Connect with us

Aplikasi

Google Family Link, Aplikasi Untuk Memantau Aktifitas Anak Kamu dari Kejauhan

Published

on

images: androidpolice.com

Di jaman serba modern ini penggunaan ponsel bukan hanya terbatas untuk berkomunikasi saja. Selain untuk berkomunikasi dua arah, banyak hal yang bisa dilakukan dengan ponsel yang kini disebut dengan istilah smartphone tersebut. Berselancar di dunia maya contohnya, entah itu sekedar browsing ataupun bermain sosial media.

Bagi mereka yang dewasa, hal tersebut tentu sangatlah membantu. Dengan mudahnya kita dapat mencari informasi yang kita butuhkan lewat internet. Kalau sedang bosan tinggal download saja game-game yang jumlahnya ribuan di Play Store. Dengan adanya sosial media kita juga bisa menambah lingkar pertemanan.

Sayangnya yang menggunakan smartphone tersebut bukan hanya kalangan dewasa saja, tapi juga anak-anak kecil yang sebenarnya lebih pantas untuk bermain petak umpet daripada memainkan gadget. Kamu tentu sudah biasa melihat sekumpulan anak kecil di lingkungan tempat tinggalmu berkumpul bersama untuk main game online secara berjamaah. Sangat beda dengan anak-anak tempoe doloe yang berkumpul untuk bermain berbagai mainan tradisional semacam petak umpet tadi.

Tapi kamu jangan khawatir. Google tampaknya sudah mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk yang mungkin terjadi ketika anak-anak bermain gadget tanpa pengawasan langsung dari orang tua.

Tahun lalu Google telah meluncurkan aplikasi Family Link. Fitur itu awalnya diperuntukkan untuk mengawasi penggunaan gadget bagi mereka yang berusia dibawah 13 tahun. Namun kini fitur tersebut mampu digunakan untuk mendeteksi aktifitas mereka yang berusia diatas 13 tahun.

Jadi kalau kamu punya adik yang berusia 13,9 tahun, kamu masih bisa mengawasi aktifitas smartphonenya melalui aplikasi family link tersebut. Dengan aplikasi ini kamu dapat mengatur batas screen time, mengizinkan dan memblok aplikasi dari Play Store, melihat lokasi anak, bahkan mengunci perangkat anak tersebut saat merasa sudah kelewat lama main gadget.

Bahkan kamu juga bisa mengunci perangkat tersebut dari jarak jauh lewat Google Assistant. Pengguna hanya memiliki waktu beberapa menit saja untuk menyelesaikan aktifitasnya sebelum perangkat tersebut terkunci. Kontrol itu dapat dicabut oleh pengguna, tapi kamu juga akan mendapat notifikasi. Seandainya pembatalan kontrol ini tidak diaktifkan, mereka harus menunggu 24 jam sebelum ponselnya bisa terbuka lagi.

Nah cukup efektif bukan? Aplikasi ini sudah ada di Play Store. Selamat mencoba yaa…

 

Komentar
Continue Reading

Aplikasi

“Pretty Please”, Fitur Baru Dari Google Assistant yang Mengajarkan Kesopanan

Published

on

By

Meskipun terkesan sepele, tapi ucapan “minta tolong” dan “terima kasih” mampu memberikan efek yang sangat positif dalam kehidupan. Google nampaknya cukup konsen juga dalam membangun kepribadian manusia.

Hal itu dibuktikan dengan adanya fitur baru dalam aplikasi Google Assistant, yakni “pretty please”.

Fitur ini dirancang untuk memberikan penguatan positif kepada pengguna, terutama anak-anak. Fitur ini mengajak kita untuk membentuk perilaku yang lebih ramah dan sopan saat berkomunikasi dengan mesin.

Ini memungkinkan asisten suara untuk menghargai penggunaan kata “please” (tolong) dan “thank you” (terima kasih) dengan tanggapan yang lebih menyenangkan. Sebagai contoh, coba panggil “Hai Google, tolong putar musik liburan untuk saya” atau “Hai Google, tetapkan timer selama 5 menit.” Assistant akan menanggapinya dengan “Terima kasih telah bertanya dengan sangat baik. Baiklah, 5 menit mulai dari sekarang.”

Pretty Please bisa diaktifkan untuk semua pengguna yang menggunakan smart speaker dan smart display, sehingga setiap orang dapat merasakan keramah-tamahan dari Assistant. Luar biasa sekali bukan terobosan baru dari Google ini?

Selama ini kita terkesan menganggap remeh hal-hal kecil semacam itu. Google tentu menyimpan harapan, dengan semakin banyaknya orang yang menggunakan fitur pretty please ini, keramahan dalam kehidupan sehari-hari akan semakin bertambah karena kebiasaan kecil semacam memberi ucapan terimakasih ataupun memberikan perintah dengan mengucapkan minta tolong.

Selain pretty please, Google Assistant juga memberikan fitur baru lainnya yakni read a story. Dalam fitur ini pengguna bisa minta tolong ke asisten untuk membacakan cerita. Cerita yang akan dibacakan umumnya adalah cerita populer seperti Aladin, Frozen, ataupun Dora the Explorer.

Tapi jangan sekali-kali kamu bilang, “OK Google, tolong carikan saya pacar!”. Bukan apa-apa, jawabannya bisa jadi bikin kamu sakit hati, “terimakasih telah bertanya dengan sangat baik, sayangnya tidak ada yang mau dengan anda.” Jadi tolong jangan lakukan, karena hanya akan berujung kekecewaan.

Sabar ya mblo!

Komentar
Continue Reading

Aplikasi

Aplikasi Zepeto: Cara Mudah Untuk Kamu yang Ingin Membuat Karakter Sendiri Versi 3D

Published

on

By

Ingin membuat karakter diri sendiri dalam bentuk 3D sepertinya cukup sulit. Kamu harus menggunakan beberapa aplikasi dan cukup ribet mengatur berbagai hal. Namun itu terjadi sebelum kemunculan Zepeto.

Seperti halnya Facebook, Twitter, ataupun Instagram, Zepeto juga merupakan sosial media. Bedanya, Zepeto memungkinkan penggunanya untuk membuat avatar secara digital. Aplikasi ini diluncurkan oleh developer Snow Corporation yang berasal dari Seongnam, Korea Selatan.

Lantas bagaimana cara menggunakan Zepeto?

Sebelum menggunakan aplikasinya, kamu bisa mengunduhnya terlebih dahulu melalui App Store ataupun Play Store. Setelah itu kamu baru bisa registrasi dengan menggunakan email ataupun menghubungkannya dengan sosial media lain seperti Facebook.

Setelah itu kamu  bisa berkreasi membuat avatarmu sendiri, mulai dari tampilan wajah hingga pakaian. Jangan khawatir, sketsa ini bisa diambil dari hasil foto selfie wajah kamu. Jika foto kamu pas, maka hasil karakter 3D akan mirip dengan wajah kamu.

Selain foto selfie yang diambil, Zepeto juga bisa menyesuaikan style untuk karakter 3D yang kamu inginkan seperti rambut, baju, gaya dan lain lain. Zepeto sendiri  memiliki empat menu utama yakni Play, Discover, Message, dan Profile.

images: teknologi.id

Di menu Play, pengguna bisa berfoto sendiri atau bersama teman-teman menggunakan avatar masing-masing di Photobooth. Hasil foto yang tersimpan tersebut kemudian bisa diunggah ke media sosial.

Menu discover berguna untuk menjalin jaringan pertemanan dengan pengguna lain. Caranya adalah dengan memasukkan kode profil pengguna yang akan dijadikan teman. Sedangkan untuk berkirim pesan, kamu bisa menggunakan fitur Message. Dengan fitur ini kamu bisa berkirim pesan ke pengguna lain, baik yang sudah berteman ataupun yang belum berteman.

Sementara itu, menu Profile berisi tentang jumlah follower dan following. Di menu ini kamu juga bisa mengedit kembali tampilan avatar maupun karakter digital yang sudah kamu buat. Di aplikasi ini kamu juga bisa memperoleh emoticon atau gif animasi untuk mempercantik avatar. Hanya saja kamu harus menyelesaikan sejumlah tugas harian untuk memperoleh gold. Gold inilah yang bisa kamu gunakan untuk membeli emoticon tersebut.

Biar lebih jelas, lihat aja video tutorial dibawah ini.

Tertarik untuk mencobanya? Ya silahkan coba saja…tinggal download kok. Kalau ternyata tidak asik, ya uninstall saja. Gitu aja kok repot…

 

 

 

 

 

Komentar
Continue Reading

Aplikasi

Langkah-langkah Membuat Stiker WhatsApp dengan Foto Sendiri

Published

on

WhatsApp lagi-lagi berinovasi dengan meluncurkan fitur terbarunya, yakni Stickers. Disamping beberapa pilihan stiker yang sudah ada, Sahabat Spaneng juga bisa membuat stiker WhatsApp dengan foto sendiri lho !

Cara membuat stiker pribadi ini gampang-gampang susah ya, butuh beberapa langkah agar hasilnya maksimal.

Sebelum membuat stiker, sebaiknya kamu siapkan minimal 3 foto. Sebisa mungkin foto portrait dengan ragam ekspresi agar menarik. Kemudian instal 3 aplikasi ini di ponsel kamu, yakni:
– Personal Sticker for WhatsApp
– Background Eraser
– PicsArt

Selanjutnya, ikuti langkah-langkah berikut ini :

1. Hapus latar belakang foto
Agar stiker lebih menarik, hapus latar belakang foto. Adapun caranya sebagai berikut:
– Buka aplikasi Backgroud Eraser
– Pilih Load a Photo, kemudian pilih foto yang akan diedit
– Lakukan Crop gambar agar memudahkan proses penghapusan, bila sudah tekan Done
– Hapus latar belakang foto dengan opsi manual atau magic. Caranya usap jari pada bagian yang ingin dihapus.
– Bila telah selesai, tekan done dan lanjut save.

2. Tambah kata-kata
Agar lebih menarik, tambah kata-kata dengan menggunakan aplikasi PicsArt.
– Tekan ikon + untuk memulai pengeditan diikuti memilih foto yang telah dihilangkan backgroudnya
– Lalu pilih opsi Teks. Tuliskan kata yang diinginkan
– Bila sudah, simpan gambar

3. Memasukkan stiker
Untuk memasukkan stiker ke dalam WhatsApp, gunakan aplikasi Personal Sticker for WhatsApp.
– Setelah membuka Personal Sticker for WhatsApp, kita akan langsung mendapati stiker yang telah kita buat
– Tekan Add untuk menambahkan stiker ke WhatsApp
– Selesai

Selanjutnya tinggal buka WhatsApp, dan lihat pada bagian stiker. Foto stiker yang telah dibuat tadi sudah langsung tersedia dan dapat langsung dikirim. Selamat mencoba!

Komentar
Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 HitsBanget.com. Powered by WordPress.