Game, Hobi, Uncategorized

Bernostalgia dengan Masa Kecil, Inilah 10 Permainan Tradisional yang Pernah Berjaya Pada Masanya

Masa kanak-kanak adalah masa paling menyenangkan untuk bermain. Jauh sebelum era gadget, anak-anak sangat bergembira ketika waktu bermain tiba. Karena ketika bermain anak-anak tak hanya bercengkerama dengan sesamanya, melainkan juga dengan alam sekitar. Pulang sore dengan baju kotor dan wajah kusam penuh keringat adalah hal yang biasa. Mereka bukan asyik dengan Clash Of Clans ataupun Mobile Legend, namun dengan lompat tali, ketapel, egrang, dll. Berikut 10 permainan tradisonal yang akan membawamu ke masa anak-anak

  1. Ketapel. Permainan ini dibuat dari ranting kayu berbentuk huruf Y, dimana pada kedua ujungnya di kaitkan dengan karet. Fungsi ketapel adalah untuk membidik sesuatu dengan batu, bisa burung ataupun buah di pohon yang tinggi. Namun tak jarang ketapel digunakan untuk bermain membidik temannya sendiri. Seru ya !
    img: bintang.com

     

  2. Egrang. Egrang bisa dimainkan dimana saja, di pantai, lapangan, dan sebagainya. Permaian dengan bahan baku bambu ini cukup membutuhkan keseimbangan karena sedikit saja goyah si pemain bisa jatuh tersungkur.
    img: id.pinterest.com

     

  3. Ular Naga. Sesuai dengan namanya, anak-anak akan berbaris memanjang seperti ular. Barisan akan bergerak melingkar kian kemari, sebagai Ular Naga yang berjalan-jalan dan terutama mengitari “gerbang” yang berdiri di tengah-tengah halaman, sambil menyanyikan lagu. Pada saat-saat tertentu sesuai dengan lagu, Ular Naga akan berjalan melewati “gerbang”. Pada saat terakhir, ketika lagu habis, seorang anak yang berjalan paling belakang akan ‘ditangkap’ oleh “gerbang”.
    img: id.pinterest.com

     

  4. Benthik. Konon permainan ini disebut Benthik karena bunyi benturan antar kayu yang berbunyi “thik”. Namun di daerah lain juga biasa disebut patil lele atau gatrik. Cara permainannya adalah dengan membuat lubang tempat diletakkannya kayu ranting kecil, kemudian satu ranting lagi yang digunakan sebagai pendorong kayu yang di lubang tadi sejauh mungkin. Kayu yang terlempar paling jauh serta poin yang paling besar lah yang menjadi juaranya.
    http://www.permainan-tradisional.com

     

  5. Bekel. Permainan anak perempuan ini cukup membutuhkan kecepatan gerak tangan, karena ketika bola sedang melambung kamu harus bisa membolak balikkan biji bekel dengan tepat. Yang dibalikkan pun mulai dari satu buah biji bekel hingga dalam satu kali lambungan bola seluruh biji bekel dibalikkan posisinya.
    img: tokopedia.com

     

  6. Congklak. Cara bermain congklak atau bisa juga disebut dakon adalah kedua pemain memasukkan butiran biji satu-satu ke dalam tiap-tiap lubang (kampung) menuju lubang yang paling besar (rumah) dengan putaran searah jarum jam. Jika ada pemain yang berhenti pada lubang yang kosong, tidak ada bijinya, maka pemain itu dinyatakan gagal atau kalah.
    img: youtube.com

     

  7. Gobak Sodor. Aturan bermain gobak sodor adalah anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.
    id.pinterest.com

     

  8. Engklek/ Sunda Manda. Siapa yang tak kenal dengan permainan tradisional ini ? Hingga kini, engklek/ sunda manda masih eksis dimainkan oleh anak-anak. Aturan mainnya, setiap anak harus mempunyai kreweng atau potongan genting/ keramik untuk dilempar ke salah satu kotak. Pemain harus melompat melebihi kotak yang ditempati kreweng tersebut kemudian engklek atau melompat dengan satu kaki mengitari area dan kembali dengan mengambil kreweng tadi.
    http://www.kesekolah.com

     

  9. Lompat tali/ yeye. Lompat tali atau yeye begitu populer dikalangan anak perempuan hingga sekarang. Yeye dibuat dengan mengaitkan karet hingga membentuk tali dengan panjang kurang lebih 2 meter. Aturan permainannya, seorang yang mendapat giliran akan melompat mulai dari titik terendah hingga ‘merdeka’ setinggi badan berdiri mengacungkan jari.
    https://www.mynewshub.cc

     

  10. Bermain kelereng. Dalam bermain kelereng atau gundu yang paling dibutuhkan adalah keterampilan membidik pada kelereng-kelerang lawan. Jenis permainan kelereng pun ada bermacam-macam, ada kelereng lubang, kelereng lingkaran, kelereng anak panah, dll. Inti dari permainan ini adalah ketepatan dalam membidik kelereng lawan.
    http://www.aktual.com

Comments

comments