Connect with us

Gadget

“Time To Say Goodbye”, BBM Akan Tutup Layanan Pada 31 Mei 2019

Published

on

Sobat Spaneng pasti ingat memori-memori ketika mengirim pesan menggunakan BBM atau Blackberry Messenger. Aplikasi yang pernah populer sekitar 6 tahun silam tersebut pernah turut andil meramaikan aplikasi perpesanan di Indonesia. BBM menjadi aplikasi idola karena salah satunya fitur khas emoticon yang unik. Namun tak akan lama lagi hal tersebut tak bisa lagi dinikmati oleh para penggunanya. Pasalnya, aplikasi perpesanan yang khas dengan “PING!” nya  tersebut akan menutup layanannya pada 31 Mei 2019. “Time to Say GOODBYE” ujar pesan yang disampaikan kepada pengguna BBM.

img: bbm.com

Salah satu alasan diberhentikannya layanan BBM adalah karena persaingan di era saat ini. Sulitnya BBM beradaptasi dengan platform lain membuat pengguna berpindah ke layanan lain. Walaupun selama kurang lebih 3 tahun hadir di lintas platform, nyatanya BBM harus tumbang ditengah gempuran inovasi dan teknologi yang semakin berkembang saat ini. Padahal, BBM telah menambahkan beberapa fitur yang cukup menarik bukan hanya untuk sekedar berkomunikasi saja, melainkan juga dapat melakukan aneka pembayaran tagihan. Namun tampaknya hal tersebut masih belum bisa mempertahankan atau bahkan menambah jumlah pengguna barunya. Hingga pada akhirnya penggunanya justru beranjak ke platform lain seperti WhatsApp dan Line.

Pihak BBM mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, mitra serta karyawan BBM yang pernah menjadi bagian dari BBM. Dan untuk kamu yang ingin mengunduh data, obrolan, video, dan dokumen penting, BBM memberikan waktu paling lambat 7 hari setelah penghentian operasi. Proses penghapusan data dari infrastuktur Cloud perusahaan akan memakan waktu hingga 180 hari.

Jadi buat kamu yang punya banyak kenangan di BBM, segera unduh data-data penting tersebut !

Komentar

Gadget

Nostalgia Gadget Era 90-an, Kamu Pernah Punya ?

Published

on

Bicara soal generasi 90-an tentu tak akan ada habisnya, karena banyak sekali memori yang melekat dan tak terlupakan. Mulai dari makanan ringan, mainan jadul, hingga gadget yang pernah berjaya di era 90-an. Nah bicara soal gadget di era 90an, beberapa jenis gadget “canggih” berikut pernah ngehits kala itu. Bahkan mungkin hanya orang-orang dengan tingkat ekonomi menengah keatas yang bisa memilikinya. So, buat kalian yang merasa anak generasi 90-an, berikut beberapa gadget jadul yang sempat hits pada zamannya.

  1. Walkman

    img: extreemetech.com

    Jauh sebelum era spotify seperti sekarang, walkman adalah sebuah gadget yang cukup populer untuk mereka yang hobi mendengarkan musik. Cara menggunakannya sangat mudah, kamu tinggal memasukkan kaset pita kedalamnya, dan tinggal pasang headset untuk menikmatinya.

  2. Tamagotchi

    img: hi-topnews.com

    Tamagotchi merupakan sebuah gadget kecil dimana didalamnya terdapat game myang menuntut penggunanya harus selalu telaten. Ya! pasti kamu anak 90an sudah tak asing lagi dengan permainan memelihara monster di dalam tamagotchi ini. Kamu bisa merawat dan memberi makan hewan/ monster peliharaan kamu hingga dewasa. Hmm berasa punya anak sendiri bukan ?

  3. Gamebot

    img: lazada.co.id

    Siapa yang tak kenal dengan gadget satu ini ? Didalamnya terdapat game yang begitu populer yaitu tetris atau permainan menyusun batu bata.

  4. Pager

    img: bombastis.com

    Sebelum era smartphone seperti sekarang, ada masanya anak 90an memanfaatkan pager untuk berkomunkasi. Bentuk pager mirip dengan telepon, namun fungsinya hanya sebatas menyampaikan atau menerima pesan pendek lewat pihak ketiga.

     

  5. Nokia5110

    img:unikagaul.blogspot.com

    Bagi anak 90an, Nokia 5110 merupakan salah satu gadget yang menjadi primadona bagi semua orang kala itu. Salah satu daya tarik ponsel ini adalah casing-nya yang bisa diganti sesuka hati dengan berbagai macam warna. Dan Nokia pun juga merupakan ponsel pertama yang menawarkan game yang begitu legendaris yaitu Snake.

Komentar
Continue Reading

Aplikasi

Mengintip Beberapa Fitur Baru Di WhatsApp

Published

on

Platform perpesanan pribadi WhatsApp kini terus mengembangkan berbagai fitur untuk memaksimalkan pelayanannya. Dan fitur terbaru yang akan dirilis adalah Boomerang dan Dark Mode. Bagaimana fitur-fitur tersebut ? berikut penjelasannya

  1. WhatsApp Boomerang

    img: harapan rakyat

    Seperti halnya fitur Boomerang di platform Instagram, Boomerang di WhatsApp pun sama yaitu gerakan berulang-ulang dengan durasi maksimal 7 detik. Nantinya para pengguna dapat memilih fitur Boomerang tersebut disebelah menu GIF.

    Fitur Boomerang di WhatsApp ini nantinya bisa dibagikan sebagai status WhatsApp, atau langsung dibagikan ke teman-teman di kontak WhatsApp. Namun, fitur itu nantinya akan tersedia untuk WhatsApp di iOS terlebih dahulu, baru kemudian disusul untuk pengguna WhatsApp di Android.

  2. Dark ModeDark mode atau mode gelap di WhatsApp memang belum dirilis secara resmi. Namun jika kamu sudah tak sabar, berikut beberapa langkah untuk mencobanya

Khusus untuk pengguna android, sebelumnya kamu bisa mendownload Android Q yang saat ini tersedia dalam versi beta.

1: Masuk ke menu Settings –> Display –> Select Theme –> Dark. Tema ini adalah tema gelap bawaan yang ditambahkan Google pada Android Q.

2: Jika dark theme sudah diaktifkan, selanjutnya kalian perlu mengaktifkan opsi developer untuk memberikan izin. Caranya, kembali ke Settings –> About Phone –> Build Number. Tap beberapa kali hingga muncul pesan ‘Developer Options is turned on’ yang menandakan bahwa opsi developer telah diaktifkan.

3: Setelah Developer Options aktif, cari ‘Override force-dark’ lalu tap. Sekarang kamu telah menggunakan mode gelap di WhatsApp !

4: Langkah-langkah di atas akan mengaktifkan tema gelap untuk WhatsApp di Android Q. Untuk mendapatkan pengalaman mode gelap seutuhnya, pastikan kalian menggunakan wallpaper gelap gelap sebagai background WhatsApp.

Belum diketahui kapan fitur ini akan dirilis secara global oleh Facebook, mengingat WhatsApp telah dibeli oleh Facebook. Namun jika bocoran dari fitur tersebut sudah terungkap, maka bisa diperkirakan bahwa fitur ini akan segera diluncurkan oleh Facebook dalam waktu dekat.

Bagaimana menurut sobat spaneng, apakah fitur ini nantinya cukup berguna atau akan sia-sia belaka ?

Komentar
Continue Reading

Gadget

Meski Belum Resmi, Android 10 Dikabarkan Akan Launching Bulan Depan

Published

on

By

Seperti kita ketahui bersama, Android selalu memakai nama makanan penutup dan diatur urut berdasarkan abjad. Namun mulai saat ini, pola penamaan itu secara resmi akan segera ditinggalkan. Pekan lalu Google telah mengumumkan bahwa generasi terbaru Android akan mengusung nama Android 10.

Itu berarti sistem operasi mobile yang rilis tahun depan akan diberi nama Android 11 dan seperti itu seterusnya. Keputusan untuk merubah nama tersebut diambil karena menurut pengguna, tidak semua orang mengerti dengan pola penamaan tersebut. Apalagi ketika membedakan Android R dan L.

Di beberapa tempat, pengucapan L dan R terkadang bermasalah. Akibatnya sering terjadi kesalahpahaman ketika hendak membeli smartphone. Untuk itulah pihak Google akhirnya mengganti penamaan Android dengan menggunakan angka.

Dari kabar yang diperoleh, sistem operasi anyar ini siap diluncurkan mulai bulan depan. Informasi ini diketahui dari staf layanan pelanggan Google pada seorang konsumen beberapa waktu lalu.

Dikutip dari Phone Arena, Selasa (27/8/2019), ketika itu ada seorang konsumen menanyakan jadwal rilis Android 10 untuk Pixel 3a miliknya. Sebagai jawabannya, staf tersebut menyebutkan bahwa sistem operasi terbaru Android ini akan dirilis pada 3 September 2019 mendatang.

Meski Google masih belum menyatakannya secara resmi, pembaruan Android 10 ini hampir dapat dipastikan akan menyambangi lini Google Pixel lebih dulu. Karenanya, pengguna Pixel 3, Pixel 2, termasuk generasi pertama yang dapat merasakan lebih awal dari merek lain.

Jadi mulai bulan September 2019 mendatang para pengguna tak akan mendapatkan nama makanan lagi pada sistem operasi Android. Yang ada hanyalah angka-angka yang bertambah naik untuk setiap pembaruannya. Tampak lebih mudah dimengerti bukan?

Komentar
Continue Reading

Trending