Connect with us

Aplikasi

Cara Mengirim Pesan Teks di Whatsapp Tanpa Mengetik

Published

on

Dengan berbagai pembaharuan yang terus dilakukan, kini aplikasi perpesanan whatsapp telah memiliki sejumlah fitur baru. Sayangnya tak semua pengguna tahu dan memanfaatkannya. Salah satu fitur baru itu adalah dictation.

Fitur baru ini akan memungkinkan pengguna untuk mengirim pesan tanpa mengetik di keyboard. Pesan yang dimaksudkan disini tentu saja bukan pesan suara. Hal itu bisa menjadi opsi lantaran tak semua pengguna menginginkan berbalas pesan lewat media pesan suara.

Lantas bagaimana cara menggunakan fitur baru tersebut? Berikut ini adalah langkah-langkah menggunakan fitur dictation dalam whatsapp.

  1. Yang pertama dan utama adalah kamu harus punya aplikasi whatsapp, percuma kamu membaca artikel ini kalau tak punya whatsapp. Masak iya mau kamu praktekan di pesan SMS?
  2. Buka aplikasi whatsapp, tanpa membuka aplikasi fitur ini tak dapat dijalankan!
  3. Buka chat dengan contact yang hendak dihubungi, pastikan kamu sudah punya contact yang tersimpan.
  4. Sentuh area pengetikan pesan untuk menampilkan keyboard.
  5. Cari ikon microphone pada keyboard.
  6. Sentuh ikon microphone, lalu ucapkan pesan yang hendak disampaikan.

images: http://hacktheplanetbook.com

Setelah pesan yang disampaikan tertulis, maka kamu tinggal mengeceknya saja. Pastikan semua sudah tertulis dengan benar. Kalau misalnya agak lemot, kamu harus bersabar. Jangan sampai keluar pisuhan atau umpatan karena itu nanti juga akan tertulis. Untuk itulah kamu wajib memeriksanya kembali.

Baru setelah semua dipastikan beres, kamu tinggal kirim pesan tersebut. Adanya fitur ini jelas cukup memudahkan pengguna. Misalnya saja dalam kondisi tanganmu belepotan oli karena sedang melakukan perbaikan kendaraan lalu tiba-tiba ada pesan masuk dari pimpinan. Rasanya pasti tak enak hati buat membalasnya dengan pesan suara. Oleh karena itu fitur dictation inilah yang akan membantumu.

Oh iya, pastikan keyboard tersetting dengan bahasa yang ingin digunakan. Agar pengejaan kata lebih tepat. Selamat mencoba!

 

Komentar

Aplikasi

Selain BBM, Inilah 5 Layanan Media Sosial yang Kini Tinggal Ceritanya Saja

Published

on

By

Aplikasi perpesanan online BlackBerry Messanger akan tutup beroperasi pada tanggal 31 Mei 2019 mendatang. Gagal bersaing dengan sejumlah kompetitornya ditenggarai menjadi penyebab tutupnya BBM. Padahal aplikasi tersebut sempat berjaya di medio 2010an. Sebentar lagi kita hanya bisa mengenang berbagai memori indah bersama BBM.

Selain BBM, ada beberapa aplikasi lain yang sudah lebih dulu tutup usia. Alasannya hampir sama, gagal bersaing dengan kompetitornya sehingga kehilangan market pengguna.

  1. Path 

images: kompas.com

Setelah sempat menjadi idola netizen dalam mengekspresikan kegiatannya sehari-hari, akhirnya path tumbang juga. Per 18 Oktober 2018, aplikasi ini sudah tak lagi bisa diakses oleh penggunanya. Netizen pun beramai-ramai mengabadikan moment tutupnya path yang ironisnya, disampaikan lewat jejaring media sosial twitter.

2. Yahoo Messenger

images: tengok.id

Aplikasi ini secara resmi ditutup pada tanggal 17 Juli 2018. Dalam rilisnya, pihak Yahoo tidak menjelaskan secara rinci mengenai alasan tutupnya Yahoo Messenger. Tapi untungnya, para pengguna masih bisa mengakses Yahoo Mail, fitur lain yang dimiliki oleh Yahoo.

3. Friendster

images: adeecodedlife.com

Sebelum era facebook, friendster lebih dulu menguasai jagad dunia pertemanan maya di Indonesia. Di friendter kamu bisa buat status, track lagu, sampai ganti background agar halaman friendster kamu tampak keren. Sayangnya platform ini tak bertahan lama. Pertengahan tahun 2015, frindster resmi ditutup.

4. mIRC

Ini adalah layanan chatting berbasis teks sederhana, dengan pengguna melimpah ketika itu. mIRC berwujud banyak ‘room’ yang setiap room memiliki topik masing-masing. Salah satu room yang disalah gunakan adalah room “dewasa” atau yang berkode “18+”. Akui saja, kalian pasti pernah mengunjungi room itu kan?

5. My Space

images: blog.iinet.net.au

Pada 2005 sampai 2009, MySpace sempat menjadi jejaring sosial terbesar di dunia. Meskipun saat ini masih ada, hampir tak ada lagi yang menggunakan MySpace sebagai pilihan sosial media utama. Tentu akan sangat sulit kamu temukan aplikasi ini terinstal di smartphone.

Komentar
Continue Reading

Aplikasi

Mengingat Kembali Berbagai Kenangan Manis Bersama BBM

Published

on

By

Kamis (18/04/2019) kemarin PT Elang Mahkota Technologi Tbk (EMTK) secara resmi telah mengumumkan bahwa layanan Blackberry Messanger (BBM) akan berhenti beroperasi pada tanggal 31 Mei 2019. Kamu mungkin terlalu sibuk dengan quick count, jadi sedikit abai terhadap kabar ini.

Yah, aplikasi perpesanan online yang sempat membuat anak muda di era 2000an terlihat berkelas itu akan segera tutup usia. Di masa jayanya, akan sangat tabu sekali jika kenalan sama gebetan dengan tidak menyertakan nomer pin BBM di akhir pertemuan. Sayangnya, kemunculan berbagai aplikasi perpesanan online perlahan tapi pasti menggerus kejayaan BBM.

Sebelum resmi tutup usia, ijinkan kami untuk mengingatkan kembali berbagai kenangan manis bersama BBM ini.

  1. Minta pin BB

images: vebma.com

Era tahun 2011an, pin bb adalah salah satu menu wajib jika kamu ingin semakin dekat dengan gebetan. Apalagi gebetan yang kamu incar kelasnya ada diatas kamu. Jangan harap dia mau sms-an seperti jaman ketika hp baru pertama kali diluncurkan. Minta pin bb berarti satu langkah lebih dekat untuk mendapatkan dia. Kamu akan banyak tahu tentang aktifitasnya sehari-hari lewat status ataupun apa yang dia lihat.

2. PING!!!

images: maxmanroe.com

Bisa dibilang “ping” ini sebagai ganti “blsCPTgakpakelama” di era SMS. Kalau pesan yang kita kirim sudah delivered, tapi tak kunjung dibalas, maka mengirim Ping sebanyak mungkin adalah solusinya.

3. Bc test contact

Meskipun banyak contact bbm yang tersimpan, tapi tentu tak semuanya sering kita hubungi. Untuk memastikan pin tersebut masih aktif atau tidak, cara termudah adalah mengirimkan broadcast “test contact”. Kalau menanggapi, berarti ia masih aktif. Tapi kalau tidak, tinggal delete contact saja.

4. BC invite pin cewek cantik

Pasti pernah kan dapat bc seperti itu? Entah memang sengaja atau ngusilin teman, yang jelas pesan semacam itu banyak bertebaran di era bbm sedang jaya-jayanya. Biasanya sih pelakunya anak-anak abg yang masih labil dan pengen hits di jamannya.

5. Status nonton bo*kep

images: http://cdn2.tstatic.net

Sebuah kesalahan bodoh yang dilakukan pengguna bbm adalah ketika melakukan checklist terhadap fitur “listening to”. Itu berarti apapun yang kita lihat atau kita dengarkan akan terpampang di status. Keren sih kalau yang didengarkan itu lagu-lagunya Cold Play, Ed Sheeran, atau Noah. Tapi kalau pas lagi nonton bo*kep? Wah bakalan malu banget pastinya.

Jujur aja, pernah ngalamin itu kan???

Komentar
Continue Reading

Aplikasi

Harap Bersabar! Fitur Tolak Dimasukkan ke Grup Akan Segera Hadir di WhatsApp

Published

on

By

“Grup apa lagi ini, alumni TK tahun 93. Halah menuh-menuhin aja.”

Kejadian semacam itu pasti sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Tak ada angin dan tak ada hujan, tiba-tiba ada saja teman yang menambahkan kontak kita ke grup yang sebenarnya tak terlalu penting untuk kita.

Masih mending kalau hal itu dengan seijin kita terlebih dahulu. Lha ini ujug-ujug je. Mau left grup pasti gak enak, nanti dikira sombong. Tetap stay  di grup kok yang diobrolin gak jelas. Dan hal tersebut akan menjadi permasalahan hidup ke 1678.

Untungnya WhatsApp merespon keresahan sebagian besar penggunanya tersebut. Baru-baru ini beredar kabar bahwa WhatsApp akan memberikan fitur untuk menolak dimasukkan ke dalam grup.

Dilansir dari WABetainfo, fitur tolak masuk grup itu setidaknya sudah ada di WhatsApp beta buat Android versi 2.19.55. Fitur ini merupakan bagian dari Group Invitation System yang sejauh ini juga masih dalam pengembangan. Dalam fitur tersebut pengguna dapat memilih siapa saja yang bisa memasukkan dirinya ke dalam grup.

images: WABetainfo

 

images: WABetainfo

Cara mengaturnya pun cukup sederhana. Jika kita memilih Eveyone, maka setiap orang bisa menambahkan kontak kita kedalam grup yang mereka buat. Sedangkan opsi My Contacts akan membatasi pengguna yang bisa menambahkan kontak kita ke dalam grup mereka hanya sebatas kontak yang tersimpan saja. Itupun akan ada permintaan persetujuan dulu kepada kita.

Sedangkan opsi Nobody akan membuat tak ada seorangpun yang bisa menambahkan kontak kita ke dalam grup whatsapp. Akan tetapi akan muncul notifikasi persetujuan terlebih dahulu sehingga memberi kita kesempatan untuk menolak ataupun menyetujui untuk bergabung ke dalam grup whatsapp.

Bagus sekali bukan? Kalau sudah terealisasi, maka fitur baru ini tentu akan sangat bermanfaat sekali. Mungkin tinggal fitur left grup secara diam-diam saja yang tinggal kita nantikan dari whatsapp.

Komentar
Continue Reading

Trending