Connect with us

Inspirasi

7 Alasan Mengapa Jadi Working Mom Itu Keren !

Published

on

Perdebatan antara ASI vs sufor atau antara isyana vs raisa emak-emak berdaster vs emak-emak kantoran memang nggak akan pernah habis sampai kapanpun. Karena masing-masing punya alasan tersendiri, dan masing-masing punya kelebihan serta kekurangan sendiri-sendiri. So, bukan bermaksud memprovokasi hanya memberi inspirasi saja bagaimana ‘keren’nya seorang working mom! Here we go…

  1. Me Time

Terkadang me time seorang ibu itu nggak harus ke salon, belanja di mall, atau hangout bareng teman-teman. Namun, ternyata pergi ke kantor untuk bekerja juga bisa menjadi me time seorang ibu lho ! bagaimana tidak ? jika di rumah ibu harus dituntut dengan berbagai macam urusan rumah tangga, belum lagi jika si anak rewel, sangat menguras energi bukan ? Nah jika kamu bekerja, kamu bisa bertemu dengan suasana baru yang menjadi hiburan tersendiri buat kamu. Dan tentunya reward yangbisa didapatkan oleh working mom adalah mempunyai penghasilan sendiri yang bisa digunakan sesuka hati. Yeaay !

menikmati pekerjaann via shineonmom.com

  1. Menjadi Panutan Anak

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa seorang ibu akan menjadi panutan bagi seorang anak. Apabila ibunya diam di rumah, maka mindset seorang anak akan “oh, berarti aku besok kalau sudah menjadi ibu juga di rumah aja”. Memang nggak salah juga sih menjadi ibu rumah tangga, namun apa salahnya jika kita mengamalkan ilmu yang selama ini kita dapat ? Menjadi panutan disini bukan semata-mata tentang mindset tersebut, namun lebih kepada perilaku sang ibu. Ibu yang bekerja otomatis akan lebih terjaga perilaku & tutur katanya, karena sudah dibiasakan di kantor seperti itu.

mambantu mengerjakan PR via inhabitat.com

  1. Anak Menjadi Lebih Cerdas

Sudah banyak penelitian yang menyimpulkan bahwa ibu yang bekerja mempunyai anak lebih cerdas daripada ibu rumah tangga. Itu disebabkan karena seorang working mom mempunyai pengetahuan lebih luas daripada ibu rumah tangga. Pengetahuan yang luas ini bisa diperoleh dari lingkungan sekitar ketika bekerja ataupun bagian dari tuntutan pekerjaan.

anak menjadi cerdas via sjvisiontherapy.com

  1. Waktu Luang Dengan Keluarga Menjadi Lebih Berkualitas

Mempunyai waktu luang dengan keluarga adalah sesuatu yang sangat berharga bagi working mom. Waktu luang akan terasa lebih berkualitas karena jarang didapatkan oleh seorang working mom. Oleh karena itu, kasih sayang seorang ibu akan memuncak ketika tiba waktunya bersama sang buah hati. Dengan begitu, anggota keluarga akan tetap tidak akan kekurangan kasih sayang seorang ibu.

liburan bersama keluarga via localtoursvietnam.com

  1. Menghindari Emosi

Tidak jarang kita temui ibu yang sering marah-marah kepada anak, entah karena hal sepele atau karena si ibu sendiri yang memang sifatnya mudah marah. Padahal menurut psikolog anak, jika ibu sering membentak maka sel otak si anak perlahan akan rusak. Dan itu bisa menyebabkan dia trauma secara psikis, atau menurunkan tingkat kecerdasan. Mengerikan bukan ? Nah hal tersebut bisa dihindari dengan pergi bekerja. Dengan pergi bekerja, kita akan merasakan rindu kepada anak dan niscaya frekuensi emosi kepada anak pun akan berkurang.

membentak anak via momooze.com

  1. Membantu Finansial Keluarga

Salah satu alasan mengapa ibu harus bekerja adalah untuk membantu finansial keluarga. Mungkin penghasilan sang suami dirasa belum cukup untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga maka dari itu si ibu memutuskan untuk bekerja.

mempunyai penghasilan tambahan via
newgiftzone.com

  1. Meningkatkan Kualitas Diri

Seorang working mom tentunya dituntut menjadi lebih baik secara kualitas. Dia harus terus belajar dan belajar. Hal tersebut tentunya akan berimbas kepada cara mendidik anak. Anak otomatis akan ketularan pintar dari sang ibu.

Nah bagaimana, keren bukan menjadi seorang working mom ? Namun, harus selalu di ingat ya kewajiban utama seorang ibu adalah mengurus rumah tangga bukan bekerja di luar. Jadi sesibuk apapun kamu, tetap keluarga adalah nomer satu. OK ?

Komentar
Continue Reading

Desain Rumah

Mengintip Konstruksi RISHA, Rumah Tahan Gempa ala Kementerian PUPR

Published

on

Bencana alam tidak bisa diprediksi kapan datangnya, salah satunya adalah gempa bumi. Gempa bumi yang melanda Lombok beberapa waktu kemarin contohnya, kota wisata tersebut diguncang gempa 7 SR yang berakibat bangunan-bangunan roboh. Salah satu upaya untuk meminimalisir akibat yang timbul akibat gempa bumi, pemerintah lewat kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) berinovasi membuat konsep rumah tahan gempa dengan nama RISHA (Rumah Instan Sederhana & Sehat).

http://eproduklitbang.pu.go.id/risha/

Apa itu RISHA?

RISHA merupakan kependekan dari Rumah Instan Sederhana & Sehat. Sesuai dengan namanya, RISHA adalah konsep bangunan yang dibangun dalam waktu yang jauh lebih cepat daripada bangunan rumah pada umumnya. RISHA menggunakan konsep knock down, di mana proses pembangunannya tidak membutuhkan semen dan bata, melainkan dengan menggabungkan panel-panel beton dengan baut.

Berikut panel-panel RISHA.

Walaupun dibangun dengan singkat dan serba instan, ada satu keunggulan RISHA yang tak dimiliki bangunan lain yakni tahan gempa. Terbukti dengan terjadinya gempa di Lombok beberapa waktu lalu, beberapa bangunan RISHA disana tetap kokoh berdiri. Selain itu beberapa keunggulan lain dari sistem konstruksi ini.

1. Selain sebagai solusi rumah yang tahan gempa, RISHA mudah dikembangkan tanpa harus mengubah bangunan awal.

2. RISHA hanya mengkonsumsi sekitar 60 persen bahan bangunan dibandingkan dengan teknologi konvensional.

3. Ketiga, waktu pembangunan instalasi RISHA lebih cepat serta jumlah tenaga kerja untuk merakit teknologi ini cukup 3 orang saja.

4. RISHA menjamin kemudahan penjaminan mutu karena terukur dan terkosentrasi proses produksinya.

 

Berikut info grafik tentang RISHA

https://ofisofyangumelar.wordpress.com

Untuk sementara, RISHA sudah dibangun di beberapa wilayah seperti Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jawa Barat, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, serta Jambi.

Selanjutnya akan dikembangkan di daerah Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Bali, NTT dan NTB.

Lantas, berapa uang yang harus dikeluarkan untuk membangun sebuah RISHA? Dilansir dari website PUPR, satu buah RISHA type 36 hanya membutuhkan dana sebesar 50 juta lho! Dan itu sudah lengkap dengan kamar mandinya. Hemat sekali bukan?

Berikut contoh RISHA yang sudah kokoh berdiri

housingestate.com

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

Untukmu yang Akan Tunangan, Ini Dia Inspirasi Dekorasi Acara Tunangan yang Simpel nan Elegan

Published

on

Bagi sebagian kaum milenial, acara lamaran/ tunangan kini bukan lagi acara yang dianggap sederhana. Segala pernak pernik dan dekorasi kekinian seolah sudah melekat dalam acara penuh kekeluargaan tersebut. Karena zamannya media sosial, jadi seakan untuk pamer meng-upload foto berdua dengan caption “one step closer” harus ada background yang cantik dan instagram-able. Bahkan tak jarang walaupun hanya acara lamaran/ tunangan, harus merogoh kocek untuk menyewa jasa WO (wedding organizer), tak hanya sekedar mengundang Pak RT dan sesepuh kampung saja.

Namun daripada repot menyewa WO atau jasa dekorasi atau sejenisnya, berikut beberapa inspirasi dekorasi yang tentunya simpel, elegan dan gampang dibikin sendiri !

Berikut selengkapnya.

  1. Sangat simpelsimpel! hanya menggunakan tirai kain tile dan beberapa helai tanaman menjuntai, dan vooiilaaa…. ! Jadilah background tunangan yang cantik.

    id.pinterest.com

     

  2. Bagi kamu yang menyukai suasana hijau, caranya mudah. Sediakan papan ukuran 2×2,5m kemudian pasang rumput sintetis di permukaannya. Rumput ini bisa kamu beli biasanya dengan ukuran harga per meter. Kemudian tambahkan ornamen-ornamen seperti bunga-bunga berwarna putih.

    id.pinterest.com

     

  3. Mau acara tunangan di luar ruangan/ outdoor ? bisa banget ! Papan triplek yang dicat hitam doff kemudian ditambahkan hiasan paper flower di bagian sudutnya juga tak kalah elegan lho ! tambahkan juga inisial namamu dan pasangan agar terlihat lebih manis.

    id.pinterest.com

     

  4. Acara tunanganmu dilaksanakan malam hari ? Jangan lewatkan moment ini dengan memasang bohlam-bohlam agar terlihat lebih romantis.

    id.pinterest.com

     

  5. Zamannya sosial media, jadi tak ada salahnya untuk membuat dekorasi bertema photobox/ instagram.

    id.pinterest.com

     

  6. Ukiran huruf berikut juga sebenarnya gampang lho bikin sendiri ! Pakailah styrofoam yang dipotong menggunakan alat pemotong khusus, alat ini sangat terjangkau dan bisa didapatkan di toko alat tulis. Terakhir semprot dengan pylox dengan warna gold agar terkesan mewah. 

    id.pinterest.com

     

  7. Mau dekorasi tunangan yang menggambarkan keakraban keluarga ? Berikut adalah ide untuk mewujudkan hal tersebut. Dengan konsep round table maka suasana akan terkesan lebih hangat dan intim antara dua keluarga.

    id.pinterest.com

Komentar
Continue Reading

Style

Hasil Penelitian: Banyak Orang “Meminjam” Barang Belanjaan, Hanya Agar Terlihat Eksis Di Medsos

Published

on

By

Image Unsplash/Elijah O’Donell

Berbelanja kebutuhan sehari-hari secara online saat ini menjadi pilihan paling mudah di era yang serba canggih. Contohnya adalah berbelanja pakaian secara online yang bisa dilakukan oleh siapapun, dimanapun dan kapanpun ia mau. Namun ternyata ada tren yang lebih unik lho, yaitu tren dimana orang membeli pakaian hanya untuk tampil di Instagram saja. Mereka akan mengembalikanya sehari kemudian, setelah mereka mengunggah foto di Instagram dengan mengenakan pakaian barunya.

Instagram seperti sudah menjadi barometer fashion, jutaan unggahan foto bertema “Outfit of the day” yang sudah mencapai 19 juta foto yang diberi hastag #OOTD. Terlihat fresh dan terkesan update fashion membuat sebagian orang ingin tampil di Instagram dengan mengenakan pakaian yang sebenarnya tidak jadi mereka beli, seperti yang dilansir dari independent.co.uk berikut ini.

Penelitian dari Barclaycard menemukan bahwa hampir satu dari 10 pembeli Inggris telah membeli pakaian online dengan tujuan  memakainya untuk media sosial dan kemudian mengembalikan  pakaian sementara mereka.

Pelanggan terbesar? Pria dan wanita berusia 35 hingga 44 tahun, dengan 17 persen mengungkapkan bahwa mereka bersalah berbelanja hanya untuk daya tarik #OOTD. Sebuah hashtag yang hingga saat ini telah mencapai 199.466.186 postingan di Instagram.

Menariknya, penelitian menemukan bahwa pria lebih cenderung berbelanja dan kembali karena mereka lebih “sadar sosial” daripada wanita dengan 12 persen mengaku memposting pakaian atau barang aksesori di media sosial dan mengembalikannya ke pengecer setelahnya.

Keinginan untuk tampil tak henti-hentinya modis tidak hanya untuk teman-teman virtual. Satu dari 10 pria mengatakan mereka akan merasa malu jika seorang teman melihat mereka mengenakan pakaian yang sama dua kali, dibandingkan dengan hanya 7 persen wanita yang mengatakan bahwa mereka akan merasakan sama.

Peningkatan jumlah pembeli yang mengembalikan pakaian mereka setelah dipakai mungkin berasal dari model belanja “coba sebelum membeli” yang telah mendapatkan popularitas.

Dengan berbagai pengecer online yang menawarkan kepada pembeli pilihan untuk mencoba pakaian dan memutuskan apakah mereka ingin menyimpannya atau mengirimnya kembali sebelum menagih barang-barang, itu telah membuat pakaian usang kembali semakin umum. Baik pria maupun wanita mengaku bahwa mereka menggunakan trik lama yaitu menyimpan tag pada item pakaian dan memakainya.

Barclaycard menemukan bahwa pria menghabiskan rata-rata £ 114 pada pakaian dan sepatu per bulan dan menambahkan hingga £ 300 lebih per orang per tahun daripada rekan-rekan wanita mereka. Wah…sebuah hasil riset yang mengejutkan yaa….

 

Komentar
Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 HitsBanget.com. Powered by WordPress.