Connect with us

Hobi

Serupa Tapi Tak Sama, Inilah Perbedaan Antara Es Krim dan Gelato

Published

on

Es krim, siapa yang tak kenal dengan dessert yang satu ini ? Saat musim panas tiba, minum air dingin atau es adalah pilihan yang tepat untuk mengurangi rasa dahaga. Salah satu minuman dingin yang disukai banyak orang adalah es krim dan gelato.

Ketika mendengar dua dessert tersebut, beberapa orang sering salah kaprah menyamakan keduanya. Jika dilihat sekilas secara fisik, es krim dan gelato memang mempunyai penampilan fisik yang sama. Selain itu, keduanya juga menawarkan rasa manis dan bertekstur lembut ketika dicicipi. Namun, kamu harus tau, sebenarnya dua dessert ini berbeda loh.

img: grid.id

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini perbedaan es krim dengan gelato:

1. Tekstur dan Rasa

Es krim memiliki kandungan udara lebih tinggi daripada gelato. Inilah yang membuat tekstur es krim lebih lembut dan ringan. Untuk kandungan udara pada pembuatan gelato sendiri jauh lebih sedikit sehingga teksturnya lebih padat dibandingkan es krim.

2. Komposisi Bahan

Es krim dan gelato sama-sama dibuat dari tiga bahan utama yaitu susu, gula, dan krim. Bedannya hanya terletak pada proporsi ketiga bahan tersebut. Es krim terbuat dari susu, krim, gula, dan kuning telur. Sedangkan gelato memiliki jumlah susu lebih banyak serta jumlah krim dan telur lebih sedikit, bahkan kadang-kadang tidak ada telur sama sekali.

3. Kandungan Lemak

Menurut Food and Drug Administration (FDA), es krim adalah produk susu yang mengandung 10% kalori berasal dari lemak. Sementara gelato memiliki kandungan lemak jauh lebih rendah sekitar 4 sampai 9 persen. Bahkan, gelato memiliki lebih banyak gula daripada es krim.

Satu porsi es krim (78 gram) mengandung 210 kalori dan 16 gram gula total. Sedangkan, satu porsi gelato (88 gram) mengandung sekitar 160 kalori dan 17 gram gula.

Komentar
Continue Reading

Hobi

Resep Praktis Membuat Mie Goreng Aceh Di Rumah

Published

on

Begitu luasnya Kepulauan Indonesia menjadikan negara ini kaya akan berbagai macam kuliner. Dari Aceh sampai Papua mempunyai sajian makanan khas yang tentunya unik dan menggugah selera. Dan salah satu kuliner nusantara yang terkenal akan kelezatannya adalah Mie Aceh, sajian berbahan dasar mie yang begitu kaya akan bumbu rempah. Bagaimana cara membuatnya ?

Berikut resepnya

img: bekasi.transjakarta.id

Bahan-bahan:

– 400 gram mi basah/kuning
– 150 gram daging kambing/sapi, potong dadu
– 750 ml kaldu sapi
– 150 gram udang basah
– 1 buah tomat, potong dadu
– 4 siung bawang putih
– 3 siung bawang merah
– 1 sdt cuka
– 2 sdm kecap manis
– 1 batang daun bawang
– 60 gram tauge
– 100 gram kol
– 1 sdm seledri
– 2 sdt garam.
– 3 sdm makan minyak goreng.

Bumbu halus:

– 5 buah bawang merah
– 3 siung bawang putih
– 4 buah cabai merah
– 1 sdt jinten
– 4 butir kapulaga
– 1/2 sdm bubuk kunyit
– 1 sdt lada butir

Pelengkap:

– Kerupuk Udang
– Acar mentimun

img: craftlog

Cara membuat:

– Siapkan wajan dan panaskan sedikit minyak. Tumis bawang merah, bawang putih, dan bumbu halus lainnya hingga baunya harum.
– Masukkan daging kambing/sapi. Masak hingga berubah warna. Baru kemudian masukkan udang dan tomat. Aduk hingga rata.
– Masukkan kaldu, seledri, daun bawang, garam, dan cuka.
– Masukkan kol dan tauge. Aduk hingga rata. Lalu masukkan mie dan kecap manis.
– Aduk semuanya hingga mie matang sempurna.

Dan voillaaa !! Mi aceh sudah siap disajikan di atas piring. Selamat mencoba, ya!

Komentar
Continue Reading

Hobi

Harga Mobil Esemka Terbaru 2019. Siap Meminangnya ?

Published

on

Kabar gembira datang dari dunia otomotif tanah air, bahwasanya mobil karya anak bangsa Esemka telah resmi diluncurkan dan dilepas ke pasaran. Mobil dengan nama Bima 1.2 dan Bima 1.3 ini diproduksi oleh PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) yang berada di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Boyolali, Jawa Tengah.

img: jawapos

Jika diperhatikan, perjalanan mobil Esemka hingga akhirnya bisa dilepas ke pasaran sangat panjang dan berliku. Pada Februari 2012, Esemka belum lolos uji emisi oleh Kementerian Perhubungan karena hasil uji kendaraan tersebut ternyata CO sebesar 11.63 gram/kilometer dan HC+NOx 2,69 gram/kilometer dimana seharusnya maksimum CO 5,0 gram/kilometer dan HC+NOx 0,70 gram/kilometer. Hingga pada akhirnya, pada Bulan Agustus 2012, setelah melalui proses perbaikan, akhirnya Esemka Rajawali I, Esemka Rajawali R2 dan Esemka Bima 1.1 berhasil melampaui nilai ambang batas Euro 2 dengan hasil CO = 1.544 g/km dan NOx+HC = 0,598 g/km. Namun kala itu belum diproduksi secara massal, hanya berupa prototype saja.

Berbagai tantangan pun dihadapi, salah satunya belum adanya legalitas pengadaan barang dan jasa di pemerintahan. Karena sesuai dengan aturan yang berlaku, pengadaan barang dan jasa pemerintahan di atas harga Rp 100 juta harus melalui proses lelang. Hal ini, dianggap hambatan baru bagi PT SMK.

Hingga akhirnya pada 2018, mobil Esemka menjalani uji emisi dan lolos uji tipe kendaraan. Mobil yang lolos yakni tipe Bima 1.0 dan 1.3 L untuk mobil barang, serta tipe Garuda I 2.0 untuk mobil penumpang.

Untuk tahap awal Esemka akan fokus pada untuk memproduksi kendaraan niaga ringan, dan model pertama yang akan dilepas ke pasar adalah Bima 1.2 dan 1.3. Bukan tanpa alasan mengapa kendaraan model pick-up yg pertama dilepas ke pasar, karena sesuai dengan visi dan misi Esemka bahwa Kementerian Perindustrian ingin fokus terlebih dulu menggerakkan perekonomian di daerah-daerah melalui angkutan pertanian dan pedesaan. Konsumen yang akan disasar adalah yang berada di pedesaan, karena secara harga dan spesifikasi sangat cocok digunakan untuk menunjang kebutuhan bisnis sehari-hari.

Untuk harga, Esemka Bima dibanderol dengan harga 95jutaan sedangkan Esemka Garuda berkisar 200jutaan. Bagaimana, siap untuk meminang mobil karya anak bangsa ?

Komentar
Continue Reading

Kuliner

Tips Agar Adonan Donat Cepat Kalis

Published

on

Buat kamu yang pernah membuat adonan donat pasti merasa jika proses menguleni adalah bagian terberat. Ya, agar donat bisa empuk maksimal maka kamu harus menguleni adonan donat hingga kalis/ tidak lengket. Menguleni adonan sampai kalis kadang cukup bikin tangan kita pegal, namun ternyata ada teknik mudah yang bisa dicoba lho ! Berikut beberapa tipsnya

img: resepkoki.id

  1. Tuangkan air sedikit demi sedikit pada adonan agar hasilnya tidak terlalu lembek.
  2. Gunakan teknik seperti mencuci baju setelah semua adonan tercampur rata. Layaknya seperti sedang mencuci baju dengan menggunakan tangan, kamu bisa menarik adonan lalu lipat ke arah kita beberapa kali.
  3. Selain itu adonan bisa juga dibanting-banting atau ditonjok-tonjok. Membuat adonan donat dengan teknik seperti ini cukup populer dalam membantu proses adonan bisa cepat kalis dan mulus.

Setelah adonan kalis, kamu bisa mendiamkannya untuk proses fermentasi. Saat adonan sudah mengembang sekitar dua kali lipat besar semula, adonan bisa dibagi jadi beberapa bagian kemudian diamkan lagi sekitar 10 menit. Baru setelah itu dicetak dan digoreng.

Bagaimana, mudah sekali bukan ? Selamat mencoba !

Komentar
Continue Reading

Trending