Connect with us

Olahraga

Lawn Bowls, Salah Satu Cabang Olahraga di Asian Para Games 2018

Published

on

Lawn Bowls atau biasa disebut dengan boling lapangan adalah salah satu cabang olahraga yang sebenarnya sudah ada sejak tahun 1800an. Di daerah asalnya yaitu daratan Eropa atau lebih tepatnya di Negara Skotlandia, olahraga satu ini banyak dimainkan oleh para pensiunan tentara di sela-sela kegiatan mereka yang bisa dibilang sudah cukup santai.

id.wikipedia.org

Secara teknik, aturan permainan Lawn Bowls mirip dengan boling namun bedanya di Lawn Bowls atlet melempar bola yang disebut “wood” yang memiliki bias atau berat sebelah sehingga bola tersebut bisa menggelinding dengan arah yang melengkung. Dimainkan di atas lapangan rumput (atau karpet), olahraga ini terdiri dari dua tim yang masing-masing beranggotakan 1-4 pemain.

Pada Asian Para Games 2018, nomor yang dimainkan adalah tunggal putra-putri dan ganda campuran.

Untuk petunjuk permainan Lawn Bowls selengkapnya, simak video berikut ini

Untuk bola yang bernama wood atau bowl tersebut terbuat dari bahan kayu atau plastik dimana ukurannya tidak bulat sempurna, melainkan menggembung di bagian sisi. Ukurannya pun bermacam-macam, mulai dari diameter 4,5 inci hingga 5,5 inci, dengan berat hampir 1 kilogram.

Durasi permainannya Lawn Bowls paling lama berlangsung satu jam, atau bisa berakhir lebih cepat jika salah satu tim sudah mendapatkan 21 poin.

Pada Asian Para Games 2018, cabang olahraga lawn bowls akan mempertandingkan 7 klasifikasi, yakni B1 (buta total), B2, B3, B4 (low vision), B6 (kursi roda), B7 (disabilitas kaki), dan B8 (disabilitas tangan).

Indonesia sendiri tercatat mendaftarkan 18 atlet yang terdiri dari 9 putra dan 9 putri dalam klasifikasi B6 (sebanyak 2 tim) dan B7 (2 tim).

Komentar

Olahraga

Indonesia Mengajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

Published

on

By

Kabar mengejutkan datang dari perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-34 yang berlangsung di Bangkok, Thailand. Beberapa negara peserta ASEAN menyanggupi untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Hal tersebut diutarakan Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-ocha.

“Para pemimpin mendapat dukungan dari kawasan ASEAN untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA pada 2034, jika memungkinkan. Untuk itu, Saya ingin mengundang orang-orang ASEAN untuk mendukung federasi sepak bola di negara mereka masing-masing untuk mewujudkan impian ini,” kata Prayuth seperti dilansir Reuters.

Perlu diketahui bahwa hal tersebut merupakan gebrakan baru dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Meskipun di level timnas masih berada di bawah negara-negara kawasan Timur Tengah dan Asia Timur, bukan tidak mungkin rencana ini akan terwujud. Pasalnya, selama ini negara-negara di ASEAN merupakan pasar yang baik bagi persepakbolaan, khususnya dari Eropa.

Hanya saja, untuk menyelenggarakan Piala Dunia di satu negara saja nampaknya masih cukup berat. Oleh karena itu, ASEAN ingin mencontoh penyelenggaraan Piala Dunia 2002 yang berlangsung di Korea Selatan dan Jepang.

Negara-negara ASEAN yang menyatakan siap berpartisipasi untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 adalah Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Malaysia. PM Malaysia Mahatir Mohammad sangat mengapresiasi usulan ini. Mahathir menyatakan bahwa pihaknya (Malaysia) merasa akan kesulitan jika mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia sendirian.

Sebaliknya, ia merasa lebih optimistis hal itu bisa terwujud jika negara ASEAN mengajukan diri untuk menghelat secara bersama-sama. Faktor fasilitas dan kedekatan geografis dengan Indonesia, Thailand, dan Vietnam jelas akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi FIFA dalam bidding tuan rumah nantinya.

Piala Dunia sendiri baru sekali diadakan di Benua Asia yakni pada tahun 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Tahun 2022 nanti Qatar yang akan menjadi tuan rumahnya. Khusus untuk penyelenggaraan di Qatar, FIFA banyak menghadapi permasalahan mengingat iklim di negara tersebut sedang panas-panasnya di pertengahan tahun yang menjadi waktu penyelenggaraan turnamen.

Tapi hal semacam itu tentu tak akan terjadi di Asia Tenggara mengingat kawasan ini beriklim tropis. Semoga saja cita-cita itu bisa terwujud sehingga impian untuk tampil di putaran final Piala Dunia dapat tercapai.

Komentar
Continue Reading

Bola

Daftar Pesepakbola Top Eropa yang Akan Berstatus Free Transfer Juli 2019

Published

on

By

Seperti halnya musim panas di Eropa, bursa transfer musim panas juga sedang “panas-panasnya”. Sejumlah gosip kepindahan pemain di klub-klub top Eropa bergantian menjadi headline media. Tapi yang paling menarik tentunya adalah para pemain berlabel “bintang” yang tidak memperpanjang kontraknya di klubnya saat ini.

Kebanyakan durasi kontrak pemain di Eropa akan berakhir pada tanggal 30 Juni mendatang. Mereka yang tidak memperpanjang kontrak akan berstatus free transfer mulai tanggal 01 Juli 2019. Itu artinya, klub yang mendatangkan mereka tak kan perlu mengeluarkan biaya transfer sepeser pun.

Siapa saja mereka?

Di sektor penjaga gawang ada nama Gianluigi Buffon. Kiper asal Italia itu tidak memperpanjang kontraknya bersama PSG yang berakhir 30 Juni 2019. Kabarnya Buffon akan kembali ke Juventus. Selain Buffon ada nama Adrian juga di posisi kiper.

Selain Buffon, Dani Alves yang saat ini tengah berjuang bersama Brasil di Copa Amerika juga tak memperpanjang kontraknya bersama PSG. Gosipnya Alves akan pindah ke Liga China. Juanfran dan Antonio Valencia yang berposisi sama dengan Alves juga akan berstatus free transfer awal bulan depan.

Di pos bek tengah ada defender Chelsea Gary Cahlil dan bek Tottenham Thomas Vermalen yang berakhir kontraknya. Selain mereka, di sektor lini belakang juga masih ada nama Alberto Moreno (Liverpool) dan Felipe Luis (Atletico Madrid) yang kontraknya berakhir Juni ini.

Di lini tengah ada nama Rabiot (PSG), Herrera (MU), dan Ribery (Munchen). Khusus untuk Rabiot, jawara Seri-A Juventus sudah siap untuk menggunakan jasanya musim depan.

Sedangkan di jajaran striker, ada nama Daniel Sturridge dan Danny Wellbeck. Sebenarnya penampilan Sturridge cukup impresif bersama Liverpool. Hanya saja faktor cedera membuatnya jarang mendapat kesempatan bermain. Sedangkan Wellbeck dianggap tak sesuai dengan taktik Unay Emery saat ini di Arsenal.

Patut ditunggu kemana nama-nama besar diatas akan berlabuh. Kalaupun di Eropa mereka sudah tak mendapat tempat, bisa jadi China akan menjadi pelabuhan selanjutnya. Faktor gaji yang besar bisa saja membawa pemain-pemain diatas merumput di negeri tirai bambu musim depan.

Komentar
Continue Reading

Bola

Juara DFB Pokal, Bayern Munich Raih Double Winners

Published

on

By

Setelah kalah dalam partai final musim lalu, akhirnya Bayern Munich berhasil menjadi juara DFB Pokal usai mengalahkan RB Leipzig 3-0 di Olympiastadion Berlin. Keberhasilan ini melengkapi kebahagiaan klub asal Bavaria tersebut karena sebelumnya Lewandowski cs sudah menjuarai Bundesliga 2018-2019.

Pertandingan berlangsung secara ketat. Di menit ke-11 Leipzig mendapatkan kesempatan emas. Yussuf Poulsen berhasil menyundul bola di depan gawang Bayern. Namun upaya pria asal Denmark ini hanya membentur mistar usai Manuel Neuer sigap bereaksi dengan menepis bola.

Di menit ke-26 Bayern melakukan serangan melalui David Alaba. Umpan silangnya dari sisi kiri berhasil disambut Lewandowski untuk membawa Bayern unggul 1-0. Skor ini bertahan hingga turun minum.

Kingsley Coman menambah keunggulan Bayern pada menit ke-78 setelah memanfaatkan bola liar haluan bek Leipzig di depan kotak penalti. Dengan tenang pemain asal Prancis itu mengontrol bola sebelum melepas sepakan keras ke kiri gawang Peter Gulacsi. Di menit ke-86, Lewandowski mengunci kemenangan Bayern lewat gol keduanya.

Memanfaatkan kesalahan Dayot Upamecano, Lewandowski yang berhasil merebut bola kemudian menggiring bola hingga kotak penalti Leipzig. Ia kemudian melepas sepakan chip yang mengelabuhi Gulacsi. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Gelar ini merupakan gelar ke-19 Bayern Munich sekaligus yang terbanyak di antara klub-klub lain. Niko Kovac menutup musim perdananya di Bayern Munich dengan hasil yang cukup gemilang. Double Winners Bundesliga dan DFB Pokal.

 

Komentar
Continue Reading

Trending