Connect with us

Parenting

Tips Agar Bayi Tak Rewel Saat Naik Pesawat

Published

on

Membawa bayi ketika perjalanan jauh memang dibutuhkan tenaga ekstra, karena kita tak pernah tau kapan bayi akan rewel. Mungkin tak akan masalah jika menggunakan kendaraan pribadi, namun bagaimana jika travelling tersebut menggunakan pesawat ? Tentu rasa was-was akan menghantui sebelum bepergian bersama si bayi, salah satunya cemas apabila tangisan bayi akan mengganggu penumpang lain.

img: familyeducation.com

Nah, berikut beberapa tips bagi para orang tua khususnya ibu yang ingin berpergian bersama sang buah hati menggunakan pesawat. Simak yuk!

1. Usahakan bayi tidur selama dalam pesawat

Salah satu tips jitu adalah buatlah bayi tidur sepanjang perjalanan. Ada beberapa cara untuk membuat bayi tertidur, yang pertama dengan melakukan aktivitas sebelum penerbangan agar ketika pesawat take off si bayi akan merasa lelah dan tertidur. Kedua dengan diberi makan/ susu hingga kenyang sebelum penerbangan, karena biasanya setelah kenyang bayi akan mengantuk. Namun jika terpaksanya bayi menangis di dalam pesawat, sebaiknya kamu umumkan kepada penumpang lainnya untuk memahami hal ini. Tapi jika ada penumpang yang kesal kamu bisa langsung meminta maaf.

2. Pesan kursi ekstra

Menurut ahli pediatrik dari Mercy Medical Center di Baltimore, AShanti Woods, mengatakan bahwa anak akan lebih nyaman duduk di kursinya sendiri. Untuk itu jika membutuhkan ruang lebih, kamu bisa pesan kursi ekstra.

3. Pertimbangkan posisi kursi

Sebaiknya pilih posisi kursi yang dekat dengan lorong dan di bagian depan untuk memudahkan pergerakan, misalnya untuk menenangkan bayi saat rewel.

4. Susui bayi

Memberikan ASI saat lepas landas bisa membantu, karena pergerakan menelan akan mengatasi ketidaknyamanan akibat perubahan tekanan. Selain itu ada juga yang menyarankan agar bayi disusi sebelum naik pesawat dan pastikan di bersendawa.

5. Pastikan popok bersih dan baju bayi nyaman

Saat membawa anak berpergian, khususnya naik pesawat selalu pastikan popok dalam keadaan bersih dan baju yang digunakan bayi harus nyaman dan mudah untuk diganti. Selain itu menurut para ahli memakai pakaian yang lucu juga akan membuat penumpang lain cenderung disayangi penumpang lain.

6. Bawa kantong plastik

Seorang pramugari dari Devon, Pa, Amerika Serikat menganjurkan untuk membawa kantong plastik yang bisa di tutup. Ketika selesai mengganti popok sebaiknya masukan popok ke dalam kantong plastik.

Intinya, buat suasana senyaman mungkin agar bayi betah selama perjalanan. Selamat Mencoba !

Komentar

Parenting

Beberapa Sifat Genetik yang Diturunkan Ibu Kepada Anak

Published

on

By

Adalah hal yang wajar ketika seorang anak terlihat mirip dengan ayah atau ibunya. Alasannya jelas, menurut berbagai penelitian, seorang ayah dan ibu masing-masing menurunkan 23 kromosom kepada anaknya. Jadi bukan suatu kebetulan belaka jika seorang anak akan mirip dengan kedua orang tuanya.

Ada beberapa sifat genetik yang akan menurun kepada anak yang dipengaruhi oleh kromosom dari ibunya. Antara lain rambut, gaya tidur, kecerdasan, tangan yang dominan, kebiasaan makan, dan buta warna.

Mari kita bahas satu per satu.

1. Kebiasaan makan

Dilansir dari family education, makanan yang dikonsumsi ibu hamil ternyata tidak hanya berpengaruh pada kesehatan dan kondisi tubuhnya saja. Akan tetapi juga akan membawa pengaruh kepada kebiasaan makan si anak nanti ketika sudah dilahirkan.

2. Buta warna

Dilansir dari brighsite, ketidakmampuan mata untuk membedakan warna-warna merupakan pembawaan genetik dari seorang ibu. Buta warna banyak ditemukan menimpa perempuan. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan juga laki-laki mengalaminya.

3. Tangan yang dominan

Apabila si ibu lebih sering menggunakan tangan kanan, maka si anak nantinya juga akan seperti itu. Tapi jika si ibu banyak menggunakan tangan kiri, meskipun si bapak tidak, besar kemungkinan si anak nantinya akan lebih dominan dalam menggunakan tangan kirinya untuk beraktifitas.

4. Rambut

Warna rambut si anak akan sangat terpengaruh dari warna rambut ibunya. Begitu juga dengan tipikal rambutnya. Hal ini disebabkan oleh adanya lebih dari 20 gen dari ibu yang mengendalikan protein dalam prosea pembentukan rambut si anak.

5. Gaya tidur

Jika si ibu biasa tidur tengkurap, maka kemungkinan besar si anak nanti tidurnya juga akan tengkurap. Untuk hal satu ini bisa dengan mudah diamati setidaknya ketika anak sudah berusia diatas satu tahun.

6. Kecerdasan

Khusus untuk anak laki-laki, ia akan mendapat warisan kecerdasan dari ibunya. Sedangkan anak perempuan akan mendapat warisan kecerdasan dari kedua orang tuanya. Tapi semua itu hanyalah 40% dari kecerdasan si anak nanti ketika tumbuh dewasa. 60% sisanya dipengaruhi banyak faktor seperti lingkungan, gaya hidup, makanan, dan lain-lain.

Komentar
Continue Reading

Kesehatan

Tips Agar Hamil Anak Laki-Laki

Published

on

Setiap anak adalah anugerah dan titipan, apapun jenis kelaminnya. Namun ada beberapa pasangan yang memilih untuk mengusahakan salah satu jenis kelamin karena suatu hal. Misalnya pasangan yang telah memiliki tiga anak perempuan berturut-turut dan ingin program anak laki-laki. Dan untuk Sobat Spaneng yang sedang promil anak laki-laki, berikut ini beberapa tips yang bisa kamu coba

  1. Pilih menu makanan yang bersifat basa seperti ikan, brokoli, cabe, alpukat, jamur, jagung manis, roti, kacang almond, kacang panjang, kacang hijau, tahu, kelapa segar, bayam, dll. Karena makanan yang bersifat basa dapat meningkatkan peluang untuk mengandung anak laki-laki.

    img: hello sehat

     

  2. Hindari produk susu dan kafein, karena hal ini dipercaya dapat membuat gen laki-laki atau kromosom Y menjadi lebih aktif.

    img: reportshealthcare.com

  3. Posisi sex yang tepat, dengan tujuan agar penetrasi lebih dalam sehingga kromosom Y dapat lebih cepat mencapai sel telur

    img: refynery29.com

     

  4. Sebisa mungkin mencapai orgasme ketika berhubungan. Alasannya, orgasme yang dialami oleh calon ibu memicu produksi cairan vagina bersifat basa yang bisa membantu sperma kromosom-Y bertahan hidup lebih lama dengan menciptakan lingkungan yang kurang bersahabat bagi sperma anak perempuan.

    img: upliftconnect.com

     

  5. Tunggu masa ovulasi ketika akan berhubungan intim, sebab kemampuan renang sperma laki-laki lebih cepat dari sperma perempuan tapi lebih cepat mati dalam lingkungan vagina.

    img: www.pregnancy.com

     

  6. Konsumsi makanan dengan kalori lebih tinggi. Karena menurut penelitian, wanita yang mengonsumsi lebih banyak kalori terutama yang makan sereal saat sarapan dan makan makanan tinggi kalium, memiliki peluang yang lebih tinggi untuk bisa hamil anak laki-laki.

    img: carolroth.com

    Itulah 6 tips untuk program kehamilan anak laki-laki, semoga bermanfaat!

Komentar
Continue Reading

Parenting

Cara Mudah Mencegah Gigi Berlubang Pada Anak

Published

on

By

Tumbuh kembang anak yang berlangsung dengan baik tentunya menjadi impian setiap orang tua. Akan tetapi dalam perjalanannya, pasti ada hambatan yang menyertainya. Entah itu hambatan yang besar maupun yang kecil.

Salah satu hambatan yang sering terjadi adalah dalam hal pertumbuhan gigi. Semua orang tentu berharap gigi anak akan tumbuh dengan baik, rapi dan bersih. Sayangnya kebanyakan anak sering mengalami fase dalam masa kecilnya yaitu terkena gigi berlubang. Bahkan terkadang, hal ini disertai rasa sakit yang cukup mengganggu aktifitas.

Gigi berlubang terjadi karena hilangnya mineral pada gigi yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini menghasilkan asam yang akan mengikis permukaan gigi. Sebenarnya, saliva (air liur) dalam mulut kita sudah bekerja keras untuk menjaga gigi kita dari bakteri dan asam. Banyaknya konsumsi makanan maupun minuman yang mengandung gula membuat saliva tak mampu bekerja secara maksimal.

Untuk itulah diperlukan bantuan agar saliva ini dapat bekerja sebagaimana mestinya untuk menjaga agar pengapuran yang mengakibatkan gigi berlubang tidak terjadi. Cara yang pertama adalah dengan menggunakan pasta gigi. Di dalam pasta gigi terdapat fluoride yang dapat mencegah gigi berlubang dengan cara mencegah hilangnya mineral dari permukaan gigi, menggantikan mineral yang hilang pada gigi, mengurangi kemampuan bakteri untuk menghasilkan asam.

Oleh karena itu biasakanlah sikat gigi teratur minimal 2 kali sehari pada anak. Cara yang kedua untuk mencegah gigi berlubang pada anak adalah dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi.

Makanan yang mengandung banyak gula seperti cokelat, permen dan kue harus dimakan dalam jumlah seperlunya saja. Pastikan juga si anak untuk menggosok gigi setelah makan makanan itu. Cara yang ketiga adalah dengan rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi.

Dokter gigi tentu akan lebih tahu bagaimana kondisi gigi anak lewat pengamatan mendetailnya. Jangan sampai anggapan sepele orang tua terhadap perkembangan gigi anak akan berakibat buruk bagi masa depan si anak itu nantinya.

Komentar
Continue Reading

Trending