Connect with us

Inspirasi

Dilema Poligami : Jangankan Istri Ketiga, Istri Pertama Saja Belum Punya

Published

on

images : www.adisumaryadi.com

Harta, tahta, dan wanita. Tiga hal di dunia ini yang tidak akan pernah habis untuk dibicarakan. Apalagi jagat dunia maya saat ini yang dipenuhi tentang berita-berita korupsi, kekuasaan serta perselingkuhan. Kalau mau bilang sekarang ini jaman edan agaknya kurang tepat. Sebab sudah sejak dulu topik yang dibicarakan tidak pernah jauh dari hal-hal itu.

Bulan September kemarin dunia perfilman tanah air kembali bergejolak. Gejolak yang pertama muncul karena film G-30 S kembali ditayangkan di televisi setelah 18 tahun tidak ditayangkan. Animo masyarakat cukup besar terlihat dari banyaknya warga yang datang mengikuti nobar. Gejolak yang kedua tentu saja penayangan film Pengabdi Setan reborn yang melahirkan banyak meme “ibu sudah bisa”.

Setelah dua film itu, ditengah gegap gempitanya media menayangkan HUT TNI ke 62 muncul lagi film Jomblo reborn yang dibintangi Ge Pamungkas cs. Meski baru nonton trailernya, saya bisa memastikan kalau film itu tidak kalah bagusnya dengan Jomblo-nya Agus Ringgo tahun 2006 lalu. Kenapa saya begitu yakin? Sebab urusan percintaan akan selalu melahirkan drama, dan kebanyakan orang Indonesia menyukai hal-hal yang dramastis.

Salah satu adegan yang saya sukai di trailer film tersebut adalah ketika Ge Pamungkas ditawan dan keluar ucapan “jomblo itu pedih jenderal”. Dari situ sudah terbayang kan betapa pedih penderitaan seorang jomblo?

Di tengah kepedihan ribuan kaum jomblo di Indonesia ini, beberapa hari yang lalu ustadz Arifin Ilham mengenalkan istri ketiganya melalui halaman facebooknya. Rasanya belum lama ustadz Arifin Ilham memamerkan kemesraannya dengan kedua istrinya. Eh sekarang tau-tau sudah punya istri ketiga. Luar biasa memang. Sebab hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melakukan poligami.

Istrinya yang pertama adalah Wahyuniaty Al-Waly yang disebutnya putri Aceh. Istrinya yang kedua bernama Rania Bawazier yang disebutnya sebagai putri Yaman. Sedangkan istrinya yang ketiga disebutnya sebagai putri Sunda. Bukan hanya lintas suku, tapi poligami yang dilakukan ustadz Arifin Ilham sudah melampaui batasan negara.

Hebatnya lagi ketiga istrinya terlihat sangat akur satu sama lain. Kehidupan mereka pun sangat romantis. Tidak percaya? Silahkan cek sendiri. Saya malas menjelaskannya. Oleh sebab itu memang benar, poligami hanya berlaku bagi mereka yang mampu.

Namun disaat ustadz Arifin Ilham memamerkan kemesraannya dengan ketiga istrinya saya jadi berfikir, betapa kasihannya nasib mereka yang saat ini masih berstatus jomblo tapi sudah kebelet nikah. Dalam hati mereka pasti berfikir,”jangankan tiga, satu saja belum punya” sambil merenungi nasibnya.

Kepedihan itu semakin bertambah ketika teman-temannya satu demi satu menikah lalu melontarkan pertanyaan klasik yang sebetulnya tidak membutuhkan jawaban, “kapan nyusul?”. Kalau ada yang tanya seperti itu, jawab saja “Besok, kalau hujannya sudah reda”.

Tidak cukup sampai disitu saja, kepedihan kaum jomblo ini bahkan merambat sampai sosial media. Lihat saja meme-meme yang mengejek jomblo, dengan mudah akan kita temukan di akun-akun lawakan. Kurang pedih bagaimana coba, di dunia nyata dibully, di dunia maya apalagi. Jadi saya himbau, kaum jomblo di seluruh Indonesia, bersatulah!!!  Lawan semua bentuk pembullyan terhadap kalian. Dengan cara apa? Ndableg a.k.a cuek.

Jadi sah-sah saja kalau ustadz Arifin Ilham mau memamerkan kemesraannya dengan ketiga istrinya. Kalian netizen Indonesia mungkin hanya bisa nyinyir. Eits….tapi itu bukan berarti saya mendukung poligami lho yaa. Jangan salah paham.

Saya cuma mau mengeluarkan uneg-uneg saja. Mbok selain mengeluarkan “10 pilar keluarga sakinah”, ustadz Arifin Ilham itu sambil berbagi tips bagaimana cara mendapatkan hati seorang perempuan. Dengan fakta bahwa sekarang beliau punya 3 istri, jelas ustadz Arifin Ilham memiliki segudang tips dan trik untuk menaklukkan hati perempuan.

Lantas untuk siapa tips dan trik itu? Ya jelas untuk jomblo yang sudah kebelet nikah to, masak buat saya. Saya kan sudah punya istri dan rasanya tidak mungkin kalau mau nambah lagi.

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

Inspirasi Resepsi Pernikahan Dengan Budget Pas-pasan, Sederhana Tapi Bermakna

Published

on

By

Sebenarnya menikah biaya menikah itu murah. Kalaupun ada yang membuatnya terlihat mahal, itu adalah biaya “pamer”nya. Ya, pada intinya menikah itu harus ada kedua mempelai, saksi, mas kawin, akad, dan dilengkapi dengan restu kedua orang tua. Hanya saja karena itu diharapkan menjadi momen sekali seumur hidup, sebagian besar orang menjadikannya sebagai ritual yang harus terlihat mewah dan berkualitas.

Tak jarang sampai ada yang harus berhutang sana-sini demi melangsungkan pesta resepsi pernikahan yang meriah. Pasti terkenang sih, tapi bagaimana dengan mereka yang hanya punya budget pas-pasan tapi ingin resepsi pernikahan yang berkesan?

Tenang….kami ada solusinya. Berikut akan kami berikan beberapa tips untuk kamu yang ingin melangsungkan resepsi pernikahan yang berkesan meskipun hanya dibekali dengan budget pas-pasan.

  1. Untuk menghemat biaya sewa gedung, kamu bisa mengakalinya dengan menggunakan halaman depan rumahmu. 

images: https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/

2. Seandainya rumah kamu tak memiliki halaman depan yang mencukupi, maka mau tak mau harus menyewa gedung. Tak perlu gedung yang bagus atau besar, sebab biaya sewanya bisa mahal. Kamu bisa sewa aula atau kantor desa untuk menghemat biaya.

images: http://www.bangfebrianmiandy.com/

3. Biaya membengkak karena banyaknya tamu undangan. Kamu bisa merubah konsep acara dengan tema private party. Khusus pihak keluarga dan teman terdekat saja yang diundang ke acara resepsi.

images: http://melanieduerkopp.com/

4. Manfaatkan keahlian teman-teman kamu sebagai pengisi acara.

images: https://media.karousell.com/

5. Selain sebagai pengisi acara, kamu juga bisa meminta tolong teman-temanmu yang mahir di dunia fotografi ataupun vidografi untuk mengabadikan momen. “Harga teman” pasti akan sangat membantu.

images: https://www.plazakamera.com/

6. Hindari masak sendiri untuk resepsi karena harga bahan makanan yang fluktuatif. Akan lebih baik jika kamu menggunakan jasa katering. Tapi harus selektif juga yaa, yang hemat biayanya.

images: https://www.aertsonhotel.com/

Itulah beberapa tips sederhana untuk menghemat budget resepsi pernikahan. Perkara acara resepsi kamu menjadi rasanan tetangga karena ora umum, itu bukan urusan kami yaa…..

Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Keren! Ini Dia Isi Pidato Nadiem Makarim di Peringatan Hari Guru 2019

Published

on

Menjelang peringatan Hari Guru tanggal 25 November 2019 mendatang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyinggung berbagai isu tentang masalah guru di Indonesia. Mulai dari banyaknya aturan, beban administrasi, hingga berbelitnya birokrasi. Hal tersebut disampaikan dalam teks pidato yang diunggah dalam situs resmi mendikbud.

img: voa-islam.com

Berikut selengkapnya

PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PADA UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2019

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Shalom,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Rahayu,
Selamat pagi dan salam kebajikan bagi kita semua,

Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati,

Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia dari Sabang sampai Merauke,

Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit.

Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan.

Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas.

Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.

Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.

Anda frustasi karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal.

Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi.

Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.

Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.

Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama.

Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda.

– Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.
– Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas
– Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.
– Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.
– Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.

Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.

Selamat Hari Guru,
#merdekabelajar #gurupenggerak

Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Shalom,
Om Santi Santi Santi Om,
Namo Buddhaya,
Rahayu.

Jakarta, 25 November 2019
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Nadiem Anwar Makarim

Isi pidato di atas sontak menuai pujian dari para warganet karena telah mewakili sebagian besar perasaan guru di Indonesia yang terbelenggu begitu banyak aturan. Semoga Nadiem Makarim dapat membawa perubahan yang semakin baik bagi pendidikan Indonesia.

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

Keluar dari Zona Nyaman, Ayu Kartika Dewi Kini Menjadi Stafsus Jokowi

Published

on

Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah menunjuk 7 staf khusus anak muda pada Kamis (21/11/2019). Berikut ini 7 staf khusus baru Jokowi dari kalangan milenial yang diperkenalkan:

1. Adamas Belva Syah Devara (29) – Founder dan CEO Ruang Guru
2. Putri Indahsari Tanjung (23) – Founder dan CEO Creativepreneur
3. Andi Taufan Garuda Putra (32) – Founder dan CEO Amartha
4. Ayu Kartika Dewi (36) – Pendiri Gerakan SabangMerauke
5. Gracia Billy Mambrasar (31) – Pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia
6. Angkie Yudistia (32) – Pendiri Thisable Enterprise
7. Aminuddin Maruf (33) – Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)

Diantara 3 milenial wanita yang ada diatas, salah satunya adalah Ayu Kartika Dewi, seorang pegiat toleransi berprestasi. Pengalaman dan prestasi Ayu yang cukup banyak membuat Presiden Jokowi yakin akan kemampuan wanita 36 tahun ini untuk menjadi staf khusus Presiden.

Ayu merupakan lulusan berprestasi Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (UNAIR). Bahkan tugas akhir skripsinya terpilih untuk mendapatkan Student Grant dari Asian Development Bank. Setelah lulus kuliah, Ayu memutuskan bekerja di P&G di Singapura sebagai Consumer Insights Manager dari 2007 hingga 2010. Namun ditengah karir yang meroket di dunia korporat, Ayu justru keluar dari zona nyaman.

img; sabangmerauke.id

Jika kamu tahu Gerakan Indonesia Mengajar yang diprakarsai Anies Baswedan, maka Ayu adalah salah satu angkatan pertama dan saat itu dia ditugaskan mengajar di SD di Maluku Utara. Berawal dari kegiatan sosial tersebut, pada 2013 Ayu mendirikan gerakan SabangMerauke, yaitu sebuah program pertukaran pelajar antar-daerah di Indonesia untuk menanamkan nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan.

Tak cukup sampai disitu, atas segudang hal yang dilakukan untuk anak-anak di Indonesia, Ayu mendapatkan beasiswa Keller Scholarship dan Fulbright Scholarship untuk melanjutkan kuliah di Duke University – Fuqua School of Business, Amerika Serikat. Ia lulus dengan gelar MBA dan sempat bekerja sebagai konsultan di McKinsey selama tiga bulan pada 2014.

Pada tahun 2015 Ayu pun dipercaya sebagai Staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan kini wanita berhijab ini dipercaya Jokowi menjadi salah satu stafsus dalam bidang sosial.

Itulah sederet pengalaman dan prestasi Ayu Kartika Dewi, staf khusus Presiden dari kalangan milenial. Kalau Ayu bisa, mengapa kamu tidak ?

Komentar
Continue Reading

Trending