Connect with us

Hiburan

Biar Lebih Nyaman Dalam Bekerja, yuk kita Pahami Lagu Zona Nyaman-nya Fourtwnty

Published

on

images : undas.co

Sebagai seorang penikmat kopi, tidak afdol rasanya kalau saya tidak menyaksikan Film Filosofi Kopi. Film yang dibintangi oleh Chico Jerico dan Rio Dewanto itu begitu mengena di benak saya. Baik yang Filosofi Kopi 1 maupun Filosofi Kopi the Series sama bagusnya. Hingga akhirnya beberapa bulan yang lalu muncul berita bahwa  Filosofi Kopi akan tayang season 2 nya.

Saya cari di youtube, ternyata memang benar. Dua bulan yang lalu trailer film ini sudah bisa dilihat di youtube. Yang membekas di benak saya bukanlah trailer itu sendiri yang membuat penasaran bagaimana filmnya, melainkan salah satu soundtracknya. Akhirnya saya putuskan untuk googling lagu apa saja yang menjadi soundtrack film tersebut. Dan akhirnya ketemu juga judul lagu yang saya cari. Zona Nyaman- Foutwnty.

Ya, lagu Zona Nyaman itu merupakan lagu pembuka di album kedua Fourtwnty yang berjudul “jangan minta nambah”. Mungkin kamu masih asing dengan Fourtwnty. Namun ketika kamu mendengar lagu Zona Nyaman, dijamin akan langsung suka dengan grup musik yang beranggotakan Ari Lesmana, Nuwi, dan Roots itu.

Biar gak penasaran, nih lirik lagunya

Pagi ke pagi
ku terjebak di dalam ambisi
seperti orang – orang berdasi
yang gila materi
rasa bosan
membukakan jalan mencari peran
keluarlah dari zona nyaman

sembilu yang dulu
biarlah berlalu
bekerja bersama hati
kita ini insan
bukan seekor sapi
sembilu yang dulu
biarlah membiru
berkarya bersama hati

waktu ke waktu
perlahan kurakit egoku
merangkul orang – orang
yang mulai sejiwa denganku
ke – BM – an
membuka jalan mencari teman
bergeraklah dari zona nyaman

diam dan mati milik dia
yang tak bisa berdiri
diam dan mati milik dia
yang tak bisa berdiri
berdiri dikakinya sendiri

sembilu yang dulu
biarlah membiru
berkarya bersama hati
kita ini insan
bukan seekor sapi
tanamkan pesanku
agar tak keliru
bekerja bersama hati

Nah dari liriknya saja sudah terbayang kan maksud dan tujuan dari lagu ini. Lagu ini seolah mengajak kita untuk keluar dari zona nyaman. Khususnya bagi kita yang bekerja di bidang yang sebetulnya tidak sesuai dengan passion yang dimiliki. Keterbatasan lapangan pekerjaan ditambah tuntutan kebutuhan serta dorongan orang tua akhirnya memaksa kita untuk menjalani kehidupan dengan pekerjaan yang sebenarnya tidak kita inginkan.

Kalau bekerja sekedar bekerja, kera juga bekerja. ~Buya Hamka~

Ungkapan dari Buya Hamka tersebut mengandung arti yang kurang lebih sama dengan lirik “kita ini insan bukan seekor sapi”. Meskipun kita sanggup menyelesaikan pekerjaan yang ada, hasilnya tetaplah tidak akan semaksimal saat kita mengerjakannya dengan hati (karena sesuai passion). Untuk itulah perlu kita renungkan, apakah selama ini kita sudah bekerja dengan hati apa belum. Kalau belum maka segeralah beranikan diri untuk berubah, sebab bagaimanapun juga bekerja dengan hati dan sesuai dengan passion yang dimiliki akan lebih mendekatkan kita kepada kesuksesan.

 

Komentar

Artis

Beberapa Fakta Tentang Fadel Islami, Berondong Ganteng Pacar Muzdalifah

Published

on

Mantan Istri Nassar, Muzdalifah kembali muncul ke publik dengan kabar mengejutkan. Tak lama setelah bercerai dengan Nassar, Muzdalifah diketahui menikah dengan Khairil Anwar. Namun pernikahan tersebut tak bertahan lama karena Khairil Anwar diduga telah melakukan penipuan terhadap Muzdalifah.

Kini janda kaya raya tersebut kembali mengguncang publik lantaran menjalin kasih dengan seorang pemuda bernama Fadel Islami. Siapakah pemuda tersebut ? Berikut fakta-fakta seputar hubungan Muzdalifah dengan Fadel Islami.

  1. Terpaut selisih usia 15 tahun lebih muda, diketahui Fadel adalah seorang perjaka berusia 25 tahun sedangkan Muzdalifah memasuki 40 tahun. Tapi bagi mereka, usia bukanlah suatu halangan untuk menjalin hubungan. 

View this post on Instagram

Stay humble and work hard👌🏻

A post shared by Fadel Islami Rakhmat (@fadelislamiii) on

2. Fadel merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Hasanuddin Makassar pada 2016 silam.

View this post on Instagram

Friends until die 🤣

A post shared by Fadel Islami Rakhmat (@fadelislamiii) on

3. Bekerja sebagai sales executive di sebuah kedai kopi ternama, Fadel rupanya tengah menjalankan bisnis keluarganya dan juga bekerja sebagai pekerja kantoran.

View this post on Instagram

What people think? And what…

A post shared by Fadel Islami Rakhmat (@fadelislamiii) on

4. Berparas tampan, rupanya Fadel Islami juga ingin menjajal kemampuannya sebagai aktor

View this post on Instagram

Its my life 👊🏻

A post shared by Fadel Islami Rakhmat (@fadelislamiii) on

Bagaimana, menurutmu cocok nggak dengan Muzdalifah ?

Komentar
Continue Reading

Hiburan

5 Film Indonesia yang Akan Tayang Perdana di Bulan November 2018

Published

on

By

Kamu yang hobi nonton di bioskop pasti sudah tidak sabar menantikan bulan November. Sabar, besok pagi sudah mulai memasuki bulan November. Itu artinya kamu sudah semakin dekat ke jadwal tayang perdana film-film yang kamu tunggu.

Buat kamu yang belum tahu, nih kami berikan 5 film Indonesia yang akan tayang perdana di bulan November. Jangan sampai terlewat yaa.

  1. The Returning

images: ytimg.com

Film ini akan menghadirkan Laura Basuki dan Ario Bayu sebagai pemeran utamanya. Meskipun mengambil genre horor, namun kamu tak akan melihat penampakan hantu khas Indonesia seperti pocong ataupun kuntilanak di film ini. Akan tetapi yang menghadirkan nuansa horor adalah semacam sosok monster seperti di film-film barat. Film the Returning mengisahkan tentang keluarga Colin (Ario Bayu).

Kehidupan keluarga tersebut awalnya berlangsung normal. Hingga akhirnya Colin melakukan pendakian dan dinyatakan hilang lalu meninggal. Setelah 3 bulan berlalu, ternyata Colin kembali. Berawal dari situlah semua keanehan terjadi. Film yang diproduksi oleh Kaninga Pictures ini akan mulai tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai Kamis, 01 November 2018.

2. A Man Called Ahok

images: beritasatu.com

Disutradarai oleh Putrama Tuta, film ini akan mulai tayang di bioskop pada tanggal 08 November 2018. Film ini akan mengisahkan bagaimana perjalanan hidup seorang Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Daniel Mananta akan berperan sebagai Ahok Dewasa sedangkan tokoh Ahok remaja diperankan oleh Eric Febrian.

Sama dengan Laskar Pelangi, film A Man Called Ahok ini juga mengambil latar di Belitung. Perjalanan hidup Ahok dari saat muda hingga menjadi seorang politikus akan diulas dalam film ini.

3. Keira

images: wowkeren.com

Film Keira mengambil latar di Lampung dan dibintangi oleh Angelica Simpler. Butuh waktu lama bagi sang sutradara untuk menentukan peran sosok Keira ini. Bukan apa-apa, dalam film yang mengusung tema psycho-thriller ini, sosok Keira adalah sosok yang memiliki 7 kepribadian!

Film ini akan tayang pada tanggal 15 November 2018. Sisi budaya Lampung juga akan diangkat dalam film Keira.

4. Hanum dan Rangga

images: republika.co.id

Mengambil latar di New York, Amerika Serikat, film yang dibintangi oleh Acha Septriasa dan Rio Dewanto ini tentu saja menjadi salah satu film yang ditunggu penayangannya. Mengangkat tentang pergulatan batin yang dialami oleh seorang wanita yang berkeinginan untuk mengejar mimpi serta cita-citanya namun harus terbentur dengan kewajibannya sebagai seorang istri.

Kamu yang pernah membaca novel faith and the city pasti penasaran sebab film ini diangkat dari novel tersebut. Catat tanggal mainnya! Film ini akan mulai tayang tanggal 15 November 2018 mendatang.

5. Suzanna

images: media.iyaa.com

Jangan mengaku penggemar film horor kalau kamu akan melewatkan film satu ini. Tokoh Suzanna akan diperankan oleh Luna Maya. Dalam film ini kamu akan disuguhi beberapa adegan klasik seperti makan sate 200 tusuk. Film ini akan mulai tayang pada tanggal 15 November 2018.

Sudah ambil keputusan mau nonton yang mana? Pesan kami, kalau nonton film horor jangan ambil jam midnight yaa, buat jaga-jaga jangan sampai adegan di film mendadak jadi real disamping kamu.

Komentar
Continue Reading

Artis

Tretan Muslim dan Coki Pardede Pamit Dari Majelis Lucu Indonesia

Published

on

By

Beberapa hari yang lalu linimasa sosial media ramai dengan pemberitaan seputar video yang diunggah oleh Tretan Muslim dan Coki Pardede. Duo komika yang aktif mengunggah video di akun Youtube MLI (Majelis Lucu Indonesia) itu mengunggah video memasak lewat segmen last hope kitchen di channel youtube milik Tretan yang bernama TretanUniverse.

images: instagram.com

Yang membuat heboh adalah mereka memasak daging babi yang dicampur dengan sari kurma. Banyolan Tretan dan Coki selama proses memasak yang menyinggung soal agama juga bukan hanya berhasil membuat beberapa pihak tertawa, tapi juga berhasil membuat berbagai pihak geram dan marah. Tretan dan Coki dianggap telah menistakan agama.

Pasca keributan yang ditimbulkannya, Tretan Muslim dan Coki Pardede memutuskan untuk menanggalkan profesinya sebagai seorang komedian serta mundur dari keluarga besar Majelis Lucu Indonesia. Video pengunduran dirinya itu diunggah di akun youtube MLI dengan judul debat kusir: episode terakhir.

Dalam video yang diunggahnya tersebut, Tretan menyampaikan bahwa apa yang ia lakukan murni karena ketidaktahuan akan batasan – batasan mengenai penistaan agama. Karena menurutnya apa yang dilakukannya tidak melanggar norma agama. Hal serupa juga dikatakan oleh Coki Pardede.

Untuk itulah mereka berdua meminta maaf atas semua keributan yang telah mereka ciptakan. Terutama kepada rekan-rekannya di MLI, sebab meskipun video memasak daging babi tersebut diunggah di akun youtube TretanUniverse, tetap saja banyak orang yang mengkaitkannya dengan MLI mengingat image Tretan dan Coki sangat akrab dengan MLI. Pilihan untuk mundur dari MLI dan dunia stand up komedi yang membesarkan nama keduanya pun akhirnya diambil.

“Mulai saat ini kami memutuskan untuk mundur dari Majelis Lucu Indonesia dan dunia hiburan khususnya panggung stand up comedy,” Kata Coki Pardede.

Keputusan untuk mundur ini selain sebagai wujud rasa tanggung jawab, juga akan digunakan Tretan dan Coki untuk memperdalam ilmu serta menambah wawasan baru lagi agar tak terkena masalah serupa kedepannya. Entah sampai kapan mereka berdua akan menghilang daru panggung hiburan tanah air.

Di media sosial twitter, tagar #golongankami menjadi trending topik. Banyak warganet yang menyayangkan keputusan untuk mundur dri dunia hiburan yang dilakukan oleh Coki dan Tretan. Apalagi Tretan juga sempat mengatakan di videonya bahwa ia mengalami sejumlah persekusi serta ancaman pembunuhan karena komedinya tersebut.

Beberapa tweet dukungan tersebut antara lain.

Memang wajar sih kalau pendapat orang berbeda-beda, hanya saja kalau sudah sampai taraf ancaman pembunuhan dan persekusi, maka memang ada baiknya Coki dan Tretan mengundurkan diri dulu. #GolonganKami pasti akan menunggu kalian kembali suatu saat nanti. Hiya Hiya Hiya

Komentar
Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 HitsBanget.com. Powered by WordPress.