Connect with us

Bola

Choirul Huda dan Mereka yang Meregang Nyawa di Lapangan Sepakbola

Published

on

images : instagram @perselafc

Kabar duka kembali datang dari dunia sepakbola. Kiper sekaligus kapten kesebelasan Persela Lamongan Choirul Huda meninggal dunia setelah sempat tak sadarkan diri usai berbenturan dengan rekan setimnya Ramon Rodrigues dan penyerang Semen Padang Marcel Sacramento dalam lanjutan kompetisi Liga 1 di stadion Surajaya Lamongan Minggu 15/10/2017.

Insiden itu terjadi ketika pertandingan memasuki menit ke 44 saat kedudukan 1-0 untuk Persela. Bermaksud untuk menghalau bola yang mengarah ke gawangnya, Choirul Huda justru bertabrakan dengan Ramon Rodrigues yang tengah mengawal pergerakan Marcel Sacramento. Benturan pun tak dapat dihindari. Sesaat kemudian tim medis pun memasuki lapangan untuk memberikan pertolongan.

Bantuan pernafasan melalui tabung oksigen pun segera diberikan oleh tim medis. Namun sayang, begitu sampai di rumah sakit dr Soegiri Lamongan, Choirul Huda menghembuskan nafas terakhirnya. Dari pihak rumah sakit menyatakan bahwa penyebab meninggalnya Choirul karena mengalami benturan di kepala dan leher. Melalui akun instagramnya, pihak klub pun menyatakan duka cita atas meninggalnya kapten kesebelasannya itu.

Meninggalnya Choirul Huda menambah daftar pesepakbola yang meregang nyawa di lapangan sepakbola. Berikut adalah beberapa pemain yang meninggal dunia di lapangan hijau, baik ketika bertanding maupun saat berlatih.

  1. Marc-Vivien Foe/Man City-Kamerun

 

images : http://www.thematamatabus.com

Piala Konfederasi 2003 menjadi turnamen sepakbola terakhir bagi Marc-Vivien Foe. Gelandang timnas Kamerun itu meninggal dunia usai tak sadarkan diri saat Kamerun menghadapi Kolombia di partai semifinal. Sebagai bentuk penghargaan, para pemain timnas Prancis yang menjuarai Piala Konfederasi mengajak para pemain Kamerun (runner-up) untuk bersama-sama mengangkat piala tersebut. Klub Foe saat itu, Man City juga mempensiunkan nomor punggung 23 miliknya.

  1. Miklos Feher/Benfica-Hungaria

images : www.pippalaukka.fi

Striker Benfica ini meninggal dunia akibat serangan jantung ketika membela Benfica di ajang Liga Portugal. Masuk sebagai pemain pengganti di menit ke 60, Feher mendapat kartu kuning di penghujung laga. Ia hanya tersenyum, tertunduk lalu terjatuh. Feher pun akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya usai mendapat beberapa pertolongan.

  1. Antonio Puerta/Sevilla-Spanyol

images : gazzettaobjects.it

Laga perdana La Liga 2007/2008 menjadi kali terakhir Antonio Puerta membela Sevilla. Dalam pertandingan melawan Getafe Puerta mengalami serangan jantung kemudian dilarikan ke rumah sakit. Setelah 3 hari menjalani perawatan, nyawa Puerta tak tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia.

     4. Piermario Morosini/Livorno-Italia

images : i.cbc.ca

Kejadian yang menyedihkan ini juga pernah terjadi di Liga Italia. Tepatnya di pertandingan Seri B yang mempertemukan Livorno melawan Pescara. Gelandang Livorno Morosini tak sadarkan diri ketika pertandingan memasuki menit ke 31. Dalam perjalanan ke rumah sakit, pemain muda itupun menghembuskan nafas terakhirnya.

  1. Akli Fairuz/Persiraja-Indonesia

images : http://sidomi.com

Tiga tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2014 pemain Persiraja Aceh meninggal dunia usai bertabrakan dengan kiper PSAP Sigli Agus Rohman di lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia. Kejadian ini bahkan sampai diberitakan oleh media-media internasional seperti La Gazzeta Dello Sport dan Marca yang pada intinya menyebutkan bahwa tekel brutal kiper PSAP tersebut memakan korban jiwa.

  1. Cheick Tiote/Beijing Enterprises-Pantai Gading

images : skysports.com

Mantan gelandang bertahan Newcastle United itu meninggal dunia saat berlatih bersama klubnya Beijing Enterprises. Tiote mendadak tak sadarkan diri. Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya nyawa pemain Pantai Gading ini tak tertolong lagi.

Urusan maut memang hanya Tuhan yang tahu kapan dan dimana datangnya. Selamat jalan Choirul Huda, kapten kebanggaan Persela Lamongan..

Komentar

Bola

Hasil Liga Italia: AS Roma Kalahkan Lazio 3-1 di Laga Derby Della Capitale

Published

on

By

images: gazzettaobjects.it

Laga derby Ibukota Italia atau biasa disebut sebagai derby della capitale yang mempertemukan antara AS Roma vs Lazio baru saja berakhir. Serigala Ibukota yang bertindak sebagai tuan rumah menuntaskan laga dengan skor 3-1.

Sepanjang 20 menit pertama, pendukung AS Roma harus dibuat ketar-ketir karena jalannya pertandingan lebih didominasi oleh Lazio. Di menit ke-2 Ciro Immobile sudah mengancam gawang Roma, namun tendangannya masih membentur barisan pertahanan serigala ibukota. Selang 10 menit kemudian giliran Luis Alberto yang mengancam melalui sepakan dari luar kotak penalti. Sayang tendangannya tersebut masih mampu diblok oleh Federico Fazio.

Setelah itu giliran Roma yang mengambil alih kendali. Tusukan Dzeko di menit ke-22 diakhiri tendangan ke arah gawang Lazio yang dikawal Strakosha namun masih bisa diamankan. Begitu juga dengan upaya Pastore satu menit kemudian.

Pastore akhirnya ditarik keluar pada menit ke-37 karena mengalami cedera. Penggantinya adalah Lorenzo Pallegrini. Pada menit ke-45 gol yang dinantikan pendukung Roma akhirnya tercipta. Memanfaatkan kemelut di gawang Lazio, Pallegrini berhasil memanfaatkan bola liar untuk melakukan backheel ke gawang Strakosha. Skor 1-0 untuk Roma menutup babak pertama.

Di menit ke-67 Lazio berhasil menyamakan kedudukan. Kesalahan Fazio dalam mengontrol bola mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Immobile untuk mencetak gol lewat tendangan yang mengarah ke tiang jauh.

Skor imbang tersebut hanya bertahan selama 4 menit saja. Tendangan bebas Kolarov tak mampu dibendung oleh Strakosha. Federico Fazio menebus kesalahannya dengan mencetak gol pada menit ke-86 memanfaatkan umpan Pallegrini. Sampai pertandingan berakhir skor 3-1 untuk kemenangan AS Roma tetap bertahan.

Kemenangan ini membuat AS Roma naik ke peringkat 5 dengan 11 poin hasil dari 3 kali menang, 2 kali imbang dan 2 kali kalah. Sementara Lazio berada di posisi 4 dengan raihan 12 poin hasil dari 4 kali menang dan 3 kali kalah.

 

Komentar
Continue Reading

Bola

Hasil Liga Inggris: MU Takluk 1-3 Dari West Ham

Published

on

By

images: dailymail.co.uk

Manchester United kembali menelan kekalahan. Setelah pada tengah pekan lalu kalah dari Derby County di ajang Piala Liga, kini giliran West Ham United yang mengalahkan MU di ajang Liga Inggris. Di Olympic Stadium London, MU menyerah 1-3 dari tim tuan rumah.

Pertandingan baru berjalan 6 menit ketika West Ham mencetak gol pertamanya. Serangan dari sisi kiri pertahanan MU berhasil dipatahkan dan bola mengalir ke kaki Mark Noble. Noble pun mengarahkan bola ke Pablo Zabaleta yang kemudian diteruskan kepada Felipe Anderson. Lewat tumitnya, Anderson mampu mengkonversi umpan matang Zabaleta tersebut menjadi gol pertama tim tuan rumah.

Kesempatan MU menyamakan kedudukan datang di menit ke-23. Umpan silang Ashley Cole disambut dengan tandukan kepala Romelo Lukaku. Sayangnya sundulan Lukaku hanya menerpa mistar gawang saja. Di penghujung babak pertama West Ham menambah keunggulan setelah Yarmolenko mampu memanfaatkan sedikit kemelut di depan gawang De Gea.

Bola tendangan Yarmolenko yang membentur kaki Lindelof tak mampu diamankan De Gea. Keunggulan 2-0 untuk West Ham menutup babak pertama. Untuk menambah daya serang, Mourinho memasukkan Rashford di babak kedua menggantikan Lindelof. Namun hal tersebut belum mampu memberikan dampak positif bagi MU.

Usaha MU memperkecil ketertinggalan di menit 64 melalui Fellaini juga masih menemui kegagalan. Tandukan pemain asal Belgia tersebut masih mampu dihalau Lukasz Fabianski. Barulah pada menit ke 70 gol yang dinantikan pendukung MU datang. Berawal dari tendangan sudut Luke Shaw, Rashford mampu memanfaatkannya menjadi gol lewat sebuah tendangan backheel di tiang dekat.

Sayangnya 4 menit kemudian West Ham kembali menambah keunggulan lewat kaki Arnautovic yang lolos dari jebakan offside. Ia mampu menaklukan De Gea lewat sepakan pelan namun terarah dalam posisi satu lawan satu. Skor 3-1 untuk kemenangan West Ham ini bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.

Kekalahan ini merupakan yang ketiga kalinya bagi MU di ajang Liga Inggris. Dari 7 laga yang dijalani, MU hanya meraih 3 kemenangan, 1 kali imbang dan 3 kali kalah. Anak asuh Mourinho inipun hanya mampu mencetak 10 gol dan kebobolan 12 gol. Dengan kondisi seperti ini, banyak media-media yang sudah memberitakan bahwa tak lama lagi Mourinho akan dipecat.

Komentar
Continue Reading

Bola

Hasil Piala AFC U-16: Indonesia dan India Lolos ke Perempat Final

Published

on

By

Setelah beberapa hari dirudung kabar duka, akhirnya dunia sepakbola Indonesia mendapat kabar bahagia dari Malaysia. Timnas U-16 sukses melaju ke perempat final Piala Asia U-16 usai bermain imbang 0-0 dengan India.

Tambahan satu poin ini membuat Indonesia keluar sebagai juara grup C, unggul selisih gol atas India di posisi kedua. Indonesia mendapat 5 poin hasil dari 1 kali menang dan 2 kali imbang. Sedangkan India yang berada di posisi kedua memperoleh hasil yang sama namun hanya mampu mencetak 1 gol dari 3 laga yang dijalaninya. Indonesia sendiri mencetak 3 gol dan hanya kebobolan satu gol sehingga memiliki peringkat lebih baik dari India.

“Saya bangga puas dengan perjuangan mereka. Meski tak menang tapi puas dengan penampilan anak-anak karena bisa mendominasi pertandingan. Ini kemenangan kita semua, masyarakat Indonesia baik yang hadir di stadion maupun yang tidak hadir ke Bukit Jalil” kata pelatih timnas U-16 Fakhri Husaini usai laga yang dikutip dari detik.com (27/09/2018).

Sesuai bagan pertandingan, Indonesia akan berhadapan dengan runner up grup D. Laga penentuan di grup D sendiri baru akan digelar pada hari Jumat (28/09/2018). Negara-negara yang berpeluang menjadi lawan Indonesia adalah Korea Selatan, Australia dan Irak.

Meskipun lawan yang akan dihadapi relatif cukup berat, tapi banyak yang optimis kalau timnas U-16 akan mampu melenggang ke babak semifinal. Seandainya berhasil lolos ke semifinal, maka secara otomatis timnas U-16 akan bermain di Piala Dunia U-17 sebagai wakil dari konfederasi Asia.

Suatu kebanggaan tersendiri meskipun hanya untuk level junior. Semoga saja harapan untuk melihat skuat Garuda Muda tampil di ajang Piala Dunia (junior) tersebut dapat tercapai sebagai obat atas keringnya prestasi timnas senior yang sudah bertahun-tahun tak pernah merasakan gelar juara.

 

Komentar
Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 HitsBanget.com. Powered by WordPress.