Connect with us

Inspirasi

Tradisi Langkahan, Ketika sang Adik Meminta Izin Nikah Duluan

Published

on

Dalam tradisi pernikahan adat Jawa dikenal istilah tradisi langkahan. Dilihat dari asal katanya yaitu kata “langkah”, maka tradisi ini erat hubungannya dengan “melangkahi”. Ya, tradisi langkahan ini adalah suatu tradisi yang menjadi simbol ketika seorang adik meminta restu kepada sang kakak untuk menikah duluan.

Biasanya dalam suatu keluarga, urutan nikah itu disesuaikan dengan umur. Siapa yang paling tua idealnya menikah duluan. Namun karena berbagai alasan, tidak jarang terjadi suatu kondisi dimana sang adik lebih dulu menikah daripada sang kakak. Yah…manusia memang berhak membuat aturan, tapi yang menentukan tetap saja jodoh pemberian Tuhan.

Mitos yang dulu berkembang adalah jika ada seorang adik yang lebih dulu menikah daripada kakaknya, maka kakaknya akan sulit untuk mendapatkan jodoh. Untuk itulah sebagai penangkalnya diadakan tradisi langkahan.

Dalam tradisi ini, sang adik akan memberikan sesuatu yang akan digunakan sebagai “pelangkah”. Pelangkah ini biasanya adalah suatu hadiah yang merupakan permintaan dari sang kakak. Hal ini memberikan makna filosofis bahwa sang kakak telah ikhlas mengizinkan sang adik untuk menikah duluan.

images: http://mahligai-indonesia.com

Selain adanya pelangkah, ada beberapa perlengkapan lain yang mesti disiapkan untuk upacara tradisi langkahan ini.

  1. Tumpeng golong. Makanan ini berbentuk tumpeng nasi putih yang melambangkan keluhuran budi.
  2. Ayam ingkung bakar. Dengan adanya makanan ini diharapkan yang melaksanakan upacara tradisi langkahan akan menjadi orang terpandang dan melupakan kesalahan masa lalu.
  3. Semangkuk air bunga mawar merah, mawar putih dan kenanga. Ini melambangkan kesejukan yang akan mengharumkan orang yang melaksanakan tradisi langkahan.
  4. Tebu wulung. Memiliki makna bahwasanya manusia hidup itu harus memiliki kemantapan hati sebagai pegangan hidup.

images: http://mahligai-indonesia.com

Lalu bagaimana tata cara tradisi langkahan? Berikut ini kami berikan sedikit gambarannya.

  1. Calon pengantin duduk dan mengucapkan salam kepada kakaknya yang duduk diapit kedua orangtua.
  2. Sambil sungkem di hadapan kakak, calon pengantin menyatakan permohonan maaf apabila selama ini sering berbuat salah. Lalu memohon ijin dan keikhlasan sang kakak untuk dilangkahi menikah lebih dulu.
  3. Kakak calon pengantin memberi keikhlasan untuk dilangkahi. Kemudian calon pengantin mengucapkan terimakasih dan mendoakan sang kakak agar segera menemukan jodohnya.
  4. Calon pengantin menyerahkan pelangkah kepada sang kakak dan meminta kesediaan sang kakak untuk tetap membimbingnya dalam menjalani kehidupan.
  5. Sang kakak memegang tebu wulung yang diikat dengan ingkung bakar sebagai tongkat untuk membimbing adiknya sambil berpegangan tangan dengan sang adik, lalu membimbing calon pengantin melangkahi tumpeng golong sebanyak tiga kali.

Begitulah beberapa perlengkapan sekaligus tata cara dalam melaksanakan tradisi langkahan. Hanya saja kalau kamu berada di posisi kakak dan dilangkahi adik kamu, jangan minta pelangkah yang aneh atau diluar kemampuan adikmu. Seperti minta Honda CR-V sebagai pelangkah padahal kamu tahu kalau untuk biaya nikahan saja adikmu masih pinjam sana-sini.

Komentar
Continue Reading

Desain Rumah

Mengintip Konstruksi RISHA, Rumah Tahan Gempa ala Kementerian PUPR

Published

on

Bencana alam tidak bisa diprediksi kapan datangnya, salah satunya adalah gempa bumi. Gempa bumi yang melanda Lombok beberapa waktu kemarin contohnya, kota wisata tersebut diguncang gempa 7 SR yang berakibat bangunan-bangunan roboh. Salah satu upaya untuk meminimalisir akibat yang timbul akibat gempa bumi, pemerintah lewat kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) berinovasi membuat konsep rumah tahan gempa dengan nama RISHA (Rumah Instan Sederhana & Sehat).

http://eproduklitbang.pu.go.id/risha/

Apa itu RISHA?

RISHA merupakan kependekan dari Rumah Instan Sederhana & Sehat. Sesuai dengan namanya, RISHA adalah konsep bangunan yang dibangun dalam waktu yang jauh lebih cepat daripada bangunan rumah pada umumnya. RISHA menggunakan konsep knock down, di mana proses pembangunannya tidak membutuhkan semen dan bata, melainkan dengan menggabungkan panel-panel beton dengan baut.

Berikut panel-panel RISHA.

Walaupun dibangun dengan singkat dan serba instan, ada satu keunggulan RISHA yang tak dimiliki bangunan lain yakni tahan gempa. Terbukti dengan terjadinya gempa di Lombok beberapa waktu lalu, beberapa bangunan RISHA disana tetap kokoh berdiri. Selain itu beberapa keunggulan lain dari sistem konstruksi ini.

1. Selain sebagai solusi rumah yang tahan gempa, RISHA mudah dikembangkan tanpa harus mengubah bangunan awal.

2. RISHA hanya mengkonsumsi sekitar 60 persen bahan bangunan dibandingkan dengan teknologi konvensional.

3. Ketiga, waktu pembangunan instalasi RISHA lebih cepat serta jumlah tenaga kerja untuk merakit teknologi ini cukup 3 orang saja.

4. RISHA menjamin kemudahan penjaminan mutu karena terukur dan terkosentrasi proses produksinya.

 

Berikut info grafik tentang RISHA

https://ofisofyangumelar.wordpress.com

Untuk sementara, RISHA sudah dibangun di beberapa wilayah seperti Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jawa Barat, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, serta Jambi.

Selanjutnya akan dikembangkan di daerah Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Bali, NTT dan NTB.

Lantas, berapa uang yang harus dikeluarkan untuk membangun sebuah RISHA? Dilansir dari website PUPR, satu buah RISHA type 36 hanya membutuhkan dana sebesar 50 juta lho! Dan itu sudah lengkap dengan kamar mandinya. Hemat sekali bukan?

Berikut contoh RISHA yang sudah kokoh berdiri

housingestate.com

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

Untukmu yang Akan Tunangan, Ini Dia Inspirasi Dekorasi Acara Tunangan yang Simpel nan Elegan

Published

on

Bagi sebagian kaum milenial, acara lamaran/ tunangan kini bukan lagi acara yang dianggap sederhana. Segala pernak pernik dan dekorasi kekinian seolah sudah melekat dalam acara penuh kekeluargaan tersebut. Karena zamannya media sosial, jadi seakan untuk pamer meng-upload foto berdua dengan caption “one step closer” harus ada background yang cantik dan instagram-able. Bahkan tak jarang walaupun hanya acara lamaran/ tunangan, harus merogoh kocek untuk menyewa jasa WO (wedding organizer), tak hanya sekedar mengundang Pak RT dan sesepuh kampung saja.

Namun daripada repot menyewa WO atau jasa dekorasi atau sejenisnya, berikut beberapa inspirasi dekorasi yang tentunya simpel, elegan dan gampang dibikin sendiri !

Berikut selengkapnya.

  1. Sangat simpelsimpel! hanya menggunakan tirai kain tile dan beberapa helai tanaman menjuntai, dan vooiilaaa…. ! Jadilah background tunangan yang cantik.

    id.pinterest.com

     

  2. Bagi kamu yang menyukai suasana hijau, caranya mudah. Sediakan papan ukuran 2×2,5m kemudian pasang rumput sintetis di permukaannya. Rumput ini bisa kamu beli biasanya dengan ukuran harga per meter. Kemudian tambahkan ornamen-ornamen seperti bunga-bunga berwarna putih.

    id.pinterest.com

     

  3. Mau acara tunangan di luar ruangan/ outdoor ? bisa banget ! Papan triplek yang dicat hitam doff kemudian ditambahkan hiasan paper flower di bagian sudutnya juga tak kalah elegan lho ! tambahkan juga inisial namamu dan pasangan agar terlihat lebih manis.

    id.pinterest.com

     

  4. Acara tunanganmu dilaksanakan malam hari ? Jangan lewatkan moment ini dengan memasang bohlam-bohlam agar terlihat lebih romantis.

    id.pinterest.com

     

  5. Zamannya sosial media, jadi tak ada salahnya untuk membuat dekorasi bertema photobox/ instagram.

    id.pinterest.com

     

  6. Ukiran huruf berikut juga sebenarnya gampang lho bikin sendiri ! Pakailah styrofoam yang dipotong menggunakan alat pemotong khusus, alat ini sangat terjangkau dan bisa didapatkan di toko alat tulis. Terakhir semprot dengan pylox dengan warna gold agar terkesan mewah. 

    id.pinterest.com

     

  7. Mau dekorasi tunangan yang menggambarkan keakraban keluarga ? Berikut adalah ide untuk mewujudkan hal tersebut. Dengan konsep round table maka suasana akan terkesan lebih hangat dan intim antara dua keluarga.

    id.pinterest.com

Komentar
Continue Reading

Style

Hasil Penelitian: Banyak Orang “Meminjam” Barang Belanjaan, Hanya Agar Terlihat Eksis Di Medsos

Published

on

By

Image Unsplash/Elijah O’Donell

Berbelanja kebutuhan sehari-hari secara online saat ini menjadi pilihan paling mudah di era yang serba canggih. Contohnya adalah berbelanja pakaian secara online yang bisa dilakukan oleh siapapun, dimanapun dan kapanpun ia mau. Namun ternyata ada tren yang lebih unik lho, yaitu tren dimana orang membeli pakaian hanya untuk tampil di Instagram saja. Mereka akan mengembalikanya sehari kemudian, setelah mereka mengunggah foto di Instagram dengan mengenakan pakaian barunya.

Instagram seperti sudah menjadi barometer fashion, jutaan unggahan foto bertema “Outfit of the day” yang sudah mencapai 19 juta foto yang diberi hastag #OOTD. Terlihat fresh dan terkesan update fashion membuat sebagian orang ingin tampil di Instagram dengan mengenakan pakaian yang sebenarnya tidak jadi mereka beli, seperti yang dilansir dari independent.co.uk berikut ini.

Penelitian dari Barclaycard menemukan bahwa hampir satu dari 10 pembeli Inggris telah membeli pakaian online dengan tujuan  memakainya untuk media sosial dan kemudian mengembalikan  pakaian sementara mereka.

Pelanggan terbesar? Pria dan wanita berusia 35 hingga 44 tahun, dengan 17 persen mengungkapkan bahwa mereka bersalah berbelanja hanya untuk daya tarik #OOTD. Sebuah hashtag yang hingga saat ini telah mencapai 199.466.186 postingan di Instagram.

Menariknya, penelitian menemukan bahwa pria lebih cenderung berbelanja dan kembali karena mereka lebih “sadar sosial” daripada wanita dengan 12 persen mengaku memposting pakaian atau barang aksesori di media sosial dan mengembalikannya ke pengecer setelahnya.

Keinginan untuk tampil tak henti-hentinya modis tidak hanya untuk teman-teman virtual. Satu dari 10 pria mengatakan mereka akan merasa malu jika seorang teman melihat mereka mengenakan pakaian yang sama dua kali, dibandingkan dengan hanya 7 persen wanita yang mengatakan bahwa mereka akan merasakan sama.

Peningkatan jumlah pembeli yang mengembalikan pakaian mereka setelah dipakai mungkin berasal dari model belanja “coba sebelum membeli” yang telah mendapatkan popularitas.

Dengan berbagai pengecer online yang menawarkan kepada pembeli pilihan untuk mencoba pakaian dan memutuskan apakah mereka ingin menyimpannya atau mengirimnya kembali sebelum menagih barang-barang, itu telah membuat pakaian usang kembali semakin umum. Baik pria maupun wanita mengaku bahwa mereka menggunakan trik lama yaitu menyimpan tag pada item pakaian dan memakainya.

Barclaycard menemukan bahwa pria menghabiskan rata-rata £ 114 pada pakaian dan sepatu per bulan dan menambahkan hingga £ 300 lebih per orang per tahun daripada rekan-rekan wanita mereka. Wah…sebuah hasil riset yang mengejutkan yaa….

 

Komentar
Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 HitsBanget.com. Powered by WordPress.