Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Inspirasi

Untukmu yang Berlebaran di Perantauan, Inilah yang Akan Menghiburmu Saat Tak Bisa Pulang ke Kampung Halaman

Published

on

Buat kamu yang hidup di perantauan, momen lebaran adalah saat yang sangat kamu nantikan karena bisa mudik ke kampung halaman. Di saat mudik kamu bisa bertemu kembali dengan orang tua, sanak saudara, serta teman-teman sepermainanmu dulu.

Itulah yang kemudian membuat setiap orang di perantauan akan berjuang sekuat tenaga untuk mudik saat lebaran tiba. Seakan-akan kerja keras dan hasil yang terkumpul satu tahun tidak ada artinya jika tidak bisa mudik saat lebaran. Kamu yang tinggal di dekat jalur nasional seperti jalur selatan dan jalur pantura pasti akrab dengan pemandangan tradisi mudik ini.

Mereka yang punya mobil akan mudik dengan mobil pribadinya. Mereka yang belum punya akan menggunakan transportasi umum seperti bus dan kereta api. Untuk yang di seberang pulau, moda transportasi kapal laut akan digunakan mereka yang merasa bahwa tiket pesawat terlalu mahal. Hanya saja bagi mereka yang ingin praktis, pilihan menggunakan sepeda motor adalah jawabanya. Meski beresiko besar, tapi bebas macet dan dapat digunakan untuk menembus medan apa saja di kampung halaman.

Sayangnya tidak semua orang yang punya kampung halaman bisa mudik. Bukan hanya karena sebatas biaya saja, tapi ada banyak faktor yang membuat seorang perantauan gagal pulang ke kampung halaman. Seperti pekerjaan yang baru memberikan libur setelah lebaran sampai keadaan yang memang tidak mengizinkan semisal sakit. Sabar, mungkin cuma itu yang bisa kamu lakukan. Syukuri saja keadaanmu saat itu, toh ada saatnya nanti kamu akan bisa mudik lagi.

Coba kamu rasakan, suara takbir di perantauan itu syahdu lho.

images: http://media.al.com

Allahuakbar…Allahuakbar…AllahuakbarLaa Ilaha Illallohu Allohu Akbar..Allahu Akbar Walillahilhamd..

Bayangkan kamu mendengarkan takbir itu sambil duduk di teras rumah, kamar kost ataupun tempat kerja sambil membayangkan melafadzkanya di kampung halaman? Tergambar jelas bagaimana suasana takbir keliling dengan obor di kampung halamanmu sana. Tanpa terasa air matamu pun akan menetes. Syahdan sekali kawan.

Jangan terlalu berlarut dalam kesedihan. Nikmati saja saat itu, segeralah bergabung dengan mereka yang sedang bertakbir. Saat ini, merekalah saudara terdekat kamu. Ya, kamu harus move on dari suasana lebaran di kampung halaman. Ikuti, jalani dan nikmati saja apa yang ada di depanmu saat itu. Setidaknya lebaran tahun ini kamu punya keluarga baru.

Kamu yang harus bekerja di hari Idul Fitri, tetaplah bersyukur, sebab tak ada yang lebih membahagiakan selain memberikan kebahagiaan untuk orang lain.

images: http://beritatrans.com

Biasanya kamu yang bekerja di sektor kesehatan, kepolisian, perhubungan, tentara ataupun pekerja SPBU tidak bisa libur di hari-hari besar seperti Idul Fitri. Kalaupun libur, mungkin waktunya cuma sebentar saja. Hanya cukup untuk silaturahmi dengan orang sekitar, tanpa bisa pulang ke kampung halaman. Jangan kecewa, karena pekerjaan yang sedang kamu jalani sangatlah mulia.

Kamu yang bekerja di sektor perhubungan akan memastikan semua moda transportasi untuk mudik layak dipergunakan. Kamu yang jadi polisi atau tentara akan menjamin keamanan dan keselamatan mereka yang sedang di perjalanan. Kalau ada yang sakit di perjalanan atau terkena insiden, maka kamu orang kesehatanlah yang akan sangat membantu mereka.

Tidak semua orang bisa berada di posisimu saat ini. Kamu hanya perlu menyelesaikan tugasmu dengan baik, perkara libur lebaran ikhklaskan saja. Akan menjadi kebanggaan tersendiri tentunya memberikan kebahagiaan kepada ratusan ribu orang di hari yang bahagia.

Telepon dan Video Call adalah obat segala kerinduan saat lebaran, manfaatkan momen itu untuk bermaaf-maafan.

images: kabarmedan.com

Beruntunglah kamu hidup di zaman yang sangat modern, zaman dimana jarak dan waktu seakan tiada batasnya. Tidak bisa bertemu dengan orang tua secara fisik, kamu bisa memanfaatkan telepon. Masih kurang puas kalau sekedar bicara saja? kamu bisa video call. Masih juga kurang puas? sepertinya kamu tergolong orang-orang yang kurang bersyukur. Astagfirullah haladzim.

Kamu yang biasanya sungkem sambil berlinang air mata, juga akan tetap merasakan hal itu cuma dalam versi yang lain. Ya, kalau di rumah kamu akan terharu karena suasana. Tapi kalau di perantauan lewat telepon atau video call kamu menangis bukan cuma karena terharu saja, tapi karena sedih gak bisa pulang. Duh kasihan sekali, yang sabar yaa…

Ingat, banyak-banyaklah bersyukur dan melihat kebawah. Pasti ada banyak orang lain yang bernasib sama. Dan mereka tinggal merantau di daerah pedalaman yang susah sinyal!!!

Tidak bisa masak tapi pengen menikmati hidangan lebaran? Tenang, main saja ke rumah tetangga teman-teman.

images: dapurelkaje.files.wordpress.com

Untuk urusan makanan kamu tak perlu khawatir. Kalau kamu saat ini masih lajang dan tak bisa masak, kamu tinggal berkunjung saja ke rumah tetangga atau teman-temanmu. Yah usahakan ke rumah temanmu yang sudah menikah atau setidaknya tinggal dengan orang orang tuanya. Kalau main ke yang sesama lajang sudah gitu sama-sama indekost, yo podo wae cah!

Disitu biasanya mereka sudah menyiapkan hidangan khas lebaran seperti opor ayam, ketupat, kue nastar bahkan kue khong*guan. Emm khusus untuk kue khong*guan kamu harus tetap waspada untuk jangan terlalu menaruh harapan lebih, sudah tahu kan maksudnya? Kali aja isinya bukan roti, tapi sekaleng angpao!

Manfaatkan momen liburmu yang sebentar untuk piknik ke tempat-tempat wisata terdekat.

images: http://sedayatour.co.id

Saat tau kamu cuma dapat libur sebentar saja dan itu tidak mencukupi untuk pulang ke kampung halaman, maka kamu bisa memanfaatannya untuk piknik ke tempat-tempat wisata terdekat. Misalnya kamu yang tinggal di Jakarta bisa main ke Anyer ataupun Puncak. Kalau di Bandung ya bisa berkunjung ke Lembang ataupn Ciwidey. Kemanapun itu yang penting bisa menghibur suasana hatimu yang sedang galau karena gak bisa mudik.

Terus dengan siapa perginya? ya kan kamu tinggal cari saja rekan seperjuangan yang bernasib sama. Kalau tak ada, maka solo traveling juga tak ada salahnya. Menghibur diri dengan piknik akan baik untuk kondisi mentalmu yang sedikit terguncang karena gagal mudik.

Jangan galau lagi yaa karena gagal mudik? cuma kalau hal-hal di atas sudah kamu lakukan tapi tetap saja masih galau, maka hanya satu kata saja buat kamu

sungguh ter..la..lu…

Eh itu dua kata yaa.

 

Komentar

Inspirasi

Inspirasi Resepsi Pernikahan Dengan Budget Pas-pasan, Sederhana Tapi Bermakna

Published

on

By

Sebenarnya menikah biaya menikah itu murah. Kalaupun ada yang membuatnya terlihat mahal, itu adalah biaya “pamer”nya. Ya, pada intinya menikah itu harus ada kedua mempelai, saksi, mas kawin, akad, dan dilengkapi dengan restu kedua orang tua. Hanya saja karena itu diharapkan menjadi momen sekali seumur hidup, sebagian besar orang menjadikannya sebagai ritual yang harus terlihat mewah dan berkualitas.

Tak jarang sampai ada yang harus berhutang sana-sini demi melangsungkan pesta resepsi pernikahan yang meriah. Pasti terkenang sih, tapi bagaimana dengan mereka yang hanya punya budget pas-pasan tapi ingin resepsi pernikahan yang berkesan?

Tenang….kami ada solusinya. Berikut akan kami berikan beberapa tips untuk kamu yang ingin melangsungkan resepsi pernikahan yang berkesan meskipun hanya dibekali dengan budget pas-pasan.

  1. Untuk menghemat biaya sewa gedung, kamu bisa mengakalinya dengan menggunakan halaman depan rumahmu. 

images: https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/

2. Seandainya rumah kamu tak memiliki halaman depan yang mencukupi, maka mau tak mau harus menyewa gedung. Tak perlu gedung yang bagus atau besar, sebab biaya sewanya bisa mahal. Kamu bisa sewa aula atau kantor desa untuk menghemat biaya.

images: http://www.bangfebrianmiandy.com/

3. Biaya membengkak karena banyaknya tamu undangan. Kamu bisa merubah konsep acara dengan tema private party. Khusus pihak keluarga dan teman terdekat saja yang diundang ke acara resepsi.

images: http://melanieduerkopp.com/

4. Manfaatkan keahlian teman-teman kamu sebagai pengisi acara.

images: https://media.karousell.com/

5. Selain sebagai pengisi acara, kamu juga bisa meminta tolong teman-temanmu yang mahir di dunia fotografi ataupun vidografi untuk mengabadikan momen. “Harga teman” pasti akan sangat membantu.

images: https://www.plazakamera.com/

6. Hindari masak sendiri untuk resepsi karena harga bahan makanan yang fluktuatif. Akan lebih baik jika kamu menggunakan jasa katering. Tapi harus selektif juga yaa, yang hemat biayanya.

images: https://www.aertsonhotel.com/

Itulah beberapa tips sederhana untuk menghemat budget resepsi pernikahan. Perkara acara resepsi kamu menjadi rasanan tetangga karena ora umum, itu bukan urusan kami yaa…..

Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Keren! Ini Dia Isi Pidato Nadiem Makarim di Peringatan Hari Guru 2019

Published

on

Menjelang peringatan Hari Guru tanggal 25 November 2019 mendatang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyinggung berbagai isu tentang masalah guru di Indonesia. Mulai dari banyaknya aturan, beban administrasi, hingga berbelitnya birokrasi. Hal tersebut disampaikan dalam teks pidato yang diunggah dalam situs resmi mendikbud.

img: voa-islam.com

Berikut selengkapnya

PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PADA UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2019

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Shalom,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Rahayu,
Selamat pagi dan salam kebajikan bagi kita semua,

Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati,

Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia dari Sabang sampai Merauke,

Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit.

Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan.

Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas.

Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.

Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.

Anda frustasi karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal.

Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi.

Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.

Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.

Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama.

Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda.

– Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.
– Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas
– Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.
– Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.
– Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.

Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.

Selamat Hari Guru,
#merdekabelajar #gurupenggerak

Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Shalom,
Om Santi Santi Santi Om,
Namo Buddhaya,
Rahayu.

Jakarta, 25 November 2019
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Nadiem Anwar Makarim

Isi pidato di atas sontak menuai pujian dari para warganet karena telah mewakili sebagian besar perasaan guru di Indonesia yang terbelenggu begitu banyak aturan. Semoga Nadiem Makarim dapat membawa perubahan yang semakin baik bagi pendidikan Indonesia.

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

Keluar dari Zona Nyaman, Ayu Kartika Dewi Kini Menjadi Stafsus Jokowi

Published

on

Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah menunjuk 7 staf khusus anak muda pada Kamis (21/11/2019). Berikut ini 7 staf khusus baru Jokowi dari kalangan milenial yang diperkenalkan:

1. Adamas Belva Syah Devara (29) – Founder dan CEO Ruang Guru
2. Putri Indahsari Tanjung (23) – Founder dan CEO Creativepreneur
3. Andi Taufan Garuda Putra (32) – Founder dan CEO Amartha
4. Ayu Kartika Dewi (36) – Pendiri Gerakan SabangMerauke
5. Gracia Billy Mambrasar (31) – Pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia
6. Angkie Yudistia (32) – Pendiri Thisable Enterprise
7. Aminuddin Maruf (33) – Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)

Diantara 3 milenial wanita yang ada diatas, salah satunya adalah Ayu Kartika Dewi, seorang pegiat toleransi berprestasi. Pengalaman dan prestasi Ayu yang cukup banyak membuat Presiden Jokowi yakin akan kemampuan wanita 36 tahun ini untuk menjadi staf khusus Presiden.

Ayu merupakan lulusan berprestasi Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (UNAIR). Bahkan tugas akhir skripsinya terpilih untuk mendapatkan Student Grant dari Asian Development Bank. Setelah lulus kuliah, Ayu memutuskan bekerja di P&G di Singapura sebagai Consumer Insights Manager dari 2007 hingga 2010. Namun ditengah karir yang meroket di dunia korporat, Ayu justru keluar dari zona nyaman.

img; sabangmerauke.id

Jika kamu tahu Gerakan Indonesia Mengajar yang diprakarsai Anies Baswedan, maka Ayu adalah salah satu angkatan pertama dan saat itu dia ditugaskan mengajar di SD di Maluku Utara. Berawal dari kegiatan sosial tersebut, pada 2013 Ayu mendirikan gerakan SabangMerauke, yaitu sebuah program pertukaran pelajar antar-daerah di Indonesia untuk menanamkan nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan.

Tak cukup sampai disitu, atas segudang hal yang dilakukan untuk anak-anak di Indonesia, Ayu mendapatkan beasiswa Keller Scholarship dan Fulbright Scholarship untuk melanjutkan kuliah di Duke University – Fuqua School of Business, Amerika Serikat. Ia lulus dengan gelar MBA dan sempat bekerja sebagai konsultan di McKinsey selama tiga bulan pada 2014.

Pada tahun 2015 Ayu pun dipercaya sebagai Staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan kini wanita berhijab ini dipercaya Jokowi menjadi salah satu stafsus dalam bidang sosial.

Itulah sederet pengalaman dan prestasi Ayu Kartika Dewi, staf khusus Presiden dari kalangan milenial. Kalau Ayu bisa, mengapa kamu tidak ?

Komentar
Continue Reading

Trending