak bisa sembarangan dalam memberikan obatnya. Berikut ini adalah beberapa obat yang aman untuk dikonsumsi bayi untuk mengatasi penyakit tersebut.

  1. Paracetamol anak

images: cdn2.tstatic.net

Paracetamol anak dapat diberikan dengan catatan bayi tersebut sudah berusia minimal dua bulan dengan bobot setidaknya 4 kg. Paracetamol bisa meredakan demam dan nyeri. Takaran pemberian paracetamol yang tepat diberikan adalah setiap empat jam sampai enam jam sekali, dan tidak lebih dari empat kali dalam jangka waktu 24 jam.

2. Ibuprofen anak

images: shopee.co.id

Ibuprofen khusus anak juga bisa digunakan untuk membantu meredakan demam serta batuk pada bayi. Obat ini dapat diberikan ketika si kecil sudah berumur 3 bulan atau memiliki berat setidaknya 5 kg. Ibuprofen dapat mengurangi demam, nyeri tubuh, rasa sakit, dan mengurangi peradangan. Dosis tepatnya adalah tidak lebih dari 3 kali dalam 24 jam dan jarak pemberiannya minimal 6 jam.

3. Saline Drop

images: https://harga.web.id

Larutan tetes saline bisa digunakan untuk mengencerkan lendir yang kental sehingga mudah untuk dikeluarkan dan melegakan pernapasan bayi. Cara penggunaannya pun cukup mudah, yakni dengan meneteskan larutan saline ke lubang hidung bayi, lalu hisap lendir dengan menggunakan alat hisap lendir (bola karet penghisap lendir) untuk membuang lendir yang banyak.

Itulah 3 jenis obat yang aman digunakan untuk mengobati sakit demam, flu, ataupun batuk pada bayi. Ingat, selalu baca dengan teliti petunjuk penggunaan obat agar terhindar dari hal-hal yang membahayakan kesehatan bayi.

Komentar
Continue Reading

Parenting

Ternyata Inilah Alasan Kenapa Stres Membuat Menstruasi Jadi Tak Teratur

Published

on

By

Dalam kondisi normal, seorang perempuan idealnya mengalami siklus menstruasi yang teratur dari bulan ke bulan. Apabila biasanya menstruasi pada tanggal 3, maka pada bulan berikutnya pun tak jauh berbeda dari tanggal itu.

Akan tetapi pada kenyataannya seringkali siklus menstruasi tersebut datang tak beraturan. Kalau berbeda satu atau dua hari mungkin masih bisa ditoleransi. Cuma kalau sering terlambat sampai satu atau dua minggu itu berarti ada yang salah dengan kondisi tubuh perempuan.

Salah satu faktor yang menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur adalah stres. Kondisi psikis yang terganggu karena berbagai macam tekanan ternyata membawa pengaruh buruk terhadap hormon reproduksi.

Siklus menstruasi yang berhenti sementara waktu ini disebut sebagai secondary amenorrhea. Stres memiliki pengaruh yang besar dalam menekan fungsi hipotalamus. Hipotalamus ini bisa mengontrol kelenjar di bawah otak (pituitari) dan sekaligus mengontrol tiroid dan kelenjar adrenal sekaligus ovarium.

Gangguan pada ovariaum akan menyebabkan sejumlah masalah yang berhubungan dengan produksi estrogen, ovulasi, dan proses reproduksi lainnya. Jika ada gangguan dalam produksi estrogen dan ovarium, siklus menstruasi pun akan ikut bermasalah.

Nah itulah penjelasan singkat kenapa stres bisa mengakibatkan siklus menstruasi perempuan menjadi tak teratur. Kalau kamu sering mengalaminya, maka ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter agar semuanya kembali menjadi normal.

Kamu juga jangan langsung panik jika terlambat datang bulan. Coba merenung sejenak, barangkali beberapa waktu belakangan ini kamu sedang banyak pikiran sehingga mengganggu kinerja hormon reproduksi. Untuk kamu yang baru menikah dan sedang dalam “tekanan”untuk segera punya momongan, stres yang mengganggu kerja hormon reproduksi justru bisa membuat semakin sulit untuk segera hamil.

Jadi, jangan stres yaa biar hidupmu tetap sehat dan normal!

Komentar
Continue Reading

Parenting

Tips Agar Bayi Tak Rewel Saat Naik Pesawat

Published

on

Membawa bayi ketika perjalanan jauh memang dibutuhkan tenaga ekstra, karena kita tak pernah tau kapan bayi akan rewel. Mungkin tak akan masalah jika menggunakan kendaraan pribadi, namun bagaimana jika travelling tersebut menggunakan pesawat ? Tentu rasa was-was akan menghantui sebelum bepergian bersama si bayi, salah satunya cemas apabila tangisan bayi akan mengganggu penumpang lain.

img: familyeducation.com

Nah, berikut beberapa tips bagi para orang tua khususnya ibu yang ingin berpergian bersama sang buah hati menggunakan pesawat. Simak yuk!

1. Usahakan bayi tidur selama dalam pesawat

Salah satu tips jitu adalah buatlah bayi tidur sepanjang perjalanan. Ada beberapa cara untuk membuat bayi tertidur, yang pertama dengan melakukan aktivitas sebelum penerbangan agar ketika pesawat take off si bayi akan merasa lelah dan tertidur. Kedua dengan diberi makan/ susu hingga kenyang sebelum penerbangan, karena biasanya setelah kenyang bayi akan mengantuk. Namun jika terpaksanya bayi menangis di dalam pesawat, sebaiknya kamu umumkan kepada penumpang lainnya untuk memahami hal ini. Tapi jika ada penumpang yang kesal kamu bisa langsung meminta maaf.

2. Pesan kursi ekstra

Menurut ahli pediatrik dari Mercy Medical Center di Baltimore, AShanti Woods, mengatakan bahwa anak akan lebih nyaman duduk di kursinya sendiri. Untuk itu jika membutuhkan ruang lebih, kamu bisa pesan kursi ekstra.

3. Pertimbangkan posisi kursi

Sebaiknya pilih posisi kursi yang dekat dengan lorong dan di bagian depan untuk memudahkan pergerakan, misalnya untuk menenangkan bayi saat rewel.

4. Susui bayi

Memberikan ASI saat lepas landas bisa membantu, karena pergerakan menelan akan mengatasi ketidaknyamanan akibat perubahan tekanan. Selain itu ada juga yang menyarankan agar bayi disusi sebelum naik pesawat dan pastikan di bersendawa.

5. Pastikan popok bersih dan baju bayi nyaman

Saat membawa anak berpergian, khususnya naik pesawat selalu pastikan popok dalam keadaan bersih dan baju yang digunakan bayi harus nyaman dan mudah untuk diganti. Selain itu menurut para ahli memakai pakaian yang lucu juga akan membuat penumpang lain cenderung disayangi penumpang lain.

6. Bawa kantong plastik

Seorang pramugari dari Devon, Pa, Amerika Serikat menganjurkan untuk membawa kantong plastik yang bisa di tutup. Ketika selesai mengganti popok sebaiknya masukan popok ke dalam kantong plastik.

Intinya, buat suasana senyaman mungkin agar bayi betah selama perjalanan. Selamat Mencoba !

Komentar
Continue Reading

Trending