Bola, Olahraga

Preview Liga Europa : Aroma Liga Indonesia di Tanah Britania

images : Tribunnews.com

Matchday ketiga Liga Europa tampaknya menjadi pertandingan yang berat bagi Ronald Koemand. Bermain di depan pendukung sendiri Everton harus takluk dari Lyon dengan skor 1-2. Sebuah kekalahan yang membenamkan klub asal Merseyside tersebut ke dasar klasemen grup E dengan 1 poin hasil dari 2 kali kalah dan 1 kali imbang.

Namun petaka untuk Everton ternyata tidak berhenti di situ saja. Memasuki menit ke 64 terjadi keributan antara Ashley Williams dan kiper Lyon Anthony Lopes. Lopes yang tengah menangkap bola didorong Williams hingga terjatuh di pinggir lapangan. Kontan saja hal itu memicu reaksi pemain lain yang kemudian mengerubuti Williams dan Lopes.

Keributan pun tak dapat dihindari. Lebih parahnya lagi, para suporter Everton yang berada di tribun Gwladys Street End juga ikut terlibat dalam kericuhan itu. Bahkan dalam rekaman kamera terlihat seorang penonton menyerang Anthony Lopes yang berdiri di dekat papan sponsor. Dan penyerangan itu dilakukannya sambil menggendong seorang anak.

Melihat kericuhan seperti itu, rasanya Liga Europa tidak jauh berbeda dengan Liga Indonesia. Beberapa hari yang lalu pecah bentrokan antar suporter dalam laga lanjutan Liga 2 yang mempertemukan Persita Tangerang melawan PSMS Medan. Tercatat 1 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Baku hantam pemain pun bukan hal yang asing lagi.

Duel play-off khusus Liga 2 yang mempertemukan Persewangi Banyuwangi melawan PSBK Blitar tampaknya lebih tepat kalau disebut pertandingan rugby daripada sepakbola. Pasalnya para pemain dari kedua kesebelasan saling mempertontonkan tackling-tackling brutal yang cenderung mencederai lawan. Belum sampai 90 menit laga itupun terhenti karena Persewangi menolak melanjutkan pertandingan. Akibatnya Persewangi dinyatakan kalah walk-out  0-3.

Seperti halnya PSSI yang melakukan investigasi atas kasus-kasus tersebut, pihak UEFA pun segera menggelar penyelidikan untuk kejadian itu. Kasus tersebut saat ini ditangani oleh Badan Kontrol, Etik dan Disiplin UEFA. Everton bisa saja akan dikenai sanksi dengan alasan terjadi serangan suporter terhadap pemain.

Sementara itu dari pihak manajemen Everton sendiri juga melakukan penyelidikan dengan mempelajari rekaman video mengenai penyerangan yang dilakukan suporter Everton terhadap kiper Lyon. Selain terancam dikenai sanksi larangan menyaksikan pertandingan Everton di Goodison Park, oknum suporter tersebut juga terancam mendapat hukuman dari pihak kepolisian Merseyside.

Comments

comments