Kuliner, Piknik

7 Kuliner Khas Banyuwangi yang Wajib Dicoba

Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai macam suku, budaya, dan kuliner. Salah satu wilayah yang kaya akan wisata kuliner adalah Banyuwangi. Kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Jawa ini memiliki berbagai macam kuliner khas menggugah selera yang wajib untuk dicoba ketika kamu berkunjung kesana. Apa sajakah itu ? berikut selengkapnya

  1. Sego Tempong. Sego tempong adalah sajian khas banyuwangi berupa rebusan sayur-sayuran seperti kacang panjang, kol, bayam, atau kenikir yang direbus kemudian disajikan bersama tahu dan tempe goreng. Terakhir bersama nasi dan sambal yang pedas, semuanya disiram dengan bumbu kacang. Kata tempong berasal dari bahasa Osing yang artinya “nampar”, disebut demikian karena rasa yang pedas seakan seperti ditampar.
    img: id.wikipedia.org
  2. Sego Cawuk. Sego cawuk adalah nasi yang disajikan dengan daun pisang dan dimakan secara . Nasi cawuk terdiri dari nasi yang disiram dengan kuah parutan kelapa dan serutan jagung muda bakar serta kuah ikan pindang. Sedangkan untuk lauk pendampingnya ada pepes ikan laut, telur pindang, tahu cacah dan semanggi sambal serai. Disebut nasi cawuk karena pada zaman dahulu kala sebelum ada sendok, masyarakat makan nasi menggunakan tangan. Cara makan tersebut dinamakan “cawuk”
    img: suara.com
  3. Pindang Koyong. Kuliner khas Banyuwangi yang satu ini juga tak kalah menggugah selera. Ikan tenggiri/ tongkol yang dimasak dengan kuah asam pedas akan beradu dengan sempurna di dalam mulut kamu. Dijamin nggak akan berhenti mengunyah hingga potongan terakhir.
    img: resepnikmat.com
  4. Pecel Pitik. Berbeda dengan menu pecel pada umumnya yang biasa menggunakan bumbu kacang, pecel pitik merupakan ayam panggang yang di suwir-suwir dan disajikan dengan parutan kelapa.
    img: sajianbunda.com
  5. Botok Tawon. Tawon atau lebah mungkin kurang lazim apabila dijadikan sebagai menu makanan. Namun tidak di daerah Banyuwangi, tawon atau lebah merupakan sajian yang lezat apabila sudah ‘disulap’ menjadi botok tawon. Dengan bahan dasar sarang lebah lengkap dengan larvanya, kemudian dimasak menggunakan parutan kelapa dan dibungkus dengan daun pisang, maka kamu akan ketagihan setelah mencoba pertama kali !
    img: penulispro.net
  6. Rujak Soto. Menu perpaduan antara rujak cingur dan soto babat ini juga menjadi favorit warga Banyuwangi karena rasanya yang unik. Rujak cingur yang sudah jadi biasanya akan disiram dengan kuah soto beserta babatnya. Hmmm… penasaran kan ?
    img: ncepsuroboyo.com
  7. Kupat Lodoh. Sajian kuliner yang terakhir berikut adalah kupat lodoh, yaitu menu kupat yang disajikan bersama dengan ayam yang dimasak lodoh. Lodoh adalah parutan kelapa tua yang disangrai dengan minyak hingga kering kemudian ditumbuk sampai halus dan keluar minyaknya. Bentuk lodoh sendiri menyerupai pasta.
    img: travel.kompas.com

Comments

comments