Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Inspirasi

Sekelumit Cerita Dari Mereka yang Tidak Bisa Libur di Hari Lebaran

Published

on

Libur lebaran yang lebih panjang dari biasanya sudah di depan mata. Bagi pegawai negeri dan kantoran, total libur yang diberikan bisa mencapai 10 hari. Sedangkan bagi mereka yang sedang kuliah atau sekolah bisa lebih lama lagi. Mudik dan liburan pun menjadi agenda yang tak terpisahkan.

Namun tak semua orang bisa menikmati libur lebaran. Umumnya hal itu terjadi karena tuntutan pekerjaan. Bukan karena kantornya gak ngasih jatah libur sih, tapi masalahnya kalau mereka libur maka nasib jutaan orang yang sedang ingin pulang ke kampung halaman bisa kelimpungan.

Tim mudik hitsbanget.com sebelum melaksanakan cuti lebaran menyempatkan diri untuk mewawancarai mereka. Terlihat sedih sih, tapi mau gimana lagi. Penyemangat mereka cuma satu, “anda berlebaran dengan tenang, kami pun sudah senang”.

  1. Polisi

images: terbitsport.com

Profesi yang paling sibuk saat idul fitri tiba. Total pasukan berbaju coklat ini akan siaga selama 16 hari atau setengah bulan. Dimulai dari H-7, 2 hari idul fitri, sampai dengan H+7. Saat kamu dan keluargamu bisa bersenda gurau menikmati momen kebersamaan, mereka justru akrab dengan jalanan.

“Pas pertama ngerasain gak kumpul keluarga itu rasanya sedih juga mas, tapi lama-lama biasa juga kok. Cuma yang agak emosi itu pas jaga waktu arus mudik. Itu kan masih suasana puasa, kondisinya macet, udah gitu pengendara pada susah diatur pengennya cepet nyampe rumah. Ngalamin itu pas siang hari, rasanya pengen berbuka lebih awal mas. Kalau arus balik sih biasa aja mas. Godaannya gak seberat pas arus mudik.” Bripda Bargo-22 tahun.

2. Reporter TV

images: ytimg.com

Mungkin kamu yang sekarang sedang kuliah di jurusan multimedia memiliki cita-cita untuk menjadi seorang reporter tv. Pastinya jadi reporter tv itu profesi yang keren sekali. Namun satu hal yang cukup mengganjal, yaitu kalau pas kebagian jatah meliput arus mudik dan arus balik. Selalu stanby di jalan-jalan utama jelas bukan hal yang menggembirakan di saat sanak saudara yang lainnya sedang berkumpul di ruang keluarga sambil menikmati opor ayam dan ketupat.

“Haduh mas, ngeliput suasana arus mudik itu capeknya bukan main mas. Kita dikejar deadline terus. Belum lagi kalau liputannya itu di pinggir jalan besar kaya di pantura. Keselamatan jadi taruhan mas. Pernah saya hampir diserempet bus gara-gara agak ketengah dikit. Dikit lho mas! gak banyak-banyak. Mungkin waktu itu si sopir bus lagi kejar setoran buat beliin baju anak sama istrinya, jadi nyetirnya agak sembrono gitu.”Nufi-23 tahun.

3. Pegawai PT KAI

images: sukita.info

Salah satu moda transportasi paling diminati untuk mudik adalah kereta api. Harga terjangkau, nyaman, dan tepat waktu sampai tujuan. Maka jangan heran kalau pas musim lebaran stasiun dan kereta api selalu penuh sesak dengan penumpang. Tanpa kamu sadari, orang-orang yang bekerja di perkeretaapian yang sangat berjasa mengantarmu ke kampung halaman juga memiliki perasaan yang sama seperti kamu. Bukan, bukan jatuh cinta sama kamu. Bukan itu. Tapi mereka terkadang juga pengen mudik pas lebaran.

“Rasanya pengen resign mas dari pekerjaan ini. Beban mentalnya itu berat mas. Bayangin aja, selama berhari-hari saya nganterin orang mudik. Bolak-balik rute Bandung-Yogyakarta-Solo. Sedangkan saya sendiri hanya lewat saja di kampung halaman saya di Kebumen. Opo ora ngenes mas kalau kaya gitu? Yah…cuma mau gimana lagi, jalanin aja. Toh semua itu ada waktunya. Duh kok saya jadi sok bijak gini ya.” Rahmat-32 tahun.

4. Sopir Bis

images: kompas.com

Selain kereta api, bus juga banyak peminatnya. Saking banyaknya, tidak jarang armada bus sampai menyewa bus pariwisata sebagai tambahan angkutan lebaran. Semakin banyak penumpang yang diangkut, semakin besar pula pendapatan kenek dan sopirnya. Belum lagi adanya pemberlakuan kenaikan tarif dari pemerintah. Lebaran benar-benar jadi ajang kejar setoran paling kenceng dalam satu tahun.

“Saya sudah hampir 20 tahun mas tidak pernah lebaran di rumah. Hampir semuanya lebaran di jalan. Pernah di tahun 2000an saya putuskan buat berhenti di daerah Pemalang buat shalat id di lapangan pinggir jalur Pantura. Soalnya waktu itu macet parah jadi datangnya terlambat. Biasanya saya datang di tujuan itu pagi jam 6. Tapi pas situasi mudik kaya sekarang bisa molor sampai jam 10an. Nanti jam 2 siang saya harus berangkat lagi. Kesel? yo jelas lah mas. Tapi ya itu, uangnya gede. Lumayan lah buat beliin baju baru buat anak sama istri.” Joyo-45 tahun.

5. Petugas Kesehatan

images: sindonews.net

Sebenarnya jatah libur untuk petugas kesehatan biasanya terbagi menjadi dua, yaitu libur sebelum lebaran dan sesudah lebaran. Cuma terkadang ada beberapa tempat yang mewajibkan dokter atau perawat baru untuk stby saat hari H lebaran. Maklum masih junior, ngalah donk sama yang senior. Kalau yang tinggalnya di sekitar tempat kerja mungkin biasa saja. Cuma bagi mereka yang kampung halamanya berjarak sehari semalam ya otomatis gak bisa lebaran bareng keluarga.

“Saya kerja di Sukabumi mas, kampung halaman saya di Situbondo. Lebaran 2 tahun ini saya kebagian jaga di hari ke-2 lebaran. Mau pulang lak yo tanggung to mas, cuma capek di jalan aja. Akhirnya ya sudah saya nikmati saja takbiran di perantauan. Anggap saja ini laku prihatin untuk karir yang lebih terang benderang. Hehehe…” Suryo-25 tahun.

6. Maskapai Penerbangan

images: tespenerbangan.web.id

Sama halnya dengan bus dan kereta api, mereka yang bekerja di maskapai penerbangan juga kejar tayang saat lebaran. Pokoknya saat musim liburan apalagi yang bebarengan dengan hari raya idul fitri, jadwal padat pasti menanti. Waktu buat keluarga pun terbilang sangat minim di saat orang lain menghabiskan waktu untuk melepas rindu dengan keluarganya selama berhari-hari.

“Wah musim lebaran gini bisa terbang beberapa kali mas,. Capek sih. Tapi….uangnya lumayan. Hehehe…lumayan banget lah buat nabung, ngirim orang tua, sama ngasih angpao ke adik-adik di kampung. Prinsipnya sih hasil tidak akan mengkhianati kerja keras mas. Waktu boleh hilang, tapi uang harus datang. Hahahahaa.” Yuni-22 tahun.

7. Pramuniaga

images: tribunnews

Memang sih gak semua toko tetap buka saat lebaran. Tapi toko-toko besar seperti yang ada di pusat perbelanjaan tetap buka. Biasanya mereka juga menggunakan sistem shift. Ada liburnya, cuma gak seberapa lama. Terkadang para pramuniaga ini sudah harus kembali bekerja saat di kampungnya masih berlangsung acara halal-bihalal.

“Pas hari pertama lebaran habis sholat id saya langsung ganti pakaian mas, siap-siap buat masuk kerja. Padahal di rumah keluarga lagi pada kumpul semua mau sungkeman. Akhirnya saya pun mendahului saja. Hilang sudah momen mengharu biru yang datangnya cuma setahun sekali itu.” Rara-20 tahun.

Beberapa contoh diatas hanyalah sekelumit cerita saja dari beberapa orang yang tidak bisa menikmati liburan saat lebaran tiba. Masih banyak profesi lain yang juga tetap stanby on call saat lebaran. Kepada orang-orang seperti merekalah kita sepatutnya mengucapkan banyak terimakasih.

Komentar

Inspirasi

Inspirasi Resepsi Pernikahan Dengan Budget Pas-pasan, Sederhana Tapi Bermakna

Published

on

By

Sebenarnya menikah biaya menikah itu murah. Kalaupun ada yang membuatnya terlihat mahal, itu adalah biaya “pamer”nya. Ya, pada intinya menikah itu harus ada kedua mempelai, saksi, mas kawin, akad, dan dilengkapi dengan restu kedua orang tua. Hanya saja karena itu diharapkan menjadi momen sekali seumur hidup, sebagian besar orang menjadikannya sebagai ritual yang harus terlihat mewah dan berkualitas.

Tak jarang sampai ada yang harus berhutang sana-sini demi melangsungkan pesta resepsi pernikahan yang meriah. Pasti terkenang sih, tapi bagaimana dengan mereka yang hanya punya budget pas-pasan tapi ingin resepsi pernikahan yang berkesan?

Tenang….kami ada solusinya. Berikut akan kami berikan beberapa tips untuk kamu yang ingin melangsungkan resepsi pernikahan yang berkesan meskipun hanya dibekali dengan budget pas-pasan.

  1. Untuk menghemat biaya sewa gedung, kamu bisa mengakalinya dengan menggunakan halaman depan rumahmu. 

images: https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/

2. Seandainya rumah kamu tak memiliki halaman depan yang mencukupi, maka mau tak mau harus menyewa gedung. Tak perlu gedung yang bagus atau besar, sebab biaya sewanya bisa mahal. Kamu bisa sewa aula atau kantor desa untuk menghemat biaya.

images: http://www.bangfebrianmiandy.com/

3. Biaya membengkak karena banyaknya tamu undangan. Kamu bisa merubah konsep acara dengan tema private party. Khusus pihak keluarga dan teman terdekat saja yang diundang ke acara resepsi.

images: http://melanieduerkopp.com/

4. Manfaatkan keahlian teman-teman kamu sebagai pengisi acara.

images: https://media.karousell.com/

5. Selain sebagai pengisi acara, kamu juga bisa meminta tolong teman-temanmu yang mahir di dunia fotografi ataupun vidografi untuk mengabadikan momen. “Harga teman” pasti akan sangat membantu.

images: https://www.plazakamera.com/

6. Hindari masak sendiri untuk resepsi karena harga bahan makanan yang fluktuatif. Akan lebih baik jika kamu menggunakan jasa katering. Tapi harus selektif juga yaa, yang hemat biayanya.

images: https://www.aertsonhotel.com/

Itulah beberapa tips sederhana untuk menghemat budget resepsi pernikahan. Perkara acara resepsi kamu menjadi rasanan tetangga karena ora umum, itu bukan urusan kami yaa…..

Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Keren! Ini Dia Isi Pidato Nadiem Makarim di Peringatan Hari Guru 2019

Published

on

Menjelang peringatan Hari Guru tanggal 25 November 2019 mendatang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyinggung berbagai isu tentang masalah guru di Indonesia. Mulai dari banyaknya aturan, beban administrasi, hingga berbelitnya birokrasi. Hal tersebut disampaikan dalam teks pidato yang diunggah dalam situs resmi mendikbud.

img: voa-islam.com

Berikut selengkapnya

PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PADA UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2019

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Shalom,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Rahayu,
Selamat pagi dan salam kebajikan bagi kita semua,

Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati,

Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia dari Sabang sampai Merauke,

Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit.

Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan.

Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas.

Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.

Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.

Anda frustasi karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal.

Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi.

Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.

Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.

Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama.

Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda.

– Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.
– Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas
– Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.
– Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.
– Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.

Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.

Selamat Hari Guru,
#merdekabelajar #gurupenggerak

Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Shalom,
Om Santi Santi Santi Om,
Namo Buddhaya,
Rahayu.

Jakarta, 25 November 2019
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Nadiem Anwar Makarim

Isi pidato di atas sontak menuai pujian dari para warganet karena telah mewakili sebagian besar perasaan guru di Indonesia yang terbelenggu begitu banyak aturan. Semoga Nadiem Makarim dapat membawa perubahan yang semakin baik bagi pendidikan Indonesia.

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

Keluar dari Zona Nyaman, Ayu Kartika Dewi Kini Menjadi Stafsus Jokowi

Published

on

Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah menunjuk 7 staf khusus anak muda pada Kamis (21/11/2019). Berikut ini 7 staf khusus baru Jokowi dari kalangan milenial yang diperkenalkan:

1. Adamas Belva Syah Devara (29) – Founder dan CEO Ruang Guru
2. Putri Indahsari Tanjung (23) – Founder dan CEO Creativepreneur
3. Andi Taufan Garuda Putra (32) – Founder dan CEO Amartha
4. Ayu Kartika Dewi (36) – Pendiri Gerakan SabangMerauke
5. Gracia Billy Mambrasar (31) – Pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia
6. Angkie Yudistia (32) – Pendiri Thisable Enterprise
7. Aminuddin Maruf (33) – Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)

Diantara 3 milenial wanita yang ada diatas, salah satunya adalah Ayu Kartika Dewi, seorang pegiat toleransi berprestasi. Pengalaman dan prestasi Ayu yang cukup banyak membuat Presiden Jokowi yakin akan kemampuan wanita 36 tahun ini untuk menjadi staf khusus Presiden.

Ayu merupakan lulusan berprestasi Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (UNAIR). Bahkan tugas akhir skripsinya terpilih untuk mendapatkan Student Grant dari Asian Development Bank. Setelah lulus kuliah, Ayu memutuskan bekerja di P&G di Singapura sebagai Consumer Insights Manager dari 2007 hingga 2010. Namun ditengah karir yang meroket di dunia korporat, Ayu justru keluar dari zona nyaman.

img; sabangmerauke.id

Jika kamu tahu Gerakan Indonesia Mengajar yang diprakarsai Anies Baswedan, maka Ayu adalah salah satu angkatan pertama dan saat itu dia ditugaskan mengajar di SD di Maluku Utara. Berawal dari kegiatan sosial tersebut, pada 2013 Ayu mendirikan gerakan SabangMerauke, yaitu sebuah program pertukaran pelajar antar-daerah di Indonesia untuk menanamkan nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan.

Tak cukup sampai disitu, atas segudang hal yang dilakukan untuk anak-anak di Indonesia, Ayu mendapatkan beasiswa Keller Scholarship dan Fulbright Scholarship untuk melanjutkan kuliah di Duke University – Fuqua School of Business, Amerika Serikat. Ia lulus dengan gelar MBA dan sempat bekerja sebagai konsultan di McKinsey selama tiga bulan pada 2014.

Pada tahun 2015 Ayu pun dipercaya sebagai Staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan kini wanita berhijab ini dipercaya Jokowi menjadi salah satu stafsus dalam bidang sosial.

Itulah sederet pengalaman dan prestasi Ayu Kartika Dewi, staf khusus Presiden dari kalangan milenial. Kalau Ayu bisa, mengapa kamu tidak ?

Komentar
Continue Reading

Trending