Connect with us

Bola

Betapa Sulitnya Memisahkan Politik dan Sepakbola

Published

on

images : http://www.centrocampista.com

Referendum Katalunya yang berakhir dengan bentrokan antara polisi dengan warga masih menjadi perbincangan hangat khususnya di dunia sepakbola. Berawal dari laga antara Barcelona melawan Las Palmas yang harus digelar tanpa penonton sampai dengan Gerrard Pique yang dicemooh penonton saat berlatih bersama timnas Spanyol.

Adalah pernyataan Pique yang menyatakan dukungannya terhadap referendum Katalunya yang membuat dia dihujat oleh pendukung timnas Spanyol. Bagi Pique yang merupakan “putra daerah” Katalunya, semangat untuk memerdekakan diri dari Spanyol merupakan hak prerogratif bagi setiap warganya, tidak terkecuali bagi Pique sendiri.

images : goal.com

Namun hal itu tidak dapat diterima oleh pendukung timnas Spanyol. Mereka menganggap bahwa Pique adalah seorang pengkhianat. Sebagai bentuk protes mereka menyuruh Pique untuk mundur dari tim matador. Meski didesak mundur, tapi Pique tetap profesional pada tugasnya. Ia lebih memilih untuk bertahan di timnas.

Apa yang dialami Pique tersebut menunjukkan bahwa sepakbola tidak (akan) pernah bisa dipisahkan dari dunia politik. Padahal federasi sepakbola dunia FIFA telah menyatakan bahwa seluruh unsur sepakbola yang bernaung dibawahnya haruslah independen dan tidak terpengaruh dengan politik. Namun FIFA sepertinya juga lupa bahwa kebebasan mengeluarkan pendapat merupakan salah satu hak manusia yang paling mendasar.

images : tribunnews.com

Kita tentu masih ingat bagaimana Persib Bandung yang harus didenda karena supporternya membuat koreografi “Save Rohingya” beberapa pekan lalu. Merasa bahwa yang dilakukan itu sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, Bobotoh dan Viking pun membayar denda tersebut dengan uang receh yang mereka umpulkan dari tagar #koinuntukpssi.

Di medio 50an dan 60an, Presiden Soekarno juga menggunakan sepakbola sebagai bagian kampanyenya untuk menunjukkan bahwa Indonesia itu merupakan bangsa yang besar. Bahkan pembangunan Gelora Bung Karno Senayan juga didasari oleh politik mercusuar yang saat itu digalakkan oleh Soekarno.  Jangan heran kalau prestasi timnas Indonesia saat itu luar biasa, tidak lain karena semangat patriotisme yang diberikan oleh Soekarno.

Sementara itu di Spanyol kita juga tahu bagaimana Jenderal Franco mengunakan Real Madrid sebagai ajang propaganda politiknya. Ia dengan senang hati memberikan dukungan besar kepada Real Madrid karena klub itu memiliki basis pendukung yang besar di Spanyol. Sedangkan Barcelona, sebisa mungkin dihilangkan dari sejarah. Hal itu terbukti dari ruangan tempat trofi yang diraih Barcelona hancur dibom oleh tentara Franco.

images : /i.ytimg.com

Bukan hanya Spanyol, Italia pun merasakan hal sama. Di tahun 1927 penguasa fasis Italia Bennito Mussolini mendirikan AS Roma untuk menandingi supremasi klub-klub utara seperti Juventus, Torino, Milan dan Inter Milan. Lazio yang menolak untuk bergabung dengan AS Roma pun akhirnya dimusuhi. Jadilah sampai saat ini derby della capitale yang terkenal panas itu. Bahkan saking panasnya, pemilihan walikota Roma beberapa waktu yang lalu juga dibumbui aroma persaingan Lazio dan AS Roma.

Selain Persib, klub Skotlandia Glasgow Celtic juga pernah didenda karena supporternya  membawa banyak bendera Palestina di Liga Champions musim lalu. Meski mereka beralasan itu merupakan aksi solidaritas, tapi UEFA tetap menjatuhkan sanksinya. Bagi UEFA tindakan supporter Celtic itu merupakan aksi politik.

images : www.albawaba.com

Bagaimanapun juga, berpolitik adalah bagian dari hak mendasar manusia yang ada sejak dia dilahirkan. Dengan kata lain, berpolitik adalah hak asasi manusia. Karena itu sampai kapanpun, FIFA tidak akan bisa memisahkannya. Walaupun sanksi akan terus diberikan, tapi tidak akan menghentikan pengaruh politik itu sendiri di dalam sepakbola.

 

 

 

Komentar

Bola

Hasil Piala AFC U-16: Indonesia Kalahkan Iran 2 Gol Tanpa Balas

Published

on

By

images: tribunnews

Timnas U-16 berhasil meraih hasil positif dilaga perdananya dalam ajang Piala Asia U-16 dengan mengalahkan Iran 2 gol tanpa balas. Dua gol yang dihasilkan Indonesia dicetak oleh si kembar Bagas dan Bagus.

Bertanding di stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur, Indonesia langsung bermain menekan pertahanan Iran. Pertandingan baru berjalan 4 menit Indonesia berhasil mencetak gol pertama melalui Amirrudin Bagus Kahfi. Bagus berhasil memanfaatkan umpan silang Supriadi dengan baik sehingga membuat Indonesia unggul satu gol.

Tertinggal satu gol membuat Iran berambisi untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya usaha itu masih mentok di lini pertahanan Indonesia yang dikomandoi Komang Teguh serta Nur Rahman. Kiper Ernando Ari juga membuat beberapa penyelamatan untuk menghalau tendangan dari pemain Iran.

Di menit ke 19 dan 25 Indonesia kembali mengancam pertahanan Iran melalui aksi individu Bagus. Namun usaha itu masih belum mampu menambah keunggulan skuat Garuda Muda.

Memasuki menit ke 30 pertandingan mulai berjalan monoton. Indonesia lebih banyak memainkan umpan-umpan pendek untuk mempertahankan keunggulan. Skor 1-0 pun bertahan hingga peluit babak pertama berbunyi.

Memasuki babak kedua Indonesia langsung mengambil posisi menyerang. Tembakan Yudha Febrian yang memanfaatkan sepak pojok masih melebar ke samping gawang. Bagus yang merebut bola dari pemain belakang Iran nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke 52, namun tendangannya masih melesat ke samping gawang Iran.

Kapten tim David Maulana juga tak mau ketinggalan menebar teror ke gawang Iran. Sepakan kerasnya pada menit ke 60 masih mampu diamankan penjaga gawang Iran. Timnas U-16 Iran bukannya tanpa perlawanan. Sesekali tim dari Timur Tengah itu melepaskan umpan-umpan silang yang cukup menguji konsentrasi lini belakang Indonesia.

Bahkan di menit ke 73 Indonesia nyaris kebobolan ketika umpan silang Amir Jafari membentur mistar gawang Ari. Akan tetapi sayangnya tak ada pemain Iran yang siap menyambar bola liar itu. Di menit ke 81 Bagus yang lolos dari jebakan off-side berhasil melewati penjaga gawang Iran, namun tendangan yang dilepaskannya masih melebar sehingga gagal menambah keunggulan.

Gol penentu kemenangan Indonesia akhirnya baru tercipta pada masa injury time. Serangan bertubi-tubi ke lini pertahanan Iran diakhiri dengan gerakan memukau Bagas yang melewati 3 pemain Iran. Ia langsung melepaskan tendangan keras yang tak mampu dibendung oleh A. Nikpour. Skor 2-0 untuk kemenangan Indonesia ini bertahan sampai pertandingan berakhir.

 

Komentar
Continue Reading

Bola

Tak Ada Kejutan yang Berarti di Matchday 1 Liga Champions

Published

on

By

images: tribunnews

Liga Champions 2018-2019 mulai bergulir. Sebanyak 32 kesebelasan terbaik di Eropa mulai saling bertanding untuk memperebutkan trofi si kuping besar yang dalam 3 musim terakhir terbang ke kota Madrid. Tengah pekan ini matchday 1 Liga Champions sudah berakhir. Sayangnya tak ada kejutan yang berarti di pekan pertama itu.

Tim-tim spesialis kompetisi Eropa seperti Liverpool, Real Madrid, Barcelona, Juventus dan Bayern Munich sukses menjalani laga pertamanya dengan kemenangan.

Liverpool menang secara dramastis di Anfield atas tamunya PSG. Meski tak diunggulkan, finalis musim lalu itu sukses mengalahkan klub bertabur bintang itu dengan skor 3-2 lewat gol pamungkas yang dicetak oleh Roberto Firmino di menit ke 91.

Di Santiago Barnebau sang juara bertahan juga meraih hasil positif dengan membekuk AS Roma dengan skor 3-0. Pemain anyar Madrid Mariano Diaz mencetak gol debutnya di Liga Champions pada menit ke 91 sekaligus menjadi gol penutup di laga itu. Dua gol Madrid lainnya dicetak oleh Isco dan Gareth Bale.

PSV yang bertandang ke Camp Nou tampaknya harus benar-benar mengakui keunggulan tim tuan rumah. Anak asuh Mark van Bommel itu dibobol 4 gol tanpa balas lewat hattrick Lionel Messi dan satu gol dari Dembele. Hattrick Messi tersebut menobatkannya menjadi pemain dengan jumlah hattrick terbanyak di Liga Champions.

Juara bertahan Liga Italia, Juventus, juga berhasil menang di laga perdananya. Dengan susah payah si nyonya tua berhasil mengalahkan tuan rumah Valencia dengan skor 0-2 lewat sepasang gol Miralem Pjanic lewat titik penalti. Sayangnya kemenangan tersebut dinodai oleh kartu merah yang didapat Cristiano Ronaldo pada menit ke-29.

Sementara itu di Portugal Bayern Munich juga berhasil mengandaskan perlawanan Benfica dengan skor 0-2. Lewandowski dan Renato Sanchez masing-masing mencetak 1 gol untuk memastikan Bayern pulang dengan 3 poin.

Kalaupun ada kejutan yang cukup menghebohkan di matchday 1 ini, tak lain dan tak bukan adalah selebrasi tutup satu mata yang dilakukan oleh Firmino pasca mencetak gol kemenangan Liverpool atas PSG. Sempat diragukan tampil setelah matanya “dicolok” Vertonghen di laga melawan Tottenham Hotspurs akhir pekan lalu, Firmino akhirnya masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke 73 untuk menggantikan Strurridge. Pada menit ke 91 ia melakukan penetrasi yang diakhiri sepakan keras yang tak mampu dibendung oleh Areola. Selebrasinya dengan menutup satu mata pun menjadi pemberitaan hangat berbagai media. Tak ketinggalan juga meme-meme tentang selebrasinya itu di twitter serta instagram.

Komentar
Continue Reading

Bola

Hasil Lengkap dan Klasemen Sementara Liga Spanyol Pekan ke-1

Published

on

By

Tidak ada kejutan yang berarti di pekan perdana Liga Spanyol 2018-2019. Tim-tim papan atas berhasil meraih kemenangan atas lawan-lawannya. Barcelona yang bertanding di Camp Nou sukses mengalahkan Alaves dengan skor 3-0. Gol-gol Barca dicetak oleh Leonel Messi (64′ dan 90+2′) serta Phillipe Coutinho (83′). Hasil ini membawa Barca duduk di peringkat kedua klasemen sementara.

Laga pertama Real Madrid di La Liga tanpa Ronaldo juga berjalan mulus. Meskipun laga melawan Getafe sepi penonton, Real Madrid tetap mampu bermain apik dan mengalahkan tamunya itu dengan skor 2-0 lewat gol yang dicetak oleh Daniel Carvajal dan Gareth Bale.

Sevilla secara mengejutkan berhasil menduduki puncak klasemen sementara usai mengalahkan tim tuan rumah Rayo Valecano dengan skor 1-4. Pemain baru mereka Andre Silva langsung unjuk gigi dengan mencetak hattrick masing-masing pada menit ke 31′,45+1′, dan 79′. Sedangkan gol Rayo dicetak oleh penalti Adri Embarba pada menit ke 85′. Gol Sevilla yang lain dicetak oleh Vazquez pada menit ke 15′.

La Liga pekan pertama ditutup dengan pertandingan antara Valencia melawan Atletico Madrid. Tim tamu yang baru saja menjuarai Piala Super Eropa unggul lebih dulu di menit ke 26′ melalui gol Correa. Gol balasan dari Valencia baru tercipta pada menit ke 56′ lewat kaki Rodrigo Moreno.

Berikut hasil lengkap dan klasemen sementara Liga Spanyol pekan ke-1.

Bilbao 2-1 Leganes

Eibar 1-2 Huesca

Villareal 1-2 Sociedad

Real Betis 0-3 Levante

Girona 0-0 Valladolid

Celta Vigo 1-1 Espanyol

images: instagram.com

 

Komentar
Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 HitsBanget.com. Powered by WordPress.