Connect with us

Inspirasi

Untukmu yang Akan Menikah, Ini Dia Daftar Lengkap Isi Seserahan

Published

on

Salah satu prosesi adat Jawa sebelum melangsungkan pernikahan adalah adanya hantaran, serah-serahan atau seserahan. Prosesi ini mengharuskan pihak laki-laki membawa barang-barang yang diberikan kepada calon istrinya untuk kemudian digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Prosesi ini tidak hanya sebuah tanda cinta saja, namun juga sebagai simbol akan tanggung jawab seorang laki-laki dimana kelak ia yang akan memenuhi segala kebutuhan istri dan keluarganya.

Baik isi dan bentuk seserahan tiap pasangan tentu akan berbeda. Semua tergantung pada kesukaan dan kebutuhan masing-masing. Namun, umumnya, beberapa pasangan memilih barang-barang berikut sebagai seserahan. Yuk, kita simak sama-sama!

1. Make up dan beauty stuff mulai dari lipstik, eyeshadow, foundation sampai pada parfum

img: https://id.pinterest.com

2. Pakaian dalam seperti bra, celana dalam dan tak ketinggalan lingerie

img: https://id.pinterest.com

3. Perlengkapan ibadah seperti mukena dan sajadah

img: https://id.pinterest.com

4. Sepatu dan tas yang disesuaikan dengan kebutuhan serta rutinitas sehari-hari

img: https://id.pinterest.com

5. Jam tangan khususnya bagi yang memang sering mengenakannya di berbagai kesempatan

img: https://id.pinterest.com

6. Perlengkapan mandi yang isinya bisa beruba handuk, sabun, shampoo hingga conditioner

img: https://id.pinterest.com

7. Sprei dan bed cover

img: https://id.pinterest.com

8. Perhiasan 

img: http://thebridedept.com

9. Kain atau bahan kebaya dan juga kain jarit

img: http://meboxes-kotakseserahan.blogspot.co.id

Jumlah serta isi dari seserahan sebenarnya tidak harus sesuai dengan apa yang banyak dicontohkan. Jika kamu tidak terbiasa dengan high heels, jangan paksakan tetap membelinya dengan tujuan untuk mempercantik penampilan seserahan. Sayang ‘kan jika sudah dibeli tapi nantinya tidak terpakai. Tak ada salahnya jika isi dari seserahan tersebut justru berupa flat shoes atau bahkan sneakers sekalipun.

Komentar

Desain Rumah

Inspirasi Kombinasi Unik Warna Cat Dinding Rumah Minimalis

Published

on

Rumah dengan konsep minimalis hingga kini masih menjadi primadona bagi penikmat desain interior. Sesuai dengan namanya, konsep minimalis tentu saja semuanya serba simpel mulai dari interior atau furniture, hingga dekorasi ruangan. Bicara soal dekorasi ruangan tentu tak lepas dari warna cat. Dan warna cat dalam konsep rumah minimalis biasanya cenderung polos dengan warna yang cerah (putih, krem, atau abu-abu).

Nah buat kamu yang ingin make over ruangan rumah dengan nuansa warna baru namun masih terkesan minimalis, berikut beberapa inspirasi yang bisa kamu coba

  1. Paduan warna kuning dan putih dengan pola garis lurus berikut akan menambah manis ruangan belajar kamu. Jangan lupa pilih hiasan dinding dengan desain simpel dan berwarna senada dengan dinding. 

    www.instagram.com/ifurnholic

     

  2. Warna orange juga oke lho, asal dipadukan dengan warna yang kalem seperti kamu  abu muda. Agar tak terlalu ramai, hindari furniture dengan warna kontras ya !

    www.instagram.com/ifurnholic

     

  3. Pengen main dengan tiga warna seperti berikut ? bisa banget ! Tipsnya adalah dua diantara tiga warna tersebut adalah warna gradasi. Misalnya abu tua, abu muda, dan yang terakhir warna lain sesuai keinginan.

    img: casa indonesia

     

  4. Pengen ruangan tetap terkesan simpel dan minimalis namun disisi lain juga pengen warna dinding yang ceria ? Ini juga bisa diakalin lho ! caranya dengan pemilihan warna furniture yang netral seperti warna putih.

    www.instagram.com/ifurnholic

     

  5. Untuk kamar anak, kamu bisa coba lho aplikasi warna cat berikut. Gradasi dari warna navy ke kuning, banyak warna namun tetap terkesan simpel !

    www.instagram.com/ifurnholic

     

  6. Suka dengan nuansa biru ? coba bereksperimen dengan paduan warna berikut, dijamin mood kamu akan kembali fresh !

    www.instagram.com/ifurnholic

     

  7. Pengen bereksperimen dengan warna-warna pastel ? Kamu bisa coba dengan desain asimetris seperti berikut, triknya hanya dengan menggunakan plester kertas sebagai batas antar warna.

Bagaimana Sobat Spaneng ? sudah ada sedikit pencerahan ? Intinya, jangan takut untuk mencoba hal baru ! Selamat mencoba~~

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

Cerita Horor Malam Jumat: Salam Perkenalan Dari Penunggu Mess

Published

on

By

Garis tangan membawa Yadi (nama yang disamarkan tapi sebenarnya) ke pekerjaan yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Sedari kecil ia bercita-cita jadi buruh pabrik. Lulus SMK ia merantau ke ibukota untuk mengadu nasib. Beberapa pekerjaan pernah dijalaninya, mulai dari supir angkot, kuli bangunan, kernet bus dan terakhir adalah buruh pabrik, pekerjaan yang dia cita-citakan sejak kecil.

Alur cerita mulai berubah ketika ia berkunjung ke rumah saudaranya di Bandung. Saudaranya yang berprofesi sebagai tentara menawarinya untuk masuk sebagai tentara saja. Mumpung baru ada pendaftaran. Singkat cerita, Yadi mengikuti tawaran saudaranya itu. Serangkaian tes masuk ia jalani dengan baik. Ia pun lulus dan mengikuti pendidikan.

Usai menempuh pendidikan, Yadi mendapat penempatan di suatu daerah terpencil yang lokasinya berada di pesisir selatan Jawa Barat. Mengingat berbagai hal yang berhubungan dengan militer harus dirahasiakan, maka kami tak akan menyebutkannya secara mendetail dalam artikel ini.

Sebut saja daerah itu kawasan X. Kota terdekat dengan kawasan X berjarak 102 km yang waktu itu baru bisa ditempuh dalam waktu 4 jam perjalanan dengan menggunakan angkutan umum. Daerah sekitarnya masih terdapat banyak hutan dan relatif sepi. Untuk penerangan memang sudah ada listrik, tapi tidak stabil. Di jam-jam sibuk antara jam 6 sore sampai jam 10 malam, penerangannya sangat redup. Mirip dengan penerangan di warung remang-remang.

Sebagai anggota baru yang belum berkeluarga, Yadi diwajibkan untuk tinggal di mess bujangan. Penghuninya ada sekitar 12 orang yang terbagi dalam 10 kamar. Akan tetapi, tradisi sebagai anggota baru membuat Yadi harus menjalani masa orientasi yang padat serta melelahkan.

Selama masa orientasi ia tak diperbolehkan untuk tidur di kamar. Ia diharuskan untuk tidur di lobi/ruang tamu mess. Untuk tidur pun Yadi tak diperbolehkan di atas kasur, tapi di atas velbed. 

Hari pertama ia lalui dengan lancar. Begitu juga dengan hari kedua dan ketiga. Selama tiga hari itu ia sudah menyelesaikan proses “perkenalan” dengan senior-seniornya. Dan barulah di hari keempat ia berkenalan dengan “yang lain”.

Kala itu jam sudah menunjukkan pukul 21.38. Situasi mess sedang sepi karena senior-senior Yadi sedang bertugas. Usai membersihkan lingkungan, Yadi segera istirahat di velbednya. Di mess sebesar itu hanya ada ia dan Pak Darma, atasannya yang malam itu sedang tidak bertugas.

Karena saking lelahnya, Yadi pun tertidur dengan menghadapkan muka ke arah tembok. Beberapa saat kemudian ia berbalik badan. Yadi merasakan seperti ada hembusan angin dingin ke mukanya. Ia pun membuka mata. Dan betapa terkejutnya dia ketika melihat ada makhluk hitam tinggi besar berdiri di depannya.

Sontak ia pun teriak.

“Astagfirullah hal adzim…Allahuakbar!!!!!”

Teriakannya yang keras membangunkan Pak Darma. Saat Pak Darma datang, Yadi masih terpaku. Ia tak bisa beranjak dari velbednya.

“Ada apa malam-malam teriak?” Tanya Pak Darma.

“Siap tadi ada…”. Suara Yadi terputus, keringat dingin mengalir deras di wajahnya.

Pak Darma balik ke kamarnya. Diambilnya segelas air putih untuk Yadi.

“Kamu kayaknya kelelahan. Disini gak ada apa-apa. Saya sudah setahun disini, aman-aman saja. Jangan-jangan kamu belum sholat?”

“Siap…saya lupa pak.”

“Nah itu! Sana ambil wudhu dulu. Itu karena kamu belum sholat isya’.”

“Siap pak.” Yadi bergegas ke kamar mandi untuk wudhu. Ia masih terbayang sosok yang ditemuinya tadi. Saat Yadi sholat, senior-seniornya pada datang. Mereka lalu ngobrol dengan Pak Darma di lobi. Hampir dua jam lebih mereka ngobrol, tepat jam 2 dini hari mereka kembali ke kamar masing-masing. Tinggal Yadi sendiri di lobi.

Tak mau ambil pusing, Yadi lantas membungkus diri dengan sarung yang dibawanya dari kampung halamannya di Jawa Tengah. Ia tak henti-hentinya berdoa semoga tidak bertemu lagi dengan makhluk hitam tadi.

Ternyata cerita belum berakhir.

Jam 02.50 pagi giliran Pak Darma yang teriak.

“Allahuakbar…Allahuakbar….Allahuakbar…!!!”

Seisi mess langsung terbangun dan berlari ke arah kamar Pak Darma.

Dari lobi, ternyata si makhluk tinggi besar tadi beralih ke kamar Pak Darma. Lebih parahnya lagi, makhluk tersebut menindih tubuh Pak Darma di atas kasur. Untung saja Pak Darma masih bisa berteriak sehingga rekan-rekannya bisa lekas datang. Kalau tidak, bisa-bisa mereka berdua saling memandang tanpa ada rasa cinta ataupun benci, tapi pandangan penuh kepasrahan dan ketakutan.

Setelah ada “kunjungan” ke kamar Pak Darma, para penghuni mess memutuskan untuk tidak tidur malam itu. Selain sudah tanggung karena sebentar lagi subuh, mereka juga tak mau menerima “tamu” yang berkunjung tanpa diundang dan membuat ketakutan itu.

Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Meninggal Sehari Setelah Sidang, Momen Wisuda Diwakilkan Sang Ayah

Published

on

Rina Muharrami, mahasiswi program studi Kimia Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Provinsi Aceh meninggal dunia sehari setelah menyelesaikan sidang skripsi pada tanggal 4 Februari 2019. Rina sang sarjana muda berpulang ke rahmatullah karena sakit.

Dan momen mengharukan pun terjadi saat prosesi wisuda pada Rabu (27/2) dimana sang ayah datang mewakili anaknya sebagai wisudawan. Seperti layaknya wisudawan lainnya, sang ayah naik ke atas panggung untuk menerima ijazah almarhumah putrinya. Namun berbeda dengan wisudawan yang mengenakan baju toga, sang ayah datang dengan mengenakan kemeja berwarna abu-abu dan peci warna hitam.

Seketika ruangan Auditorium Prof Ali Hasjmy riuh oleh tepuk tangan wisudawan sebagai ungkapan rasa haru. Seperti yang kita tahu bahwa wisuda adalah prosesi penyematan gelar sarjana, puncak pencapaian seseorang dalam menempuh pendidikan tinggi.

Berikut video momen mengharukan tersebut yang diunggah oleh akun instagram @uin_arraniry_official

Video yang langsung viral inipun langsung banjir komentar dari para warganet.

akun @sufyanherwanto : “You are the best father… Semoga ALLAH memberikan tempat terindah buat Putri Bapak… Amin ya rabbal alamin”

akun @olla_manurung : “Air mata menetes. Sedih sekaLi”

akun @khoerul_fahmi : “Inilah perjuangan mahasiswa semester akhir, terkadang kita tidak memperhatikan kondisi badan yang mesti di jaga kesehatannya. Saking ambisiusnya kita untuk mengejar target skripsi tapi badan kita mempunyai hak untuk beristirahat. Memang sih skripsi adalah tuntutan yang mesti diselesaikan dan persyaratan wisuda tapi kesehatan adalah nomber 1”

Semoga tenang disisi yang maha kuasa, Rina 🙂

Komentar
Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 HitsBanget.com. Powered by WordPress.