Connect with us

Bola

Piala Presiden Resmi Dibuka, Berikut ini Total Hadiahnya

Published

on

Turnamen pramusim Piala Presiden 2018 telah resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo di stadion Gelora Bandung Lautan Api. Seperti pada 2 edisi sebelumnya, pembukaan turnamen pada tahun ini juga berlangsung meriah. Puluhan ribu suporter Persib Bandung dan Sriwijaya FC terlihat memenuhi tribun GBLA. Sejumlah pejabat negara juga ikut hadir di acara pembukaan itu seperti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menkopolhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Kemaritiman Luhut Panjaitan serta Menpora Imam Nahrowi.

Dari jajaran tamu yang menghadiri saja sudah cukup memperlihatkan bahwa turnamen Piala Presiden ini merupakan suatu ajang pramusim yang cukup prestisius. Selain Bandung yang menjadi tuan rumah, ada 4 kota lain yang ditunjuk sebagai tuan rumah yaitu Balikpapan, Malang, Surabaya dan Bali. Adapun peserta dari Piala Presiden 2018 ini terdiri dari 20 kesebelasan yang terbagi dalam 5 grup.

Fase penyisihan akan digelar sampai tanggal 30 Januari nanti. Setelah itu akan digelar babak 8 besar di kota Solo yang berlangsung dari tanggal 3 sampai 13 Februari 2018. Barulah pada babak semifinal serta perebutan juara ketiga dan partai final pertandingan akan digelar di Gelora Bung Karno Jakarta tanggal 17 Februari 2018.

Berbeda dari turnamen pramusim klub-klub sepakbola di Eropa, turnamen pramusim di Indonesia memiliki gengsi yang bahkan hampir menyamai kompetisi resmi Liga Indonesia itu sendiri. Hal ini tak bisa dilepaskan dari peran media dalam mengangkat isu seputar penyelenggaraan Piala Presiden. Selain itu untuk turnamen sekelas pramusim, Piala Presiden juga memberikan nominal hadiah yang tidak sedikit.

Dikutip dari detik.com berikut ini nominal hadiahnya

images : detik.com

Dengan nilai hadiah sebesar itu, sangat wajar apabila klub-klub peserta turnamen akan menampilkan skuat terbaiknya demi memenangkan Piala Presiden. Padahal di Eropa, saat berlangsung turnamen pramusim justru yang banyak diberikan kesempatan bermain adalah para pemain mudanya. Sebuah anomali di negeri ini, tapi begitulah adanya.

Mari kita coba menghitung berapa kira-kira nominal yang didapatkan oleh juara Piala Presiden ini nantinya. Anggap saja Persib Bandung yang menjadi juaranya. Persib berhasil lolos dari grup A dengan poin sempurna 9, itu artinya Maung Bandung sukses meraih 3 kemenangan. 3 dikalikan 125 juta maka Persib akan mendapatkan uang 375 juta rupiah. Berlanjut ke perempat final Persib juga menang berarti tambahan lagi uang 125 juta. Totalnya sudah mencapai angka 500 juta rupiah.

Berhasil masuk ke final dan menjadi juara, maka uang bonus sebesar 3,3 Milyar pun didapatkan. Dari hadiah saja Persib sudah mendapatkan 3,8 Milyar rupiah dari sebuah turnamen yang memakan waktu hanya 1 bulan saja. Belum lagi tambahan uang subsidi tuan rumah sebesar 800 juta rupiah. Itu artinya Persib sudah mendapatkan uang sebesar 4,6 Milyar rupiah.

Jadi sangat wajar apabila nanti kita akan menyaksikan laga-laga yang keras dan panas di Piala Presiden 2018 ini. Gengsi dan nominal hadiah yang tinggi menjadi hal yang patut diperjuangkan sampai titik darah penghabisan. Semoga saja sportifitas tetap terjaga selama turnamen berlangsung. Jangan sampai ajang bergengsi yang digagas oleh orang nomor 1 di negara ini tercoreng karena ulah segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.

Komentar
Continue Reading

Bola

Kesempurnaan MU Dibawah Ole Gunnar Solskjaer

Published

on

Manchester United kembali melanjutkan tren positifnya dengan meraih kemenangan atas Brighton di Old Trafford dengan skor 2-1. Gol-gol kemenangan MU dicetak oleh Paul Pogba dan Marcus Rashford. Sedangkan gol balasan Brighton dicetak oleh Pascal Gros.

Kemenangan tersebut merupakan yang keenam kali secara beruntun di ajang Liga Inggris sekaligus ketujuh secara beruntun di semua kompetisi. Dengan kemenangan keenam ini, Solskjaer sekaligus mematahkan rekor Sir Mat Busby yang memenangi 5 laga secara beruntun di Liga Inggris pada musim perdananya sebagai pelatih setan merah.

Sementara itu di jajaran pelatih EPL sendiri, kini Solskjaer juga sudah sejajar dengan Ancelotti dan Guardiola. Ancelotti meraih 6 kemenangan beruntun di musim debutnya menangani Chelsea pada tahun 2009. Sedangkan Guardiola meraihnya pada tahun 2016.

MU memang tampil dinamis dan menyerang sejak ditangani Solskjaer. Meskipun skuad yang dipakai masih warisan dari Mourinho, tapi itu sudah cukup untuk membawa setan merah ke jalur yang tepat.

Kalaupun ada kekurangan, mungkin MU tinggal merapikan barisan pertahanan. Dari 7 laga bersama Solskjaer, MU hanya clean sheet di 3 laga. Apalagi pekan lalu saat melawat ke markas Tottenham. Keroposnya lini belakang MU sangat terlihat jelas. Beruntungnya De Gea tampil gemilang dengan melakukan 11 penyelamatan.

Poin MU kini sudah sama dengan Arsenal yang berada di peringkat ke-5. Mereka hanya terpaut 3 angka dari Chelsea di posisi 4. Seandainya mampu mempertahankan performanya, bukan tidak mungkin MU akan kembali ke persaingan perebutan gelar Liga Inggris.

Komentar
Continue Reading

Bola

Mesir Resmi Menjadi Tuan Rumah Piala Afrika 2019

Published

on

By

CAF selaku konfederasi sepakbola Benua Afrika resmi menunjuk Mesir sebagai tuan rumah gelaran pesta sepakbola negara-negara di Afrika tahun 2019. Dalam pemungutan suara yang digelar Selasa (08/01/2019) di Senegal, negeri piramida itu berhasil mengantongi 16 suara, unggul jauh dari pesaingnya Afrika Selatan yang hanya memperoleh satu suara.

Sebenarnya ajang Piala Afrika edisi ke-32 ini akan digelar di Kamerun yang merupakan juara bertahan dari Piala Afrika tahun 2017. Sayangnya persiapan Kamerun terlalu lambat sehingga statusnya sebagai tuan rumah dicabut.

Mesir sendiri hanya akan memiliki waktu selama 6 bulan untuk mempersiapkan diri. Rencananya  kick off  Piala Afrika akan dimulai bulan Juni mendatang.

Sejauh ini dikabarkan bahwa Mesir sudah menyiapkan 8 stadion untuk menggelar hajatan sepakbola terbesar di benua Afrika tersebut. Kedelapan stadion itu berada di kota Alexandria, Ismailia, Port Said, Suez, dan Kairo. Terakhir kali Mesir menjadi tuan rumah adalah pada tahun 2006. Kala itu Mesir berhasil menjadi juara dengan mengalahkan Pantai Gading melalui adu penalti dengan skor 4-2.

“Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada komite eksekutif (CAF) atas kepercayaan ini, dan saya berterimakasih kepada pemerintah atas dukungan yang diberikan,” kata Presiden Federasi Sepak Bola Mesir (EFA), Hany Abu Rida, seperti dilansir BBC.

Dalam edisi tahun 2019 ini Piala Afrika akan diikuti 24 negara. Mohammed Salah dkk diharapkan mampu mengulangi sukses di medio awal 2000an dimana Mesir menjadi juara 3 kali beruntun yakni pada tahun 2006, 2008, dan 2010. Sampai saat ini Mesir merupakan negara dengan koleksi Piala Afrika terbanyak yakni 7 gelar.

 

 

Komentar
Continue Reading

Bola

Catatan Apik Manchester United Dibawah Solkskjaer, Tapi Cuma Lawan Tim Gurem

Published

on

By

Rentetan hasil buruk yang diderita MU musim ini berakhir dengan pemecatan Jose Mourinho. Hasil 3-1 di kandang Liverpool menjadi akhir kebersamaan pelatih asal Portugal itu bersama setan merah. Sebagai gantinya MU menunjuk mantan legendanya, sang super sub Ole Gunnar Solskjaer.

Sejauh ini MU sudah melakoni 5 laga bersama Solskjaer. Empat di ajang Liga Inggris dan satu di ajang Piala FA. Hasilnya cukup memuaskan. Klub tersukses di Premier League itu meraih 5 kemenangan beruntun.

Laga perdana Solskjaer di markas Cardiff berakhir dengan kemenangan 1-5. Setelah itu giliran Huddersfield yang digasak 3-1 di Old Trafford. Selang beberapa hari kemudian Bournemouth yang merasakan keganasan Pogba cs dengan hasil 4-1. Masih dalam suasana tahun baru, Newcastle United yang dipaksa mengakui keunggulan setan merah di kandangnya sendiri dengan skor 0-2.

Yang terbaru tentu saja kemenangan 2-0 atas Reading di ajang Piala FA. Cukup lama bersembunyi dalam goa, kini fans MU tak perlu bermalas-malasan lagi untuk menonton pertandingan. Mereka juga tak perlu ragu lagi melihat sosial media karena semua pemberitaan adalah tentang kemenangan, kemenangan, dan kemenangan.

Tak ada lagi bullyan mengarah kepada tim kebanggaan mereka. Anggapan sebagai tim yang doyan parkir bus mendadak sirna di bawah kekuasaan Solskjaer. Hal ini cukup wajar karena Solskjaer adalah seorang pensiunan striker. Akan menjadi aneh kalau ia menyuruh anak asuhnya untuk bermain bertahan dengan kualitas pemain belakang seperti Phil Jones.

Lain ceritanya kalau di MU ada reinkarnasi sosok Fabio Cannavaro atau Alesandro Nesta. Tapi bukan netizen Indonesia namanya kalau tak punya celah untuk menyerang. Dari 5 pertandingan yang dijalani, tak ada satu pun lawannya yang berada di posisi 11 besar Premier League.

Bournemouth adalah tim terbaik dengan posisinya di peringkat ke-12. Berturut-turut setelah itu ada Newcastle (15), Cardiff (17), dan Huddersfield (20). Bahkan MU hanya mampu menang 2 gol dari Reading yang saat ini tengah berjuang menghindari zona degradasi divisi Championship.

Ujian sesungguhnya baru akan terjadi pekan depan tatkala MU bertandang ke markas Tottenham Hotspurs. Segala puja-puji bagi Ole Gunnar Solskjaer akan terdengar kalau MU bisa mengalahkan anak asuh Pochettino tersebut. Hasil imbang saja setidaknya sudah cukup bagus bagi MU.

Tapi kalau kalah, maka perhatian semesta akan kembali kepada MU. Lima kemenangan beruntun dengan hasil “wah” sebelumnya hanya akan dianggap kebetulan saja karena lawan yang dihadapi kualitasnya memang sangat jauh dibawahnya.

Jadi kalau kamu adalah seorang penggemar Manchester United, jangan jumawa dan koar-koar di sosial media dulu yaa. Perjalanan kebangkitanmu masih lama. Perlu diingat, beberapa musim yang lalu Solskjaer gagal menyelamatkan Cardiff City dari zona degradasi.

Tapi kan ini MU bukan Cardiff!!!

Halah…cuma beda tipis kok. YNWA!!

Komentar
Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 HitsBanget.com. Powered by WordPress.