Connect with us

Kesehatan

Inilah Penjelasan Medis Kenapa Suami Bisa Ikut “Ngidam” Saat Istri Hamil

Published

on

Salah satu masa-masa paling mengesankan dalam proses kehamilan adalah saat mengalami ngidam. Berbagai keinginan aneh konon katanya merupakan keinginan si bayi yang masih berada dalam kandungan. Kalau tidak dituruti, mitosnya adalah sang anak nantinya akan sering ngiler setelah lahir nanti. Ah, ada-ada saja. Tapi justru moment itulah yang akan menjadi kenangan indah nantinya.

Jenis ngidam ini bermacam-macam. Ada yang ngidam ingin makan, ngidam dengerin lagu, sampai ngidam pengen traveling. Entah itu beneran ngidam atau hanya pura-pura biar keinginannya terpenuhi, hanya orangyang ngidam dan Tuhan saja yang tahu.

Pernah gak sih kamu lihat ada suami yang ngidam saat istrinya hamil? Pasti pernah dong.. Tidak semua fase ngidam ini dialami oleh istri. Terkadang di beberapa kejadian, justru suami lah yang ngidam. Hal ini kesannya tidak masuk akal. Tapi tenang, ternyata kejadian ngidam yang dialami laki-laki ini ada penjelasan medisnya lho.

Istilah medisnya disebut kehamilan simpatik

images: http://cdn2.tstatic.net

Kehamilan simpatik atau istilah medisnya syndrom couvade adalah adalah kondisi di mana calon ayah ikut mengalami gejala-gejala kehamilan, seperti berat badan naik, mual, insomnia, perubahan suasana hati, bahkan  menginginkan beberapa jenis makanan tertentu di luar kebiasaan alias ngidam. Apabila tidak sanggup melawannya, calon ayah justru akan mengalami hal yang lebih berat dari seorang ibu seperti perasaan lemas sampai tidak bisa beraktifitas secara normal.

Gejala fisik dan gejala psikologis yang diakibatkan dari adanya kehamilan simpatik ini hampir sama dengan yang dialami oleh seorang ibu hamil. Gejala fisiknya adalah sakit kepala, mulas, sakit perut, kesulitan bernapas, keinginan untuk mengonsumsi makanan tertentu, kram pada kaki, sakit gigi, sering buang air kecil dan sakit pada bagian punggung dan perut bawah. Sedangkan gejala psikologisnya adalah rasa cemas, panik, sedih dan berbagai gangguan yang membuat pikiran menjadi tidak tenang.

Akan tetapi kondisi ini tidak sama pada setiap orang. Jadi jangan pukul rata semuanya yaa.

Penyebab dan Waktu 

images: meetdoctor.com

Biasanya hal-hal seperti ini terjadi saat masa kehamilan istri memasuki trimester pertama dan trimester ketiga. Saat memasuki trimester pertama, terjadi beberapa perubahan sikap dan kondisi pada istri. Hal itu secara tidak langsung akan mempengaruhi psikologis suami yang pada akhirnya menyebabkan kehamilan simpatik ini terjadi.

Memasuki trimester kedua, ibu hamil biasanya sudah dapat menyesuaikan diri. Secara otomatis, hal tersebut juga membuat calon ayah relatif lebih tenang. Barulah ketika mulai memasuki trimester ketiga atau menjelang kelahiran, gejala kehamilan simpatik kembali terjadi. Umumnya kecemasan yang berlebihan menjadi penyebabnya. Seperti cemas bagaimana menghadapi istri lahiran sampai dengan cemas apakah nanti bisa memberikan nafkah yang cukup atau tidak kepada buah hati.

Adanya ikatan batin yang kuat antara suami dengan istri juga turut mempengaruhi kehamilan simpatik ini. Semakin kuat ikatan batin, maka akan semakin besar pula kemungkinan calon ayah untuk merasakan hal yang sama dengan yang dialami oleh ibu hamil. Tapi kamu tak perlu khawatir, sebab semua perasaan “aneh” itu toh pada akhirnya akan terlewati juga.

Kamu hanya perlu sedikit bersabar dan saling bekerja sama dengan pasanganmu untuk melewati masa-masa sulit itu. Cobalah untuk saling menguatkan satu sama lain. Lagian, bukankah itu semua akan berakhir dengan indah saat melihat buah hati yang dinanti-nanti terlahir dalam keadaan sehat dan selamat?

 

Komentar

Kesehatan

Cara Mudah dan Efektif Meredakan Migrain, Tak Harus Selalu Minum Obat!

Published

on

By

Pernah merasa sakit kepala, tapi cuma terasa di sebagian kepala saja? Ya, itu berarti kamu sedang terkena migrain. Saat terserang migrain, kepala akan terasa berdenyut dan biasanya hanya sebagian saja.

Migrain merupakan penyakit saraf, yang dapat menimbulkan gejala, seperti mual, muntah, serta sensitif terhadap cahaya atau suara. Serangan migrain dengan rasa nyeri yang mengganggu dapat berlangsung selama beberapa jam atau beberapa hari. Migrain lebih sering terjadi pada perempuan daripada laki-laki.

Berdasarkan pengakuan beberapa orang yang pernah mengalami migrain, rasa sakit yang ditimbulkan oleh penyakit ini lebih perih daripada sakit kepala biasa. Dan tentunya rasa sakit itu akan sangat berpengaruh dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Bekerja jadi tidak fokus, belajar jadi tidak nyaman, bahkan sekedar duduk santai pun jadi tidak enak.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengobati migrain. Cara paling mujarab tentu saja dengan meminum obat. Saat ini sudah banyak produsen obat-obatan yang menyediakan obat untuk migrain. Tapi hal tersebut pasti akan ada efek sampingnya jika dilakukan terus-menerus.

Cara yang paling efisien dan tidak beresiko untuk meredakan migrain adalah dengan memberikan pijatan. Pijatan dapat membantu meredakan ketegangan otot di seluruh tubuh termasuk mengurangi rasa sakit akibat migrain. Selain itu, pijatan juga membantu meredakan stres yang bisa memicu migrain kambuh kembali.

images: liputan6.com

Ada beberapa teknik pijatan yang bisa kamu coba untuk meredakan migrain. Teknik yang pertama adalah dengan meletakkan kedua ibu jari di jembatan hidung, posisinya di bawah dahi. Tekan perlahan dan urut selama 10 detik sambil menarik nafas dalam-dalam. Lakukan hal tersebut setidaknya dua sampai empat kali.

Teknik pijatan yang kedua adalah dengan meletakkan kedua ibu jari di bawah alis. Lalu kamu tekan dan urut perlahan sampai ke atas dahi sambil menarik nafas secara mendalam. Lakukan hal tersebut sampai kamu merasa lebih baik dari sebelumnya. Untuk teknik yang ketiga kamu bisa menggunakan ketiga jari tangan untuk memijit pelipis secara memutar selama 10 detik dan terus lakukan itu sampai kamu merasa nyaman.

Teknik pijatan yang keempat bisa kamu lakukan dengan cara menjepit kulit di bawah alis dengan jari tanganmu. Jepit kulit tersebut selama 7 sampai 10 detik.

Sebelum dan sesudah melakukan beberapa teknik pijatan diatas, pastikan konsumsi air dan makanan dalam tubuhmu tercukupi terlebih dahulu. Jangan sampai penyebab migrainmu ternyata hanya kehausan atau kelaparan. Walaupun sudah berkali-kali dipijit, tapi kalau kamu masih haus atau lapar, migrain yang kamu rasakan tetap tak akan hilang.

Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Kenali Tanda-Tanda Kanker Darah Seperti yang Dialami Ibu Ani

Published

on

Kabar kurang sedap datang dari keluarga Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Pasalnya, Ibu Kristiani Herrawati atau yang akrab disapa Ibu Ani Bambang Yudhoyono kini tengah dirawat di National University Hospital, Singapura. Wanita yang menggemari fotografi tersebut divonis dokter mengidap penyakit Kanker Darah (Blood Cancer). 
Kabar ini pun langsung menuai perhatian masyarakat di tanah air, tak terkecuali Presiden Joko Widodo yang langsung mengirimkan dokter kepresidenan ke Singapura.
Lantas, apa itu penyakit kanker darah yang mengidap Ibu Ani ?
Kanker darah atau bisa disebut juga kanker hematologi, adalah kanker yang memengaruhi produksi dan fungsi sel darah. Sebagian besar kanker darah dimulai dari sumsum tulang di mana darah diproduksi. Nah, sel-sel kanker mencegah sel-sel darah normal untuk menjalankan fungsi mereka.
Dan apa saja gejala penyakit tersebut ? Gejala kanker darah berbeda-beda tergantung jenisnya. Berikut beberapa gejala kanker darah yang paling khas berdasarkan jenisnya:

1. Gejala kanker darah leukimia

Gejala leukimia pada dasarnya sulit untuk dikenali kerena tidak memiliki ciri-ciri yang khas. Meski begitu, leukimia memiliki banyak gejala yang dapat membantu mendeteksi penyakit ini ini, seperti:

  • Anemia
  • Darah sukar membeku
  • Sering mengalami perdarahan seperti mimisan, gusi berdarah, atau memar
  • Rentan terkena infeksi
  • Nyeri pada persendiannya atau di bagian tulang belakang
  • Sakit kepala yang intens
  • Nafsu makan menurun
  • Mengalami penurunan berat badan secara drastis
  • Muncul keringat berlebih di malam hari

2. Gejala kanker darah limfoma

Tanda-tanda dan gejala kanker darah limfoma yang umum adalah:

  • Adanya tonjolan di bawah kulit, biasanya di selangkangan, leher, atau ketiak
  • Demam dan menggigil
  • Batuk yang tak kunjung sembuh dan membaik
  • Sesak napas dan nyeri di dada
  • Gatal-gatal di seluruh tubuh
  • Keringat berlebih di malam hari
  • Sakit perut, punggung, atau nyeri tulang
  • Selalu merasa lemah, lesu, dan tidak bersemangat
  • Berat badan turun drastis tanpa alasan yang jelas
  • Nafsu makan menurun
  • Gangguan saraf
  • Muncul darah dalam tinja atau muntah
  • Haid dengan volume darah yang berlebihan

3. Gejala kanker darah myeloma

Karena myeloma memengaruhi sistem imun, penyakit ini bisa menyebabkan banyak gejala di dalam tubuh. Namun, terdapat beberapa gejala kanker darah myeloma yang khas, di antaranya:

  • Anemia
  • Sering mengalami perdarahan dan memar
  • Gangguan tulang dan kalsium sehingga menyebabkan tulang mudah patah
  • Rentan mengalami infeksi
  • Gangguan atau kerusakan ginjal
  • Kaki bengkak

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala kanker darah yang tidak disebutkan di atas. Jika kamu memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala kanker darah tertentu, jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan dokter.

Berikut pernyataan resmi SBY

Kanker ini juga memiliki kecenderungan genetik. Jadi, jika keluarga terdekat kamu seperti orangtua, saudara kandung, kakek, ataupun nenek memiliki riwayat penyakit ini, maka kamu pun berisiko memilikinya juga.Selain itu, ada juga faktor-faktor lain yang bisa jadi penyebab kanker darah. Di antaranya paparan bahan kimia berbahaya, paparan radiasi, serta infeksi virus tersebut.
So, cepet sembuh yhaa Bu Ani !
Komentar
Continue Reading

Gadget

Tips Mengurangi Radiasi Smartphone, Penting Nih!

Published

on

Smartphone kini sudah menjadi bagian yang tak bisa lepas dengan kehidupan sehari-hari. Bahkan menurut penilitian, rata-rata orang mengecek smartphone mereka hingga 150 kali per hari, 15 jam per hari smartphone berada dalam kantung atau saku dan 22 kali per hari smartphone menempel ke kepala kita. Tentu kamu pernah mendengar kan, jika radiasi yang ditimbulkan oleh smartphone berbahaya bagi otak manusia ?

img: phone arena

Nah ternyata gelombang elektromagnetik pada smartphone mengandung radiasi yang kuat, dapat menembus ruang hampa dan jaringan otak. Jika digunakan terus menerus, bisa menyebabkan glikoma dan memicu munculnya sel otak akustik neuroma. Selain itu juga dapat memicu berbagai permasalahan kesehatan yang lain, contohnya vertigo, mudah lelah, memicu kerusakan ginjal, bahkan menurunkan kesuburan pada pria.

Lantas, bagaimana tips agar meminimalisir radiasi smartphone ? berikut tim hitsbanget merangkumnya dilansir dari berbagai sumber.

1. Waktu
Hati-hati jika terlalu lama menggunakan smartphone maka resiko terkena paparan radio frekuensi elektromagnetik akan semakin besar pula. Kamu dapat mengurangi waktu paparan dengan melakukan panggilan suara secara singkat, terutama ketika kamu tidak menggunakan aksesoris, seperti hands-free.

2. Jarak

Cara paling efektif untuk mengurangi paparan radiasi smartphone adalah meningkatkan jarak antara smartphone dan kepala atau tubuh. Kamu dapat melakukan ini dengan langkah berikut:

img: makassar.tribunnews.com


-Menggunakan aksesori seperti ear-piece/microphone hands-free
-Mengaktifkan loudspeaker
-Menulis pesan instan daripada bertelepon
-Menjauhkan smartphone dari tubuh, seperti yang direkomendasikan dalam buku panduan pengguna smartphone
-Bahkan, menempatkan ibu jari di antara telepon dan telinga kamu

3. Daya
Kamu dapat membatasi jumlah daya yang smartphone gunakan dengan cara berikut:

  • Menggunakan smartphone di area sinyal yang baik bila memungkinkan (ditunjukkan dengan banyaknya bar pada indikator penerimaan sinyal)
  • Menghindari menggunakan smartphone di area sinyal buruk seperti lift dan kendaraan bergerak.

Jadi, Sobat Spaneng bijak-bijaklah dalam menggunakan smartphone yaa. Sayangi kesehatanmu uuwuwuw~

Komentar
Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 HitsBanget.com. Powered by WordPress.