Connect with us

Hits Banget

Kisah Siswi SD Jual Jagung Demi Membantu Orang Tua,Semangat Anak Ini Bikin Haru Warganet

Published

on

Baru baru ini media sosial khusunya facebook dikagetkan dengan satu postingan foto lengkap beserta keterangan dimana setiap orang yang membacanya pasti akan terharu , foto tersebut awalnya di unggah pemilik  akun facebook Robby Mukhtar pada tanggal 26/09/2017, dalam postinganya ia mengupload foto anak kecil perempuan yang sedang duduk dan menjajakan jagung rebus yang bikin warganet haru.

Dalam keterangan foto tersebut ditulis

Amelia, seorang siswa kelas 2 SDN 101 Legok Kota Jambi yang setiap harinya berjualan Jagung Rebus yang dibuat oleh ibunya

tinggal di Benteng (Broni) setiap hari adik ini berjualan lebih kurang mulai pukul 4 sore hingga dagangannya habisdagangannya dibawa menggunakan tas lalu setelah sampai akan diletakkan di sebuah baskom kecil

dari rumah ia menggunakan angkot dengan ongkos 6 ribu rupiah PP (tidak ada yang mengantar jemput)

jagung rebus dijualnya seharga 5 ribu rupiah dan setiap hari dia membawa sebanyak 27 buah, jika semua habis terjual maka dia akan membawa pulang uang sebesar 135 ribu rupiah begitu ia mengisahkan

tinggal dirumah hanya bertiga dengan Ibu dan seorang adiknya yang masih berusia 4 tahun dan maaf (dia tidak menceritakan dimana dan kemana Ayahnya)

bagi rekan2 Facebook semua terkhusus yang tinggal di Kota Jambi dan yang sering lewat atau mungkin kebetulan lewat di Simpang Kawat tepatnya depan Dealer Hino mari sejenak mampir dan menyisihkan sedikit rejeki untuk adik kita ini semoga dagangannya selalu habis

image/Facebook Robby Mukhtar

image/Facebook Robby Mukhtar

image/Facebook Robby Mukhtar

 

Berbagai reaksi Nitizen pun ditumpahkan melalui kolom komentar , di akun facebbok Robby Mukhtar , simpati , terharu dan motivasi campur menjadi satu , semangat terus dek semoga Tuhan selalu memberikan rezeki untuk umatNya yang selalu mau berusaha.

Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Resep Es Kopi Susu Gula Aren Kekinian Anti Gagal

Published

on

Berawal dari menu cafe, kini Es Kopi Susu gula Aren bisa ditemukan di banyak gerai kecil bahkan di kedai kaki lima sekalipun. Minuman dengan sensasi rasa pahit-manis-gurih ini cocok untuk pilihan minuman ketika cuaca sedang terik. Gula merah atau gula aren digunakan pada resep es kopi susu kekinian untuk menggantikan manis dari krimer kental manis. Ingin mencoba membuat es kopi kekinian yang super nikmat ? Nah berikut resepnya

img: indonesiaindside.id

Bahan Es Kopi Susu Gula Aren :

Cairan Kopi:

  • 3 Sdm Munjung Kopi Bubuk
  • 28 Sdm Air

Cairan Gula :

  • 8 Sdm Gula Aren
  • 9 Sdm Air
  • 1 Lembar Daun Pandan

Cara Membuat

  1. Rebus cairan kopi hingga mendidih, kemudian saring dan sisihkan
  2. Rebus cairan gula, aduk-aduk hingga mendidih, sisihkan
  3. Siapkan gelas, pertama isi dengan 3 sdm cairan gula
  4. Tambahkan es batu secukupnya
  5. Tambahkan 10 sdm susu cair (Bebas, pakai FullCream, UHT, Susu Segar)
  6. Tambahkan 3 sdm cairan kopi (hasil cairan gula & cairan kopi bisa dipakai hingga beberapa gelas/porsi, kurang lebih bisa untuk 5 porsi)
  7. Es kopi susu gula aren siap dinikmati

Bagaimana, simpel bukan? tak perlu mengeluarkan uang untuk ke cafe, sekarang kamu sudah bisa membuat sendiri. Selamat mencoba!

Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Fakta-Fakta Menarik dari Gas Air Mata

Published

on

Ketika ada berita tentang aksi demo, maka tak jarang kamu akan mendengar istilah gas air mata. Gas air mata digunakan aparat kepolisian untuk memukul mundur massa di dalam kerusuhan atau dalam proses penangkapan.

Lalu apa itu gas air mata? Dilansir dari wikipedia, gas air mata adalah istilah yang digunakan untuk menyebut gas kimia yang digunakan untuk melumpuhkan dengan menyebabkan iritasi pada mata dan/atau sistem pernapasan. Gas air mata bisa disimpan dalam bentuk semprotan maupun granat.

Nah biar sobat spaneng lebih paham, berikut fakta-fakta mengenai gas air mata

  1. Bahan kimia yang sering dipakai pada gas air mata antara lain gas CS (Chlorobenzalmalonitrile), CN (Choloroacetophenone), CR, dan semprotan merica. Namun, yang paling banyak digunakan adalah gas CS.

    img: news.detik.com

  2. Gas air mata merupakan karya dari ahli kimia Prancis untuk mengendalikan keributan massa, bahkan alat ini sudah digunakan oleh tentara Prancis pada tahun 1914 dimana pada saat itu tentara Prancis menembakkan granat berisi gas pada prajurit Jerman di kawasan perbatasan. Perang yang dikenal sebagai ”Battle of the Frontiers” tersebut menjadi momen di mana gas air digunakan banyak negara di berbagai belahan dunia.

    img: riauone.com

  3. Efek samping jika mata terkena gas air mata adalah menangis, bersin, batuk, sulit bernapas, sakit pada mata dan mengalami kebutaan sementara. Gas ini bekerja dengan mengiritasi selaput lendir di mata, hidung, mulut dan paru-paru.

    img: kaltim.prokal.co

  4. Untuk menghindari efeknya, ada yang mengatakan dengan mengoleskan pasta gigi di sekitar area mata dan hidung walaupun info tersebut masih diragukan kebenarannya. Cara lain yang efektif untuk kamu coba adalah dengan memakai masker gas khusus. Bisa juga dengan cara menutup area mulut dan hidung dengan kain, demi mencegah gas air mata masuk ke rongga pernapasan kita.

    img: foto.tempo.co

  5. Produsen gas air mata tertua dan terbesar di dunia adalah Lake Erie Chemical Company yang berada di Michigan, negara bagian America Serikat. Pertama kali dibuka pada 1930, Lake Erie Chemical Company berhasil menjual gas air mata pada beberapa negara seperti Bolivia, Argentina dan Kuba.

 

Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Deretan Ketua BEM Ini Bikin Salah Fokus Warganet

Published

on

Turunnya mahasiswa ke jalan dalam rangka aksi demonstrasi menentang pengesahan RUUKUHP dan menolak pengesahan revisi UU KPK tak lepas dari peran para tokoh mahasiswa didalamnya. Ya, aksi yang berlangsung sejak minggu (22/9) itu memang diprakarsai oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari beberapa kampus ternama di tanah air. Sebut saja Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Trisakti, dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Maka tak jarang akhir-akhir ini para Ketua BEM masing-masing perguruan tinggi tersebut sering diundang ke statiun televisi swasta untuk dimintai pendapatnya perihal aksi demo. Dan ternyata selain vokalnya yang lantang dan cerdas dalam beradu argumen dengan anggota DPR, rupanya warganet banyak yang salah fokus dengan pesona para Ketua BEM tersebut. Berikut beberapa potret Ketua BEM dari beberapa perguruan tinggi yang membuat warganet salah fokus

  1. Manik Marganamahendra, Ketua BEM UI

    img: instagram @marganamahendra

    Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UI angkatan 2015 ini sudah menjabat sebagai ketua BEM UI sejak tahun 2017 dan aktif dalam tim debat fakultas dan universitas. Maka tak heran jika Manik Marganamahendra dengan tegas dan percaya diri menyampaikan mosi tidak percaya di depan sejumlah anggota dewan dan politikus.

  2. Dinno Ardiansyah, Ketua BEM Trisakti

    img: twitter @dinnoardiansyah

    Sebelum adanya aksi demo, nama Dinno Ardiansyah sempat populer beberapa waktu lalu karena menentang kampusnya dalam pemberian gelar Putra Reformasi kepada Joko Widodo. Baginya, gelar ini dinilai tidak sejalan dengan perjuangan Univesitas Trisakti terkait HAM.

  3. Muhammad Atiatul Muqtadir, Ketua BEM UGM

    img: instagram @fathuurr_

    Lelaki yang akrab disapa Fathur ini merupakan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada angkatan 2015. Selain aktif menjadi aktifis kampus, rupanya pria ini juga jago melantunkan ayat suci Al Quran lho ! Penampilannya di berbagai acara televisi sempat membuat salah fokus warganet karena wajahnya yang tampan dan kharismatik. Sejak kerap tampil di televisi, akun instagramnya langsung diserbu lebih dari 500 ribu followers.

  4. Royyan A Dzakiy, Presiden KM ITB

    img: instagram @royyandzakiy

    Selain itu yang tidak kalah mencuri perhatian adalah Royyan A Dzakiy, Keluarga Mahasiswa (KM) ITB yang juga tampil gemilang dan mengesankan usai melemparkan kalimat sindiran pada wakil ketua DPR, Fahri Hamzah saat tampil di Mata Najwa.

Komentar
Continue Reading

Trending