Kesehatan
Hati-hati, Buah dan Sayuran Ini Ternyata Dapat Mengeluarkan Racun Secara Alami
Buah dan sayuran dikenal sebagai makanan penghasil vitamin dan mineral yang sangat baik, dimana salah satunya bermanfaat untuk daya tahan tubuh. Namun siapa sangka jika ternyata beberapa buah dan sayuran berikut justru dapat mengeluarkan racun secara alami, salah satunya racun sianida. Sianida ? Yup ! Kamu tentu masih ingat beberapa waktu lalu tanah air sempat dihebohkan oleh kasus seorang wanita yang meninggal akibat diracuni kopi sianida oleh sesama teman wanitanya.
Selain sianida, beberapa jenis racun lain juga bisa dikeluarkan oleh buah dan sayuran apabila tidak diolah dengan benar. Nah biar ngga penasaran, berikut info selengkapnya
- Singkong
Bahan makanan satu ini merupakan alternatif sumber karbohidrat selain nasi. Singkong bisa dinikmati dengan berbagai teknik, seperti digoreng, direbus maupun dipanggang. Selain itu, singkong juga dapat diolah menjadi tepung. Namun, ternyata bahan makanan pokok ini juga dapat mengeluarkan racun hidrogen sianida jika tidak diolah dengan benar. Hidrogen sianida terdapat pada singkong yang masih mentah atau dimasak kurang sempurna.
- Almond
Almond dikenal sebagai jenis kacang-kacangan yang bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan. Kue dengan topping almond, coklat almond, hingga susu almond. Namun jangan sekali-kali mencoba mengkonsumsi almond mentah, karen akibatny abisa fatal. Perlu kamu tahu, almond yang masih mentah mengandung sianida alami yang jika digigit sedikit saja bisa mengaktifkan sianida tersebut. Serem kan ?
- Leci
Buah mungil ini mempunyai tampilan luar yang kasar dan berduri, namun teksturnya lembut, berair dan manis. Namun siapa sangka, dibalik kelezatannya tersebut leci bisa jadi racun dan bisa berakibat fatal jika dimakan dalam keadaan perut kosong atau anak yang mengalami malnutrisi. Racun dari leci mentah yang berkolaborasi dengan rendahnya gula darah mengakibatkan kadar gula darah yang semakin rendah atau hipoglikemia. Racun menghambat produksi gula dalam tubuh yang mana jadi berbahaya ketika tidur dan kadar gula darah menurun.
- Belimbing
Buah yang kaya akan kandungan vitamin C ini sangat bermanfaat untuk daya tahan tubuh. Namun siapa sangka jika Belimbing bisa berakibat fatal jika dikonsumsi oleh seseorang yang sakit ginjal.
Belimbing mengandung racun yang bisa berpengaruh ke otak dan mengakibatkan gangguan saraf. Racun ini diproses dan dihilangkan dalam tubuh bagi orang dengan ginjal yang sehat, tapi sebaliknya, jika orang itu terkena penyakit ginjal kronis, racun tidak dapat dinetralisir. Bah kan sebaliknya, racun ini bisa berpotensi menyebabkan kematian. - Kacang Merah
Buat kamu yang hobi mengkonsumsi kacang merah mentah sebaiknya segera hentikan kebiasaan tersebut. Karena ternyata pada kacang merah yang masih mentah mengandung racun phytohemagglutinin.
Racun ini selama tiga jam bisa mengakibatkan mual, diare dan muntah, sakit perut. Efek dari racun pada kacang merah tidak separah racun dari ketela atau belimbing. Pemulihan akibat racun ini bisa lebih cepat setelah tiga tau empat jam sejak gejala keracunan muncul. Jadi, sebaiknya kacang merah dimasak dulu sampai betul-betul matang ya !
Jadi, bukan bermaksud menakut-nakuti ya Sobat Spaneng, namun hanya sekedar memberi info bahwa konsumsilah segala sesuatu dengan wajar.
Salam sehat !
Inspirasi
Ini Dia Metode Diet Paling Efektif. Wajib Dicoba!
Kesehatan
Wajib Tahu! 5 Macam Obat Herbal yang Diklaim Mampu Mencegah Virus Corona
Untuk mencegah virus corona yang kini sedang mewabah, tanaman herbal berperan sebagai booster sistem imunitas tubuh. Sejauh ini, ada beberapa tanaman yang dipercaya mampu tingkatkan sistem imunitas tubuh untuk melawan infeksi. Berikut selengkapnya
- Jahe Merah
Selain untuk menghangatkan tubuh, jahe juga dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Antioksidan tinggi yang ada dalam jahe menjadi alasan mengapa sistem imun tubuh bisa meningkat setelah mengonsumsi obat herbal ini. Tak hanya itu, jahe juga memiliki kandungan anti mikrobakteri, anti inflamasi, dan antibiotik. Dengan mengonsumsi jahe secara rutin, maka akan meminimalisir infeksi virus covid-19.
- Kunyit
Siapa yang tak kenal dengan tanaman herbal berwarna kuning ini? Selain sebagai pewarna alami makanan, kunyit juga berkhasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh seseorang. Curcumin yang terkandung dalam kunyit mampu mengaktifkan sel darah putih dalam tubuh sehingga sistem imun tubuh menjadi bertambah.
- Daun Kelor
Daun kelor merupakan tanaman yang sudah tak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Selain dikonsumsi sebagai sayuran, daun kelor juga dimanfaatkan untuk obat berbagai macam penyakit seperti kanker, takanan darah tinggi, dan kolesterol. Namun, khasiat daun kelor ternyata tak cukup sampai disitu. Menurut penelitian, daun kelor juga mengandung senyawa yang bersifat antijamur, anti virus, anti depresan, serta asnti inflamasi.
Kandungan asam amino dan antioksidan di dalamnya pun dipercaya mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh.
- Temulawak
Tanaman herbal selanjutnya adalah temulawak. Sekilas penampilannya mirip dengan kunyit bahkan temulawak juga memiliki peran yang sama dengan kunyit dalam menangkal radikal bebas dalam tubuh. Dengan mengonsumsi tanaman herbal yang satu ini secara rutin mampu mencegah tubuh terserang virus karena kandungan antioksidan yang tinggi di dalamnya
- Cengkeh
Dikenal sebagai bumbu pelengkap masakan, cengkeh ternyata juga mampu membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh. Kuncup bunga pada cengkeh disinyalir mengandung senyawa yang dapat meningkatkan jumlah sel darah, serta ampuh dalam membersihkan racun berbahaya dalam tubuh.
Kesehatan
5 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Ibu Hamil
Seorang ibu hamil wajib hukumnya untuk menjaga kesehatan. Bukan hanya untuk dirinya saja, tapi juga untuk janin yang dikandungnya. Oleh karena itu, seorang ibu hamil biasanya akan lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas ataupun mengkonsumsi makanan.
Salah sedikit saja bisa berakibat fatal bagi dirinya maupun janin yang dikandungnya. Kesehatan ibu serta tumbuh kembang janin rawan terganggu. Berikut akan kami berikan beberapa tips menjaga kesehatan bagi ibu hamil agar tidak mudah terkena penyakit yang bisa membahayakan dirinya sendiri maupun janin yang dikandungnya.
1. Perbanyak minum air putih dan istirahat yang cukup
Dalam masa kehamilan, volume darah ibu akan meningkat sebanyak 30% dan volume plasmanya juga akan meningkat sebanyak 40%. Untuk itulah diperlukan setidaknya 12 gelas air putih perhari agar terhindar dari dehidrasi sehingga plasenta dan organ lain akan bekerja secara normal.
2. Lakukan olahraga ringan secara rutin
Tak ada yang melarang orang hamil untuk berolah raga. Tapi tentunya olahraga yang sifatnya ringan. Selain menjaga kesehatan, olahraga ringan selama hamil juga bisa mempermudah proses persalinan.
3. Jaga jarak dengan orang sakit
Meskipun hanya sebatas sakit ringan, tapi akan lebih baik lagi jika ibu hamil menjaga jarak dengan orang yang sedang sakit. Jadi dengan begitu diharapkan resiko untuk terkena penyakit juga akan berkurang.
4. Hindari tempat-tempat ramai yang berbahaya bagi kesehatan
Apabila ibu hamil memiliki masalah dengan kekebalan tubuhnya, maka tak ada salahnya untuk menghindari tempat-tempat ramai yang beresiko menularkan virus-virus penyebab penyakit. Berada di rumah akan membuat kesehatan ibu hamil terjaga karena situasi lingkungan yang relatif stabil
5. Menjaga pola makan
Makan secara teratur dengan kandungan gizi yang seimbang sangatlah diperlukan ibu hamil. Kalau sering periksa kondisi kehamilan ke dokter, maka tak ada salahnya untuk bertanya mengenai menu makan apa yang sebaiknya dikonsumsi ibu hamil. Jangan karena alasan ngidam, ibu hamil jadi seenaknya saja mengkonsumsi makanan.