Connect with us

Game

Sederet Games Games Keren Yang Dirilis Di Tahun 2018

Published

on

Nggak kerasa tahun 2017 sudah bergulir , di tahun 2017 tentunya banyak genre games yang sudah dirilis ke pasaran dan tentunya menjadi salah satu tahun nya para games. Meskipun tahun 2018 tinggal hitungan hari saja, ternyata sudah banyak developer games yang sudah pasang kuda-kuda dan menentukan tanggal dan bulan untuk siap siap merilis game game andalan yang sudah dinanti para gamers selama beberapa tahun terakhir. Buat kamu para gamers sudah wajib pasang kuda kuda juga untuk menyambut rilisnya beberap game dari berbagai genre. Berikut ini adalah beberapa jajaran Games yang bisa kamu nikmati di awal sampai pertengahan tahun 2018.

 

  1. Red Dead Redemption 2

    image : Rockstargames. com

    Tanggal Rilis: Q2 2018
    Publisher: Rockstar Games
    Genre: Action-adventure game
    Platforms: PlayStation 4, Xbox One

  2.  Monster Hunter: World

    image : Rockstargames. com

    Tanggal Rilis: 26 January 2018
    Publisher: Capcom
    Genre: Action role-playing game
    Platforms: PlayStation 4, Xbox One, PC(Windows)

  3. The Crew 2
    image : ss Youtube . com

    image : ss Youtube . com

    Tanggal Rilis: Q2/Q3 2018
    Publisher: Ubisoft
    Genre: Racing
    Platforms: PC(Windows), PlayStation 4, Xbox One
    Penerbit: Ubisoft
    Genre: Racing video game
    Platform: PlayStation 4, Xbox One, Microsoft Windows
    Pengembang: Ivory Tower, Ubisoft Reflections

  4. Sea of Thieves

    image : pndsgames . cn

    Tanggal rilis awal: 20 Maret 2018
    Pengembang: Rare
    Genre: Permainan petualangan-aksi
    Mesin: Unreal Engine
    Perancang: Gregg Mayles
    Platform: Xbox One, Microsoft Windows


  5. Days Gone

    image : zombeach. es

    Tanggal rilis awal: 2018
    Pengembang: SIE Bend Studio
    Mesin: Unreal Engine
    Platform: PlayStation 4
    Penerbit: Sony Interactive Entertainment, Sony Interactive Entertainment Europe
    Genre: Permainan petualangan-aksi, Horor sintasan


  6. Jurassic World Evolution

    image : ss youtube. com

    Tanggal rilis awal: Juni 2018
    Pengembang: Frontier Developments
    Seri: Jurassic Park
    Penerbit: Frontier Developments
    Genre: Business simulation
    Platform: PlayStation 4, Xbox One, Microsoft Windows


  7. The Last of Us Part II

    Image : wcctech. com

    The Last of Us Part II adalah video game aksi-petualangan dan survival horror yang dikembangkan oleh Naughty Dog dan diterbitkan oleh Sony Interactive Entertainment
    Tanggal rilis awal: 2018
    Pengembang: Naughty Dog
    Penerbit: Sony Interactive Entertainment
    Platform: PlayStation 4
    Penghargaan: The Game Award untuk Most Anticipated Game
    Genre: Permainan petualangan-aksi, Horor sintasan

  8. Kingdom Hearts III

    Image : trailler Youtube. com

    Tanggal rilis awal: 2018
    Mesin: Unreal Engine
    Pengembang: Square Enix
    Perancang: Tetsuya Nomura
    Seri: Kingdom Hearts
    Platform: PlayStation 4, Xbox One

  9. God of War 4

    Image : digitalspy . com

    Tanggal Rilis: Q1 2018
    Publisher: Sony Interactive Entertainment
    Genre: Permainan petualangan aksi
    Platforms: PlayStation 4

  10. Far Cry 5

    Image : Ebgames. com

    Tanggal Rilis: 27 Maret 2018
    Publisher: Ubisoft
    Genre: Action-adventure game, First-person shooter
    Platforms: PlayStation 4, Xbox One, PC (Windows)
    Genre : Permainan petualangan-aksi, Tembak-menembak orang-pertama

 

Nah itu tadi beberapa jajaran games yang bakal di rilis di Tahun 2018, semoga bisa menjadi referensi pilihan untuk menentukan game mana yang akan kamu mainkan duluan.

Komentar
Continue Reading

Game

Di India Sudah Resmi Dilarang, Kini MUI Jawa Barat Pertimbangkan Haram Main PUBG!

Published

on

By

Aksi terorisme yang terjadi di Selandia Baru Jumat 15/03/2019 pekan lalu tampaknya masih berbuntut panjang. Mulai dari adanya aksi solidaritas untuk menjaga masjid, aksi egg boy yang sensasional dan mengundang decak kagum dari berbagai musisi internasional, sampai yang terbaru adalah wacana dari Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat untuk mengharamkan game PUBG.

Usut punya usut, pasca aksi terorisme di Selandia Baru tersebut sempat beredar kabar bahwa pelaku penembakan terinspirasi dari sejumlah adegan di game PlayerUnknown’s Battlegrounds yang saat ini tengah populer. Akan tetapi ternyata kabar tersebut hanyalah hoax semata.

Hasil investivigasi pihak berwajib menemukan sejumlah manifesto yang menegaskan bahwa pelaku sudah merencanakan aksi tersebut jauh-jauh hari sebelumnya. Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa pelaku tidak terinspirasi dari PUBG. Perkara apakah pelaku juga hobi mabar PUBG atau tidak, itu hanya Tuhan, teman mabar, dan dia sendiri saja yang tahu.

Meskipun demikian banyaknya reaksi masyarakat membuat MUI Jawa Barat mempertimbangkan untuk mengeluarkan fatwa haram terhadap permainan PUBG. Ketua MUI Jabar, Rahmat Syafei, menyatakan bahwa pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu persoalan ini.

Apabila terbukti memberikan efek negatif secara luas, bukan tak mungkin MUI Jawa Barat akan mengeluarkan fatwa haram terhadap PUBG. Sebenarnya kontroversi soal game PUBG tidak hanya terjadi di Jawa Barat saja. Di Malaysia, PUBG juga sedang dikaji seputar efek negatifnya. Sedangkan di India justru sudah dilarang.

Tepatnya di negara bagian Gujarat, mereka yang tetap memainkan PUBG akan berurusan dengan pihak berwajib. Sementara itu Depkominfo bisa memblokir game yang tengah digandrungi itu dengan catatan banyak memberikan efek negatif dan muncul berbagai keluhan dari masyarakat.

Pihak PUBG sendiri telah merilis pernyataan yang mengatakan bahwa game tersebut dibuat murni hanya untuk hiburan semata. Mereka juga akan mensosialisasikan cara bermain game yang sehat dan juga berencana untuk membatasi jam bermain bagi yang masih di bawah umur.

Tapi, jika nanti muncul keluhan lebih lanjut soal PUBG, bisa jadi salah satu pihak yang paling getol menyampaikan usul pemblokiran itu adalah cewek-cewek yang dicuekin pacarnya karena tengah asik mabar. Atau bisa jadi juga para orang tua yang mangkel karena anaknya mendadak cuek bebek tak mau disuruh beli rokok ke warung karena nanggung main “kiri…kiri…kiri…medical kit ambil“. Semoga keputusan yang diambil merupakan yang terbaik yaa.

 

Komentar
Continue Reading

Game

Cabang Olahraga eSport Resmi Akan Dipertandingkan di Gelaran SEA Games 2019

Published

on

By

Setelah sukses diujicobakan pada pergelaran Asian Games 2018, cabang olahraga eSport secara resmi akan dipertandingkan pada ajang SEA Games ke-30 di Filipina tahun depan. International Olympic Comitte (IOC) telah merestui hal tersebut.

Rencananya cabang eSport juga akan memperebutkan medali di ajang SEA Games 2019. Jadi tim yang memenangkan pertandingan akan menyumbang medali emas bagi negaranya. Tentu saja hal tersebut menjadi tonggak sejarah tersendiri bagi eSport. Karena pada Asian Games 2018 kemarin cabang eSport hanya tampil sebagai cabang eksibisi tanpa memperebutkan medali.

Itulah sebabnya kenapa pemenang cabang eSport dari Indonesia pada Asian Games 2018 lalu tidak mendapat hadiah seperti di cabang olahraga lain. Medali yang mereka dapatkan juga tidak memberikan pengaruh kepada jumlah perolehan medali kontingen negara. Di ajang SEA Games tahun depan, perolehan medali yang didapat oleh pemenang cabang eSport akan memberikan pengaruh bagi negara peserta SEA Games.

Total akan ada enam medali emas yang akan diperebutkan di eSport, yang terbagi dalam tiga kelompok besar. Pembagiannya adalah  dua perebutan medali untuk game console, dua perebutan medali untuk game PC, dan dua perebutan medali untuk game mobile.

Sejauh ini game yang sudah disebutkan akan diperlombakan dalam SEA Games tersebut adalah game mobile Mobile Legends: Bang Bang, game Multiplayer Online Based Arena yang sangat populer di Asia Tenggara. Sementara 5 game lainnya baru akan ditentukan sampai tanggal 15 Desember mendatang.

Pengumuman kabar adanya cabang olahraga eSport di SEA Games 2019 itu datang dari ketua komite penyelenggara SEA Games 2019, Alan Peter Cayetano. Produsen hardware game terkenal, Razer, disebut akan mensponsori cabang olahraga tersebut.

Sedangkan gelaran SEA Games 2019 sendiri baru akan dimulai pada tanggal 30 November 2019. Sebelum bertanding di SEA Games, para peserta dari cabang eSport akan mengikuti babak kualifikasi terlebih dahulu. Mengenai kapan waktu dimulainya babak kualifikasi akan ditentukan kemudian.

Jadi, kalau kamu dimarahi pacar ataupun orang tua gara-gara keseringan main game, bilang saja: “Saya lagi persiapan buat SEA Games tahun depan!”

Komentar
Continue Reading

Game

Taktik Parkir Bus Akan Dihilangkan di FIFA 2019

Published

on

By

images: contentapi.ea.com

Masih ingat bagaimana Chelsea-nya Di Matteo menyingkirkan Barcelona di semifinal UCL 2012? Atau bagaimana Liverpool harus kehilangan kesempatan memperoleh gelar Liga Primer pertamanya karena gagal menembus pertahanan Chelsea? Kedua kesebelasan di atas harus kalah karena menghadapi klub (Chelsea) yang menerapkan formasi all out defense.

Saking kuatnya cara kesebelasan itu bertahan, seakan-akan klub itu memarkir sebuah bus di depan gawang mereka. Alhasil strategi ini kemudian lebih dikenal sebagai “parkir bus”. Sebuah formasi yang mengandalkan pertahanan kokoh antar lini untuk menahan serangan dari tim yang memiliki kualitas penyerang diatas rata-rata.

Biasanya, tim yang menggunakan strategi parkir bus ini hanya akan mengharapkan hasil imbang. Sesekali saja mereka memanfaatkan serangan balik. Kalau beruntung mereka bisa mencuri 1 atau 2 gol. Tapi kalaupun tak berhasil mencetak gol, maka hasil imbang saja rasanya sudah cukup baik.

Di dunia game, strategi ini pertama kali dimasukkan di FIFA 2015. Kala itu sedang menjadi tren sebuah kesebelasan untuk menerapkan strategi ini sebagai lawan dari strategi all out attack yang banyak digunakan klub-klub besar. Kamu yang pernah main game simulasi produksi EA Sport ini tentu saja pernah menggunakan strategi itu.

Kamu yang merasa skill main PSnya dibawah rata-rata, ketika menghadapi lawan yang lebih tangguh pasti ingin main aman. Alhasil strategi parkir bus menjadi jawabannya. Meskipun kamu memakai Barcelona dan lawanmu “hanya” Liverpool, tapi kalau skillnya jauh diatas kamu tetap saja rasanya ingin main aman saja. Minimal tidak terjadi skor bantai yang memalukan.

Tapi sayangnya strategi itu akan dihilangkan di FIFA 2019 yang mulai akan dirilis 29 September 2018 mendatang. Selain hilangnya strategi parkir bus, FIFA 2019 juga akan memiliki fitur Liga Champions yang selama ini dikenal sebagai European Cup.

Itu berarti kamu sudah tidak bisa lagi memainkan sistem pertahanan gerendel. Otomatis kamu harus bisa mengatur strategi sebaik mungkin agar mampu menghadapi setiap lawan yang ada. Dan yang pasti, kamu tak bisa lagi sekedar mengharapkan keberuntungan dengan sesekali melakukan serangan balik ditengah tekanan bertubi-tubi dari lawan, yang ujung-ujungnya bisa mencuri satu gol.

Selamat mencoba ya…

Komentar
Continue Reading

Trending