Connect with us

Tips

Biar Gaji Nggak Cuma Numpang Lewat, ini Dia Tips Mensiasatinya!

Published

on

Masa-masa gajian adalah moment yang paling ditunggu setelah sebulan bekerja. Namun ketika usai menerima gaji seringkali kita kalap dalam membelanjakannya. Alih-alih mau bertahan hingga edisi gajian selanjutnya eh ternyata si gaji cuma numpang lewat. Alhasil belum tengah bulan udah prihatin lagi, hihihi. Sahabat antispaneng pernah mengalaminya? Tentunya tak sedikit dari kita yang termasuk dalam golongan tersebut. Nah untuk mensiasatinya berikut beberapa tips jitu mengelola gaji agar tak boros.

  1. Jangan tergoda kawan lain yang belanja begitu kalap di awal bulanPada masa gajian kamu harus benar-benar hati-hati dalam mengelola rasa keinginan. Karena tak jarang, ketika awal gajian kamu akan tergoda dengan kawan lain yang berbelanja begitu banyak. Padahal, kebutuhanmu dengan kebutuhannya berbeda. Namun hanya karena menuruti hawa nafsu keinginan maka kamu tergoda ikut berbelanja banyak walaupun bukan hal-hal yang benar-benar dibutuhkan.

2. Kurangi frekuensi jalan-jalan di awal bulan

Happy Couple Driving on Country Road into the Sunset in Classic Vintage Sports Car

Salah satu hal yang membuat boros adalah jalan-jalan di awal bulan. Coba ubah mindset kamu bahwa jalan-jalan tak harus awal bulan, bisa jadi di akhir bulan. Bahkan nanti jika kawan-kawanmu di akhir bulan sudah berpikir dua kali untuk jalan-jalan, kamu akan melakukan hal sebaliknya.

3. Ubah mindset, awal bulan tak harus belanja bulanan dengan berlebihan. Beli ngecer juga oke!

Kebanyakan orang jika awal bulan akan berbelanja dengan begitu banyak untuk stok sebulan, bahkan kadang sesuatu yang tak seharusnya dibeli jadi terbeli. Sehingga uang gaji terasa habis seketika, walaupun sebenarnya kebutuhan rumah tangga sudah terbelanjakan. Dan pernahkah kamu merasa bahwa ketika membeli kebutuhan rumah tangga baik sedikit atau banyak, waktu untuk menghabiskannya tidak jauh berbeda? Nah kalau begitu lebih baik belanja tak usah banyak-banyak bukan? Salah satu trik untuk mensiasati mindset kamu tersebut adalah dengan belanja ngecer atau ngeteng! Misalnya beli sabun cuci, shampo, bumbu dapur, dll

Kalau dihitung-hitung kelihatannya lebih boros, namun ketika awal bulan kita tetap belanja namun sedikit-sedikit alias ngecer maka di mindset kita akan tertanam jika uang kita masih banyak. Sedangkan stok kebutuhan tetap sedikit seperti di tanggal tua, maka otomatis kita akan berfikir bagaimana menghemat barang-barang tersebut agar bertahan sehemat mungkin.

4. Rajin-rajin cari diskon belanja

Awal bulan biasanya banyak promo bertebaran, mulai dari promo supermarket, tempat makan, marketplace, dan berbagai promo menarik lainnya! So, kamu harus benar-benar memanfaatkan kesempatan ini. Lumayan kan?

5. Ada baiknya ke kantor bawa bekal saja

Salah satu yang membuat boros dan gaji cepat habis adalah kebiasaan makan di luar (restoran, cafe, dll). Maka dari itu, ketika berangkat ke kantor ada baiknya kamu membawa bekal makan siang daripada harus jajan di luar. Coba hitung perbedaan pengeluaranmu nantinya, pasti jauh lebih ngirit!

6. Daripada bokek di akhir bulan, mending cari pekerjaan sampingan

Keuanganmu tetap tidak terkontrol? Nah solusi berikutnya adalah mencari pekerjaan sampingan yang tentunya tak mengganggu pekerjaan utamamu. Dengan begitu kamu tetap dapat membelanjakan kebutuhanmu dan bertahan hingga akhir bulan. Pekerjaan sampingan ada macam-macam, kamu bisa berjualan online misalnya.

Komentar
Continue Reading

Kesehatan

Tanda-Tanda Gangguan Jiwa Pada Caleg yang Gagal di Pemilu

Published

on

Pesta demokrasi 2019 sudah usai, dan kini tinggal menunggu hasil akhir perhitungan. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, tak sedikit caleg yang gagal duduk di kursi DPR pusat sampai daerah mengalami gangguan jiwa.

Dan potensi gangguan jiwa pasca pemilu diprediksi kian naik mengingat pasti akan ada caleg yang gagal. Untuk itu, banyak rumah sakit yang menawarkan kesiapannya untuk menampung caleg yang tak siap gagal.

img: batulanteh.com

Adapun tanda-tanda gangguan jiwa tersebut di antaranya:

  • tidak mau makan secara normal
  • susah tidur
  • marah tanpa sebab
  • badannya sakit atau pegal-pegal
  • semangat jadi berkurang
  • ada kemurungan, kesedihan, rasanya ingin mati
  • bahkan yang terberat sudah mulai ada gangguan penilaian realitas seperti mendengar bisikan-bisikan, lihat bayangan seperti ketakutan ada yang mengejar-ngejar

Jika beberapa gejala tersebut telah muncul dan sudah diperiksa namun tidak menemukan faktor sakitnya, maka bisa jadi potensi gangguan jiwa sudah muncul. Penyebab gangguan kejiwaan tersebut biasanya terjadi karena banyak faktor. Mulai faktor genetik atau keturunan sampai akibat keinginan yang tidak tercapai.

Seorang Psikiater Rumah Sakit menjelaskan bahwa penyebab gangguan jiwa tersebut antara lain karena keinginan tidak tercapai, contohnya pada caleg-caleg yang tidak lolos pemilu. Caleg-caleg tersebut mempunyai ekspektasi tinggi dan sudah berusaha maksimal tetapi hasil tidak sesuai dengan yang diharapkan. Sehingga menyebabkan kekecewaan, kemarahan yang terpendam.

Penanganan terhadap pasien seperti caleg-caleg tersebut pun beragam. Ada yang cukup dengan diberikan obat dan psikoterapi, ada juga yang perlu proses rehabilitasi di bangsal-bangsal rumah sakit jiwa.

Wah bahaya juga ya Sob, wajar jika mereka stress hingga gangguan jiwa karena pastinya rupiah yang dikeluarkan juga tak sedikit…namun hasil tak sesuai harapan.

Komentar
Continue Reading

Parenting

Berbagai Kegiatan Seru Untuk Mengisi Liburan Dirumah Bersama Si Kecil

Published

on

Saat orang tua ada waktu libur, tentunya ingin menjadikan hari libur tersebut menyenangkan untuk si kecil. Namun terkadang karena satu dan lain hal, orang tua tidak dapat mengajaknya jalan-jalan. Hmm, kalau sudah begini ujung-ujungnya pasti cuma bermalas-malasan di rumah. Dan siapa bilang kalau liburan dirumah itu tidak menyenangkan ? Selain murah, orang tua tentu akan merasakan kedekatan yang lebih terhadap si kecil. Nah, berikut beberapa ide kegiatan seru untuk mengisi liburan di rumah bersama si kecil

  1. Playdate

    img: longfordchildcare.ie

    Mengundang teman-temannya bermain dirumah bisa jadi ide yang menyenangkan dan kegiatan yang asyik untuk anak. Mainan yang selama ini di simpan bisa dikeluarkan agar kegiatan semakin seru, atau orang tua bisa juga membacakan dongeng untuk anak berserta teman-temannya tersebut.

  2. Kegiatan Prakarya

    img: parenting.co.id

    Kegiatan seru lain adalah bermain seni dan prakarya dirumah. Bisa dengan melukis, membuat sesuatu dengan barang bekas, dll. Ini bisa melatih kemampuan motorik halus dan kreativitasnya lho !

  3. Belajar Masak

    www.tramshedssydney.com.au

    Memasak bersama si kecil juga bisa dijadikan ide brilian. Karena selain seru, memasak juga bisa melatih kemandirian anak dan membiasakan pola hidup sehat.

  4. Movie Marathon

    img: dailymail.co.uk

    Terkadang ada beberapa orang tua yang membatasi anaknya menonton TV atau bermain HP karena terlalu membuat kecanduan dan juga tak baik untuk penglihatannya. Namun untuk sesekali, biarkan anak menonton berbagai film yang tentunya sudah diseleksi orang tua.

Walaupun hanya liburan di rumah, namun yang terpenting adalah quality time nya kan !

Komentar
Continue Reading

Parenting

Mengenal Berbagai Macam Gendongan, Mamah Muda Wajib Tahu Nih!

Published

on

Dulu, aktivitas menggendong bayi yang paling populer adalah menggunakan kain jarik. Namun sekarang millennial parents disediakan berbagai jenis pilihan gendongan yang semakin variatif. Dan tidak sedikit dari kita yang bingung memilih gendongan yang paling pas dan nyaman.

Secara umum ada lima jenis gendongan bayi dan masing-masing punya kekurangan dan kelebihan.. Nah, biar kamu mendapat pencerahan, berikut beberapa jenis gendongan bayi berdasarkan penjelasan Maria Golda seorang baby-wearing consultant

  1. Jarik Plus: Jarik bisa dipakai dari bayi baru lahir sampai bayi berusia kurang lebih 2 tahun. Jarik termasuk salah satu gendongan yang everlasting, awet, dan bahan katunnya membuat bayi merasa nyaman. Minus: Kamu mesti mengikatnya dengan simpul jangkar atau simpul mati. Kebanyakan jarik dipakai untuk posisi menggendeong disamping (hip carry) sehingga tumpuannya hanya di salah satu bahu. Akibatnya, penggendong akan merasa pegal.
  2. Ring Sling

    img: blibli.com

    Plus: Ring Sling mirip seperti jarik, namun ada tambahan fitur ring (cincin) dari alumunium atau besi. Penggendong bisa lebih mudah mengatur longgar dan ketatnya gendongan. Minus: Penggendong mesti memastikan ring yang dipakai solid alias tidak bercelah. Ring yang bercelah akan menimbulkan akan menimbulkan resiko saat menggendong.

  3. Pouch

    img: tokopedia.com

    Plus: Jenis gendongan ini berbentuk tubular, sehingga simpel buat dipakai. Penggendong tinggal menyilangkan pouch dari pundak ke sisi samping tubuh, lalu posisikan bayi didalamnya. Minus: Banyak ahli tidak menyarankan pouch karena jika pemakaiannya tidak benar, dapat membuat bayi sulit bernapas. Pemilihan pouch juga mesti disesuaikan dengan berat tubuh penggendong, selain itu juga mudah membuat bahu terasa pegal.

  4. Meh Dai

    img: the fluffy mama

     Plus: Meh Dai adalah modifikasi baby-wearing tradisional dari China. Gendongan ini dilengkapi body panel dan tambahan tali untuk diikatkan ke tubuh penggendong. Penggunaan meh dai membuat beban gendongan terbagi kedua bahu, pinggang, serta punggung. Minus: Pemakaiannya agak ribet karena terdapat beberapa tali yang mesti diikatkan ke tubuh penggendong

  5. Soft Structured Carrier (SSC)

    img: ergo baby carrier

     Plus: SSC dilengkapi body panel, sehingga kamu tinggal meng-klik body panel tanpa harus mengikat-ikat seperti gendongan tradisional. Beban gendongan juga terbagi ke kedua bahu, pinggang, dan punggung sehingga penggendong akan lebih nyaman. Gendongan ini juga cocok untuk para ayah yang pengen menggendong si kecil tanpa harus ribet. Minus: Sebagian SSC belum mendukung posisi kaki bayi yang benar (posisi M shape) sehingga butuh fitur tambahan seperti insert. SSC sebaiknya digunakan ketika bayi sudah mempunyai kontrol otot leher yang kuat dan bisa diposisikan duduk.

Nah bagaimana, yang masih bingung mau beli gendongan udah mendapat pencerahan belum ? Menurut kamu lebih nyaman pakai gendongan yang mana?

Komentar
Continue Reading

Trending