Connect with us

Fotografi

Cara Membuat Foto Dengan Teknik “Flatland Fotografi”

Published

on

Dukungan teknologi yang semakin kekinian membuat semua orang bisa menciptakan kreasi dan inovasi sesuai dengan ide dan daya kreativitas mereka masing – masing.

Munculnya alat alat penunjang kreativitas seperti Kamera Mirorrless, Drone  maupun handphone yang dilengkapi fitur kamera yang oke membuat siapa saja bisa menjadi seorang fotografer.

Belakangan ini Instagram sedang populer dengan munculnya foto-foto yang sedikit bikin penasaran, fotografi flatland atau lebih sering disebut fotografi tanah dasar.

image/pinterest

image/pinterest

Tekhnik fotografi ini memang agak sedikit berbeda yaitu menggunakan drone , sehingga gambar yang dihasilkan menjadi luar biasa.

Dikutip dari oneeyeland. com Teknik fotografi flatland merupakan teknik foto yang memotret sebuah bidang yang mendatar , mulai dari mengambil beberapa bidang dan menggabungkanya menjadi satu frame.

image/pinterest

 

Di Indonesia, fotografer yang terkenal dan sering melakukan pemotretan tanah datar (flatland) adalah Rudi Sunandar,

instagram @ryu_rudy

instagram @ryu_rudy

Ia menjelaskan cara pembuatan fotografi flatland dengan langkah-langkah sebagai berikut.

  1. Buat foto A dengan drone setinggi 30 meter dari permukaan pemotretan.
  2. Lalu buatlah foto B (objek yang sama) dengan menaikkan drone ke ketinggian 60 meter.
  3. Majukan drone sambil menaikkan pada ketinggian 90 meter, untuk membuat foto C, dengan sudut menukik 45 derajat.
  4. Lalu majukan drone lagi, kemudian memotret dengan sudut lebih tegak untuk foto D.
  5. Terakhir, naikkan drone di ketinggian 120 meter, dan buat foto E, memotretlah tegak lurus ke bawah, sambil menambahkan area di depan.
  6. Akhirnya foto A sampai E digabung dengan perangkat lunak photoshop, dalam tahap layer demi layer sesuai bagian foto yang diperlukan.
  7. Penggabungan layer-layer itu memakai fungsi Liquefy agar peralihan antar foto tampak halus dan menyatu.

Jika Anda serius menjadi pilot drone, minimal Anda harus punya drone dan banyak belajar terbang secara otodidak dan mengikuti banyak workshop. Googling dan ikuti saja workshop pilot drone dari Rudi Sunandar, informasinya tersebar di internet, serta pada berbagai sosial media dan website.

Komentar
Continue Reading

Fotografi

Harga dan Spesifikasi Canon EOS M6 Mark II, Mirrorless Ciamik Untuk Hasil Foto Cantik

Published

on

By

Datascript yang menjadi distributor resmi Canon untuk Indonesia baru saja meluncurkan produk terbarunya yakni Canon EOS M6 Mark II. Kamera berbodi minimalis tapi berkemampuan luar biasa. Sangat cocok untuk kamu yang hobi traveling karena desainnya yang ringkas.

Ditenagai prosesor gambar DIGIC 8, kamera ini juga didukung oleh  sensor CMOS APS-C yang mampu menghasilkan gambar beresolusi tinggi hingga 32,5MP. Dengan begitu kualitas gambar yang dihasilkan akan tajam dan detail sehingga siap dicetak untuk ukuran besar.

Bisa dibilang kamera ini mengkombinasikan keringkasan dan kualitas tinggi ala kamera DSLR. Canon menawarkan autofokus dengan 5.481-titik yang memberikan fleksibilitas untuk menentukan fokus, sesuai dengan preferensi pengguna dengan mencakup 100 persen vertikal dan 88 persen pada area horizontal.

Ditambah lagi dengan kecepatan pemotretan secara kontinu hingga 14 frames per second (fps) dengan akurasi fokus tinggi di setiap jepretannya. Jika ingin mendapatkan FPS lebih banyak lagi, kamu bisa beralih ke modus RAW Burst yang dapat mencapai 30 fps.

Selain itu, kamera ini juga cukup baik meskipun digunakan pada malam hari yang memiliki intensitas cahaya rendah. Hal itu dikarenakan kamera ini memiliki AF kamera yang dapat bekerja hingga pencahayaan EV-5 sehingga pencarian fokus pada subjek tetap cepat dan akurat. Jadi jangan khawatir yaa, wajahmu akan tetap kelihatan bagus meski dipotret dikeremangan malam.

Sebaliknya, pada kondisi pencahayaan kuat dan menyilaukan, pihak Canon sudah mengantisipasinya dengan melengkapi Canon EOS M6 Mark II dengan penggunaan Electronic Viewfinder EVF-DC2 yang akan sangat membantu ketika memotret dengan pencahayaan kuat dan menyilaukan, atau menimbulkan cahaya pada layar LCD.

Sementara itu untuk masalah pengambilan video, Canon EOS M6 Mark II juga tak perlu diragukan. Terdapat opsi perekaman 4K tanpa crop yang memberikan keleluasan untuk mengambil gambar secara utuh dari lensa yang digunakan. Kamu juga akan dimudahkan untuk mengambil adegan slow-motion dengan perekaman 120p/100p (kualitas full high definition/FHD).

Video yang dihasilkan pun akan lebih tajam dan detail. Yang lebih menyenangkan lagi adalah kamera ini sudah dilengkapi dengan koneksi nirkabel sehingga hasil jepretan kamera bisa langsung diunggah ke sosial media melalui smartphone. Kamu bahkan bisa mengambil gambar dari kamera EOS M6 Mark II melalui smartphone dengan memakai aplikasi Canon Camera Connect.

Kamera ini dibanderol dengan harga Rp 13.750.000 untuk body saja, sedangkan untuk kit dengan lensa 15-45mm dibanderol Rp 15.350.000, dan Rp. 20.275.000 untuk kit dengan lensa 18-150mm.

 

Komentar
Continue Reading

Fotografi

Ingin Liburan ke Dieng? Inilah Tips Agar Kamera Tidak Berembun Karena Suhu Dingin

Published

on

By

Libur lebaran memang telah usai. Tapi libur semesteran bagi kamu yang masih kuliah ataupun duduk di bangku kuliah justru baru akan dimulai. Salah satu destinasi wisata yang paling ramai dikunjungi saat musim liburan adalah kawasan dataran tinggi Dieng di Wonosobo, Jawa Tengah.

Bagi kamu yang ingin berlibur ke kawasan Dieng, perlu kamu ketahui bahwa suhu di kawasan tersebut saat ini sedang dingin-dinginnya. Jaket adalah atribut wajib yang harus kamu bawa jika hendak kesana. Begitu juga dengan setelan pakaian tebal jika tidak ingin menggigil kedinginan.

Bahkan dimalam sampai pagi hari, suhu di Dieng bisa mencapai minus 0 derajat celcius atau mencapai titik beku. Maka jangan heran jika kamu nanti menemukan butiran-butiran es yang berasal dari embun yang membeku di dedaunan.

Tentunya kamu tak ingin melewatkan moment tersebut. Karena itulah kamu juga harus membawa kamera untuk mengabadikannya. Lantas bagaimana caranya agar kamera tidak berembun jika hendak digunakan di kawasan dengan suhu sedingin sikapnya ke kamu Dieng saat ini?

Dilansir dari laman detik.com caranya ternyata cukup mudah. Kamera bisa kamu masukkan terlebih dahulu ke plastik yang diziplock agar kedap udara, baru masuk ke dalam ruangan. Kamera bisa dibiarkan selama 15-30 menit supaya bisa perlahan-lahan menyesuaikan dengan suhu di dalam ruangan. Yang lebih perlu diperhatikan adalah kameranya sebaiknya memiliki fitur weathersealing yang bagus, supaya bisa tahan air dan suhu ekstrim.

Dengan begitu kameramu akan aman dari dinginnya suhu yang bisa membuat lensa berembun dan akan mengganggu proses pengabadian momentmu. Jadi kamu bisa dengan leluasa memotret suasana pagi yang penuh dengan kebekuan di dataran tinggi Dieng.

Komentar
Continue Reading

Fotografi

Harga dan Keunggulan Instax SQ20, Kamera Terbaru Keluaran Fujifilm

Published

on

By

Instax SQ20 akhirnya diluncurkan di Indonesia. Seri kamera terbaru dari Fujifilm ini memiliki sejumlah keunggulan dan lebih menarik daripada seri pendahulunya, Instax SQ10.

Sejak jaman dahulu, Fujifilm sudah terkenal di dunia fotografi. Kamu pasti pernah mengalami saat ikut piknik SD atau SMP, teman-temanmu menggunakan kamera dengan merk Fujifilm untuk mengabadikan momen kala itu. Di medio 90an, nama-nama seperti Sony ataupun Canon belum terlalu familiar di Indonesia. Saat dunia fotografi beralih ke digital, Fujifilm ternyata juga mampu beradaptasi dengan mengeluarkan kamera-kamera andalannya.

Hari ini Fujifilm telah resmi merilis kamera seri terbarunya yakni Instax SQ20. Kamera ini memiliki desain menarik dan ergonomis sehingga diharapkan mampu menarik minat generasi muda yang enerjik serta kreatif. Selama ini pengguna Fujifilm kebanyakan adalah anak muda.

images: photorumors.com

Instax SQ20 merupakan kamera instan hybrid dengan sensor gambar digital. Dengan demikian, pengguna bisa memilih foto, meng-edit, menghiasnya dengan filter, lalu langsung mencetak foto tersebut. Adanya fitur motion grab memungkinkan penggunanya dapat menangkap obyek bergerak sehingga bisa mendapatkan momen terbaiknya untuk diabadikan dalam sebuah foto tanpa terlewat sedikitpun.

Dengan adanya fitur motion grab, pengguna dapat merekam video singkat dengan maksimal durasi 15 detik, dan setelahnya mereka dapat memilih frame foto terbaik dari video yang bisa dicetak langsung. Sangat mudah sekali bukan? Tinggal rekam saja dan kamu bisa memilih frame mana yang pas untuk kamu ambil lalu cetak.

Selain itu, terdapat juga fitur Time Shift Collage yang memungkinkan penggunanya dapat mengambil 4 gambar berbeda dalam rentang waktu tertentu yang nantinya dapat digabungkan dalam satu foto. Pada kamera digital fitur ini dikenal sebagai burst.

Agar foto yang dihasilkan memiliki kesan lebih hidup, dramatis, dan nyata, instax SQ20  dilengkapi dengan filter sequence sehingga pengguna dapat menambahkan efek dinamis pada foto dengan adanya bayangan pada gerakan obyek. Kamu doyan berswafoto? Jangan khawatir, sebab kamu bisa memanfaatkan kaca refleksi yang terletak di samping lensa.

Lensa instax SQ20 sendiri dibekali dengan 4x digital zoom. Kamera ini hadir dengan dua warna yakni hitam matte dan beige. Lantas berapa harga Instax SQ20? Dengan budget kurang lebih 3 jutaan, kamu sudah bisa membawa pulang kamera ini. Cukup terjangkau bukan?

 

 

 

Komentar
Continue Reading

Trending