Inspirasi, Kisah Nyata

Ironis, Inilah 5 Fakta Guru Honorer di Indonesia

Guru, adalah sebuah pekerjaan mulia dengan tanggung jawab yang begitu besar. Guru, dengan status strata sosial yang tinggi di masyarakat apakah semuanya mempunyai nasib yang sama rata? Ternyata tak semua guru beruntung, bagi mereka yang menyandang ‘status’ Pegawai Negeri Sipil (PNS) mungkin begitu terjamin kesejahteraannya. Namun bagaimana dengan mereka yang masih ‘berstatus’ sebagai guru honorer? Berikut 5 fakta tentang guru honorer di Indonesia.

1.Jadi guru honorer bertahun-tahun tak menjamin bisa diangkat menjadi PNS

http://news.metro24jam.com

Hal yang paling membahagiakan dan paling dinantikan oleh para guru honorer adalah masa pengangkatan menjadi PNS. Namun apakah semua guru honorer di Indonesia sudah menjadi PNS? apakah guru honorer yang sudah mengajar bertahun-tahun sudah pasti akan diangkat menjadi PNS ? Jawabannya adalah belum tentu. Bahkan banyak kisah guru honorer yang hingga usia lanjut belum juga diangkat menjadi pegawai jaminan pemerintah tersebut.

2. Walaupun honorer, beban kerja tetap sama dengan mereka yang sudah PNS, bahkan terkadang lebih berat

http://www.utakatikotak.com

Menjadi guru honorer —yang notabene mempunyai gaji yang jauh lebih rendah dari mereka yang sudah PNS— bukan berarti mempunyai beban kerja yan lebih ringan. Untuk administrasi pembelajaran, jam kerja, dan beban mengajar semuanya sama, Bahkan tak jarang ada guru honorer yang beban kerjanya lebih berlipat-lipat, misalnya merangkap tenaga Tata Usaha (TU), pembina ekstrakurikuler, dan lain-lain. Lalu, apakah beban kerja tersebut setimpal dengan jumlah finansial yang didapatkan? Jawabannya lagi-lagi belum pasti.

3.Jangan pernah tanyakan gaji, karena itu adalah hal yang paling menyakitkan

https://kicknews.today

Jika dipikir dengan akal sehat, dengan melihat betapa beratnya tugas guru dan betapa banyak ilmuwan serta pemimpin bangsa yang dicetak oleh para guru maka tentu seharusnya gaji guru adalah setinggi-tingginya. Apalagi untuk menjadi seorang guru harus mengenyam bangku kuliah yang memakan biaya tidak sedikit. Lantas bagaimana keadaan sesungguhnya tentang nasib guru honorer di Indonesia? Sungguh sangat ironis. Bagaimana tidak, dibandingkan dengan profesi lain yang dianggap mempunyai strata sosial lebih rendah (misalnya asisten rumah tangga), gaji guru honorer jauh di bawahnya.

Banyak kisah di berbagai daerah di tanah air jika gaji guru honorer hanya 100-500 ribu per bulan. Salah satu penyebab terjadinya hal tersebut adalah tidak adanya aturan tertulis mengenai gaji yang pasti untuk seorang guru honorer, semuanya tergantung sekolah masing-masing.

Jika dipikir lagi, bagaimana caranya seorang guru yang mempunyai pendapatan 500 ribu per bulan menghidupi anak istri dengan berbagai kebutuhan rumah tangga? pemerintah sehat?

4. Sesungguhnya selain mencerdaskan, tugas guru lah yang paling berat adalah mendidik siswa menjadi pribadi yang lebih baik

Salah satu beban guru yang terberat adalah mendidik siswa. Lebih dari sekedar mencerdaskan, apalagi seputar administrasi guru. Mendidik, pekerjaan yang sangat membutuhkan peran hati serta perasaan. Banyak guru yang berhasil mendidik siswanya menjadi pribadi yang jauh lebih baik namun tak jarang pula siswa yang menguji kesabaran guru dengan berbagai permasalahannya.

5.Hingga tak jarang banyak guru honorer yang meregang nyawa di tangan siswanya sendiri, RIP moral

http://jimmytrims.com

Dalam hal mendidik siswa, tak jarang guru merasa sakit hati karena dilecehkan oleh siswa, bahkan di beberapa kasus guru sampai harus meregang nyawa di tangan siswanya sendiri. Salah satu penyebabnya tak lain dan tak bukan adalah lingkungan bergaul yang kurang baik. Apalagi akses internet yang semakin canggih dan media sosial yang terbuka untuk siapa saja, sehingga anak didik yang masih di bawah umur pun bisa meniru berbagai perilaku yang menyimpang.

Comments

comments