Connect with us

Bola

Megahnya Stadion Manahan Solo Setelah Direnovasi, Berkelas Internasional!

Published

on

Buat kamu penggemar sepakbola tanah air pasti tak asing lagi dengan Stadion Manahan Solo. Ya, stadion yang terletak di Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah ini kini tampil beda setelah direnovasi sejak Agustus 2018 lalu. Bahkan Stadion Manahan yang menjadi ikon baru Kota Solo ini sudah layak menjadi venue event berskala nasional dan internasional. Berikut beberapa potret megahnya Stadion Manahan

  1. Untuk merenovasi stadion yang megah ini, pemerintah melalui kementerian PUPR menggelontorkan dana hingga 301 Miliyar lho ! Kini Stadion Manahan dilengkapi dengan tribun tertutup agar penonton tak kepanasan dan kehujanan.

    https://www.instagram.com/stadion.manahan.solo

  2. Untuk lapangannya ditanami rumput jenis Zoysia Japonica, sama dengan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Dan Tribun stadion berkapasitas 20.000 penonton ini dihiasi motif batik Kawung, sebagai lambang budaya tanah air.

    https://www.instagram.com/stadion.manahan.solo

     

  3. Stadion Manahan diterangi cahaya lampu hingga 1.500 lux, dilengkapi papan skor elektronik besar, dan di ruang ganti pemainnya terdapat kolam berendam air panas untuk setiap tim.

    https://www.instagram.com/stadion.manahan.solo

  4. Stadion Manahan rencananya akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 9 September mendatang. Segala upaya renovasi segera dirampungkan, termasuk penataan kursi lengkap dengan penomorannya. 

    https://www.instagram.com/stadion.manahan.solo

    Yang tak kalah canggih, setiap diputar lagu Indonesia Raya di awal pertandingan, lampu FOP akan beraksi mengikuti irama lagu sehingga kita yang akan lebih menghayati lagu kebangsaan tersebut. Berikut videonya

Komentar
Continue Reading

Bola

Juventus vs Napoli dan Lazio vs Roma: Grande Partita Pemanas Pekan ke-2 Seri A

Published

on

By

Napoli masih belum akan bermain di kandangnya musim 2019/2020 ini karena harus bertandang ke markas Juventus di pekan kedua Seri A. Di pekan pertama, Lorenzo Insigne dkk melawat ke markas Fiorentina dengan meraih kemenangan tipis 4-3.

Laga bertajuk grande partita ini akan digelar di Allianz Stadium, Turin, pada hari Minggu 01/09/2019 dini hari dalam waktu WIB. Di pekan pertama, Juventus juga meraih kemenangan tipis dengan skor 1-0 atas Parma lewat gol Chiellini.

Pertandingan ini sekaligus menjadi kali pertama Sarri kembali berhadapan dengan bekas klubnya tersebut. Ia pernah menangani Napoli selama 3 musim sebelum pindah ke Chelsea pada tahun 2018. Selama menangani Napoli, Sarri bisa dibilang cukup sukses karena bisa membuat klub asal kota Naples itu menjadi pesaing berat Juventus dalam perebutan gelar juara Seri A.

Keputusannya untuk melatih Juventus pun menimbulkan banyak kekecewaan di pihak Napoli. Meskipun demikian, Sarri tetap melakukannya demi profesionalisme. Dan pekan ini kedua tim akan saling sikut untuk mempermudah jalan menuju gelar Seri A.

Juventus sebenarnya masih sedang dalam proses adaptasi dengan skema baru dari Sarri yang biasa dikenal dengan istilah sarriball. Begitu juga dengan Napoli yang baru ditangani Carlo Ancelotti. Dengan background pelatih yang menangani kedua kesebelasan, wajar kalau laga ini diprediksi akan berlangsung ketat.

Satu kesalahan sedikit saja akan menentukan hasil akhir pertandingan. Klub yang paling diuntungkan dari laga ini adalah Inter Milan. Nerazurri yang sedang dalam proses kembali ke jalur juara akan melawat ke markas Cagliari. Inter saat ini menjadi pemuncak klasemen karena menang besar 4 gol tanpa balas atas Lecce di pekan pertama.

Sementara itu di ibukota Italia juga akan berlangsung grande partita lainnya yaitu Lazio melawan AS Roma. Lazio saat ini duduk di peringkat kedua klasemen karena menang 3-0 atas Sampdoria di pekan pertama. Sedangkan Roma harus puas dengan satu poin usai ditahan imbang 3-3 oleh Genoa di Olimpico.

Lazio dan Roma relatif imbang dalam lima pertemuan terakhir di Serie A. Keduanya sama-sama mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang. Kemenangan di laga derby akan membuat Lazio kian diperhitungkan dalam perebutan empat besar klasemen Liga Italia. Sementara bagi Roma, laga ini akan jadi ujian besar untuk wajah baru Serigala Ibu Kota.

Komentar
Continue Reading

Bola

Sudah Raih Gelar Pemain Terbaik Eropa, Akankah Van Dijk Juga Raih Gelar Ballon d’Or?

Published

on

By

Tahun 2019 benar-benar menjadi tahun penuh kesuksesan bagi Virgil Van Dijk. Di level klub ia sukses mengantarkan Liverpool menjadi juara Liga Champions dan Piala Super Eropa. Sedangkan secara pribadi, ia berhasil dinobatkan menjadi PFA Player of The Year di Inggris dan Pemain Terbaik Eropa. Khusus untuk gelar yang terakhir, Van Dijk mengalahkan dua nama besar yakni Ronaldo dan Messi.

Ia pun menjadi pemain pertama Liverpool yang memenangi gelar tersebut pasca Steven Gerrard di tahun 2005. Van Dijk juga tercatat sebagai pemain asal EPL pertama yang menjadi pemain terbaik Eropa sejak Ronaldo bersama MU pada tahun 2008.

Tak hanya itu saja, pemain jangkung itu juga menjadi bek Belanda pertama yang menjadi pemain terbaik di Eropa. Dengan serangkaian rekor tersebut, tak mengherankan jika banyak pihak yang memprediksi gelar pemain terbaik dunia juga akan jatuh ke tangan Virgil Van Dijk.

Selama 10 tahun terakhir, trofi Ballon d’Or selalu menjadi rebutan antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, kecuali di tahun 2018 ketika Luka Modric yang meraih gelar tersebut. Baik Ronaldo dan Messi sudah meraih 5 trofi Bola Emas sepanjang kariernya. Namun sinar kedua pemain tersebut terbilang menurun di tahun ini.

Ronaldo memang sukses membawa Juventus merajai Seri A dan Portugal menjadi juara UEFA Nations League, tapi gagal di Liga Champions. Sedangkan Messi berhasil mempertahankan dominasi Barcelona di Spanyol, namun gagal bersama timnas Argentina dan di Liga Champions. Sedangkan Van Dijk, penampilannya konsisten sepanjang musim.

Di Liga Inggris, Liverpool bisa dibilang hanya “kalah nasib” saja dengan Man City. Di level timnas ia berhasil membawa Belanda ke final UEFA Nations League. Tapi gelar Liga Champions yang diraih usai comeback dramatis di semifinal melawan Barcelona tentu tak bisa dipandang sebelah mata.

Apabila van Dijk berhasil merengkuh trofi Ballon d’Or tahun ini, ia akan menjadi pemain bertahan pertama meraih penghargaan itu sejak tahun 2006. Fabio Cannavaro adalah pemain bek terakhir yang mampu meraih trofi Bola Emas tersebut.

Komentar
Continue Reading

Bola

Hasil Drawing UEFA Europa League 2019/2020

Published

on

By

Setelah melakukan drawing peserta UCL 2019/2020, pihak UEFA kini baru saja selesai melaksanakan drawing undian grup UEFA Europa League 2019/2020 di Swiss, Jumat 30/08/2020. Seperti musim sebelumnya, UEL musim ini juga akan diikuti oleh 48 klub.

Ke-48 klub itu akan terbagi dalam 12 grup yang masing-masing berisi 4 kesebelasan. Dua peringkat teratas ditambah 8 klub posisi ketiga di fase grup UCL akan lolos ke babak 32 besar untuk berebut trofi Liga Eropa sekaligus 1 tiket ke Liga Champions musim depan.

Meskipun sering dipandang sebelah mata, tapi kompetisi Liga Eropa musim ini bisa dikatakan cukup menarik lantaran ada sejumlah nama besar yang turut serta didalamnya. Manchester United, Arsenal, Roma, Lazio, dan Sevilla adalah beberapa nama klub besar yang musim ini harus berkompetisi di Liga Eropa karena gagal merebut posisi Liga Champions di liganya masing-masing musim lalu.

Berikut pembagian grup Liga Eropa 2019/2020 yang dilansir dari akun twitter @UEFAEuropaLeague.

images: twitter @UEFAEuropaleague

Komentar
Continue Reading

Trending