Connect with us

Olahraga

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Asian Para Games 2018

Published

on

images: kompas.com

Setelah sukses menyelenggarakan Asian Games 2018, Indonesia akan kembali menggelar hajatan pesta olahraga yaitu Asian Para Games edisi ke-3. Ajang Asian Para Games ini merupakan pesta olahraga penyandang disabilitas tingkat Asia. Sebelumnya ajang ini pernah diselenggarakan di Guangzhou pada tahun 2010 dan Incheon 2014. Jakarta mendapat kehormatan untuk menggelar edisi ke-3 ini.

Asian Para Games 2018 akan diikuti oleh 41 negara National Para Olimpic dengan total jumlah atlet sebanyak 2.800 orang, official team sebanyak 1.800 orang , 18 cabang olahraga dan diliput oleh 500 media baik dalam maupun luar negeri. Pesta olah raga ini akan digelar dari tanggal 06 Oktober sampai 13 Oktober 2018 dengan venue kawasan Gelora Bung Karno Jakarta dan Sentul (sirkuit Sentul).

Sejauh ini  banyak persiapan yang telah dilakukan oleh panitia penyelenggara untuk memastikan event 4 tahunan itu berjalan aman dan lancar. Dalam hal pengamanan Mabes Polri menyatakan bahwa akan menyiagakan 8750 personelnya di berbagai tempat strategis untuk mendukung acara ini. Beberapa tempat itu antara lain venue olahraga, jalan protokol serta wisma atlet.

Untuk wisma atlet sendiri pemerintah juga telah menyiapkan sebanyak 2500 kamar di wisma atlet Kemayoran. Semuanya dilengkapi dengan fasilitas untuk penyandang disabilitas. Hal itu dimaksudkan agar para atlet merasa aman dan nyaman selama penyelenggaraan acara.

Lambang dari pesta olahraga untuk penyandang disabilitas ini diberi judul Energy of Asia, dimodelkan di atas atap Stadion Gelora Bung Karno berupa atap temu gelang yang mewakili harmoni dan keseimbangan dalam lingkungan alam dan masyarakat Asia. Sedangkan orang yang bergerak di tengah lingkaran melambangkan gerakan dan energi dari atlet difabel yang berpartisipasi pada Asian Para Games 2018 dalam mencapai kemenangan, sementara 3 kurva di sekitar siluet pria itu mewakili kesatuan dalam keragaman di antara negara-negara Asia untuk pencapaian bersama. Sebuah logo yang penuh makna.

images: kompas.com

Seperti event olahraga pada umumnya, ajang pesta oahraga penyandang disabilitas tingkat Asia ini juga memiliki maskot. Maskot resmi untuk Asian Para Games 2018 adalah elang bondol bernama Momo, yang dipilih untuk mewakili motivasi dan mobilitas. Dikatakan elang Bondol adalah sejenis elang yang terancam punah yang hanya hidup di daerah Kepulauan Seribu  dengan populasi yang sedikit. Hewan tersebut memiliki kepala dan dada yang berwarna putih dan tubuh berwarna coklat gelap.

Kirab obor juga dilakukan untuk hitung mundur 30 hari sebelum  opening ceremony. Kirab obor ini telah dimulai dari Solo yang dinyalakan menggunakan api alam abadi dari Indonesia. Setelah itu obor akan diarak ke sejumlah kota seperti Ternate, Makassar, Denpasar, Pontianak, Medan, Pangkal Pinang dan berakhir di Jakarta. Yang bertugas menjadi pembawa obor adalah kalangan selebritas, aktifis, ataupun kalangan pejabat.

Sama halnya dengan Asian Games, opening ceremony Asian Para Games juga akan dilakukan secara meriah. Inapgoc selaku panitia mengatakan bahwa acara pembukaan nantinya akan dimeriahkan oleh sejumlah artis terkenal dan penampilan dari kaum penyandang disabilitas yang akan menunjukkan keberagaman serta budaya Indonesia. Titik beratnya tentu saja kepada para penyandang disabilitas tersebut karena pesta olahraga ini memang ditujukan untuk mereka.

Indonesia sendiri mentargetkan berhasil meraih posisi tujuh di ajang ini. Sebelumnya pada tahun 2011 lalu Indonesia juga telah sukses menyelenggarakan ajang serupa untuk tingkat Asia Tenggara yakni Asean Para Games. Kala itu kontingen Indonesia duduk di peringkat ke-2 di bawah Thailand yang menjadi juara umum.

 

 

 

Komentar

Bola

Juara DFB Pokal, Bayern Munich Raih Double Winners

Published

on

By

Setelah kalah dalam partai final musim lalu, akhirnya Bayern Munich berhasil menjadi juara DFB Pokal usai mengalahkan RB Leipzig 3-0 di Olympiastadion Berlin. Keberhasilan ini melengkapi kebahagiaan klub asal Bavaria tersebut karena sebelumnya Lewandowski cs sudah menjuarai Bundesliga 2018-2019.

Pertandingan berlangsung secara ketat. Di menit ke-11 Leipzig mendapatkan kesempatan emas. Yussuf Poulsen berhasil menyundul bola di depan gawang Bayern. Namun upaya pria asal Denmark ini hanya membentur mistar usai Manuel Neuer sigap bereaksi dengan menepis bola.

Di menit ke-26 Bayern melakukan serangan melalui David Alaba. Umpan silangnya dari sisi kiri berhasil disambut Lewandowski untuk membawa Bayern unggul 1-0. Skor ini bertahan hingga turun minum.

Kingsley Coman menambah keunggulan Bayern pada menit ke-78 setelah memanfaatkan bola liar haluan bek Leipzig di depan kotak penalti. Dengan tenang pemain asal Prancis itu mengontrol bola sebelum melepas sepakan keras ke kiri gawang Peter Gulacsi. Di menit ke-86, Lewandowski mengunci kemenangan Bayern lewat gol keduanya.

Memanfaatkan kesalahan Dayot Upamecano, Lewandowski yang berhasil merebut bola kemudian menggiring bola hingga kotak penalti Leipzig. Ia kemudian melepas sepakan chip yang mengelabuhi Gulacsi. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Gelar ini merupakan gelar ke-19 Bayern Munich sekaligus yang terbanyak di antara klub-klub lain. Niko Kovac menutup musim perdananya di Bayern Munich dengan hasil yang cukup gemilang. Double Winners Bundesliga dan DFB Pokal.

 

Komentar
Continue Reading

Bola

Juara Copa Del Rey, Valencia Berhasil Hentikan Dominasi Barcelona

Published

on

By

Harapan Barcelona untuk meraih gelar juara Copa del Rey ke lima kalinya secara berturut-turut sirna usai dikalahkan Valencia 1-2. Dengan kemenangan yang baru saja diraih, Valencia berhasil menggenapi koleksi Copa Del Rey miliknya menjadi 8 trofi.

Seperti biasanya, Barcelona memulai pertandingan dengan mencoba menguasai jalannya laga. Namun justru Valencia yang berhasil mencuri kesempatan terlebih dahulu ketika berhasil memanfaatkan kesalahan Lenglet. Untungnya sepakan Rodrigo masih bisa dihalau Pique di garis gawang.

Valencia baru benar-benar mendapatkan keunggulan di menit ke-21. Jose Gaya mendapatkan umpan terobosan dan berlari bebas di sisi kiri, sebelum kemudian mengoper ke Kevin Gameiro di tengah. Sepakan Gameiro menaklukkan Jasper Cillessen. 1-0 untuk Valencia.

Barcelona mencoba bangkit setelah itu. Alih-alih mendapatkan gol, gawang Cillesen justru harus kebobolan untuk kedua kalinya lewat sundulan Rodrigo yang memanfaatkan umpan silang dari Soler. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Messi nyaris mencetak gol balasan untuk Barcelona di menit ke-57. Usai bertukar operan dengan Malcom, Messi menusuk meliuk-liuk melewati tiga pemain dan melepaskan sontekan yang cuma menghantam tiang gawang. Bola muntahan yang disambut Vidal masih belum menemui sasaran.

Barcelona akhirnya bisa mencetak gol balasan di menit ke-73. Dari sepak pojok, sundulan Lenglet memantul tiang dan bola disambar Messi dari jarak dekat. Setelah gol Messi, Barca semakin berambisi untuk mengejar ketertinggalan dengan mengurung pertahanan Valencia. Sedangkan Valencia sendiri hanya berupaya mengamankan hasil dengan sesekali mencuri lewat serangan balik.

Di masa injury time Guedes tinggal menghadapi Cillessen lewat serangan balik, tapi sepakannya tipis saja ke kiri gawang. Bahkan kesempatan itu datang untuk kedua kalinya ketika Cillesen ikut membantu serangan dalam kondisi sepak pojok untuk Barcelona. Sayangnya sepakan Guedes dari tengah lapangan hanya melebar ke samping gawang Barcelona.

Kegagalan ini menjadi penutup musim yang cukup pahit bagi Barcelona. Meski berhasil menjadi juara La Liga, tapi Barcelona juga gagal secara dramastis di semi-final Liga Champions karena disingkirkan Liverpool lewat agregat 4-3.

Komentar
Continue Reading

Bola

Egy Maulana Vikri Berpeluang Hadapi Manchester United di Europa League Musim Depan

Published

on

By

Klub tempat bernaung Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, telah berhasil mengamankan satu tiket di kualifikasi babak pertama Liga Eropa musim depan. Hal itu dikarenakan Lechia Gdansk berada di posisi ketiga Liga Polandia yang berada di peringkat 16-47 koefisien UEFA.

Jika mampu terus lolos sampai babak penyisihan grup, bukan tidak mungkin Egy Maulana Vikri akan bertemu dengan klub-klub besar Eropa yang “terdampar” di Liga Eropa. Salah satu klub yang kemungkinan besar berlaga di Liga Eropa adalah Manchester United.

Kenapa masih dikatakan kemungkinan besar? Sebab ternyata ada kemungkinan juga bagi MU untuk bermain di Liga Champion musim depan. Hal itu bisa terjadi dengan dua catatan.

Catatan yang pertama adalah Manchester City terkena sanksi dari UEFA karena pelanggaran Financial Fair Play (FFP) yang mereka lakukan sehingga didiskualifikasi dari UCL musim depan. Sedangkan catatan yang kedua adalah Arsenal, peringkat 5 klasemen akhir Premier League berhasil mengalahkan Chelsea di final Liga Eropa, 30 Mei mendatang di Baku.

Semisal kejadiannya seperti itu, maka bisa dipastikan MU akan kebagian “durian runtuh” dengan lolos ke Liga Champions. Tapi kalau tidak, maka anak asuh Solskjaer tersebut hanya akan bermain di Liga Eropa.

Meskipun berpeluang bertanding melawan klub-klub papan atas, namun perjalanan Egy Maulana Vikri bersama Lechia Gdansk masih cukup panjang. Di kualifikasi pertama mereka akan berjibaku melawan salah satu dari 93 klub Eropa lainnya di babak tersebut. Di putaran kedua, jika lolos ke 47 tim itu akan bertanding dengan 27 tim yang menunggu dari jalur liga domestik ditambah 20 tim yang gugur dari kualifikasi pertama Liga Champions.

Di putaran ketiga, 47 tim yang lolos akan ditunggu 12 tim dari jalur liga dometik ditambah 13 tim yang kalah dari putaran kedua Liga Champions. Sebanyak 26 tim yang lolos dari putaran ketiga akan bertanding lagi di fase play-off dengan 16 tim yang tersingkir dari putaran ketiga Liga Champions. Barulah setelah itu mereka bisa bertanding di fase penyisihan grup.

Cukup panjang bukan? Seandainya lolos dan berhasil satu grup dengan MU, jelas hal tersebut akan menjadi keuntungan besar bagi Egy Maulana Vikri. Bukan tidak mungkin Egy akan dimainkan dan memiliki kesempatan untuk mencuri panggung dihadapan klub besar semacam MU.

Komentar
Continue Reading

Trending