Connect with us

Inspirasi

6 Cerita Tentang Malam Pertama, Dari yang Bingung Sampai yang Tergesa-gesa

Published

on

Berbicara tentang malam pertama tak ubahnya berbicara tentang cinta, selalu menarik dan tak ada habisnya. Memang sih beberapa orang menganggapnya tabu karena menyangkut privasi. Tapi beberapa orang justru dengan penuh semangat menceritakannya kepada teman-temannya. Entah itu menjadi cerita yang lucu ataupun menjadi cerita pilu.

Entah kenapa moment malam pertama itu selalu terkesan “menegangkan”. Mungkin karena prosesi itu teramat sakral bagi beberapa orang mengingat untuk pertama kalinya melakukan aktivitas seks dengan orang yang tepat dan disaat yang tepat juga. Bisa dibilang karena sudah halal dan sah. Saking sakralnya membuat malam pertama yang harusnya menyenangkan justru menjadi menegangkan sehingga yang terjadi kemudian adalah munculnya cerita-cerita baru pasca malam pertama.

Untuk itu kami dari tim hitsbanget.com telah merangkum beberapa cerita tentang pengalaman mereka saat malam pertama. Oh iya, untuk nama narasumber sengaja kami samarkan demi privasi mereka.

Yuk kita simak apa saja yang terjadi di malam pertama.

  1. Kelelahan

images : sehatfresh.com

Setelah rangkaian acara pernikahan yang super panjang, tentu yang namanya kelelahan tidak bisa dihindari lagi. Apalagi kalau resepsinya dihadiri ribuan tamu undangan. Sudah tentu badan akan capek dan pegal-pegal karena harus berdiri lama. Belum lagi kalau busana yang dipakai saat resepsi tidak pas di badan. Kalau kebesaran sih tak masalah, tapi kalau kekecilan? Badan bisa remuk rasanya. Hal itu jelas akan berpengaruh di malam pertama. Mood untuk melakukan “ritual” akan hilang karena kelelahan.

“Malam pertama? hhhh….aku cuma tidur. Bayangin aja resepsi cuma 3 jam, sedangkan tamu undangan 4000. Bisa dibayangin kan capeknya kaya apa berdiri 3 jam sambil pasang muka senyum ke tamu undangan yang ngasih ucapan selamat? Udah gitu sepatuku kekecilan lagi. Jadinya ya gitu deh, malam pertama buat istirahat total,”Dini-24 tahun.

2. Bingung harus ngapain

images : store.ksmobile.net

Walaupun saat ini pendidikan tentang seks sudah bisa didapatkan dari berbagai sumber, tapi tetap saja masih ada yang kebingungan saat malam pertama. Bingung mulai dari mana bahkan bingung harus ngapain. Kebanyakan hal seperti ini terjadi bagi mereka yang menikah di usia muda. Tidak jarang mereka baru tahu harus melakukan apa setelah ada orang yang memberi tahu setelah mereka bercerita kalau belum “belah duren”.

“Aku dulu nikah muda mas, umur 19 kalau gak salah. Suamiku seumuran. Kita pacaran cuma 6 bulan. Pas malam pertama, selain karena kelelahan kami juga bingung harus ngapain. Jadinya ya tidur bareng aja. Besoknya temen-temen suamiku pada nanyain udah belah duren belum. Waktu itulah kita baru tahu kalau salah satu kenikmatan dalam pernikahan itu ya kegiatan “itu”. Hehehehe,” Riska-27 tahun.

3. Malu-malu

images : tribunnews.com

Sudah mengenal pasangan atau sudah pacaran bertahun-tahun tidak menjamin akan langsung blak-blakan saat malam pertama. Pasti akan ada rasa malu saat mengutarakan niat itu. Endingnya sih tetep aja “melakukan”. Tapi prosesnya itu cukup lama. Mulai dari ngobrol ngalor-ngidul sampai akhirnya terlelap dalam kehangatan bersama pasangan sah dan halal.

“Awalnya aku grogi pas minta istriku buat menunaikan kewajibannya. Sedangkan dia juga bingung apa aku sudah siap atau belum. Yaa udah kita ngobrol aja di atas ranjang. Let it flow aja, dan akhirnya ritual sakral itu bisa saya lewati dengan sukses. Hahaha.” Raka-26 tahun.

Baca juga :

Dilema Poligami : Jangankan Istri Ketiga, Istri Pertama Saja Belum Punya

Buat Para Cowok, Inilah 6 Perbedaan yang Akan Kamu Alami Setelah Menikah

4. Susah banget 

images : http://4.bp.blogspot.com

Jangan dikira berhubungan seks itu langsung enak. Ada sedikit perjuangan dan rasa sakit yang harus dilewati terlebih dahulu. Bahkan buat beberapa perempuan saat pertama kali berhubungan seks akan terasa sakit. Sebaliknya bagi laki-laki yang sekedar “memasukkan” juga tidak langsung bisa masuk begitu saja. Tidak jarang juga ada yang sampai kebingungan sampai bertanya, “lubangnya yang mana sih?”.

“Tak kirain yang namanya berhubungan seks itu gampang kaya di film-film yang pernah saya lihat. Ternyata susahnya minta ampun. Saking susahnya saya dulu sampai nanya ke istri, “ini lubangnya dah bener belum sih, kok gak masuk-masuk?” Belum lagi kalau hampir masuk istri mengaduh kesakitan. Terpaksa deh ditarik lagi. Gitu terus sampai akhirnya bisa sama-sama enak.” Dodik-29 tahun.

5. Tergesa-gesa

images : okuatz.com

Saat malam pertama berlangsung, bisa dipastikan kalau sebagian besar anggota keluarga masih banyak yang berkumpul di rumah. Menjadi sebuah dilema, antara menunaikan kewajiban atau ikut bercengkerama dengan mereka. Tapi biasanya mereka pada ngerti sih, terus buru-buru suruh pergi ke kamar aja.

“Kamarku di deket ruang tamu mas. Pas malam pertama bagaimanapun caranya aku harus bisa. Yaa udah biarpun banyak yang ngobrol di depan kamar aku cuek aja. Aku ajak istriku masuk kamar. Volume tv tak besarin. Gak pake lama aku langsung aja serang. Habis itu buru-buru aku keluar kamar buat ngobrol lagi sama mereka. Waktu itu cuma bentar banget mas acara malam pertamanya, tapi yang penting tradisi sudah terlaksana.” Arya-28 tahun.

6. Sedikit maksa

images : cocukgelisimi.co

Biasanya sih yang sering maksa itu pihak laki-laki. Alasannya sederhana, malam pertama itu tradisi yang harus terlaksana saat itu juga. Sedangkan pihak perempuan beralasan harus mempersiapkan mental dan fisik terlebih dahulu setelah seharian terkuras karena prosesi pernikahan yang melelahkan. Tapi ya akhirnya nurut juga. Mau gimana lagi itu kan kewajiban.

“Habis resepsi capeknya bukan main mas. Malamnya habis mandi aku pengen langsung tidur. Eh tahu-tahu suamiku ndeket trus ngerayu-rayu gitu. Aku sih paham apa maksudnya terus aku bilang kecapean. Bukannya berhenti dia justru makin menjadi. Dan akhirnya dengan perasaan setengah terpaksa aku lakuin juga kewajibanku itu. Eh ternyata enak juga yaa endingnya. Hehehehe.” Anna-25 tahun.

Itulah beberapa cerita tentang pengalaman malam pertama. Buat kamu yang belum ngerasain, selamat penasaran yaa. Tapi ingat, berhubung malam pertama itu sakral, maka kamu harus melakukan itu hanya dengan pasangan sah kamu. Biar halal dan jadi pahala. Hehehe.

 

 

Komentar

Inspirasi

Inspirasi Resepsi Pernikahan Dengan Budget Pas-pasan, Sederhana Tapi Bermakna

Published

on

By

Sebenarnya menikah biaya menikah itu murah. Kalaupun ada yang membuatnya terlihat mahal, itu adalah biaya “pamer”nya. Ya, pada intinya menikah itu harus ada kedua mempelai, saksi, mas kawin, akad, dan dilengkapi dengan restu kedua orang tua. Hanya saja karena itu diharapkan menjadi momen sekali seumur hidup, sebagian besar orang menjadikannya sebagai ritual yang harus terlihat mewah dan berkualitas.

Tak jarang sampai ada yang harus berhutang sana-sini demi melangsungkan pesta resepsi pernikahan yang meriah. Pasti terkenang sih, tapi bagaimana dengan mereka yang hanya punya budget pas-pasan tapi ingin resepsi pernikahan yang berkesan?

Tenang….kami ada solusinya. Berikut akan kami berikan beberapa tips untuk kamu yang ingin melangsungkan resepsi pernikahan yang berkesan meskipun hanya dibekali dengan budget pas-pasan.

  1. Untuk menghemat biaya sewa gedung, kamu bisa mengakalinya dengan menggunakan halaman depan rumahmu. 

images: https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/

2. Seandainya rumah kamu tak memiliki halaman depan yang mencukupi, maka mau tak mau harus menyewa gedung. Tak perlu gedung yang bagus atau besar, sebab biaya sewanya bisa mahal. Kamu bisa sewa aula atau kantor desa untuk menghemat biaya.

images: http://www.bangfebrianmiandy.com/

3. Biaya membengkak karena banyaknya tamu undangan. Kamu bisa merubah konsep acara dengan tema private party. Khusus pihak keluarga dan teman terdekat saja yang diundang ke acara resepsi.

images: http://melanieduerkopp.com/

4. Manfaatkan keahlian teman-teman kamu sebagai pengisi acara.

images: https://media.karousell.com/

5. Selain sebagai pengisi acara, kamu juga bisa meminta tolong teman-temanmu yang mahir di dunia fotografi ataupun vidografi untuk mengabadikan momen. “Harga teman” pasti akan sangat membantu.

images: https://www.plazakamera.com/

6. Hindari masak sendiri untuk resepsi karena harga bahan makanan yang fluktuatif. Akan lebih baik jika kamu menggunakan jasa katering. Tapi harus selektif juga yaa, yang hemat biayanya.

images: https://www.aertsonhotel.com/

Itulah beberapa tips sederhana untuk menghemat budget resepsi pernikahan. Perkara acara resepsi kamu menjadi rasanan tetangga karena ora umum, itu bukan urusan kami yaa…..

Komentar
Continue Reading

Hits Banget

Keren! Ini Dia Isi Pidato Nadiem Makarim di Peringatan Hari Guru 2019

Published

on

Menjelang peringatan Hari Guru tanggal 25 November 2019 mendatang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyinggung berbagai isu tentang masalah guru di Indonesia. Mulai dari banyaknya aturan, beban administrasi, hingga berbelitnya birokrasi. Hal tersebut disampaikan dalam teks pidato yang diunggah dalam situs resmi mendikbud.

img: voa-islam.com

Berikut selengkapnya

PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PADA UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2019

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Shalom,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Rahayu,
Selamat pagi dan salam kebajikan bagi kita semua,

Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati,

Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia dari Sabang sampai Merauke,

Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit.

Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan.

Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas.

Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.

Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.

Anda frustasi karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal.

Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi.

Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.

Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.

Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama.

Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda.

– Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.
– Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas
– Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.
– Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.
– Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.

Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.

Selamat Hari Guru,
#merdekabelajar #gurupenggerak

Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Shalom,
Om Santi Santi Santi Om,
Namo Buddhaya,
Rahayu.

Jakarta, 25 November 2019
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Nadiem Anwar Makarim

Isi pidato di atas sontak menuai pujian dari para warganet karena telah mewakili sebagian besar perasaan guru di Indonesia yang terbelenggu begitu banyak aturan. Semoga Nadiem Makarim dapat membawa perubahan yang semakin baik bagi pendidikan Indonesia.

Komentar
Continue Reading

Inspirasi

Keluar dari Zona Nyaman, Ayu Kartika Dewi Kini Menjadi Stafsus Jokowi

Published

on

Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah menunjuk 7 staf khusus anak muda pada Kamis (21/11/2019). Berikut ini 7 staf khusus baru Jokowi dari kalangan milenial yang diperkenalkan:

1. Adamas Belva Syah Devara (29) – Founder dan CEO Ruang Guru
2. Putri Indahsari Tanjung (23) – Founder dan CEO Creativepreneur
3. Andi Taufan Garuda Putra (32) – Founder dan CEO Amartha
4. Ayu Kartika Dewi (36) – Pendiri Gerakan SabangMerauke
5. Gracia Billy Mambrasar (31) – Pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia
6. Angkie Yudistia (32) – Pendiri Thisable Enterprise
7. Aminuddin Maruf (33) – Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)

Diantara 3 milenial wanita yang ada diatas, salah satunya adalah Ayu Kartika Dewi, seorang pegiat toleransi berprestasi. Pengalaman dan prestasi Ayu yang cukup banyak membuat Presiden Jokowi yakin akan kemampuan wanita 36 tahun ini untuk menjadi staf khusus Presiden.

Ayu merupakan lulusan berprestasi Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (UNAIR). Bahkan tugas akhir skripsinya terpilih untuk mendapatkan Student Grant dari Asian Development Bank. Setelah lulus kuliah, Ayu memutuskan bekerja di P&G di Singapura sebagai Consumer Insights Manager dari 2007 hingga 2010. Namun ditengah karir yang meroket di dunia korporat, Ayu justru keluar dari zona nyaman.

img; sabangmerauke.id

Jika kamu tahu Gerakan Indonesia Mengajar yang diprakarsai Anies Baswedan, maka Ayu adalah salah satu angkatan pertama dan saat itu dia ditugaskan mengajar di SD di Maluku Utara. Berawal dari kegiatan sosial tersebut, pada 2013 Ayu mendirikan gerakan SabangMerauke, yaitu sebuah program pertukaran pelajar antar-daerah di Indonesia untuk menanamkan nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan.

Tak cukup sampai disitu, atas segudang hal yang dilakukan untuk anak-anak di Indonesia, Ayu mendapatkan beasiswa Keller Scholarship dan Fulbright Scholarship untuk melanjutkan kuliah di Duke University – Fuqua School of Business, Amerika Serikat. Ia lulus dengan gelar MBA dan sempat bekerja sebagai konsultan di McKinsey selama tiga bulan pada 2014.

Pada tahun 2015 Ayu pun dipercaya sebagai Staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan kini wanita berhijab ini dipercaya Jokowi menjadi salah satu stafsus dalam bidang sosial.

Itulah sederet pengalaman dan prestasi Ayu Kartika Dewi, staf khusus Presiden dari kalangan milenial. Kalau Ayu bisa, mengapa kamu tidak ?

Komentar
Continue Reading

Trending