Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Relationship

Cara Membuat Mantan Menyesal dan Membalasnya Dengan Elegan

Published

on

Tolong…ini sudah 2018, jangan lagi ada alasan “kamu terlalu baik buat aku” atau “aku ingin fokus belajar”.

Ada dua kemungkinan setelah kita putus, yang pertama adalah sedih dan yang kedua adalah bahagia. Namun dalam beberapa kasus, kebanyakan yang muncul adalah kemungkinan yang pertama. Itulah kenapa sebabnya proses move on itu cukup mahal harganya.

Untuk bisa move on dari mantan, biasanya kita akan melakukan berbagai hal. Mulai dari menyibukkan diri dengan kegiatan, jalan-jalan, nongkrong di mall sampai traveling sendirian. Dan semua itu tentu saja butuh biaya. Gak mungkin juga kan kamu jalan-jalan ke mall atau nonton di bioskop tanpa ngeluarin uang? Disini sudah bisa tergambar betapa mahalnya proses move on itu.

Tapi tidak ada yang sempurna di dunia ini, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan semata. Begitu juga dengan move on, tidak ada yang namanya move on 100%. Apa iya kamu akan benar-benar lupa sama pacarmu yang sekarang sudah jadi mantan? Sekalipun sudah banyak cara yang kamu lakukan untuk terlepas dari bayang-bayang mantan, tetap saja sedikit banyak kamu akan memikirkannya.

Dari hal-hal kecil macam stalking akun media sosialnya sampai chat langsung bertanya apa kabar. Meski perasaanmu tak lagi sama, namun kenangan yang ada di memori otakmu tak akan bisa kamu hapus untuk selamanya. Terkecuali kamu mengalami kecelakaan atau sengaja membenturkan kepala ke tembok agar amnesia kaya di FTV.

Sebagai manusia biasa yang tak pernah luput dari salah dan dosa, tentu kamu yang sakit hati karena diputusin pasti ingin balas dendam. Kalaupun tidak bisa membuat mantanmu itu merasakan hal yang sama dengan yang kamu alami, kamu pasti akan sangat bahagia ketika melihat dia menyesal karena telah memutuskanmu.

Lalu bagaimana cara membuat mantan menyesal? Tidak usah khawatir, ikuti saja cara-cara berikut ini.

  1. Tunjukkan kamu lebih bahagia tanpa dia

images : waktuku.com

Bersedih itu pasti, tapi pura-pura bahagia itu wajib hukumnya. Meskipun berat kamu harus tetap memperlihatkan bahwa kamu tetap bahagia tanpa dia. Setidaknya buat dia merasa bahwa kamu bisa survive tanpa dia.

2. Jangan berkeluh kesah di sosmed

images : indonesianfree.com

Kalau kamu berkeluh kesah di sosmed itu percuma. Mantanmu yang masih berteman sama kamu di sosmed pasti akan berfikir “hih, ternyata dia love dead banget ya sama aku, statusnya aja sampai segitunya”. Mending kamu banyak curhat dengan Tuhan. Siapa tahu Dia akan menggantikan mantanmu itu dengan yang lebih baik.

3. Segera PDKT lagi dengan orang lain

images : http://www.genmuda.com

PDKT gak harus jadian. Kamu harus sesegera mungkin mencari orang lain yang bisa dekat dengan kamu. Bukan buat pelarian lho, kan sudah dibilang PDKT gak harus jadian. Setidaknya kamu ada yang nemenin kalau lagi jalan. Jadi gak kesepian karena baru putus. Mantanmu pasti akan sangat donkol dan berkata, “kurang ajar, baru aja putus dah deket sama cewek/cowok lain aja”.

4. Dapetin pacar baru yang “lebih” dari mantanmu

images : http://yakalee.com

Pokoknya serba lebih. Lebih pinter, lebih kaya, lebih cantik, lebih tampan bahkan kalau perlu kamu punya pacar lebih dari satu pasca putus dari mantanmu itu. Sedikit banyak dia pasti menyesal karena sudah putus dari kamu. Apalagi kalau kemudian  pacar barunya mantanmu kualitasnya ada dibawah kamu, penyesalannya akan berlipat ganda.

5. Jadilah orang sukses

images : mensrepublic.id

Tidak ada mantan yang lebih menyesal selain melihat orang yang sudah diputuskannya itu sukses dikemudian hari. Buat kamu yang diputusin karena belum sukses, berjuanglah sekuat tenaga agar kamu bisa sukses. Proses memang memakan waktu dan itu bisa jadi cukup lama. Namun yang namanya balas dendam itu butuh kesabaran. Ketika sudah sukses nanti jangan lupa say hello ke mantanmu ya, dan setelah bertanya kabar katakan saja “Penak nak karo aku to?”

6. Jangan pernah mau diajak balikan

images : pediaku.com

Dia yang memutuskan tapi dia yang ngajak balikan. Kalau sudah gitu kan kurang ajar. Ingat, hati kamu itu punya perasaan bukan mainan. Dengan dia mengajak balikan itu artinya dia sudah menyesal. Agar penyesalannya bertambah, tolak saja permintaan balikan itu. Biar impas 1-1.

Jadi gimana, sudah ada gambaran kan? Oh iya tips diatas bukan hanya untuk mereka yang baru aja atau sudah lama putus, tapi juga buat kamu yang baru happy-happynya pacaran. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, termasuk kemungkinan kalian untuk putus.

 

Komentar
Continue Reading

Relationship

4 Hal yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Melangkah ke Jenjang Pernikahan

Published

on

By

Bagi sebagian besar orang, menikah menjadi salah satu tujuan hidup yang harus dicapai. Bahkan tak sedikit yang sampai mematok target harus menikah di usia tertentu. Padahal ada banyak hal yang harus diperhatikan ketika seseorang hendak memutuskan untuk menikah.

Meskipun kami bukan merupakan bagian dari tim pemerintah yang menyusun pedoman untuk pernikahan, tapi setidaknya kami sudah merangkum 4 hal yang harus diperhatikan sebelum kamu memutuskan untuk merubah status dari “lajang” menjadi “menikah”. Yah, semoga saja bermanfaat yaa, lumayan, bisa menjadi tambahan tabungan untuk amal kebaikan tim penulis di akherat nanti.

Cekidot….

1. Pastikan keluarga kalian nanti punya penghasilan

Rumah tangga itu dibangun dengan perasaan. Tapi untuk merawatnya dibutuhkan penghasilan. Kenapa demikian? Karena beli beras dan bayar tagihan listrik nanti tak bisa dilakukan dengan rasa cinta.

Jadi demi kestabilan rumah tangga, sangat diperlukan adanya penghasilan. Permasalahan besar atau kecilnya penghasilan yang didapatkan itu bisa dinomor duakan. Yang penting ada dulu penghasilannya, baru disesuaikan dengan gaya dan kebutuhan hidup.

2. Yakinkan hati kalau dia benar-benar orang yang tepat

Kalau belum yakin, mending tunda dulu rencana untuk menikah. Orang bisa dengan mudah berkata cinta bisa tumbuh karena terbiasa. Tapi pelaksanaannya tak semudah itu…Markonah!

Mumpung belum menikah, kamu masih bisa mempertimbangkan dulu keputusan yang akan diambil dengan akal serta logika. Jangan terfokus dengan perasaan, sebab terkadang itu bisa menipu. Pernah dengar kan alasab ketika orang bercerai karena tidak cocok lagi??? Percayalah, mengatakan putus itu lebih mudah dibanding mengurus berkas perceraian.

3. Sebisa mungkin keluarga kalian merestuinya

Menikah itu tak hanya menyatukan kamu dan dia saja. Tapi juga kedua keluarga kalian. Ketika dari awal sudah tidak saling mendukung, maka kemungkinan besar perjalanan hidup kalian nanti akan banyak rintangannya.

Kecuali kalian termasuk orang yang punya semangat juang yang tinggi dalam menentang arus. Maka keputusan beresiko untuk selalu debat dengan keluarga bisa kamu ambil. Silahkan saja, toh setiap pilihan yang diambil tetap memiliki resiko.

4. Sudah punya calon

Keluarga mendukung, umur sudah tepat, dan penghasilan sudah ada, tapi tak punya calon untuk dinikahi. Terus yang mau kamu ajak duduk di kursi pelaminan itu siapaaaaaa???? Kotak sumbangan???

Komentar
Continue Reading

Relationship

Tips Agar Tetap Tampil Elegan Saat Datang ke Pernikahan Mantan

Published

on

By

Mantanmu sudah mau menikah, kamu diundang, tapi kamunya masih jomblo? Sabar…dunia masih terus berputar pada porosnya kok. Jadi hal itu bukanlah akhir dari perjalanan semesta ini.

Kamu harus sanggup menghadapi kenyataan bahwa orang yang pernah menghiasi hari-hari indahmu akan lebih dulu mengikat janji suci dengan orang lain yang ternyata menjadi jodohnya. Kamu harus kuat, jangan terpikirkan untuk bunuh diri! Itu dosa dan kamu nanti bisa ditempatkan di keraknya api neraka.

Jangan pula punya pemikiran untuk datang ke pernikahannya, lalu berniat sedikit mengacaukan acara resepsi dengan menyanyikan lagu Ditinggal Rabi-nya NDX AKA atau Pamer Bojo-nya Didi Kempot. Meski bakal viral, ada cara lain yang lebih elegan untuk membuat mantan terkesima dengan kedatanganmu di hari pernikahannya.

  1. Walaupun posisi saat ini kamu sedang sendiri, wajib hukumnya untuk membawa pasangan ke nikahan mantan. Usahakan dia yang kamu ajak itu orangnya lebih cantik/ganteng dari mantanmu. Buktikan kalau kamu bisa dapat yang lebih baik.

harus punya gandengan via http://talknews24.com

2. Berpenampilanlah yang menarik. Jangan tampil acak-acakan meskipun dalam keseharian kamu tampil seenaknya. Di acara penting semacam itu kamu harus bisa melakukan pencitraan.

tampil elegan via idntimes.com

3. Acara nikahan juga identik dengan reuni. Jangan terlihat sedih seandainya ada teman yang mengungkit masa lalumu dengan dia. Seremuk apapun hatimu, kamu harus terlihat kuat!

jangan baper yaa via https://ginabrocker.com

4. Siapkan jawaban atas pertanyaan “kapan nyusul” yang biasanya datang dari rekan-rekanmu atau bahkan mantanmu. Jawab singkat saja: “Nanti sore habis mandi.”

jangan lupa senyum sambil jawab via https://gema.id

5. Kado terindah untuk dia adalah suami/istrinya yang duduk di pelaminan. Tapi kamu juga mesti memberikan kado spesial untuk dia. Jangan sebatas amplop dengan isi uang yang tak seberapa. Apalagi amplop kosong!

kasih kado spesial via https://mamikos.com

Komentar
Continue Reading

Relationship

Cara Paling Elegan Untuk Menikung Pacar Teman

Published

on

By

Sudahi dulu ribut-ribut soal Pilpres ataupun Pileg. Bukannya hal itu tidak penting, tapi akan lebih banyak mudharat daripada manfaatnya. Kalau kata pak Kyai sih, Tinggalken!!!

Ada baiknya kamu mikirin hubunganmu sama dia. Iya, dia yang masih menjadi pacar temanmu. Coba kamu renungkan, sampai kapan kamu mau terus memendam rasa? Sampai Arsenal juara Piala Presiden?

Jatuh cinta adalah anugerah, karena tidak semua orang bisa merasakannya. Termasuk jatuh cinta kepada pacar teman sendiri. Kalau hati boleh milih, tak ada satu orang pun yang mau berada dalam posisi seperti ini. Sayangnya, rasa cinta yang mulia itu datang tanpa pernah diundang dan sialnya, ditujukan kepada pacar teman sendiri. Eh, apa itu kesialan ya? Kayaknya bukan deh.

Ketika rasa cinta kepada pacar teman sendiri itu datang, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah bertanya kepada diri sendiri. Ada tiga hal yang harus kamu tanyakan. Mau dihentikan, mau disimpan dalam hati, atau diteruskan? Kalau jawabanmu adalah mau diteruskan, maka tak ada salahnya kamu baca artikel ini.

Memang sih, jatuh cinta kepada pacar teman sendiri itu perkara rumit. Mungkin kadar kerumitannya sama dengan rumus-rumus integral dan defferensial. Tapi karena cinta bukan ilmu pasti, semua kerumitan itu akan menemukan jalan keluarnya.

Cara paling ekstrem yang bisa kamu lakukan adalah dengan langsung mengungkapkannya tanpo tedeng aling-aling. Nyatakan saja kalau kamu cinta dia. Cukup sampai disitu saja. Perkara dia punya perasaan yang sama atau tidak, itu bukan urusan kamu. Tapi cara ini jelas sangat beresiko. Bukan hanya hubunganmu dengan dia saja yang dipertaruhkan, tapi juga hubunganmu dengan temanmu.

Kalau kamu termasuk orang yang tak percaya teori cinta tidak harus memiliki, maka cara pertama yang harus kamu lakukan adalah bersabar. Simpan sendiri perasaanmu itu dalam hati. Jangan sampai ada orang lain yang tahu. Ingat, rahasia sudah bukan menjadi rahasia lagi jika sudah diketahui orang meskipun orang itu berjanji untuk merahasiakannya lagi.

Dalam masa-masa penuh kesabaran itu, lakukanlah kebiasaanmu dengan sewajarnya. Jangan mendadak sok dekat dengan dia, ataupun sebaliknya malah menjauh. Justru saat itulah kamu harus belajar. Iya, mempelajari seperti apa sesungguhnya hubungan dia dengan temanmu.

Kamu tak perlu mempelajari banyak hal soal kekurangan temanmu dihadapan dia, sebab manusia tak ada yang sempurna. Perlu diperjelas disini adalah yang kamu pelajari itu soal hubungan pacarannya, bukan kekurangan secara personal temanmu. Jadi paham kan? Kalau belum paham coba semedi  dulu sana.

Ketika kisi-kisi soal kisah cinta mereka sudah kamu dapatkan, maka langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah mencari kekurangannya. Ambil contoh tidak disetujui orang tua, beda agama, beda status sosial, ataupun mungkin beda pilihan capres. Potensi konflik pasti akan muncul dari situ. Dan hal ini patut kamu manfaatkan sebaik mungkin.

Kamu bisa saja tetap menjadi diri sendiri. Tapi tak ada salahnya juga untuk mencoba menjadi sosok seideal mungkin di mata dia. Setidaknya sampai tujuanmu tercapai. Eh bentar, difokuskan dulu yaa tujuannya, dia jadi milikmu. Bukan hanya sebatas mengungkapkan rasa tapi ujungnya dibiarkan saja sama dia.

Di saat konflik itu benar-benar muncul ke permukaan, jangan buru-buru untuk segera hadir sebagai pihak ketiga penengah konflik. Kamu bukan PBB yang bisa mengirim misi perdamaian. Kamu adalah seseorang yang sedang menunggu peluang. Biarkan mengalir dulu sampai dia mengungkapkannya sendiri. Baru kemudian kamu mulai masuk.

Jangan lupakan juga temanmu. Di mata temanmu, kamu harus tetap terlihat netral. Tahan dulu hasratmu untuk segera mengeluarkan senjata pamungkas agar segera putus saja.

Jika pada akhirnya dia dan temanmu berakhir dengan kata putus, maka langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah menenangkan kedua pihak. Kenapa harus kedua pihak? Ya biar kamu tetap terlihat netral. Memangnya cuma TNI-Polri saja yang harus netral?

Saat keduanya sudah mulai move on, dikala itulah kamu baru mulai masuk lebih dalam ke kehidupan dia. Tinggalkan sejenak temanmu. Anggap saja temanmu itu bagian masa lalu dia yang sudah habis masa berlakunya biar kamu tidak merasa risih.

Terus nyatakan cinta sama dia-nya kapan? Eits, sabar dulu. Meskipun dia sudah menjadi mantan temanmu, masih ada unggah-ungguh yang harus kamu lakukan. Kamu setidaknya bilang dulu ke temanmu bahwa kamu sudah jatuh cinta sama mantannya. Tapi jangan bilang kalau kamu sudah jatuh hati sejak dia masih pacaran sama temanmu itu.

Gunakan bahasa yang tepat. Hal ini cukup sensitif. Salah ucap sedikit saja bisa merusak cara menikung pacar teman secara elegan. Seandainya temanmu legowo, pasti ia akan menerima. Tapi kalaupun tak terima, ya abaikan saja. Kan fokusmu sudah sama dia, bukan ke temanmu itu lagi.

Barulah setelah langkah demi langkah tadi kamu jalani, kamu bisa nyatakan cinta kepada dia. Perkara diterima atau ditolak, itu bukan urusan kami. Itu sepenuhnya jadi urusan kamu. Sebab jodoh ada di tangan Tuhan dan akan ditentukan dengan aksimu di lapangan, bukan ditentukan oleh kami.

Semoga langkah-langkah di atas bisa sedikit membantu ya. Biar kalimat teman makan teman hilang dari kamus perpacaran tahun 2019.

 

 

Komentar
Continue Reading

Trending