Connect with us

Moto GP

Valentino Rossi Optimis Hadapi MotoGP Argentina

Published

on

images: http://indoberita.com

Keberhasilan Valentino Rossi meraih podium ketiga di MotoGP Qatar membuat pembalap asal Italia itu optimis dalam menghadapi seri kedua di Argentina. Seri kedua itu sendiri akan berlangsung di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Argentina pada Senin 9 April 2018 dini hari WIB.

Penampilan Valentino Rossi tentu akan menjadi sorotan publik setelah memperpanjang kontraknya bersama Movistar Yamaha hingga 2020. Ditambah lagi dalam beberapa musim sebelumnya catatan Valentino Rossi di sirkuit sepanjang 4,8 km ini cukup bagus. Penampilan perdana Rossi di sirkuit ini terjadi pada musim 2014. Mengawali start dari posisi keenam karena hasil buruk di kualifikasi, Rossi pada akhirnya mampu finish di posisi keempat. Sebuah raihan yang cukup bagus mengingat kondisi sulit yang dihadapi Rossi saat itu.

Seri ketiga MotoGP 2015 menjadi ajang pembuktian seorang Rossi. Lagi-lagi karena hasil buruknya saat berada di kualifikasi, Rossi harus memulai balapan dari posisi 9. Bukan the doctor namanya kalau tidak mampu memberikan kejutan. Pada akhirnya VR46 mampu naik podium dengan menjadi juara pertama, melompat 7 peringkat dari posisi startnya. Ia berhasil mengungguli pesaingnya seperti Andrea Dovizioso dan Car Crutchlow.

Satu tahun kemudian Rossi memulai balapan dengan posisi yang lebih baik yakni posisi kedua. Sayangnya di edisi MotoGP 2016 ini Rossi tidak memberikan kejutan seperti di musim-musim sebelumnya. Ia finish di posisi kedua. Adalah Marc Marquez yang berhasil tampil sebagai juara di sirkuit ini pada tahun itu.

Tahun 2017 sirkuit Rio Hondo menjadi saksi kehebatan dua pembalap Yamaha yakni Vinales dan Rossi. VR46 start dari posisi ketujuh sedangkan Vinales memulai balapan dari posisi keenam. Namun akhirnya kedua pembalap ini mampu melonjak dengan berhasil naik podium. Vinales finish pertama dan Rossi finish di posisi kedua.

Dengan catatan seperti itulah Rossi sangat percaya diri dalam menghadapi seri kedua tahun 2018 ini. Dilansir dari La Gazzeta Dello Sport (04/04/2018) Rossi mengatakan, “Tahun lalu kami menjadi yang terkuat di Argentina, tapi sekarang lawan jauh lebih kuat dan itu akan menjadi pertarungan yang sulit. Motor kami biasanya bekerja dengan baik di sini dan kami berharap akan ada kejutan”.

Komentar
Continue Reading

Moto GP

Tim Ducati Resmi Luncurkan Desmosedici GP19

Published

on

Tim Ducati secara resmi telah meluncurkan kuda besi yang akan digunakannya untuk menghadapi musim MotoGP 2019. Tunggangan itu diberi nama Desmosedici GP19. Acara peluncurannya dilakukan di Philip Morris R&D Cube, Neuchatel, Swiss Sabtu (19/01/2019) dalam waktu WIB.

Ada beberapa perubahan mencolok pada kuda besi tersebut. Tak nampak lagi kombinasi warna merah, putih, dan abu-abu seperti yang digunakan pada MotoGP 2018 lalu. Kini seluruh body Desmosedici 2019 didominasi warna merah secara menyeluruh.

Kalaupun ada pengecualian, itu hanya ada di tulisan sponsor saja. Philip Moris menjadi sponsor utama Ducati musim ini sehingga mendapat tempat di bagian fairing untuk menuliskan slogannya yaitu Mission Winnow. Pada musim lalu di tempat ini diisi oleh tulisan Ducati.

Slogan Mission Winnow sendiri memiliki arti “buang pendekatan lama, belajar dari kesalahan masa lalu dan gunakan untuk masa depan”. Yang membuat unik adalah tim Ducati juga memasukkan slogan tersebut ke dalam nama resminya, menjadi Mission Winnow Ducati.

Slogan baru tersebut juga menjadi motivasi tersendiri bagi tim Ducati untuk kembali merengkuh gelar juara yang terakhir kali direbut pada tahun 2007 oleh Casey Stoner. Setelah itu prestasi tertinggi mereka hanyalah menjadi runner-up pada tahun 2008, 2017, dan 2018.

Namun para penggemar Ducati masih harus bersabar untuk melihat Desmosedici GP19 mengaspal di sirkuit. Tunggangan anyar tersebut baru akan menjajal lintasan di tes pramusim Sepang pada tanggal 6 Februari mendatang.

 

Komentar
Continue Reading

Moto GP

MotoGP 2019: Ducati Siap Bersaing Dengan Honda

Published

on

By

Dengan dua pebalapnya, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci, tim Ducati siap untuk menantang tim Honda di gelaran MotoGP 2019. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Umum tim Ducati, Gigi Dall’lgna. Dia berharap duo pebalap anyar Ducati tersebut mampu berbicara banyak tahun ini.

Menantang tim Honda yang pada beberapa tahun ke belakang mampu tampil mendominasi balapan tertinggi di ajang MotoGP tentu bukan perkara mudah. Namun Gigi tetap optimis, sebab susah bukan berarti tidak mungkin. Dalam dua musim terakhir, Ducati dan Honda selalu bersaing ketat dalam perebutan gelar juara MotoGP.

Lawan yang dihadapi juga tidak main-main. Honda akan tampil dengan duet Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Meskipun demikian, setidaknya duet baru ini memerlukan waktu untuk beradaptasi. Lain halnya dengan duet Dovizioso dan Petrucci yang sudah hafal satu sama lain.

Sementara itu, bos tim Ducati Paolo Ciabatti menegaskan bahwa ia tak ingin kedua pebalapnya tersebut terlibat rivalitas pada musim balap 2019 mendatang. Meski sama-sama ditargetkan untuk meraih kemenangan, Ciabatti berharap Dovizioso dan Petrucci bekerja untuk tim dan tidak mengalahkan satu sama lain.

Petrucci tampak menanjikan saat menjalani debut bersama tim pabrikan saat tes musim dingin, akhir 2018 lalu, bahkan sempat memimpin dihari pertama tes Jerez. Akan tetapi Ciabatti tetap memberikan peringatan agar Petrucci tetap fokus dan jangan terlena dengan apa yang didapatkannya.

Sayangnya harapan untuk menantang Honda agak terkendala di sektor kendaraan sendiri. Seperti kita ketahui bahwa kemampuan Desmosedici pada saat ini masih kalah dari motor milik Honda yakni RC213V. Tapi dalam dua musim terakhir, terbukti pebalap Ducati sangat merepotkan pebalap Honda. Dovizioso mampu menjadi runner-up pada tahun 2017 dan 2018. Siapa tahu tahun ini jadi tahunnya Dovizioso.

 

 

Komentar
Continue Reading

Moto GP

Satu Tim di MotoGP 2019, Marc Marquez Ingatkan Jorge Lorenzo

Published

on

By

Gelaran MotoGP 2019 akan tampil dengan sejumlah wajah baru di beberapa tim peserta. Sejumlah pebalap akan berganti tunggangan musim depan. Salah satunya adalah juara MotoGP 2015 Jorge Lorenzo.

Pebalap yang saat ini berusia 31 tahun tersebut akan berseragam tim Honda musim depan setelah berbaju Ducati musim 2018 ini. Itu berarti Lorenzo akan satu tim dengan Marc Marquez, sang juara MotoGP 2018.

Kepindahan Lorenzo ke tim Honda langsung memancing reaksi Marquez. Sebagai seorang pebalap, ia menaruh rasa hormat yang sangat tinggi kepada Lorenzo. Akan tetapi ia memperingatkan bahwa persaingan untuk menjadi juara dunia tetap ada.

“Dengan pembalap siapa pun pasti anda bersaing untuk sebuah gelar, anda tidak bisa menjadi teman. Teman adalah orang-orang yang dapat berbagi segalanya dan dapat memiliki hubungan yang baik,” kata Marquez dilansir dari Paddock-GP, Rabu (28/11/2018).

Meskipun demikian, Marquez tetap menaruh respect terhadap rekan senegaranya itu. Bahkan ia juga mengatakan bahwa ia akan menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat jika nanti Lorenzo mampu menjadi juara dunia bersama Honda.

“Ada respek untuk Lorenzo, tetapi semua orang berpikir tentang di lintasan. Jika dia memenangkan gelar, saya akan menjadi yang pertama melepaskan topi saya,” tambah pebalap berusia 25 tahun itu.

Persaingan dua pebalap ini memang terbilang cukup sengit. Dalam 9 musim terakhir, hanya Casey Stoner dari tim Honda pada tahun 2011 saja yang mampu tampil sebagai juara dunia selain dua pebalap ini. Marquez berhasil meraih 5 gelar sedangkan Lorenzo mengumpulkan 3 gelar. Patut ditunggu bagaimana persaingan dua pebalap Honda ini di MotoGP 2019 mendatang.

Komentar
Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 HitsBanget.com. Powered by WordPress.