Connect with us

Kesehatan

Daging Sekitar Kuku Bengkak atau Cantengan? Inilah Sebab dan Cara Mengatasinya

Published

on

cantengan bengkak jari kaki
cantengan bengkak jari kaki

img: vebma.com

Bengkak pada bagian daging samping kuku atau yang biasa disebut cantengan memang menyakitkan. Cantengan biasanya terjadi pada jempol kaki dan kadang baru terasa kalau sudah pegal, nyeri dan bernanah. Jangan abaikan kuku yang terkena cantengan, karena jika dibiarkan infeksinya bisa menyebar dan bisa menghambat aktifitas kamu sehari-hari.

Cantengan terjadi karena kuku menusuk dan melukai daging yang kemudian terinfeksi bakteri atau jamur. Luka yang disebabkan kuku bukan hanya karena benturan saja, tapi bisa karena selalu menerima tekanan sepatu, atau memang tumbuhnya kuku itu sendiri yang sedikit demi sedikit menusuk ke daging. Cantengan yang sudah parah akan berisi nanah dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Bahkan tidak sedikit orang yang kesulitan berjalan jika cantengan yang dialami sudah parah.

Sebenarnya Cantengan atau pembengkakan pada pojokan jari bisa dicegah. Cara mencegahnya juga tidak terlalu sulit, yaitu hanya dengan menjaga kebersihan dan kerapian kuku kamu.

Selalu bersihkan sela-sela kuku kamu, jangan sampai ada kotoran di dalamnya. Selain mencegah cantengan, membersihkan kuku secara rutin juga bisa menjaga kaki agar tidak bau.

Menjaga kerapian kuku juga wajib dilakukan. Jangan sampai ada kuku yang masuk dan menusuk ke dalam daging karena jika dibiarkan akan terus menusuk dan melukai daging.

Untuk yang sudah terlanjur mengalami yang pembengkakan, bisa mengatasinya dengan cara berikut.

Rendam Kaki dengan Air Hangat dan Garam.

Garam akan membantu membunuh kuman yang ada di kaki, ditambah air hangat akan memberikan efek rileks. Garam juga dapat membantu mengurangi bau pada kaki.

Potong Kuku yang Menusuk Daging

Potong kuku yang masuk ke daging jari agar tidak memperparah infeksi. Pastikan alat yang digunakan untuk memotong kuku bersih, syukur-syukur dibersihkan dengan alkohol dulu agar steril.

Keluarkan Nanah

Jika cantengan yang kamu alami sudah parah dan berisi nanah, kamu bisa melukai sedikit bagian yang infeksi agar nanah keluar. Kalau yang ini pastikan alat yang kamu gunakan steril agar tidak memperparah keadaan. Setelah nanah keluar semua, jangan langsung menutup lukanya. Kamu bisa membersihkan bekas cantengan tadi dengan cairan rivanol dan kapas. Cara tersebut dalam istilah medis sering disebut dengan insisi dan drainase.

Beri Krim Antibiotik

Kamu juga bisa memberi krim antibiotik pada jari kamu yang mengalami infeksi. Kamu bisa membeli Gentamisin atau Klindamisin dan dioleskan ke bagian yang infeksi.

Itulah sedikit ulasan tentang penyebab dan cara mengatasi cantengan. Walaupun tidak terlalu berbahaya, alangkah baiknya kita selalu mencegah agar tidak cantengan atau infeksi pada jari kaki.

Komentar
Continue Reading

Kesehatan

Ini Dia Gerakan Yoga yang Bisa Melancarkan Kentut !

Published

on

Mengalami perut kembung hingga susah kentut tentu akan sangat menganggu. Apakah kamu pernah mengalami ? tentu rasanya tak nyaman untuk beraktifitas. Namun jangan khawatir, karena ternyata terdapat sejumlah gerakan yoga yang dipercaya dapat membantu melepaskan gas menumpuk di dalam tubuh dan juga mampu meredakan nyeri dan kembung. Bagaimana saja gerakannya ? Berikut selengkapnya

1. Happy baby pose

Sesuai dengan namanya, happy baby pose adalah pose yang mirip dengan posisi bayi yang sering memegang kakinya saat berbaring. Cara melakukannya sangat mudah, yakni posisikan diri berbaring dan angkat kedua kaki, lalu rentangkan. Kemudian angkat telapak sampai menghadap langit-langit. Dan jika mampu, kamu bisa pegang kaki dengan tangan agar punggung rileks di lantai.

Kemudian, perlahan turunkan kaki dengan tangan untuk menimbulkan ketenangan. Tahan gerakan ini hingga selama satu menit.

2. Squat

img: researchgate.com

Posisi ini tentu sudah tak asing lagi bagi kamu, biasanya posisi Squat sering dipakai untuk pemanasan ketika berolahraga, atau sering juga dipakai untuk hukuman-hukuman fisik selain push up. Posisi ini juga sering disebut pose berjongkok yang bisa memberi tekanan pada area-area di perut yang tentunya membantu melepaskan gas yang menumpuk di perut. Cara melakukannya adalah dengan melebarkan kaki, lalu posisikan pantat hingga paha lurus. Pastikan punggung tetap tegak. Saat menurunkan pantat, tahan selama beberapa detik, setelah itu ulangi kembali hingga kentut terlepas.

3. Child’s pose

Pose yang satu ini bisa dibilang pose yang paling jitu untuk membantu mengeluarkan kentut. Cara melakukannya juga sangat mudah yakni dengan memulai berlutut dengan kedua kaki dan tangan, lalu dorong pantat hingga menyentuh tumit. Kemudian rentangkan tangan ke depan tubuh, menyentuh karpet atau kasur.

Kemudian letakkan keningmu sampai menyentuh seperti gambar berikut ini. Sesuaikan dan atur nafasmu sampai kentut pelan-pelan keluar.

Selamat mencoba !

Komentar
Continue Reading

Kesehatan

Deretan Makanan yang Wajib Dihindari Ibu Hamil!

Published

on

Salah satu hal penting yang harus dilakukan ibu hamil adalah menjaga asupan nutrisi, karena asupan nutrisi akan memengaruhi perkembangan si janin. Asupan nutrisi yang benar akan membantu buah hati tumbuh sehat dan cerdas sejak dalam kandungan. Namun di sisi lain, ada sejumlah makanan yang ternyata dilarang untuk ibu hamil lho !

Apa saja sejumlah makanan tersebut ? Berikut selengkapnya

  1. Ikan dengan Kandungan Merkuri Tinggi

    img: medium.com

    Ikan laut termasuk dalam makanan yang bergizi tinggi dan baik untuk kesehatan ibu hamil karena memiliki kandungan asam lemak omega 3 dan omega 6 yang sangat baik. Namun ternyata, tak semua jenis ikan bisa dikonsumsi oleh ibu hamil lho. Karena ikan laut yang mengandung merkuri bisa memicu gangguan pertumbuhan otak dan gangguan motorik pada janin. Contohnya adalah jenis ikan swordfish, tile-fish, king mackerel, dan ikan hiu. Sebagai gantinya, ibu hamil dianjurkan mengkonsumsi ikan salmon, tuna, dan cod. Dengan catatan, dimasak hingga benar-benar matang ya !

  2. Buah nanas

    img: bbc good food

    Buah nanas memang dikenal sebagai makanan yang dilarang saat hamil muda. Mengapa? Alasannya buah ini ternyata mengandung bromelain yang bisa membuat leher rahim menjadi lebih lunak dan bisa memicu gangguan kehamilan layaknya keguguran hingga persalinan dini.

  3. Telur setengah matangSegala jenis makanan yang dimasak kurang matang rawan mengandung bakteri Salmonella. Salah satu makanan yang nikmat dikonsumsi setengah matang adalah telur rebus dan telur mata sapi. Bakeri Salmonella aktif akan dapat menginfeksi ibu hamil hingga menyebabkan muntaber (muntah dan diare). Beberapa kasus bahkan dapat menyebabkan infeksi cairan ketuban.
  4. Air kelapa muda

    img: news nation

    Air kelapa muda memang sangat baik untuk dikonsumsi saat usia kehamilan memasuki trimester 3 atau lebih. Namun, pada saat trimester pertama kehamilan, ada baiknya konsumsi air kelapa segar dihindari terlebih dahulu karena bisa membuat kandungan menjadi lemah.

  5. Susu Segar

    img: alodokter

    Ibu hamil juga sebaiknya hati-hati dalam mengkonsumsi susu segar atau yang baru diperah dari sapi karena tidak sepenuhnya menyehatkan. Susu segar yang baru diperah terdapat bakteri yang masuk dan belum mati jika tidak dimasak terlebih dahulu.

  6. Durian

    img: innoviet.com

    Jenis buah-buahan selain nanas yang juga dilarang untuk ibu hamil adalah durian. Karena, buah berkulit duri ini ternyata memiliki kandungan asam arachidonat dan alkohol yang bisa memicu berbagai masalah kehamilan, seperti keguguran, dan berat badan bayi yang terlalu rendah.

  7. Berbagai makanan mentahBerbagai makanan mentah juga perlu diwaspadai oleh ibu hamil sebab dikhawatirkan masih mengandung bakteri yang berbahaya untuk kandungan, seperti salmonellae. Coli, dan toxoplasma. Adapun contoh makanan mentah yang sering dikonsumsi adalah sayur dan buah segar (seperti lalapan), daging steak setengah matang (medium rare), sushi, dll.

Lantas bagaimana seharusnya asupan nutrisi ibu hamil ?

Untuk ibu hamil pada trimester pertama, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat seperti bayam dan sayuran hijau yang lain. Karena asam folat sangat penting untuk mencegah cacat bawaan pada janin. Selanjutnya, untuk trimester ke-2 dan ke-3 ibu hamil dianjurkan untuk memenuhi asupan kalsium untuk pembentukan tulang dan gigi si kecil dan juga makanan yang mengandung DHA. Dimana DHA berperan untuk kecerdasan otak si bayi. Contoh makanan yang mengandung DHA adalah sayuran brokoli, ikan salmon, dan ikan tuna.

Komentar
Continue Reading

Kesehatan

Telapak Tangan Berkeringat Tanda Penyakit Jantung, Itu Cuma Mitos!

Published

on

By

Apakah kamu punya teman atau saudara yang telapak tangannya selalu mengeluarkan keringat? Banyak yang bilang kalau hal tersebut merupakan ciri-ciri penyakit jantung. Entah apa yang menyebabkan banyak orang beranggapan seperti itu.

Padahal, menurut beberapa ahli penyakit dalam, telapak tangan berkeringat tidak selalu menandakan bahwa yang bersangkutan menderita penyakit jantung. Hal tersebut hanyalah mitos belaka!

Telapak tangan berkeringat bisa disebabkan karena berbagai hal. Seperti kecemasan berlebih ataupun sedang bermasalah dengan kondisi psikologisnya. Perasaan grogi atau demam panggung ketika hendak tampil di suatu acara terkadang juga bisa membuat telapak tangan berkeringat.

Namun selain itu, telapak tangan berkeringat juga bisa jadi merupakan tanda seseorang menderita penyakit maag ataupun gangguan tiroid. Yang jelas, ciri utama penyakit jantung adalah seringnya muncul rasa nyeri di dada. Kalau mengalami tanda-tanda seperti itu ditambah lagi dengan riwayat keturunan punya penyakit jantung, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Dewasa ini banyak bermunculan berbagai jenis penyakit. Situasi lingkungan dan gaya hidup akan sangat berpengaruh dengan kesehatan badan. Oleh karena itu kita harus bisa mengatur pola hidup agar tetap bisa sehat untuk melakukan berbagai aktifitas.

Selain itu, jika menemui masalah seputar kesehatan, jangan terburu-buru percaya pada mitos. Banyak-banyaklah mencari referensi melalui internet kalau perlu segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

Salah langkah dalam menangani gejala penyakit bisa sangat beresiko terhadap kesehatan. Sebab dikhawatirkan bukannya sembuh tapi penyakit yang diderita justru akan semakin berat dan susah untuk disembuhkan.

Komentar
Continue Reading

Trending