Connect with us

Hits Banget

Miliki Suara yang Khas, Gadis Cilik Asal Salatiga jadi Trending di Youtube

Published

on

image/Youtube The Voice Kids Indonesia

Stefany Raffelia Adinda ( Fany) , bocah berusia 11 tahun asal Kota salatiga Jawa Tengah, sedang ramai diperbincangkan di jagat maya, Video Fany saat mengikuti audisi The Voice Kids Indonesia bertengger di daftar video Trending Youtube .

Dalam video tersebut Fany membawakan lagu Do Re Mi satu lagu yang di dpopulerkan oleh Budi Doremi, akan tetapi Fany mengubah liriknya menjadi lagu berbahasa jawa. Alhasil penampilan si gadis cilik berambut panjang ini dengan suara unik ini bikin kaget ke 3 Coaches yaitu Agnez Monica, Bebi Romeo dan Tulus. Tidak tanggung- tanggung seusai penampilannya 2 Coaches Agnez Mo dan Tulus pun langsung menyambangi Fany.

Ternyata bukan hanya coaches yang terpesona akan penampilan Fany , Setelah video ini diunggah Oleh akun The Voice Kids Indonesia (8/9/2017), video audisi Fany menembus angka lebih dari  1,1 juta Viewers dan 22 ribu Likes.

 

Penasaran yuk Simak videonya.

Komentar

Hits Banget

Peraturan Baru, Usia Nikah Minimal 19 Tahun

Published

on

Dalam rangka peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat naikkan batas minimal usia pernikahan menjadi 19 tahun dari 16 tahun. Rencana tersebut dibahas lewat revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

img: todayifoundout.com

Beberapa alasan mengapa pemerintah menaikkan batas minimal usia perkawinan antara lain untuk menekan angka perceraian, memberikan kesempatan lebih luas mendapatkan pendidikan dan menyelamatkan praktik perkawinan anak di bawah umur yang sangat merugikan bagi anak, keluarga, maupun negara.

Dalam pembahasan RUU, dari 10 fraksi ada dua partai yang menolak rencana tersebut. Sedangkan, delapan partai menyetujui rencana kenaikan batas minimal usia pernikahan menjadi 19 tahun.

Nantinya, aturan ini akan memuat sanksi untuk pihak yang melanggar. Namun, seperti apa sanksinya pemerintah belum bisa memberikan kejelasan secara rinci.

Keputusan tentang batas minimal usia menikah ini didukung pula oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Menurut Lukman, putusan itu memenuhi rasa keadilan di masyarakat. Karena itu, ia menilai tak perlu ada perbedaan usia minimal pernikahan untuk laki-laki maupun perempuan. Karena sebelumnya, batas minimal usia menikah perempuan adalah 16 tahun dan laki-laki 19 tahun.

Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Jika Dibuat Film, Inilah Artis yang Cocok Memerankan Karakter dalam Thread KKN di Desa Penari

Published

on

By

Beberapa waktu yang lalu dunia twitter ramai dengan twit horor seputar peristiwa KKN. Adalah akun @SimpleM81378523 atau SimpleMan yang membuat utas tentang cerita seram ini. Sebenarnya thread ini sudah dibuat beberapa bulan yang lalu. Akan tetapi dalam beberapa hari ini kembali ramai diperbincangkan.

Beberapa acara bertema mistis di kanal youtube pun juga mulai membahas tentang KKN di Desa Penari. Bahkan beberapa hari terakhir, sejumlah media massa online dan channel televisi turut serta meramaikan pembahasan seputar kejadian apa yang terjadi di desa yang sampai saat ini namanya masih dirahasiakan tersebut.

Tapi di jagat twitter, tempat semua cerita itu berasal, yang terjadi kemudian justru bermunculan twit-twit receh bin nyeleneh yang membuat nuansa horor KKN di Desa Penari berubah menjadi lucu. Mulai dari munculnya meme-meme seputar karakter di dalam cerita tersebut, plesetan thread dari sudut pandang lelembut, sampai dengan imajinasi kalau thread tersebut diangkat ke layar lebar.

Khusus untuk yang terakhir, akun @faizaufi sudah membuat sebuah thread lengkap tentang siapa saja artis yang cocok untuk memerankan karakter dalam cerita KKN di Desa Penari bila dijadikan film. Siapa saja mereka?

  1. Adipati Dolken sebagai Bima. Cowok yang katanya lulusan pesantren tapi justru melakukan sesuatu yang akhirnya menimbulkan bencana. Cocok diperankan oleh Adipati Dolken karena wajahnya yang nakal-nakal alim gitu…

images: brilio.net

2. Ayu diperankan oleh Masayu. Meskipun terlihat sudah bukan berusia KKN lagi, tapi tampilan Masayu akan cocok memerankan tokoh Ayu yang tergambarkan cukup genit.

images: grid.id

3. Widya diperankan oleh Indah Permatasari. Widya adalah karakter yang diincar oleh lelembut, tapi pada akhirnya bisa selamat. Indah Permatasari cukup berpengalaman untuk karakter cewek sedih dan dilanda kebingungan.

images: kompas.com

4. Nur diperankan oleh Laudya Chintya Bella. Karakter gadis beriman dan bertaqwa lulusan pesantren. Punya kelebihan bisa lihat yang begituan dan dijaga oleh neneknya

images: https://cdn2.tstatic.net

5. Mbah Uyut diperankan oleh Egy Fedly. Kurang sangar gimana coba bang Egy ini? Tua, wajah sarat pengalaman, tampilan mistis, dan rambut panjang.

images: kumparan.com

6. Pak Prabu diperankan oleh Pak Prabu. Mantan suami Dewi Yull ini pas untuk memerankan karakter seorang pemimpin di desa. Kalem, perawakan pas, pembawaan tenang dan berpenampilan matang dalam menghadapi masalah.

images: kompas.com

7. Wahyu diperankan Joshua Suherman. Karakter Wahyu yang ceplas-ceplos memang cocok untuk Joshua Suherman yang sering spontan ceplas-ceplos juga.

images: https://cdn2.tstatic.net

8. Anton yang diperankan oleh Adriano Qolbi. Karakter yang jarang tampil. Sekalinya tampil lang ngegap Bima lagi onani. Hadehhhh…

images: https://cdn2.tstatic.net

8. Badarawuhi diperankan oleh Lucinta Luna. Kalau yang satu ini alasannya sederhana, yaitu karena Lucinta Luna dalam kesehariannya saja sudah terbiasa berganti-ganti karakter. Tak perlu dijelaskan to karakter apa? Jadi bisa dibilang Lucinta Luna ini luwes orangnya, pas untuk memerankan Badarawuhi. 

images: grid.id

9. Penjual cilok diperankan oleh Reza Rahardian. Hanya satu alasan saja: Apalah arti sebuah film tanpa Reza Rahardian?

images: liputan6.com

Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Tak Hanya Ibukota Negara, Ibukota Jawa Barat Pun Juga Akan Pindah

Published

on

Beberapa pekan belakangan, berita kepindahan Ibukota negara menjadi trending topic di berbagai media. Rencananya, lokasi Ibukota baru nantinya adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Namun, ternyata tak hanya Ibukota negara saja lho yang akan berpindah, melainkan Ibukota Propinsi Jawa Barat. Ya, dilansir dari detikcom, Gubernur Ridwan Kamil tengah berupaya mengajukan rumusan pemindahan Ibukota ke DPRD yang kini sedang dalam tahap pengkajian lebih dalam hingga 6 bulan mendatang.

img: fortune.com

Menurut Kang Emil, sapaan akrab untuk Ridwan Kamil, alasan perlu dipindahkannya Ibukota Jawa Barat kurang lebih sama dengan alasan dipindahkannya Ibukota Negara ke Kalimantan Timur antara lain : Kota Bandung sudah tidak ideal lagi menjadi pusat pemerintahan Jabar, selain itu juga kantor-kantor pemerintahan yang cekclok (terpisah) dan tidak produktif

img: archiplanet.org

Oleh karena itu, beberapa wacana lokasi untuk pemindahan Ibukota Jawa Barat yang baru juga sudah ditentukan. Beberapa lokasi yang sedang dipertimbangkan adalah Tegalluar (Kabupaten Bandung) dan Walini (Kabupaten Bandung Barat) dan Rebana (Cirebon-Subang-Majalengka).

Dipilihnya lokasi-lokasi tersebut tak lain karena pertimbangan resiko bencana, aksesibilitas, tingkat ekonomi, hingga ketersediaan air.  Selain itu, wilayah Tegalluar (Kabupaten Bandung) dan Walini (Kabupaten Bandung Barat) yang akan dilalui kereta cepat Jakarta-Bandung. Keberadaan kereta cepat akan berdampak terhadap ekonomi dan pembangunan di sekitarnya. Sedangkan Rebana (Cirebon-Subang-Majalengka) juga diproyeksikan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Khususnya di Subang, akan dibangun Pelabuhan Patimban. Keberadaan pelabuhan ini pun juga akan berdampak terhadap ekonomi sekitar.

Wah, gimana nih sobat spaneng ? kamu termasuk team yang yes apa no nih Ibukota mau pindah ?

Komentar
Continue Reading

Trending