Connect with us

Teknologi

Keren!! Sampah Surabaya Diubah Menjadi Listrik Bertegangan Tinggi

Published

on

Selama ini sampah dianggap sesuatu yang tidak berguna dan salah satu penyebab polusi, baik polusi tanah, polusi air maupun polusi udara. Namun bagi Kota Surabaya, kini sampah malah justru menjadi sahabat masyarakat. Pemkot Surabaya menerapkan teknologi “waste to energy” baik skala kecil yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) hingga skala besar dengan metode “sanitary landfill” yakni teknologi gasifikasi untuk pengolahan sampah menjadi energi listrik.

via ummat pos

Adapun proses pengolahan sampah menjadi listrik dapat dilihat pada bagan berikut

img: gloomaworld.blogspot.com

Intinya, sampah pertama-tama dibakar hingga menghasilkan uap/gas dengan tekanan tinggi. Uap tersebut bertujuan untuk menggerakkan turbin/ kincir yang dihubungkan dengan generator atau pembangkit listrik.

img: media indonesia

Kota dibawah pimpinan Tri Rismaharini tersebut saat ini sudah memiliki PLTSa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Romokalisari di Kecamatan Benowo. TPA Benowo memiliki luas sekitar 37,4 hektar tersebut dapat menghasilkan energi listrik sebesar 2 Megawatt dan pada 2019 mendatang ditargetkan akan mengembangkan “grasifikasi plant” yang mampu menghasilkan kapasitas listrik 8 hingga 9 Megawatt per hari. Pemkot Surabaya juga telah memiliki beberapa program bank sampah yang sudah dijalankan, diantaranya adalah kegiatan Green and Clean, Merdeka dari Sampah, Bank Sampah, dan Rumah Kompos.

Harapannya kelak sampah tidak lagi menjadi barang yang tidak berguna, melainkan bernilai ekonomis dan bisa membawa manfaat bagi semua.

Bu Risma memang maantuuull !!

 

Komentar
Continue Reading

Aplikasi

Cara Kirim Pesan WhatsApp yang Tak Perlu Menyimpan Nomor Ponsel

Published

on

Mungkin sobat spaneng pernah dimintai tolong teman untuk mengirimkan pesan whatsapp ke seseorang namun tak mengenal orang tersebut, mau tak mau kamu tentu harus menyimpan nomornya terlebih dulu bukan ? Jika hanya seorang saja yang dikirimi pesan tentu bukan perkara yang sulit, namun bagaimana jadinya jika kamu adalah seorang admin suatu instansi misalnya, dan kamu diharuskan mengirimkan broadcast pengumuman kepada 100 orang atau lebih melalui WA ? Apa mungkin harus menyimpan dulu nomornya satu per satu ?

img: bbc.com

Nah untuk mengatasi hal tersebut, 3 tips mengirim pesan Whatsapp tanpa harus simpan nomer ponsel. Berikut selengkapnya\

  1. Menggunakan Tautan Wa.me
    Cara ini paling direkomendasikan oleh WhatsApp, karena tercantum pada FAQ sendiri. Cara menggunakannya cukup mudah, yakni pengguna hanya perlu membuka browser di ponsel, lalu mengetikkan “wa.me” (tanpa tanda kutip) yang nantinya akan disusul dengan nomor telepon tujuan.
    Misalnya kita menggunakan nomor ‘+6281931754682’, maka nanti pengguna akan hanya perlu menulis https://wa.me/+6281931754682.
  2. Pakai Aplikasi Pihak Ke Tiga
    Selain dengan cara di atas, App Store dan Google Play juga menyediakan aplikasi pihak ketiga yang dapat membantu pengguna melakukan metode ini.Aplikasi yang paling direkomendasikan adalah “Click to chat”, karena tidak memiliki iklan dan juga perizinan yang diajukan tidak aneh-aneh.
    Cara menggunakannya cukup mudah, dalam aplikasi tersebut kamu hanya perlu memasukkan kode nomor negara yang dilanjutkan dengan nomor telepon, lalu diiringi dengan pesan yang ingin disampaikan pada bagian bawah aplikasi.
  3. Trik Dalam Aplikasi
    Ini merupakan cara termudah dan tercepat, kamu hanya perlu memasukkan nomor ke address bar yang terdapat pada Google (Bukan Chrome). Nantinya nomor yang sudah dimasukkan akan ditekan cukup lama sehingga memunculkan opsi-opsi baru untuk menghubungi nomor tersebut. Cara ini dapat dilakukan dengan sistem operasi Android 9 Pie dan Android 10 yang terdapat pada sejumlah smartphone Google Pixel dan Android.

Bagaimana, mudah bukan ? selamat mencoba !

Komentar
Continue Reading

Gadget

Nostalgia Gadget Era 90-an, Kamu Pernah Punya ?

Published

on

Bicara soal generasi 90-an tentu tak akan ada habisnya, karena banyak sekali memori yang melekat dan tak terlupakan. Mulai dari makanan ringan, mainan jadul, hingga gadget yang pernah berjaya di era 90-an. Nah bicara soal gadget di era 90an, beberapa jenis gadget “canggih” berikut pernah ngehits kala itu. Bahkan mungkin hanya orang-orang dengan tingkat ekonomi menengah keatas yang bisa memilikinya. So, buat kalian yang merasa anak generasi 90-an, berikut beberapa gadget jadul yang sempat hits pada zamannya.

  1. Walkman

    img: extreemetech.com

    Jauh sebelum era spotify seperti sekarang, walkman adalah sebuah gadget yang cukup populer untuk mereka yang hobi mendengarkan musik. Cara menggunakannya sangat mudah, kamu tinggal memasukkan kaset pita kedalamnya, dan tinggal pasang headset untuk menikmatinya.

  2. Tamagotchi

    img: hi-topnews.com

    Tamagotchi merupakan sebuah gadget kecil dimana didalamnya terdapat game myang menuntut penggunanya harus selalu telaten. Ya! pasti kamu anak 90an sudah tak asing lagi dengan permainan memelihara monster di dalam tamagotchi ini. Kamu bisa merawat dan memberi makan hewan/ monster peliharaan kamu hingga dewasa. Hmm berasa punya anak sendiri bukan ?

  3. Gamebot

    img: lazada.co.id

    Siapa yang tak kenal dengan gadget satu ini ? Didalamnya terdapat game yang begitu populer yaitu tetris atau permainan menyusun batu bata.

  4. Pager

    img: bombastis.com

    Sebelum era smartphone seperti sekarang, ada masanya anak 90an memanfaatkan pager untuk berkomunkasi. Bentuk pager mirip dengan telepon, namun fungsinya hanya sebatas menyampaikan atau menerima pesan pendek lewat pihak ketiga.

     

  5. Nokia5110

    img:unikagaul.blogspot.com

    Bagi anak 90an, Nokia 5110 merupakan salah satu gadget yang menjadi primadona bagi semua orang kala itu. Salah satu daya tarik ponsel ini adalah casing-nya yang bisa diganti sesuka hati dengan berbagai macam warna. Dan Nokia pun juga merupakan ponsel pertama yang menawarkan game yang begitu legendaris yaitu Snake.

Komentar
Continue Reading

Aplikasi

Mengintip Beberapa Fitur Baru Di WhatsApp

Published

on

Platform perpesanan pribadi WhatsApp kini terus mengembangkan berbagai fitur untuk memaksimalkan pelayanannya. Dan fitur terbaru yang akan dirilis adalah Boomerang dan Dark Mode. Bagaimana fitur-fitur tersebut ? berikut penjelasannya

  1. WhatsApp Boomerang

    img: harapan rakyat

    Seperti halnya fitur Boomerang di platform Instagram, Boomerang di WhatsApp pun sama yaitu gerakan berulang-ulang dengan durasi maksimal 7 detik. Nantinya para pengguna dapat memilih fitur Boomerang tersebut disebelah menu GIF.

    Fitur Boomerang di WhatsApp ini nantinya bisa dibagikan sebagai status WhatsApp, atau langsung dibagikan ke teman-teman di kontak WhatsApp. Namun, fitur itu nantinya akan tersedia untuk WhatsApp di iOS terlebih dahulu, baru kemudian disusul untuk pengguna WhatsApp di Android.

  2. Dark ModeDark mode atau mode gelap di WhatsApp memang belum dirilis secara resmi. Namun jika kamu sudah tak sabar, berikut beberapa langkah untuk mencobanya

Khusus untuk pengguna android, sebelumnya kamu bisa mendownload Android Q yang saat ini tersedia dalam versi beta.

1: Masuk ke menu Settings –> Display –> Select Theme –> Dark. Tema ini adalah tema gelap bawaan yang ditambahkan Google pada Android Q.

2: Jika dark theme sudah diaktifkan, selanjutnya kalian perlu mengaktifkan opsi developer untuk memberikan izin. Caranya, kembali ke Settings –> About Phone –> Build Number. Tap beberapa kali hingga muncul pesan ‘Developer Options is turned on’ yang menandakan bahwa opsi developer telah diaktifkan.

3: Setelah Developer Options aktif, cari ‘Override force-dark’ lalu tap. Sekarang kamu telah menggunakan mode gelap di WhatsApp !

4: Langkah-langkah di atas akan mengaktifkan tema gelap untuk WhatsApp di Android Q. Untuk mendapatkan pengalaman mode gelap seutuhnya, pastikan kalian menggunakan wallpaper gelap gelap sebagai background WhatsApp.

Belum diketahui kapan fitur ini akan dirilis secara global oleh Facebook, mengingat WhatsApp telah dibeli oleh Facebook. Namun jika bocoran dari fitur tersebut sudah terungkap, maka bisa diperkirakan bahwa fitur ini akan segera diluncurkan oleh Facebook dalam waktu dekat.

Bagaimana menurut sobat spaneng, apakah fitur ini nantinya cukup berguna atau akan sia-sia belaka ?

Komentar
Continue Reading

Trending