Hiburan, Musik

“Aku Cah Kerjo”, Lagu Untuk Mereka yang Mengeluh Karena Ditinggal Kerja

images : i.pinimg.com

Belakangan ini popularitas musik dangdut terus meningkat. Salah satu penyebabnya tentu saja aliran dangdut koplo ataupun hip hop dangdut yang banyak digemari masyarakat, terutama wilayah Jawa Tengah sampai Jawa Timur. Bisa dibilang dua aliran musik ini sedang naik daun.

Di dunia hip hop dangdut muncul nama NDX a.k.a Familia dan Pendhoza. Sedangkan penggemar dangdut koplo siapa yang tidak mengenal Via Vallen atau Nella Kharisma. Hanya ada dua kemungkinan kalau sekarang ada yang tidak kenal dengan Via Vallen, kemungkinan pertama dia tidak suka mendengarkan musik apalagi musik dagdut, kemungkinan kedua ia masih berusia kurang dari 2 tahun.

Khususon untuk Via Vallen, mampu mengalahkan nama-nama besar seperti Zaskia Gotik dan Ayu Ting Ting di ajang sekelas SCTV award jelas bukan prestasi yang bisa dipandang sebelah mata. Dan itu membuktikan kalau Dangdut is the music of my country telah kembali.

Salah satu lagu koplo yang paling hits adalah Aku Cah Kerjo ciptaan Pendhoza. Lagu yang paling enak dinyanyikan secara duet ini menceritakan tentang kegundahan seorang wanita yang ditinggal bekerja. Agar kamu tahu nih saya kasih penggalan liriknya :

dek lungaku ra keget cidro
aku lagi pengen mikir kerjo
tak jaluk kowe ojo keloro-loro

dek tresnaku mung siji kowe
langit bumi kang dadi seksine
yen neng ati ra ono wanito liyo

kowe rasah sok mutusi, aku ra neng endi-endi
aku lungo amung golek rejeki

Nah biar lebih afdol, langsung saja lihat perform Via Vallen ft Pendhoza di youtube berikut ini

 

Gimana sudah paham? Duh mas saya gak ngerti bahasa jawa, itu artinya apa ya mas? Kalau kamu mau menerjemahkan ke bahasa indonesia kamu tinggal guk-gling saja kata demi kata. Ribet? Ya gitu namanya belajar memang gak gampang.

Banyak perempuan mengeluh saat ditinggal kerja

Entah apa yang dirasakan kaum perempuan ketika ditinggal pacar atau suaminya bekerja, apalagi untuk waktu yang relatif lama sehingga membuat mereka menjalani LDR. Yang pasti biasanya mereka akan selalu sibuk menanyakan kegiatan apa yang dilakukan sehari itu. Padahal jawabannya pasti dan cuma satu, ya kerja. Tapi si perempuan yang masih penasaran akan menghujani pertanyaan mendetail seperti seorang penyidik kepolisian, bahkan kalau perlu sampai kronologisnya.

Memang perhatian itu bagus, tapi kalau berlebihan ya tidak baik juga. Ambil contoh begini, ada seorang laki-laki yang kerjanya jadi kuli. Jam 7 pagi pacarnya WA nanyain lagi apa, dijawab lagi ngaduk semen. Lalu jam 10 pagi WA lagi nanyain lagi apa, jawabannya masih sama ngaduk semen. Lalu jam 2 dan jam 4 sore masih WA dengan pertanyaan dan jawaban yang sama. Dan kejadian itu berlangsung hampir tiap hari.

Bayangkan betapa risihnya jadi si cowok. Baru konsentrasi menakar campuran semen, air dan pasir mendadak harus buru-buru buka hp untuk membalas chat yang sama. Kalau sampai telat bales? Si cewek pasti akan berfikiran macam-macam. Dan pikirannya itu tidak jauh dari selingkuh. Jangan-jangan si cowok balesin chat cewek lain sampai curiga kalau si cowok ada main sama ibu kantin. Sungguh perempuan dianugerahi imajinasi luar biasa kalau sedang memikirkan cowoknya yang lama membalas chat.

Padahal bisa saja waktu itu dia memang lagi sibuk. Bisa juga jaringan serta sinyalnya lagi jelek, hp sedang dicash atau hpnya ketinggalan dirumah. Berawal dari banyaknya kejadian seperti itulah kemudian menginspirasi bagi Sandios dan Lewunk untuk membuat lagu ini. Sebuah pembelaan bagi kaum laki-laki dari prasangka buruk perempuan.

Jadi mbak, buk, budhe, tante, kalau sering curiga saat ditinggal pacar atau suaminya bekerja, ada baiknya untuk mendengarkan lalu meresapi lagu ini. Biar tidak salah paham. Dan terakhir, jangan ragu untuk joget yaa…

Comments

comments