Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Inspirasi

6 Hal yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Menghemat Budget Pernikahan

Published

on

Mempersiapkan pernikahan bukanlah perkara mudah. Banyak hal yang harus kamu persiapkan, mulai dari pakaian, tempat, undangan serta makanan. Segala persiapan itu kuncinya cuma satu, budget. Ya, kamu harus punya budget yang cukup untuk kelancaran proses pernikahanmu.

Di negara kita, bulan syawal, dzulqaidah dan dzulhijjah di kalender hijriyah menjadi bulan-bulan yang sering dimanfaatkan untuk menggelar acara pernikahan. Kamu bisa lihat setelah bulan ramadhan nanti, pasti banyak undangan yang masuk ke rumahmu tentang resepsi pernikahan. Atau jangan-jangan malah kamu sendiri yang merencanakan menikah di bulan-bulan itu?

Untuk kamu yang tengah mempersiapkan pernikahan, tidak ada salahnya untuk segera mulai menghitung besarnya pengeluaran nanti. Itu semua harus sesuai dengan budget yang kamu punya. Meski menikah itu sekali seumur hidup, bukan berarti kamu harus menghambur-hamburkan banyak uang bahkan sampai berhutang untuk hajatanmu nanti. Sebab kehiduan yang sebenarnya baru akan kamu jalani setelah kamu mengucap ijab qabul di depan penghulu, bukan hanya sebatas saat berdiri di pelaminan.

Seandainya budgetmu pas-pasan, tidak ada salahnya untuk melakukan hal-hal berikut ini demi penghematan anggaran.

  1. Berhematlah dalam hal dokumentasi

images: okeinfo.net

Saat menikah dokumentasi adalah hal yang penting. Tapi bukan berarti kamu harus menghabiskan banyak uang untuk sekedar merekam moment bahagiamu itu. Kamu bisa mengerahkan tenaga saudara atau teman-teman seperjuangan kamu yang bisa kamu andalkan dalam bidang fotografi dan videografi. Kamu juga tak perlu membuat konsep foto prewedding yang terlihat mewah namun boros.

Cukup lakukan sesederhana mungkin saja yang penting itu bisa menggambarkan rasa bahagiamu menuju ke pernikahan. Kalau tidak diperlukan, tak usah membuat prewedding video. Cukup diwakili dengan wedding klip saja asalkan dibuat dengan baik sudah bisa kamu jadikan kenang-kenangan yang keren untuk anak cucumu nanti.

2. Buat undangan semenarik mungkin, tapi dengan budget seminimal mungkin

images: souvenirdanundanganpernikahan.com

Apakah itu bisa? Ya bisa. Kamu tenu sering melihat undangan yang dicetak sampai beberapa halaman dan dengan kertas yang tebal. Dari jumlah halaman dan jenis kertas yang digunakan saja kamu tentu bisa memperkirakan berapa harga undangan itu. Semahal apapun kamu membuat undangan, ujung-ujungnya yang dilihat cuma waktu sama tempat pelaksanaan saja.

Karena itu lebih baik jika kamu buat undangan yang simple tapi menarik. Biarkan orang yang melihatnya menjadi tertarik oleh kreatifitas kamu. Terkadang meski kamu hanya menggunakan bahan yang murah, namun desain kamu menarik akan membuat orang lebih terkesan dan tentu akan menghemat budget kamu.

3. Beli seserahan dan mas kawin seperlunya saja, asalkan pihak perempuan mau menerimanya

images: goodminds.id

Hal ini yang cukup membuat pihak laki-laki keberatan. Ya, mas kawin dan seserahan. Padahal yang namanya mas kawin dan seserahan itu sebenarnya tak perlu mewah dan banyak, yang penting pihak perempuan dan keluarganya mau menerima dengan ikhlas. Toh itu semua nanti juga akan diberikan ke anak perempuan.

Biar kamu bisa menghemat anggaran, kamu negosiasikan saja dengan pasanganmu perihal mas kawin dan seserahan itu. Bicarakan baik-baik dengan keluarganya. Kalau dia memang benar-benar cinta, kecil kemungkinan akan membatalkan pernikahan hanya karena seserahan yang kurang. Tenang saja, kalau sudah menikah nanti dan kamu banyak rejeki, belikan saja apa yang dulu belum mampu kamu berikan untuk seserahan. Omongan tetangga? Abaikan saja, hidup kan kamu yang jalanin.

4. Meski agak ekstrim, tidak ada salahnya untuk membatasi tamu undangan

images: amazonaws.com

Mungkin ini terkesan berbeda dengan adat istiadat di kebanyakan daerah, namun tidak ada salahnya juga untuk kamu coba. Kamu bisa membatasi undangan hanya terbatas pada keluarga, teman sekampung, dan teman dekat saja. Selain budget untuk undangan bisa kamu hemat, kamu juga bisa menghemat anggaran untuk konsumsi. Yah cara ini biasanya memancing omongan tetangga sih, dianggap pelit atau ngirit. Tapi abaikan saja dan jangan terlalu diambil pusing.

5. Tentukan konsep pernikahan dengan cermat

images: fasyaulia.files.wordpress.com

Penentuan konsep pernikahan akan sangat mempengaruhi budget kamu. Seperti ketika mengikuti adat istiadat daerah kamu dan calonmu, tentu akan butuh prosesi panjang dan budget yang lebih besar. Bukannya tak mau melestarikan adat istiadat sih, tapi kalau budget pas-pasan mau gimana lagi? Kecuali budgetmu melimpah.

Kamu bisa menggantinya dengan konsep-konsep seperti resepsi outdoor dan konsep kekinian lainnya. Anggaran sewa gedung dan dekorasi yang biasanya cukup besar bisa kamu alihkan untuk keperluan lainnya.

6. Kalau bisa masak sendiri, kenapa harus catering?

images: obatrindu.com

Pokoknya selagi semua hal masih bisa dikerjakan secara gotong royong dan kekeluargaan, maka lakukan saja. Iya sih dengan memesan catering semua akan terasa serba beres dan gampang. Tapi dengan budget pas-pasan, menggunakan jasa catering untuk konsumsi jelas menjadi satu pemborosan. Ada baiknya kamu meminta tolong kerabat dan tetangga untuk memasak di acara hajatan kamu. Kamu tinggal tentukan menu yang pas saja. Untuk menu yang tak bisa mereka buat, kamu tinggal memesannya ke tempat-tempat terdekat yang biasa melayani jasa makanan untuk hajatan.

Itulah 6 hal yang bisa kamu lakukan untuk menghemat budget pernikahan kalau anggaranmu pas-pasan. Biar gak pas-pasan dan kebingungan, sebaiknya kamu rencanakan jauh-jauh hari sebelum memutuskan menikah sehingga bisa menghitung berapa uang yang kamu kumpulkan untuk menikah nanti.

Komentar

Inspirasi

Inspirasi Resepsi Pernikahan Dengan Budget Pas-pasan, Sederhana Tapi Bermakna

Published

on

By

Sebenarnya menikah biaya menikah itu murah. Kalaupun ada yang membuatnya terlihat mahal, itu adalah biaya “pamer”nya. Ya, pada intinya menikah itu harus ada kedua mempelai, saksi, mas kawin, akad, dan dilengkapi dengan restu kedua orang tua. Hanya saja karena itu diharapkan menjadi momen sekali seumur hidup, sebagian besar orang menjadikannya sebagai ritual yang harus terlihat mewah dan berkualitas.

Tak jarang sampai ada yang harus berhutang sana-sini demi melangsungkan pesta resepsi pernikahan yang meriah. Pasti terkenang sih, tapi bagaimana dengan mereka yang hanya punya budget pas-pasan tapi ingin resepsi pernikahan yang berkesan?

Tenang….kami ada solusinya. Berikut akan kami berikan beberapa tips untuk kamu yang ingin melangsungkan resepsi pernikahan yang berkesan meskipun hanya dibekali dengan budget pas-pasan.

  1. Untuk menghemat biaya sewa gedung, kamu bisa mengakalinya dengan menggunakan halaman depan rumahmu. 

images: https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/

2. Seandainya rumah kamu tak memiliki halaman depan yang mencukupi, maka mau tak mau harus menyewa gedung. Tak perlu gedung yang bagus atau besar, sebab biaya sewanya bisa mahal. Kamu bisa sewa aula atau kantor desa untuk menghemat biaya.

images: http://www.bangfebrianmiandy.com/

3. Biaya membengkak karena banyaknya tamu undangan. Kamu bisa merubah konsep acara dengan tema private party. Khusus pihak keluarga dan teman terdekat saja yang diundang ke acara resepsi.

images: http://melanieduerkopp.com/

4. Manfaatkan keahlian teman-teman kamu sebagai pengisi acara.

images: https://media.karousell.com/

5. Selain sebagai pengisi acara, kamu juga bisa meminta tolong teman-temanmu yang mahir di dunia fotografi ataupun vidografi untuk mengabadikan momen. “Harga teman” pasti akan sangat membantu.

images: https://www.plazakamera.com/

6. Hindari masak sendiri untuk resepsi karena harga bahan makanan yang fluktuatif. Akan lebih baik jika kamu menggunakan jasa katering. Tapi harus selektif juga yaa, yang hemat biayanya.

images: https://www.aertsonhotel.com/

Itulah beberapa tips sederhana untuk menghemat budget resepsi pernikahan. Perkara acara resepsi kamu menjadi rasanan tetangga karena ora umum, itu bukan urusan kami yaa…..

Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Keren! Ini Dia Isi Pidato Nadiem Makarim di Peringatan Hari Guru 2019

Published

on

Menjelang peringatan Hari Guru tanggal 25 November 2019 mendatang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyinggung berbagai isu tentang masalah guru di Indonesia. Mulai dari banyaknya aturan, beban administrasi, hingga berbelitnya birokrasi. Hal tersebut disampaikan dalam teks pidato yang diunggah dalam situs resmi mendikbud.

img: voa-islam.com

Berikut selengkapnya

PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PADA UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2019

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Shalom,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Rahayu,
Selamat pagi dan salam kebajikan bagi kita semua,

Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati,

Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia dari Sabang sampai Merauke,

Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit.

Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan.

Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas.

Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.

Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.

Anda frustasi karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal.

Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi.

Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.

Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.

Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama.

Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda.

– Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.
– Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas
– Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.
– Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.
– Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.

Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.

Selamat Hari Guru,
#merdekabelajar #gurupenggerak

Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Shalom,
Om Santi Santi Santi Om,
Namo Buddhaya,
Rahayu.

Jakarta, 25 November 2019
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Nadiem Anwar Makarim

Isi pidato di atas sontak menuai pujian dari para warganet karena telah mewakili sebagian besar perasaan guru di Indonesia yang terbelenggu begitu banyak aturan. Semoga Nadiem Makarim dapat membawa perubahan yang semakin baik bagi pendidikan Indonesia.

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

Keluar dari Zona Nyaman, Ayu Kartika Dewi Kini Menjadi Stafsus Jokowi

Published

on

Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah menunjuk 7 staf khusus anak muda pada Kamis (21/11/2019). Berikut ini 7 staf khusus baru Jokowi dari kalangan milenial yang diperkenalkan:

1. Adamas Belva Syah Devara (29) – Founder dan CEO Ruang Guru
2. Putri Indahsari Tanjung (23) – Founder dan CEO Creativepreneur
3. Andi Taufan Garuda Putra (32) – Founder dan CEO Amartha
4. Ayu Kartika Dewi (36) – Pendiri Gerakan SabangMerauke
5. Gracia Billy Mambrasar (31) – Pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia
6. Angkie Yudistia (32) – Pendiri Thisable Enterprise
7. Aminuddin Maruf (33) – Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)

Diantara 3 milenial wanita yang ada diatas, salah satunya adalah Ayu Kartika Dewi, seorang pegiat toleransi berprestasi. Pengalaman dan prestasi Ayu yang cukup banyak membuat Presiden Jokowi yakin akan kemampuan wanita 36 tahun ini untuk menjadi staf khusus Presiden.

Ayu merupakan lulusan berprestasi Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (UNAIR). Bahkan tugas akhir skripsinya terpilih untuk mendapatkan Student Grant dari Asian Development Bank. Setelah lulus kuliah, Ayu memutuskan bekerja di P&G di Singapura sebagai Consumer Insights Manager dari 2007 hingga 2010. Namun ditengah karir yang meroket di dunia korporat, Ayu justru keluar dari zona nyaman.

img; sabangmerauke.id

Jika kamu tahu Gerakan Indonesia Mengajar yang diprakarsai Anies Baswedan, maka Ayu adalah salah satu angkatan pertama dan saat itu dia ditugaskan mengajar di SD di Maluku Utara. Berawal dari kegiatan sosial tersebut, pada 2013 Ayu mendirikan gerakan SabangMerauke, yaitu sebuah program pertukaran pelajar antar-daerah di Indonesia untuk menanamkan nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan.

Tak cukup sampai disitu, atas segudang hal yang dilakukan untuk anak-anak di Indonesia, Ayu mendapatkan beasiswa Keller Scholarship dan Fulbright Scholarship untuk melanjutkan kuliah di Duke University – Fuqua School of Business, Amerika Serikat. Ia lulus dengan gelar MBA dan sempat bekerja sebagai konsultan di McKinsey selama tiga bulan pada 2014.

Pada tahun 2015 Ayu pun dipercaya sebagai Staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan kini wanita berhijab ini dipercaya Jokowi menjadi salah satu stafsus dalam bidang sosial.

Itulah sederet pengalaman dan prestasi Ayu Kartika Dewi, staf khusus Presiden dari kalangan milenial. Kalau Ayu bisa, mengapa kamu tidak ?

Komentar
Continue Reading

Trending