Connect with us

Kesehatan

Durian Banyak Mengandung Kolesterol, Benarkah?

Published

on

Durian
Durian

img: beritadaily.com

Siapa yang tak kenal durian. Buah dengan bentuk bulat dilapisi kulit keras berduri ini sering menuai ‘kontroversi‘. Bagaimana tidak? Baunya yang tajam seakan menjadi bau paling ‘menjijikkan’ untuk orang yang tidak suka. Tapi sebaliknya, bau khas durian bisa sangat menggugah selera bagi orang yang hobi menyantapnya.

Ada juga kontroversi mengenai kandungan kolesterol pada durian. Banyak yang beranggapan bahwa durian mengandung banyak kolesterol sehingga tidak sehat untuk dikonsumsi. Tapi hal tersebut ternyata tidaklah benar. Menurut data yang kami dapat dari United States Department of Agriculture, ternyata durian tidak mengandung kolesterol sama sekali.

tabel nutrisi durian

img: USDA

Dari table nutrisi diatas, dapat dipastikan bahwa durian tidak mengandung kolesterol sama sekali (0 mg). Buah durian justru banyak mengandung vitamin C, Vitamin B-6, Magnesium, Zat Besi, Potasium, hingga lemak. Lemak yang terkandung dalam buah durian pun juga bukan lemak jenuh, yang justru baik untuk tubuh karena membantu menurunkan kadar lemak jahat.

Vitamin C yang terkandung dalam daging durian lumayan besar. Dalam 100 gram daging durian, terkandung vitamin C yang setara 32% kebutuhan vitamin C orang dewasa.

Kalori yang terkandung dalam buah durian ternyata juga besar, yaitu 147 kkal per 100 gram daging durian. Jumlah tersebut setara dengan satu porsi nasi. Oleh karena itu, para ahli gizi menyarankan untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi durian. Takaran yang pas untuk satu kali makan adalah 100 gram daging durian atau sekitar dua bulatan kecil.

Yang patut waspada saat menyantap buah durian adalah orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan mengingat kalori dalam durian cukup banyak. Orang yang menderita Maag atau asam lambung tinggi juga wajib waspada saat menyantap durian karena di dalam lambung, durian akan mengalami fermentasi dan menghasilkan alkohol tinggi sehingga akan berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Itu dia penjelasan mengenai kandungan nutrisi dari buah kontroversial, durian. Walaupun durian ternyata banyak mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat, alangkah baiknya jika kita tidak mengkonsumsinya secara berlebihan. Karena apapun makanannya, jika dikonsumsi secara berlebihan tetap tidak sehat.

Komentar
Continue Reading

Kesehatan

Deretan Makanan yang Wajib Dihindari Ibu Hamil!

Published

on

Salah satu hal penting yang harus dilakukan ibu hamil adalah menjaga asupan nutrisi, karena asupan nutrisi akan memengaruhi perkembangan si janin. Asupan nutrisi yang benar akan membantu buah hati tumbuh sehat dan cerdas sejak dalam kandungan. Namun di sisi lain, ada sejumlah makanan yang ternyata dilarang untuk ibu hamil lho !

Apa saja sejumlah makanan tersebut ? Berikut selengkapnya

  1. Ikan dengan Kandungan Merkuri Tinggi

    img: medium.com

    Ikan laut termasuk dalam makanan yang bergizi tinggi dan baik untuk kesehatan ibu hamil karena memiliki kandungan asam lemak omega 3 dan omega 6 yang sangat baik. Namun ternyata, tak semua jenis ikan bisa dikonsumsi oleh ibu hamil lho. Karena ikan laut yang mengandung merkuri bisa memicu gangguan pertumbuhan otak dan gangguan motorik pada janin. Contohnya adalah jenis ikan swordfish, tile-fish, king mackerel, dan ikan hiu. Sebagai gantinya, ibu hamil dianjurkan mengkonsumsi ikan salmon, tuna, dan cod. Dengan catatan, dimasak hingga benar-benar matang ya !

  2. Buah nanas

    img: bbc good food

    Buah nanas memang dikenal sebagai makanan yang dilarang saat hamil muda. Mengapa? Alasannya buah ini ternyata mengandung bromelain yang bisa membuat leher rahim menjadi lebih lunak dan bisa memicu gangguan kehamilan layaknya keguguran hingga persalinan dini.

  3. Telur setengah matangSegala jenis makanan yang dimasak kurang matang rawan mengandung bakteri Salmonella. Salah satu makanan yang nikmat dikonsumsi setengah matang adalah telur rebus dan telur mata sapi. Bakeri Salmonella aktif akan dapat menginfeksi ibu hamil hingga menyebabkan muntaber (muntah dan diare). Beberapa kasus bahkan dapat menyebabkan infeksi cairan ketuban.
  4. Air kelapa muda

    img: news nation

    Air kelapa muda memang sangat baik untuk dikonsumsi saat usia kehamilan memasuki trimester 3 atau lebih. Namun, pada saat trimester pertama kehamilan, ada baiknya konsumsi air kelapa segar dihindari terlebih dahulu karena bisa membuat kandungan menjadi lemah.

  5. Susu Segar

    img: alodokter

    Ibu hamil juga sebaiknya hati-hati dalam mengkonsumsi susu segar atau yang baru diperah dari sapi karena tidak sepenuhnya menyehatkan. Susu segar yang baru diperah terdapat bakteri yang masuk dan belum mati jika tidak dimasak terlebih dahulu.

  6. Durian

    img: innoviet.com

    Jenis buah-buahan selain nanas yang juga dilarang untuk ibu hamil adalah durian. Karena, buah berkulit duri ini ternyata memiliki kandungan asam arachidonat dan alkohol yang bisa memicu berbagai masalah kehamilan, seperti keguguran, dan berat badan bayi yang terlalu rendah.

  7. Berbagai makanan mentahBerbagai makanan mentah juga perlu diwaspadai oleh ibu hamil sebab dikhawatirkan masih mengandung bakteri yang berbahaya untuk kandungan, seperti salmonellae. Coli, dan toxoplasma. Adapun contoh makanan mentah yang sering dikonsumsi adalah sayur dan buah segar (seperti lalapan), daging steak setengah matang (medium rare), sushi, dll.

Lantas bagaimana seharusnya asupan nutrisi ibu hamil ?

Untuk ibu hamil pada trimester pertama, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat seperti bayam dan sayuran hijau yang lain. Karena asam folat sangat penting untuk mencegah cacat bawaan pada janin. Selanjutnya, untuk trimester ke-2 dan ke-3 ibu hamil dianjurkan untuk memenuhi asupan kalsium untuk pembentukan tulang dan gigi si kecil dan juga makanan yang mengandung DHA. Dimana DHA berperan untuk kecerdasan otak si bayi. Contoh makanan yang mengandung DHA adalah sayuran brokoli, ikan salmon, dan ikan tuna.

Komentar
Continue Reading

Kesehatan

Telapak Tangan Berkeringat Tanda Penyakit Jantung, Itu Cuma Mitos!

Published

on

By

Apakah kamu punya teman atau saudara yang telapak tangannya selalu mengeluarkan keringat? Banyak yang bilang kalau hal tersebut merupakan ciri-ciri penyakit jantung. Entah apa yang menyebabkan banyak orang beranggapan seperti itu.

Padahal, menurut beberapa ahli penyakit dalam, telapak tangan berkeringat tidak selalu menandakan bahwa yang bersangkutan menderita penyakit jantung. Hal tersebut hanyalah mitos belaka!

Telapak tangan berkeringat bisa disebabkan karena berbagai hal. Seperti kecemasan berlebih ataupun sedang bermasalah dengan kondisi psikologisnya. Perasaan grogi atau demam panggung ketika hendak tampil di suatu acara terkadang juga bisa membuat telapak tangan berkeringat.

Namun selain itu, telapak tangan berkeringat juga bisa jadi merupakan tanda seseorang menderita penyakit maag ataupun gangguan tiroid. Yang jelas, ciri utama penyakit jantung adalah seringnya muncul rasa nyeri di dada. Kalau mengalami tanda-tanda seperti itu ditambah lagi dengan riwayat keturunan punya penyakit jantung, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Dewasa ini banyak bermunculan berbagai jenis penyakit. Situasi lingkungan dan gaya hidup akan sangat berpengaruh dengan kesehatan badan. Oleh karena itu kita harus bisa mengatur pola hidup agar tetap bisa sehat untuk melakukan berbagai aktifitas.

Selain itu, jika menemui masalah seputar kesehatan, jangan terburu-buru percaya pada mitos. Banyak-banyaklah mencari referensi melalui internet kalau perlu segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

Salah langkah dalam menangani gejala penyakit bisa sangat beresiko terhadap kesehatan. Sebab dikhawatirkan bukannya sembuh tapi penyakit yang diderita justru akan semakin berat dan susah untuk disembuhkan.

Komentar
Continue Reading

Kesehatan

Buat Kamu yang Suka Begadang, Ini Dia 5 Tips Jitu Mengatasi Mata Panda

Published

on

Buat kamu yang sering begadang, tak jarang memiliki permasalahan mata panda yaitu area yangmenghitam disekitar mata. Masalah pada lingkaran mata ini tentu sangat mengganggu penampilan, sehingga perlu dilakukan perawatan agar lingkaran di bawah mata bisa hilang. Biasanya perawatan yang dilakukan adalah dengan menggunakan krim mata, namun ternyata ada cara lain yang bisa mengatasi lingkaran hitam di bawah mata yaitu dengan kebiasaan-kebiasaan sederhana ini. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini

1. Meletakkan sendok stainless yang sudah didinginkan di area kelopak mata

img: kitamuda.id

Cara menggunakannya sangat mudah sekali lho, kamu tinggal masukan dua buah sendok kedalam kulkas lebih kurang selama 1 jam. Kemudian bagian belakang sendok yang cembung letakkan di kelopak mata dan diamkan selama 5-10 menit. Untuk mendapatkan hasil yang optimal kamu bisa melakukanya setiap hari.

2. Biasakan tidur dengan waktu yang cukup

img: telegraph.co.uk

kelihatannya memang sepele, namun ternyata kebiasaan tidur dengan waktu yang cukup akan membantu mengurangi masalah mata panda. Sehingga penting bagi kamu untuk selalu mengatur waktu tidurmu.

3. Hindari sinar matahari secara langsung

img: famiele.com

Terpapar sinar matahari secara langsung akan membuat kulit lebih gelap, hal ini karena matahari dapat meningkatkan kadar melanin. Sehingga jika sedang beraktivitas yang menyebabkan kulitmu terpapar sinar matahari langsung sebaiknya gunakan sunblock pada wajah dan juga area mata. Namun kamu juga bisa mengatasinya dengan menggunakan kacamata.

4. Meminum air mineral dan mengkonsumsi makanan yang mengandung air

img: daily express

Kulit wajah juga membutuhkan air yang cukup, karena jika kulit kekurangan air wajah akan terlihat kusam. Hal ini akan terlihat jelas area lingkaran bawah mata. Sehingga penting untuk kamu meminum air mineral dengan cukup dan konsumsi makanan yang mengandung air.

5. Hindari konsumsi garam yang berlebihan

Mengonsumsi garam secara berlebihan juga dapat memicu pembengkakan pada mata. Untuk itu agar perlu untuk menghindari mengonsumsi garam secara berlebihan.

Komentar
Continue Reading

Trending