Parenting, Tips

Mau Jadi Pengajar Muda? Beberapa Poin ini Harus Kamu Perhatikan

Kita sekarang hidup di era globalisasi. Era dimana batas-batas negara bukan lagi menjadi halangan. Didukung dengan pesatnya teknologi, informasi apapun dapat dengan mudah kita dapatkan.

Akibatnya, banyak budaya-budaya baru masuk ke kehidupan kita. Entah itu budaya baik ataupun buruk. Baik buruknya budaya hanya kita sendiri yang dapat menilai.

Budaya baru sebagai wujud nyata dari globalisai sudah tidak bisa kita bendung lagi. Mau tidak mau kita harus menghadapi kenyataan bahwa kita harus dipaksa memakai globalisasi tersebut. Sebab, ketika kita tidak mau menerima perkembangan ini, akan terjadi yang namanya ‘Digital Gap’.

Keaadan ini terjadi ketika kaum orang tua kita yang pasti akan ketinggalan oleh generasi kita sekarang ini.

Hal ini juga terjadi pada Pendidikan kita di Indonesia. Masih banyak ‘Digital Gap’ yang terjadi. Hal tersebut disebabkan karena pengajar, yaitu guru-guru kita masih cenderung memegang budaya dan teknologi lama yang digunakan dalam proses pembelajaran.

Pengajar-pengajar senior masih mendominasi dunia pendidikan di Indonesia. Sehingga mereka masih awam sekali mengenai teknologi dan perkembangan IPTEK saat ini. Para pengajar masih belum bisa sepenuhnya mengimbangi para siswa dalam penggunaan teknologi. Siswa yang harusnya dibimbing oleh guru, sekarang malah kalah dengan teknologi. Peran guru kini sedikit memudar karena masuknya teknologi ke siswa-siwa kekinian. Oleh sebab itu, para pengajar harus mulai memikirkan bagaimana caranya untuk menghadapi era teknologi ini.

Selanjutnya, berkaitan dengan hal diatas, sumber daya manusia tentu memegang peran yang sangat penting bagi kelangsungan proses belajar mengajar. Untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, diperlukan sumber daya manusia yang mumpuni, kompeten, berdaya saing tinggi, dan memiliki jiwa dan semangat mengajar dan mendidik bangsa Indonesia yang tinggi.

Ketika kita ingin membuat anak-anak Indonesia cerdas, ketika kita ingin mencerdaskan kehidupan bangsa, hal utama yang harus dicapai adalah

  1. Membangun sumber daya manusia yang lebih baik lagi

    Image Unsplash/Štefan Štefančík

Membangun sumber daya manusia baik itu guru, orang tua maupun kita sendiri sebagai mahasiswa calon pendidik bangsa. Ketika sumber daya manusianya sudah mumpuni, bukan tidak mungkin jika bangsa Indonesia akan menjadi negara yang maju, negara yang besar, dan negara yang terdidik.

  1. Mencari Dukungan

    Image Unsplash/rawpixel

Selain membangun sumber daya manusia yang baik, kita juga harus butuh pendukung, fasilitator, dan penjamin kita sebagai calon pendidik anak bangsa. Semua akan bersatu padu ketika sumber daya manusia didukung dengan fasilitas dan dukungan yang baik dari berbagai pihak. Ketika bekal para calon pendidik bangsa sudah cukup, baru mereka langsung akan terjun dan mendatangi para anak-anak generasi emas Indonesia.

Selain orang tua kita, pihak dari luar diharapkan dapat mendukung secara penuh demi kelancaran, demi kemajuan, demi perkembangan Negara Kesatuan Republik Indonesia kita tercinta ini. Bukan hanya dukungan materi, namun kebutuhan moral, spiritual, dan apresiasi juga sangat membantu dalam kita calon pendidik bangsa untuk memulai perubahan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sebagai calon pendidik anak-anak bangsa, kita harus mencermati beberapa poin diatas. Apalagi kita adalah calon pendidik muda yang tentu saja pengetahuan dan fasilitas kita melebihi para pengajar senior kita.

  1. Pemanfaatan IPTEK

    Image Unsplash/John Schnobrich

Kita harus bisa memanfaatkan apa yang sudah kita dapatkan di era globalisai dan kemajuan IPTEK ini untuk bisa menjadi pendidik yang berkompeten pendidik yang cerdas, dan pendidik yang mampu mengarungi derasnya arus globalisasi ini. Tentu kita masih jauh dari kata sempurna.

Namun kita yakin dan percaya, dengan semangat juang tinggi, dengan dukungan dari temen-teman kamu, dengan dukungan dari orang tua kamu, dengan dukungan dari sekolah kamu, dukungan dari guru-guru kamu, dosen-dosen kamu, dan dukungan dari Tuhan Yang Maha Baik, kamu akan mampu membangun Indonesia menjadi bangsa yang besar, mampu untuk mendidik anak-anak generasi emas Indonesia, dan tentu saja mampu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dengan selalu bersinergi dengan teman-teman kamu, kamu sepakat untuk tumbuh menjadi calon pendidik yang akan mengguncang dunia. Seperti yang sudah dikatakan oleh Bapak Bangsa kita, Bapak Ir. Soekarno. “Berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”.

Comments

comments