Connect with us

Inspirasi

Ingin Menikah Tapi Masih Kuliah? Tidak Masalah…Ikuti Saja Tips-tips Berikut Ini!!!

Published

on

images : http://aeshaonline.com

Salah satu kewajiban yang harus segera ditunaikan setelah kita mampu adalah menikah. Asalkan sudah cukup umur, serta siap secara lahir maupun batin, maka sudah sewajarnya untuk segera melangsungkan pernikahan. Selain menghindari zina, menikah tentunya akan mendatangkan pahala serta keberkahan dalam hidup ini.

Namun yang menjadi persoalan adalah ketika kamu sudah siap secara batin, namun belum terlalu siap untuk urusan lahiriah. Misalnya saja kamu sudah ingin menikah, namun posisimu saat ini masih duduk di bangku kuliah. Kebetulan dari pihak pasanganmu sudah meminta untuk buru-buru diresmikan. Padahal secara materi kamu jelas belum siap. Jatah makan saja masih nunggu kiriman orang tua, masa iya mau ngasih makan anak orang?

Biasanya keadaan tersebut menimpa pihak cowok. Wajar saja, di beberapa tempat, perempuan berusia 21 tahun dan belum menikah dianggap sudah out of date alias tidak laku. Tapi kamu tidak perlu khawatir, nih kami kasih tips agar tetap bisa menikah sembari menunggu lulus kuliah.

  1. Kamu harus mendapat restu dari orang tua

images : thoughtcatalog.files.wordpress.com

Yang namanya restu dari orang tua itu tetap wajib hukumnya. Meskipun kamu dari pihak laki-laki dimana kedudukan orang tua bisa digantikan wali, namun tetap saja harus meminta restu dulu ketika hendak menikah. Walaupun  nikah di KUA itu gratis, tapi biaya syukuran serta mahar tetap harus mengeluarkan uang kan?

Kalau tanpa restu dari orang tua, rasanya akan cukup berat bagi kamu untuk menanggung semua biaya pernikahan itu seorang diri. Lagian, kamu juga tidak mau dianggap anak durhaka kan? Karena itu mintalah restu orang tuamu dulu sebelum minta restu calon mertuamu.

  1. Pastikan kamu memiliki pekerjaan sampingan

images : cdn.gobankingrates.com

Pertanyaan yang pasti akan muncul saat kamu menyatakan keinginan untuk menikah tentu saja adalah tentang pekerjaan. Hal ini sangatlah penting karena kewajiban seorang suami nantinya adalah menafkahi istri agar dapat hidup layak. Nah agar kamu tidak  gelagapan saat mendapat pertanyaan itu pastikan kamu sudah memiliki pekerjaan sampingan yang setidaknya bisa digunakan untuk bertahan hidup satu bulan.

Meskipun pekerjaanmu serabutan, asalkan hasilnya lumayan tetap jalani saja. Yang penting kamu dan istrimu nanti tidak sampai kelaparan. Lalu untuk biaya kuliah? Ah…itu tinggal pintar-pintar negosiasi saja kepada orang tua dan calon mertuamu.

  1. Buat kesepakatan pra nikah

images : http://www.maggiolawfirm.com

Bukan  cuma artis saja yang bisa membuat kesepakatan pra nikah, kamu dan pasanganmu juga bisa. Misalnya saja untuk biaya kuliah, kamu bisa saja membuat kesepakatan dengan calon istrimu bahwa siap menanggung biaya hidupnya, namun untuk biaya kuliah meminjam dari orang tua/mertua.

Ingat! meminjam bukan meminta. Saat kamu nanti sudah memiliki pekerjaan dengan gaji lebih baik berarti kamu harus mengembalikan uang pinjaman itu.

  1. Tunda dulu punya momongan

images : fthmb.tqn.com

Memiliki anak memang anugerah dari Tuhan. Akan tetapi tidak ada salahnya untuk menunda mengingat kondisimu yang masih menempuh pendidikan. Ada baiknya bagi kalian nanti untuk fokus menyelesaikan pendidikan dulu sambil mencari pekerjaan yang lebih baik.

Saat semuanya sudah stabil barulah itu waktu yang pas  untuk memiliki momongan. Kalian tentu ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati kalian. Dan yang terbaik itu akan bisa kalian berikan ketika kondisi keluarga kalian sudah benar-benar stabil.

  1. Usahakan kalian sama-sama bekerja

images : cdn.moneycrashers.com

Agar perekonimian keluargamu lebih stabil, ada baiknya kalau istrimu juga ikut bekerja. Selain karena belum memiliki momongan, secara finansial jelas akan terbantu. Syukur-syukur kamu bisa menyisihkan penghasilanmu tiap bulan untuk ditabung.

Dengan begitu kamu dan istrimu akan sama-sama belajar bagaimana mengelola keuangan keluarga. Akan lebih membanggakan lagi kalau dengan penghasilan yang kalian kumpulkan berdua itu, kalian jadi bisa membiayai kuliah sendiri tanpa meminjam dari orang tua. Mereka pasti akan sangat bangga.

Menikah itu seperti sebuah kewajiban. Tapi kalau menikah muda, itu sebuah pilihan. Kalau kamu sudah yakin ingin menikah muda meskipun saat ini kamu masih menempuh pendidikan dan belum berpenghasilan  tetap, lanjutkan saja keyakinanmu itu. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kedepannya, namun yakini saja kalau Tuhan selalu menyertai orang-orang yang mau berusaha.

 

Komentar

Inspirasi

Inspirasi Resepsi Pernikahan Dengan Budget Pas-pasan, Sederhana Tapi Bermakna

Published

on

By

Sebenarnya menikah biaya menikah itu murah. Kalaupun ada yang membuatnya terlihat mahal, itu adalah biaya “pamer”nya. Ya, pada intinya menikah itu harus ada kedua mempelai, saksi, mas kawin, akad, dan dilengkapi dengan restu kedua orang tua. Hanya saja karena itu diharapkan menjadi momen sekali seumur hidup, sebagian besar orang menjadikannya sebagai ritual yang harus terlihat mewah dan berkualitas.

Tak jarang sampai ada yang harus berhutang sana-sini demi melangsungkan pesta resepsi pernikahan yang meriah. Pasti terkenang sih, tapi bagaimana dengan mereka yang hanya punya budget pas-pasan tapi ingin resepsi pernikahan yang berkesan?

Tenang….kami ada solusinya. Berikut akan kami berikan beberapa tips untuk kamu yang ingin melangsungkan resepsi pernikahan yang berkesan meskipun hanya dibekali dengan budget pas-pasan.

  1. Untuk menghemat biaya sewa gedung, kamu bisa mengakalinya dengan menggunakan halaman depan rumahmu. 

images: https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/

2. Seandainya rumah kamu tak memiliki halaman depan yang mencukupi, maka mau tak mau harus menyewa gedung. Tak perlu gedung yang bagus atau besar, sebab biaya sewanya bisa mahal. Kamu bisa sewa aula atau kantor desa untuk menghemat biaya.

images: http://www.bangfebrianmiandy.com/

3. Biaya membengkak karena banyaknya tamu undangan. Kamu bisa merubah konsep acara dengan tema private party. Khusus pihak keluarga dan teman terdekat saja yang diundang ke acara resepsi.

images: http://melanieduerkopp.com/

4. Manfaatkan keahlian teman-teman kamu sebagai pengisi acara.

images: https://media.karousell.com/

5. Selain sebagai pengisi acara, kamu juga bisa meminta tolong teman-temanmu yang mahir di dunia fotografi ataupun vidografi untuk mengabadikan momen. “Harga teman” pasti akan sangat membantu.

images: https://www.plazakamera.com/

6. Hindari masak sendiri untuk resepsi karena harga bahan makanan yang fluktuatif. Akan lebih baik jika kamu menggunakan jasa katering. Tapi harus selektif juga yaa, yang hemat biayanya.

images: https://www.aertsonhotel.com/

Itulah beberapa tips sederhana untuk menghemat budget resepsi pernikahan. Perkara acara resepsi kamu menjadi rasanan tetangga karena ora umum, itu bukan urusan kami yaa…..

Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Keren! Ini Dia Isi Pidato Nadiem Makarim di Peringatan Hari Guru 2019

Published

on

Menjelang peringatan Hari Guru tanggal 25 November 2019 mendatang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyinggung berbagai isu tentang masalah guru di Indonesia. Mulai dari banyaknya aturan, beban administrasi, hingga berbelitnya birokrasi. Hal tersebut disampaikan dalam teks pidato yang diunggah dalam situs resmi mendikbud.

img: voa-islam.com

Berikut selengkapnya

PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PADA UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2019

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Shalom,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Rahayu,
Selamat pagi dan salam kebajikan bagi kita semua,

Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati,

Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia dari Sabang sampai Merauke,

Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit.

Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan.

Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas.

Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.

Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.

Anda frustasi karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal.

Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi.

Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.

Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.

Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama.

Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda.

– Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.
– Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas
– Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.
– Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.
– Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.

Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.

Selamat Hari Guru,
#merdekabelajar #gurupenggerak

Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Shalom,
Om Santi Santi Santi Om,
Namo Buddhaya,
Rahayu.

Jakarta, 25 November 2019
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Nadiem Anwar Makarim

Isi pidato di atas sontak menuai pujian dari para warganet karena telah mewakili sebagian besar perasaan guru di Indonesia yang terbelenggu begitu banyak aturan. Semoga Nadiem Makarim dapat membawa perubahan yang semakin baik bagi pendidikan Indonesia.

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

Keluar dari Zona Nyaman, Ayu Kartika Dewi Kini Menjadi Stafsus Jokowi

Published

on

Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah menunjuk 7 staf khusus anak muda pada Kamis (21/11/2019). Berikut ini 7 staf khusus baru Jokowi dari kalangan milenial yang diperkenalkan:

1. Adamas Belva Syah Devara (29) – Founder dan CEO Ruang Guru
2. Putri Indahsari Tanjung (23) – Founder dan CEO Creativepreneur
3. Andi Taufan Garuda Putra (32) – Founder dan CEO Amartha
4. Ayu Kartika Dewi (36) – Pendiri Gerakan SabangMerauke
5. Gracia Billy Mambrasar (31) – Pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia
6. Angkie Yudistia (32) – Pendiri Thisable Enterprise
7. Aminuddin Maruf (33) – Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)

Diantara 3 milenial wanita yang ada diatas, salah satunya adalah Ayu Kartika Dewi, seorang pegiat toleransi berprestasi. Pengalaman dan prestasi Ayu yang cukup banyak membuat Presiden Jokowi yakin akan kemampuan wanita 36 tahun ini untuk menjadi staf khusus Presiden.

Ayu merupakan lulusan berprestasi Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (UNAIR). Bahkan tugas akhir skripsinya terpilih untuk mendapatkan Student Grant dari Asian Development Bank. Setelah lulus kuliah, Ayu memutuskan bekerja di P&G di Singapura sebagai Consumer Insights Manager dari 2007 hingga 2010. Namun ditengah karir yang meroket di dunia korporat, Ayu justru keluar dari zona nyaman.

img; sabangmerauke.id

Jika kamu tahu Gerakan Indonesia Mengajar yang diprakarsai Anies Baswedan, maka Ayu adalah salah satu angkatan pertama dan saat itu dia ditugaskan mengajar di SD di Maluku Utara. Berawal dari kegiatan sosial tersebut, pada 2013 Ayu mendirikan gerakan SabangMerauke, yaitu sebuah program pertukaran pelajar antar-daerah di Indonesia untuk menanamkan nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan.

Tak cukup sampai disitu, atas segudang hal yang dilakukan untuk anak-anak di Indonesia, Ayu mendapatkan beasiswa Keller Scholarship dan Fulbright Scholarship untuk melanjutkan kuliah di Duke University – Fuqua School of Business, Amerika Serikat. Ia lulus dengan gelar MBA dan sempat bekerja sebagai konsultan di McKinsey selama tiga bulan pada 2014.

Pada tahun 2015 Ayu pun dipercaya sebagai Staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan kini wanita berhijab ini dipercaya Jokowi menjadi salah satu stafsus dalam bidang sosial.

Itulah sederet pengalaman dan prestasi Ayu Kartika Dewi, staf khusus Presiden dari kalangan milenial. Kalau Ayu bisa, mengapa kamu tidak ?

Komentar
Continue Reading

Trending