Connect with us

Kisah Nyata

Menjadi Pendukung Manchester United Sehebat-hebatnya, Sekuat-kuatnya

Published

on

Seorang anak perempuan pada umumnya akan menyukai drama korea, film-film romantis, ataupun yang sekarang sedang tren, K-Pop. Tapi saya adalah antitesis dari itu semua. Saya tidak suka drama korea, apalagi K-Popnya. Yang menarik dari negeri ginseng itu hanya operasi plastiknya saja dan tetangganya, Korea Utara, yang selalu menyimpan sejuta rahasia.

Begitu pula dengan olahraga. Meskipun kegemaran saya hanya jogging dan sesekali renang, tapi saya adalah penggemar berat Manchester United. Iya, MU yang banyak musuhnya dan lagi bullyable itu. Kenapa saya menyukai olahraga yang didominasi kaum pria? Pertanyaan itu tak butuh jawaban, karena rasa suka tak butuh alasan.

Kecintaan saya ini sudah terjadi sejak saya duduk di bangku sekolah dasar. Lebih tepatnya saat kelas 6 SD. Ya, anda tidak salah baca, kelas 6 SD! Saat itu, di medio awal millenium baru MU sedang jaya-jayanya. Meski Liga Inggris kalah pamor dengan Liga Italia, tapi pembicaraan teman-teman di kelas tak pernah melewatkan klub yang berjuluk setan merah itu.

Biar tidak terlihat kudet, saya pun ikut nimbrung. Pelan tapi pasti saya mulai tahu seluk beluk tim ini. Pencarian saya berlanjut ke loper koran, dan kala itu saya baru lihat penampakan wajah David Beckham yang saat itu bisa dibilang sebagai lananging jagad. Subhanallah, ganteng sekali!

Sejak saat itu pula saya dibaiat jadi seorang Manchunian cabang Wonosari. Periode rezim Sir Alex Ferguson adalah masa-masa yang indah bagi saya. Hampir tiap tahun MU selalu angkat trofi. Kepindahan Beckham ke Real Madrid awalnya membuat saya sakit hati. Apalagi penggantinya hanyalah seorang bocah kurus kerempeng dari Portugal.

Tapi siapa sangka dari kaki bocah inilah gelar demi gelar berdatangan ke Old Trafford, tempat suci kebanggaan kami. Dan yang lebih menyenangkan lagi, setelah mendapat gizi dan gaji yang berkecukupan di Manchester, bocah kurus kerempeng ini perlahan berubah menjadi pemuda kekar nan atletis. Yah, anda pasti tahu siapa yang saya maksudkan. Cristiano Ronaldo.

Rezim mbah Fergie akhirnya selesai juga pada tahun 2013. Sebuah perpisahan manis dengan trofi EPL di akhir musim itu. Sayangnya yang beliau tunjuk sebagai pengganti adalah David Moyes, rekan senegaranya yang sebelumnya melatih Everton.

Kami para pendukung MU diseluruh penjuru dunia bertanya-tanya tentang keputusan aneh tersebut. Kenapa bukan Guardiola, Ancelotti, Jose Mourinho, Arsene Wenger, atau Djajang Nurjaman? Setelah melihat penampilan MU selama beberapa pekan, akhirnya terjawab juga pertanyaan itu.

Selama diasuh Moyes untuk kali pertama dalam hidup saya sebagai penggemar MU, mengalami perudungan hampir tiap akhir pekan. Bayangkan, tiap MU kalah meme-meme selalu berseliweran di jagad twitter dan instagram yang saat itu mulai hits.

Jadi bisa disimpulkan bahwa penunjukkan Moyes ini adalah untuk menjaga agar kehebatan rezim Ferguson tak kan pernah tertandingi. Seolah-olah mbah Fergie ingin bilang bahwa, “Pie kabare, enak jamanku to?”

Kesuksesan Belanda di ajang Piala Dunia 2014 akhirnya membawa meneer Van Gaal mendarat di Old Trafford. Alih-alih memberikan penampilan menghibur, beliau malah membawa MU kembali ke persepakbolaan masa lalu. Tendang bola ke depan, lalu umpan silang. Begitu seterusnya sampai ladang gandum berubah jadi coklat.

Untungnya sang meneer tidak bertahan lama. Mourinho yang tengah menjadi pengangguran setelah dipecat untuk kedua kalinya dari Chelsea dipilih untuk duduk di kursi panas. Oh iya, meski tampil membosankan, Van Gaal setidaknya memberikan trofi Piala FA sebagai kenang-kenangan sebelum ia pergi. Tidak seperti pelatih Liverpool yang katanya Genius itu.

Di musim pertama Mou langsung memberikan gelar Piala Liga dan Liga Eropa. Tannda-tanda kebangkitan sudah tampak. Di musim kedua ia bawa klub kebanggaan saya itu ke posisi kedua. Idealnya, musim ini tim kami bisa duduk di posisi pertama. Sayang, hidup tak selalu ideal.

Alih-alih bersaing di tangga juara, MU justru berjibaku di papan tengah. Walhasil saya harus kenyang dengan meme-meme di akun bola instagram tiap habis MU bermain. Dan Mourinho mengulangi tradisinya lagi, dipecat di musim ketiga!

Kini harapan untuk bangkit kembali datang. Hadirnya Solskjaer yang masih bertampang unyu-unyu membawa angin perubahan. Enam kemenangan beruntun menjadi salam pembukanya.

Romelu Lukaku yang biasanya jadi “bek tengah” sudah kembali jadi striker. De Gea sudah beli lem baru untuk melekatkan bola ke sarung tangan dan kakinya. Lalu Pogba yang beberapa waktu cuma memenuhi tempat di bangku cadangan kini mulai aktif lagi di lini tengah.

Menjadi pendukung MU memang melelahkan, tapi setidaknya masih lebih melelahkan menjadi pendukung Liverpool atau AC Milan. Selama Old Trafford masih berdiri dan MU belum merger dengan klub lain seperti klub-klub di Liga Gojek, saya akan tetap menjadi pendukung setianya.

GGMU!GGMU!GGMU!

 

Komentar

Kisah Nyata

Cara Menjadi Pendukung Liverpool yang Sabar, Penuh Rasa Syukur, dan Istiqomah

Published

on

By

Begitu membaca tulisan Alvanila tentang beratnya menjadi pendukung Manchester United, hati saya langsung panas membara. Bukan apa-apa, saya tahu betul track recordnya sebagai fans MU garis tengah, kok ya pecicilan banget bikin artikel bola yang diluar bidangnya. Mending bikin artikel masak, lebih berfaedah untuk langsung dipraktekan.

Berbicara soal kesabaran, adakah yang lebih sabar selain seorang pendukung Liverpool? Kalau acuannya ke klub-klub yang bertarung di Liga 1 atau Liga 2, mungkin banyak. Tapi kalau tolak ukurnya ke klub-klub di benua biru, tentu tak ada yang menandingi kesabaran Liverpudlian.

Mari kita sama-sama cek fakta. Terakhir kali Liverpool juara Liga Inggris adalah tahun 1990. Kala itu saya baru menghirup udara dunia yang ternyata penuh sesak ini. Lantas saat terakhir kali Liverpool juara Piala FA, itu terjadi pada tahun 2006, 13 tahun yang lalu. Liga Champions? 14 tahun yang lalu. Lalu piala kaleng-kaleng Carabao Cup atau Piala Liga pada tahun 2012. Sialnya, saya baru dibaiat jadi fans garis keras Liverpool pada tahun 2013.

Tujuh tahun menunggu tim kesayangan untuk angkat piala tentu bukan waktu yang singkat. Kalau ada yang bilang “cuma tujuh tahun”, pasti itu anak-anak kemaren sore yang ngefans sama Manchester City, PSG, atau kalau gak ya orang-orang lama yang getol banget sama Juventus. Mereka-mereka ini orang yang tak pernah merasakan lelahnya menunggu.

Masih ingat tragedi terpelesetnya Gerrard di Anfield? Yah, entah siapa yang membuang kulit pisang di rumput stadion kebanggaan kami itu, yang pasti kesalahan itu membuat harapan untuk mengangkat trofi Liga Primer Inggris pupus untuk kesekian kalinya. Dan sampai detik ini, sang kapten legendaris itu pun masih menjadi olok-olok karena hal tersebut.

Musim lalu lebih mengagumkan lagi. Setelah menunggu selama satu dasawarsa, Liverpool kembali tampil di partai puncak Liga Champions. Harapan kembali membubung tinggi. Apalagi trio Firmansah sedang tajam-tajamnya dan menjadi trending topic di seluruh penjuru dunia. Akan tetapi aksi premanisme Sergio Ramos kepada Raja Mesir Mohammed Salah mengawali duka Liverpudlian malam itu.

Dan duka itu semakin lengkap dengan dua blunder ciamik Lord Karius. Iya…Karius yang itu. Kalian semua tahu kan siapa beliau?

Beruntungnya Klopp berhasil mendatangkan seorang Alisson Becker di bursa transfer musim panas 2018 atau tepatnya bursa transfer musim kemarau di Indonesia. Becker seolah menjadi pelengkap puzzle Liverpool.

Meski sudah tersingkir di Piala FA dan Piala Liga, tapi kans untuk menjuarai Liga Champions dan Liga Inggris masih terbuka lebar. Khususon Liga Inggris, sampai pekan ke-23 Liverpool masih gagah di pucuk dengan 19 kali kemenangan, 3 kali imbang dan 1 kekalahan. Memasukkan 54 gol dan hanya kebobolan 13 gol merupakan sebuah capaian luar biasa untuk klub yang dalam beberapa musim terakhir sering dianggap melawak di lini pertahanan.

Melihat fakta itu, sangatlah wajar kalau saya berkata “this year will be our year”.

Terlihat sombong? Biarin aja. Apalagi yang mau diandelin kalau bukan kesombongan dan torehan sejarah? Kan tahu sendiri Liverpool tak pernah angkat piala lagi dari tahun 2012. Terakhir kali Liverpool angkat piala, Indonesia masih dipimpin SBY, belum ada bani cebong dan bani kampret, kata-kata mutiara yang berisikan “semesta, kopi, senja, dan hujan” masih jarang ditemui. Tujuh tahun yang puanjang bosss.

By the way, soal ngomongin sejarah, saya masih lebih bersyukur saat melihat ke negeri spaghetti Italia. Di sana ada dua saudara, AC Milan dan Inter Milan yang ternyata nasibnya jauh lebih mengenaskan. Kalau di Inggris masih ada harapan untuk duduk di puncak klasemen, maka di Italia sana itu merupakan hil yang mustahal.

Kenapa bisa begitu? Ya karena Juventus sudah auto scudetto dengan materi pemainnya seperti saat ini. Terus nasib duo Milan tadi? Yah sebagai pelengkap saja, biar masih ada berita hangat seputar grande partita. Anggap saja untuk meramaikan suasana.

Seperti itulah caranya agar seorang pendukung Liverpool menjadi sabar, penuh syukur, dan istiqomah. Yakini saja, tahun ini tak akan lagi terdengar ucapan next year will be our year. Karena apa? Yak arena tahun inilah kita akan juara. #SikPentingYaaQueen.

 

 

 

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

Ditinggal Nikah Pacar, Kisah Cinta Selama 6 Tahun Gadis ini Kandas di Pelaminan

Published

on

By

Tanpa ada kata putus, kisah cinta selama 6 tahun gadis ini kandas di pelaminan. Kejadian ditinggal nikah mantan pacar adalah hal yang lumrah saat ini. Namun lain halnya dengan kisah seorang gadis yang bernama Linda. Ia justru ditinggal nikah oleh laki-laki yang saat itu masih berstatus sebagai pacarnya.

images: twitter @t0m1_w3lly

Kisah sedih ini mendadak viral saat akun facebook Moviee Oktavia membagikan kisahnya. Linda yang merupakan teman pemilik akun Moviee Oktavia, telah menjalin hubungan dengan pacarnya itu selama 6 tahun. Akan tetapi tanpa sepengetahuan Linda, kekasihnya telah dikenalkan dengan gadis lain oleh orang tuanya.

Orang tua kekasihnya nampaknya memegang peranan penting dalam kisah cinta Linda. Sang kekasih pada akhirnya lebih memilih gadis yang dikenalkan oleh orang tuanya. Entah ada alasan kuat apa di balik itu semua. Yang pasti hubungan antara Linda dengan kekasihnya harus kandas di pelaminan, tanpa ada kata putus sebelumnya!

Padahal di tanggal 20 Oktober 2018 Linda dan kekasihnya masih jalan bareng seperti biasa. Tak ada tanda-tanda aneh, semuanya berlangsung seperti sedia kala. Linda pun tak memiliki firasat apapun. Kalaupun ada yang mengganjal, mungkin hanyalah permintaan kekasihnya untuk datang ke rumahnya pada tanggal 25 Oktober 2018.

Alangkah terkejutnya Linda ketika datang ke rumah kekasihnya tersebut. Ada dekorasi pernikahan serta panggung hajatan. Ternyata sang kekasih telah melangsungkan resepsi pernikahan. Dari penuturan para tetangga, sang kekasih tersebut telah menikah satu hari sebelumnya, dan itu tanpa mengabari Linda.

Linda hanya bisa pasrah melihat itu semua. Bukannya marah atau mengacaukan suasana pesta, Linda justru terlihat berusaha kuat dan berfoto bareng kekasih serta istrinya sebagai kenang-kenangan. Sebagai teman, pemilik akun Moviee Oktavia hanya bisa memberi semangat kepada Linda agar tetap tabah dan sabar dalam menghadapi ujian ini.

images: twitter @t0m1_w3lly

Berikut caption dari unggahan Moviee Oktavia tersebut.

6 Tahun lebih pacaran dan berakhir di pelaminan tapi dengan orang lain.. 
Dan masih dengan status Pacar (belum putus).
Malam minggu 20 oktober 2018 masih jalan bareng, ternyata 24 oktober akad nikah dengan mbak cantik (tidak tau namanya) .
Tanggal 25 si cowo ngabarin kalo tgl 25 suruh dateng ke RUMAHNYA, ternyata disana Zonk!!! Cuma ada terop dekor dan orang-orang di sekitarnya. Tgl 26(tepatnya hari ini) kita dateng kerumahnya daannn benar, ternyata itu hari H nya. Kenapa masih di permainkan. Di bohongii tentang tanggal hari H? Apa masih kurang sakit?? Btw kita kesana tau info dari tetangganya.. Tkp di MRICAN (Unmuh ketimur) 
kita ga jual berita kesedihan disini, linda juga sahabatku sendiri. Kita datang dan pulang baik-baik.. APPLAUSE buat Linda ku sayang, dia kuat, sabarrr, dan sengaja foto untuk kenangan-kenangan terakhirnya.. 
Yaa memang fakta, di kenalkan orang tua, hubungan lama tidak menjamin akan berakhir bahagia. Tidak menjamin setia… 
Kalo ga bisa bahagiain setidaknya jangan nyakitin ya ges, inget karma ga akan salah nglakuin tugasnya.. Segala doa terbaik dari kita tapi Tuhan tidak tidur.. 
Semoga kamu dapet yang lebih baik dari yg paling baik sayangku Linda

NB : jangan mengatas namakan Tuhan untuk segala kebangsatan. Tidak ada bangsat yang terhormat .restu orang tua itu mahal.. Jangan di permainkan, kalo memang tidak bisa di lanjutkan silahkan pamit baik-baik

Perkara jodoh, rejeki, maupun mati memang sudah diatur oleh Dia. Sebagai umat-Nya yang patuh kita hanya bisa menjalaninya saja. Namun alangkah baiknya, ketika kita mengawali suatu hubungan dengan baik, maka mengakhirinya dengan baik juga. Sakit karena putus cinta itu hal yang biasa, namun kalau rasa sakit itu tercipta dari sebuah kebohongan, tentu efeknya akan berbeda.

Untuk Linda dan orang lain yang mungkin mengalami hal serupa, bersabarlah, sebab Tuhan sedang menyiapkan orang yang lebih baik daripada pacar yang meninggalkanmu untuk menikah dengan orang lain tanpa kata putus itu.

 

Komentar
Continue Reading

Kisah Nyata

Kisah Horor di Melawi! Satu Kampung Mengungsi Karena Gangguan Makhluk Halus

Published

on

By

images: metrotvnews.com

Kejadian aneh melanda kampung Otak Pantai, Desa Tebing Karangan, Kecamatan Nanga Pinoh, Melawi. Warga kampung itu mengungsi pada malam hari karena mengaku diteror oleh makhluk halus. Jumlah warga yang mengungsi pun terbilang cukup banyak yaitu 108 orang.

Kejadian itu berawal dari sembilan bulan yang lalu saat ada seorang warga kampung Otak Pantai yang meninggal secara tiba-tiba. Padahal sebelumnya ia sehat-sehat saja dan tak memiliki riwayat penyakit apapun. Tak lama kemudian seorang nenek berusia 72 tahun juga meninggal dunia.

Kematian nenek ini juga cukup janggal karena awalnya ia sedang santai-santai dirumah. Namun secara tiba-tiba ia jatuh pingsan dengan rahang terkunci dan mulut mengeluarkan buih. Kaki dan tangannya juga mendadak kaku dan tak lama sejak itu ia meninggal dunia.

Belum berhenti sampai disitu, satu jam kemudian suami dari nenek tersebut juga mengalami kejadian serupa. Untuk mengatasinya, warga kemudian memindahkan kakek tersebut ke rumah sebelah. Hal ini diyakini warga setempat untuk menangkal agar kejadian serupa tidak menimpa sang kakek.

Pasca pemakaman nenek yang meninggal, beberapa warga juga mengalami kejadian yang sama. Totalnya ada 6 warga yang mengalami kejadian aneh tersebut. Kondisi itu membuat suasana kampung Otak Pantai menjadi mencekam.

Ditambah lagi dengan pengakuan warga yang jatuh pingsan yang mengatakan bahwa mereka melihat penampakan makhluk halus berbadan besar, tinggi, hitam dan bertelinga lebar. Sebuah pengakuan yang semakin membuat warga kampung Otak Pantai ketakutan.

Akibatnya sebanyak 108 warga yang tinggal di kampung Otak Pantai memilih untuk mengungsi ke kampung sekitar yang lebih aman. Aktifitas pada siang hari tetap berlangsung seperti biasa. Namun saat malam hari warga memilih untuk tidak tinggal di sana.

Para tokoh masyarakat dan unsur pemerintah sampai saat ini masih mencari solusi yang tepat atas permasalahan ini. Semoga saja situasi di kampung Otak Pantai segera pulih kembali seperti sedia kala.

Komentar
Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 HitsBanget.com. Powered by WordPress.