Connect with us

Hits Banget

Koopssus, Pasukan Elit TNI Penangkal Terorisme di Dalam dan Luar Negeri

Published

on

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto baru saja meresmikan Komando Operasi Khusus TNI (Koopssus) di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Koopssus ini nantinya akan bekerja secara berdampingan dengan Densus 88 dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk melawan ancaman terorisme.

Sebenarnya, masing-masing angkatan sudah memiliki satuan tersendiri untuk menangani persoalan terorisme. Seperti Satgultor Kopassus (AD), Denbravo Paskhas (AU), dan Denjaka (AL). Akan tetapi untuk mempermudah koordinasi, maka dibentuklah Koopssus TNI yang isinya merupakan gabungan pasukan elit dari ketiga angkatan di TNI.

Koopssus TNI sebenarnya telah dibentuk di masa kepemimpinan Panglima TNI Jenderal Moeldoko pada tahun 2015. Saat itu, pasukan ini terdiri dari 90 orang yang akan bertugas dalam status operasi. Jika dibutuhkan, mereka dapat langsung diterjunkan.

Ketentuan mengenai Koopssus sendiri diatur dalam Perpres 42 Tahun 2019. Perpres ini merupakan perubahan kedua dari Perpres Nomor 10 Tahun 2010. Dalam Perpres yang baru, pemerintah menambahkan satu pasal yaitu pasal 46B.

Dalam pasal ini dijelaskan bahwa Koopssus bertugas menyelenggarakan operasi khusus dan kegiatan yang mendukung pelaksanaan operasi khusus. Operasi yang dimaksud membutuhkan kecepatan dan keberhasilan tinggi guna menyelamatkan kepentingan nasional. Baik itu di dalam maupun di luar wilayah Indonesia.

Koopssus akan dipimpin oleh perwira tinggi berpangkat bintang dua yang akan bertanggung jawab langsung kepada Panglima TNI. Ketika sedang ada operasi, maka Panglima TNI bisa langsung menggerakkan pasukan ini. Akan tetapi saat tidak ada operasi, maka pasukan ini akan selalu berada dalam kondisi siaga dan terus berlatih agar siap tempur. Selain kegiatan tempur, satuan ini nantinya juga akan mengoptimalkan fungsi intelijen untuk mendukung tugas-tugasnya.

Komentar

Hits Banget

Peraturan Baru, Instagram Akan Hapus Postingan Iklan Pelangsing Badan!

Published

on

Mungkin Sobat Spaneng udah gak asing lagi sama maraknya iklan yang lalu-lalang di Instagram, mulai dari produk diet, kosmetik, hingga alat pembesar payudara pemancung hidung. Iklan-iklan tersebut biasanya diposting oleh para selebriti karena tuntutan endorse suatu produk.

img: instagram kyliejenner

Sebagai pengguna, mungkin kamu merasa kurang nyaman adanya iklan-iklan ini. Karena kemunculannya seakan langsung menutup komen-komen utama. Dan merespon adanya ketidaknyamanan tersebut, ternyata baru-baru ini Instagram baru aja ngumumin sebuah kebijakan baru nih. Pihak Instagram mengatakan jika unggahan yang mempromosikan produk penurun berat badan akan disembunyikan atau bahkan di hapus lho!

Apalagi kalau iklan ini ditujukan untuk anak muda yang umurnya dibawah 18 tahun. Usut punya usust, hal ini dilakukan Instagram karena adanya kekhawatiran yang meningkat atas dampak promosi produk-produk diet pada anak muda. Dan kebijakan ini tidak hanya berlaku di Instagram lho, melainkan juga berlaku untuk Facebook yang merupakan perusahaan induk dari Instagram.

Selain dampak negatif dari konsumsi obat diet itu sendiri, ternyata Instagram juga cukup memperhatikan kesehatan mental penggunanya terutama anak-anak muda ya! Jadi, Selamat tinggal iklan pelangsing badan!

Komentar
Continue Reading

Hiburan

Ini Dia Ilir7, Penyanyi Asli ‘Entah Apa yang Merasukimu’

Published

on

Berkat sosial media, lagu yang sebetulnya sudah rilis tahun 2018 silam pun bisa mendadak jadi viral. Ya, seperti lagu ‘Salah Apa Aku’ yang dipopulerkan oleh sebuah band asal Lubuk Linggau Sumatera Selatan. Jika sobat spaneng pernah melihat beberapa video parodi berikut, tentu sudah tak asing dengan lagu yang mempunyai lirik ‘Entah apa yang merasukimu’ ini

Saking viralnya di media sosial, liriknya sampai membuat netizen terngiang-ngiang. Lirik ‘entah apa yang merasukimu’ tersebut jadi terbayang-bayang karena saking seringnya terdengar. Lantas, siapa pemilik asli lagu ‘Salah Apa Aku’ tersebut ?

img: 17lirik.com

Setelah ditelusuri, ternyata pemilik lagu aslinya adalah sebuah band yang bernama ILIR 7. Meskipun lirik yang mengena adalah ‘entah apa yang merasukimu’ namun judul lagu aslinya adalah ‘Salah Apa Aku’. Lagu aslinya pun lebih slow dari lagu yang viral di media sosial. Berikut versi asli lagu ‘Salah Apa Aku’ yang dipopulerkan oleh ILIR 7

Lirik ‘Salah Apa Aku’

Aku percaya kamu
Tapi lagi-lagi kau bohongiku
Kau telah tipu aku
Aku menyayangimu
Tapi lagi-lagi kau sakitiku
Kau telah khianatiku
Tak pernah ku sangka kau telah berubah
Kau membagi cinta dengan dirinya
Aku yang terluka, sungguh aku kecewa
Entah apa yang merasukimu
Hingga kau tega mengkhianatiku
Yang tulus mencintaimu
Salah apa diriku padamu
Hingga kau tega menyakiti aku
Kau sia-siakan cintaku
Aku menyayangimu
Tapi lagi-lagi kau sakitiku
Kau telah khianatiku
Tak pernah ku sangka kau telah berubah
Kau membagi cinta dengan dirinya
Aku yang terluka, sungguh aku kecewa
Entah apa yang merasukimu
Hingga kau tega mengkhianatiku
Yang tulus mencintaimu
Salah apa diriku padamu
Hingga kau tega menyakiti aku
Kau sia-siakan cintaku
Entah apa yang merasukimu
Hingga kau tega mengkhianatiku
Yang tulus mencintaimu
Salah apa diriku padamu
Hingga kau tega menyakiti aku
Kau sia-siakan cintaku wooo
Entah apa yang merasukimu
Hingga kau tega mengkhianatiku
Yang tulus mencintaimu
Salah apa diriku padamu
Hingga kau tega menyakiti aku
Kau sia-siakan cintaku hoo
Kau sia-siakan cintaku
Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Peraturan Baru, Usia Nikah Minimal 19 Tahun

Published

on

Dalam rangka peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat naikkan batas minimal usia pernikahan menjadi 19 tahun dari 16 tahun. Rencana tersebut dibahas lewat revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

img: todayifoundout.com

Beberapa alasan mengapa pemerintah menaikkan batas minimal usia perkawinan antara lain untuk menekan angka perceraian, memberikan kesempatan lebih luas mendapatkan pendidikan dan menyelamatkan praktik perkawinan anak di bawah umur yang sangat merugikan bagi anak, keluarga, maupun negara.

Dalam pembahasan RUU, dari 10 fraksi ada dua partai yang menolak rencana tersebut. Sedangkan, delapan partai menyetujui rencana kenaikan batas minimal usia pernikahan menjadi 19 tahun.

Nantinya, aturan ini akan memuat sanksi untuk pihak yang melanggar. Namun, seperti apa sanksinya pemerintah belum bisa memberikan kejelasan secara rinci.

Keputusan tentang batas minimal usia menikah ini didukung pula oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Menurut Lukman, putusan itu memenuhi rasa keadilan di masyarakat. Karena itu, ia menilai tak perlu ada perbedaan usia minimal pernikahan untuk laki-laki maupun perempuan. Karena sebelumnya, batas minimal usia menikah perempuan adalah 16 tahun dan laki-laki 19 tahun.

Komentar
Continue Reading

Trending