Kuliner, Piknik

Traveling ke Lampung? Jangan Lupa Nikmati Kopi Luwaknya

Kalau kamu pernah nonton Film Filosofi Kopi, tentu tidak asing lagi dengan salah satu daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia, Lampung. Di Film itu diceritakan bahwa Ben merupakan anak seorang petani kopi di Lampung yang lahannya diambil alih perusahaan untuk dijadikan perkebunan sawit. Hingga pada akhirnya di Film Filosofi Kopi 2, Ben yang telah bepergian ke berbagai tempat untuk berjualan kopi memutuskan untuk kembali ke Lampung dan menjadi seorang petani kopi.

Lampung bukan hanya terkenal karena kopinya saja, tapi juga karena destinasi wisatanya. Mulai dari taman nasional, pantai, gunung sampai air terjun. Sebelum kamu menikmati kopinya, ada baiknya kamu mengunjungi tempat-tempat wisatanya terlebih dahulu.

  1. Taman Nasional Way Kambas
images : marikitapiknik.id

Masih ingat sepakbola gajah? Kalau kamu masih ingat tentang sepakbola gajah, maka tempat yang harus kamu tahu adalah Way Kambas. Di taman nasional itulah gajah-gajah dilatih sehingga bisa bermain sepakbola. Taman nasional ini terletak di Lampung Timur. Bukan hanya Gajah saja yang ada di taman nasional ini, tapi juga badak, harimau, dan buaya serta beberapa spesies burung. Tidak lengkap rasanya kalau kamu piknik ke Lampung tanpa mendatangi Way Kambas.

2. Anak Gunung Krakatau

images : detik.com

Berada di selat Sunda, kamu yang ke Lampung dengan jalan laut pasti melewati gunung api aktif ini. Meski berstatus aktif, namun gunung ini bisa kamu daki lho. Tapi ingat, kamu mesti hati-hati. Ada waktu-waktu tertentu yang membuat kamu tidak bisa mendarat di pulau ini. Ikuti saja saran petugas dan jangan sekali-kali melanggarnya agar tidak celaka.

3. Curup Gangsa

images : instagram @toyez_h

Air terjun yang satu ini menyimpan keindahan yang luar biasa. Terletak di Kabupaten Way Kanan, tepatnya di desa Kota Way Kecamatan Kasui. Butuh perjalanan kurang lebih 5 jam dari Bandar Lampung untuk mencapai Curup Gangsa. Namun jangan khawatir, rasa lelahmu karena perjalanan jauh akan terbayar dengan keindahan Curup Gangsa.

4. Pulau Wayang

images : kelilinglampung.net

Raja Ampat? Bukan…ini Pulau Wayang, Lampung. Kamu tidak perlu jauh-jauh ke Papua untuk menikmati suasana pantai seperti di Raja Ampat. Pulau ini terletak di gugusan kepulauan Pesawaran. Butuh waktu kurang lebih 3 jam pejalanan laut dari pelabuhan Ketapang untuk menuju pulau yang dijuluki Raja Ampatnya Lampung ini. Dengan biaya perjalanan yang tidak lebih dari setengah juta rupiah, kamu sudah bisa menyaksikan kepingan surga yang jatuh ke pesisir Lampung.

5. Pantai Karang Gigi Hiu

images : travelingyuk.com

Tentunya pantai yang satu ini sudah tidak asing lagi buat kamu. Ya, pantai karang gigi hiu merupakan salah satu lokasi syuting film Nekad Traveler yang tayang Maret tahun lalu. Pantai ini memiliki gugusan karang yang menjulang tinggi seperti gigi hiu. Terletak di Kecamatan Kelumbayan, kamu membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam perjalanan dari Bandar Lampung. Meski panoramanya menawan, tapi kamu harus tetap berhati-hati kalau ingin mengambil foto di tempat ini. Sebab kalau sampai terjatuh dari atas karang akan berakibat fatal bagi tubuh kamu.

6. Muncak Tirtayasa

images : instagram @ptamaputra

Untuk destinasi wisata yang satu ini kamu tidak perlu jauh-jauh dari Bandar Lampung. Cukup menempuh perjalanan kurang lebih 40 menit saja kamu akan sampai di Desa Tirtayasa. Di tempat ini kamu akan disuguhi pemandangan alam berupa panorama hamparan dataran rendah dan laut yang kamu lihat dari ketinggian. Spot foto yang dijamin bakalan instagramable banget.

Sebenarnya masih ada banyak tempat lagi di Lampung yang recomended untuk kamu datangi. Namun sengaja kami sajikan beberapa diantaranya, biar kamu makin penasaran dan langsung datang sendiri ke provinsi yang berada di ujung timur pulau Sumatera itu.

Oh iya…kalau ke Lampung, jangan lupa juga untuk mencicipi kopi lampung di kedai-kedai kopi yang banyak ditemukan disana. Salah satu jenis kopi yang terkenal dari lampung adalah kopi luwak. Saat ini kopi luwak dikenal sebagai kopi dengan citarasa paling enak dan paling mahal di dunia. Kenapa bisa begitu? Sebab kopi luwak ini merupakan biji kopi terbaik yang dipilih oleh binatang luwak kemudian dimakannya.

images : kopiluwaklampungbarat.files.wordpress.com

Setelah melalui proses pencernaan dalam tubuh luwak, biji kopi ini lantas ikut terbuang bersama kotoran luwak. Oleh petani kopi biji kopi ini kemudian dipisahkan dari kotoran luwak. Proses pencernaan luwak dan biji kopi terbaik yang dipilih luwak akhirnya menjadi kopi robusta dengan citarasa yang khas. Sambil menikmati kopi luwak, kamu bisa sambil membayangkan romantisme masa lalu bagaimana kopi dari kotoran luwak itu bisa mendunia.

Kopi luwak sebenarnya ditemukan oleh para petani kopi yang ingin merasakan rasa kopi yang mereka tanam di perkebunan Belanda. Namun karena harganya yang mahal, mereka jadi takut untuk mengambilnya. Hingga suatu ketika mereka menemukan biji kopi yang bercampur dengan kotoran luwak, lalu mereka membersihkannya dan meraciknya hingga akhirnya tercipta kopi luwak yang sekarang kita kenal.

Tidak ada salahnya juga kamu menikmati kopi luwak itu dengan sebatang rokok. Dan kamu akan menikmati kepulan-kepulan asap penindasan, yaa…bayangan akan penindasan yang diterima petani kopi kita oleh penjajah Belanda di jaman dahulu dalam satu sruputan kopi luwak.

Comments

comments