Hiburan, Musik

Sedang Belajar Mengikhlaskan Seseorang, Coba Dengar 5 lagu Yovie Widianto

Penggemar musik tanah air pasti sudah tidak asing dengan satu musisi kelahiran Jawa Barat 49 tahun lalu, Yovie Widianto salah satu penulis lagu yang bergenre pop. Yovie dikenal sebagai spesialis penulis lagu lagu bernuansakan cinta yang sudah lebih dari 20 tahun berkarya di belantika musik Indonesia. Selain menjadi penulis lagu Yovie sendiri juga mempunyai band yang nggak kalah kondang seperti, Kahitna pada tahun 1986  dan Yovie & Nuno yang ia bentuk di tahun 2004.

Ternyata beberapa lagu hasil buah karya Yovie banyak yang menyentuh perasaan tak salah kalau lagu lagu Yovie mendapat hati di pendegar di belantika musik. Mulai dari lagu yang intinya jatuh hati, terpesona, sampai merelakan dan mengikhlaskan.

Untuk kamu yang pengen merelakan seseorang beberapa lagu Yovie Widianto ini mungkin bisa jadi pengobat rasa sakit dan mulai mengikhlaskan seseorang yang ternyata memang tidak bisa kamu miliki. Rasakan musiknya dan pahami liriknya lalu ikhlaskanlah dia.

 

  1. Sempat Memiliki ( Yovie & Nuno )Aku Hancur, ku Terluka,
    Namun Engkaulah Nafasku…
    Kau cintaku, meski aku bukan di benakmu lagi…
    dan ku beruntung, sempat memilikimu…

 

  1. Mantan Terindah ( Kahitna )

Mau dikatakan apa lagi
Kita tak akan pernah satu
Engkau di sana, aku di sini
Mesti hatiku memilihmu

  1. Menjaga Hati ( Yovie & Nuno ) 

biarkan aku menjaga perasaan ini
menjaga segenap cinta yang telah kau beri
engkau pergi aku takkan pergi
kau menjauh aku takkan jauh
sebenarnya diriku masih mengharapkanmu…

  1. Cinta Sendiri ( Kahitna ) 

Biar aku yg pergi bila tak juga pasti
Adakah selama ini aku cinta sendiri?
Biar aku menepi, Bukan lelah menanti
Namun apalah artinya cinta pada bayangan…
Pedih aku rasakan, Kenyataannya,
Cinta tak harus saling memiliki

 

  1. Inginku Bukan Hanya Jadi Temanmu – Yovie & Nuno

Inginku bukan hanya jadi temanmu,
Atau sekedar sahabatmu,
Yang rajin dengar ceritamu…
Tak perlu hanya kau lihat ketulusan,
Yang sebenarnya tak kusangka,
Kadang ku hilang kesabaran…

Mungkinkah akan segera mengerti,
Seiring jalannya hari,
Sungguh ku tergila padamu…

Comments

comments