Inspirasi, Motivasi

Untukmu yang Berlebaran di Perantauan, Inilah yang Akan Menghiburmu Saat Tak Bisa Pulang ke Kampung Halaman

Buat kamu yang hidup di perantauan, momen lebaran adalah saat yang sangat kamu nantikan karena bisa mudik ke kampung halaman. Di saat mudik kamu bisa bertemu kembali dengan orang tua, sanak saudara, serta teman-teman sepermainanmu dulu.

Itulah yang kemudian membuat setiap orang di perantauan akan berjuang sekuat tenaga untuk mudik saat lebaran tiba. Seakan-akan kerja keras dan hasil yang terkumpul satu tahun tidak ada artinya jika tidak bisa mudik saat lebaran. Kamu yang tinggal di dekat jalur nasional seperti jalur selatan dan jalur pantura pasti akrab dengan pemandangan tradisi mudik ini.

Mereka yang punya mobil akan mudik dengan mobil pribadinya. Mereka yang belum punya akan menggunakan transportasi umum seperti bus dan kereta api. Untuk yang di seberang pulau, moda transportasi kapal laut akan digunakan mereka yang merasa bahwa tiket pesawat terlalu mahal. Hanya saja bagi mereka yang ingin praktis, pilihan menggunakan sepeda motor adalah jawabanya. Meski beresiko besar, tapi bebas macet dan dapat digunakan untuk menembus medan apa saja di kampung halaman.

Sayangnya tidak semua orang yang punya kampung halaman bisa mudik. Bukan hanya karena sebatas biaya saja, tapi ada banyak faktor yang membuat seorang perantauan gagal pulang ke kampung halaman. Seperti pekerjaan yang baru memberikan libur setelah lebaran sampai keadaan yang memang tidak mengizinkan semisal sakit. Sabar, mungkin cuma itu yang bisa kamu lakukan. Syukuri saja keadaanmu saat itu, toh ada saatnya nanti kamu akan bisa mudik lagi.

Coba kamu rasakan, suara takbir di perantauan itu syahdu lho.

images: http://media.al.com

Allahuakbar…Allahuakbar…AllahuakbarLaa Ilaha Illallohu Allohu Akbar..Allahu Akbar Walillahilhamd..

Bayangkan kamu mendengarkan takbir itu sambil duduk di teras rumah, kamar kost ataupun tempat kerja sambil membayangkan melafadzkanya di kampung halaman? Tergambar jelas bagaimana suasana takbir keliling dengan obor di kampung halamanmu sana. Tanpa terasa air matamu pun akan menetes. Syahdan sekali kawan.

Jangan terlalu berlarut dalam kesedihan. Nikmati saja saat itu, segeralah bergabung dengan mereka yang sedang bertakbir. Saat ini, merekalah saudara terdekat kamu. Ya, kamu harus move on dari suasana lebaran di kampung halaman. Ikuti, jalani dan nikmati saja apa yang ada di depanmu saat itu. Setidaknya lebaran tahun ini kamu punya keluarga baru.

Kamu yang harus bekerja di hari Idul Fitri, tetaplah bersyukur, sebab tak ada yang lebih membahagiakan selain memberikan kebahagiaan untuk orang lain.

images: http://beritatrans.com

Biasanya kamu yang bekerja di sektor kesehatan, kepolisian, perhubungan, tentara ataupun pekerja SPBU tidak bisa libur di hari-hari besar seperti Idul Fitri. Kalaupun libur, mungkin waktunya cuma sebentar saja. Hanya cukup untuk silaturahmi dengan orang sekitar, tanpa bisa pulang ke kampung halaman. Jangan kecewa, karena pekerjaan yang sedang kamu jalani sangatlah mulia.

Kamu yang bekerja di sektor perhubungan akan memastikan semua moda transportasi untuk mudik layak dipergunakan. Kamu yang jadi polisi atau tentara akan menjamin keamanan dan keselamatan mereka yang sedang di perjalanan. Kalau ada yang sakit di perjalanan atau terkena insiden, maka kamu orang kesehatanlah yang akan sangat membantu mereka.

Tidak semua orang bisa berada di posisimu saat ini. Kamu hanya perlu menyelesaikan tugasmu dengan baik, perkara libur lebaran ikhklaskan saja. Akan menjadi kebanggaan tersendiri tentunya memberikan kebahagiaan kepada ratusan ribu orang di hari yang bahagia.

Telepon dan Video Call adalah obat segala kerinduan saat lebaran, manfaatkan momen itu untuk bermaaf-maafan.

images: kabarmedan.com

Beruntunglah kamu hidup di zaman yang sangat modern, zaman dimana jarak dan waktu seakan tiada batasnya. Tidak bisa bertemu dengan orang tua secara fisik, kamu bisa memanfaatkan telepon. Masih kurang puas kalau sekedar bicara saja? kamu bisa video call. Masih juga kurang puas? sepertinya kamu tergolong orang-orang yang kurang bersyukur. Astagfirullah haladzim.

Kamu yang biasanya sungkem sambil berlinang air mata, juga akan tetap merasakan hal itu cuma dalam versi yang lain. Ya, kalau di rumah kamu akan terharu karena suasana. Tapi kalau di perantauan lewat telepon atau video call kamu menangis bukan cuma karena terharu saja, tapi karena sedih gak bisa pulang. Duh kasihan sekali, yang sabar yaa…

Ingat, banyak-banyaklah bersyukur dan melihat kebawah. Pasti ada banyak orang lain yang bernasib sama. Dan mereka tinggal merantau di daerah pedalaman yang susah sinyal!!!

Tidak bisa masak tapi pengen menikmati hidangan lebaran? Tenang, main saja ke rumah tetangga teman-teman.

images: dapurelkaje.files.wordpress.com

Untuk urusan makanan kamu tak perlu khawatir. Kalau kamu saat ini masih lajang dan tak bisa masak, kamu tinggal berkunjung saja ke rumah tetangga atau teman-temanmu. Yah usahakan ke rumah temanmu yang sudah menikah atau setidaknya tinggal dengan orang orang tuanya. Kalau main ke yang sesama lajang sudah gitu sama-sama indekost, yo podo wae cah!

Disitu biasanya mereka sudah menyiapkan hidangan khas lebaran seperti opor ayam, ketupat, kue nastar bahkan kue khong*guan. Emm khusus untuk kue khong*guan kamu harus tetap waspada untuk jangan terlalu menaruh harapan lebih, sudah tahu kan maksudnya? Kali aja isinya bukan roti, tapi sekaleng angpao!

Manfaatkan momen liburmu yang sebentar untuk piknik ke tempat-tempat wisata terdekat.

images: http://sedayatour.co.id

Saat tau kamu cuma dapat libur sebentar saja dan itu tidak mencukupi untuk pulang ke kampung halaman, maka kamu bisa memanfaatannya untuk piknik ke tempat-tempat wisata terdekat. Misalnya kamu yang tinggal di Jakarta bisa main ke Anyer ataupun Puncak. Kalau di Bandung ya bisa berkunjung ke Lembang ataupn Ciwidey. Kemanapun itu yang penting bisa menghibur suasana hatimu yang sedang galau karena gak bisa mudik.

Terus dengan siapa perginya? ya kan kamu tinggal cari saja rekan seperjuangan yang bernasib sama. Kalau tak ada, maka solo traveling juga tak ada salahnya. Menghibur diri dengan piknik akan baik untuk kondisi mentalmu yang sedikit terguncang karena gagal mudik.

Jangan galau lagi yaa karena gagal mudik? cuma kalau hal-hal di atas sudah kamu lakukan tapi tetap saja masih galau, maka hanya satu kata saja buat kamu

sungguh ter..la..lu…

Eh itu dua kata yaa.

 

Comments

comments